Batas Belanja Harian

Dia pasti punya rencana sendiri. Luis tidak kekurangan uang. Asalkan mereka bisa menahannya di sini semalaman, mereka akan bisa mendapatkan komisi yang tinggi.

........................................

"Terima kasih."

Luis duduk tegak dan mengambil botol tersebut darinya, lalu menuangkan masing-masing segelas untuk dirinya dan gadis itu. "Mari kita bersenang-senang malam ini."

Wanita itu agak terkejut. Dia telah cukup banyak terlibat dalam kehidupan dunia malam selama beberapa tahun, tetapi ini adalah pertama kalinya dia menghadapi situasi seperti ini. Sejak kapan pelanggan kelas kakap mau repot-repot untuk mengatakan terima kasih"?

Pria muda di depannya tampak berbeda dalam beberapa hal. Di wajahnya yang sangat mudah dilupakan, terdapat sepasang mata yang cemerlang bagai bintang terang di langit malam.

Setelah Luis berterima kasih, dia mengangkat alisnya, menengadah, dan menenggak minumannya.

Wanita itu mengikutinya dan meminum wine-nya tanpa berbicara.

"Apakah kalian punya minuman keras yang berkualitas di sini?" Luis menatap pelayan yang berdiri di samping.

Karena tiba-tiba menjadi sorotan, pelayan itu tidak dapat menebak apa yang ingin Luis lakukan, tetapi dia menjawab dengan ramah, Saya merekomendasikan Ace of Spades. Ace of Spades adalah sejenis sampanye yang harganya 1.400 dolar per botol-"

"Bawakan dua botol untuk mereka." Luis mengangkat tangannya dan memotong perkataan pelayan itu dengan sikap acuh tak acuh.

Karena di luar sangat bising, pelayan itu tidak yakin dia telah salah mendengar atau tidak. "Apa?"

Pelayan itu mulai menghormati pria ini.

"Bukakan dua botol untuk mereka. Masukkan keduanya ke dalam tagihanku." Luis mengambil

kartunya dari atas meja dan menyerahkannya kepada pelayan yang terlihat bingung itu. Kemudian, dia berbalik untuk menatap kedua gadis itu sambil tersenyum cerah. Deretan giginya yang putih bagaikan mutiara tampak sangat memesona di bawah cahaya lampu yang terang. "Kuharap kalian bersenang-senang malam ini."

Salah satu gadis yang bernama Marry Hilbert, tercengang. Dia mengerti apa yang dimaksud Luis. Pria itu jelas tidak ingin bergabung dengan mereka. Namun, mengapa dia membelikan mereka minuman?

"Tuan ..." Marry memanggilnya dengan hormat. Dia sama sekali tidak dapat membaca pikiran pemuda di hadapannya ini.

"Anggap Saja ini sebagai tanda pertemanan." Luis tersenyum dan berkata tanpa banyak berpikir, "Aku membelikanmu dua botol ini sebagai teman."

"Terima kasih."

Marry ragu-ragu sejenak sebelum dia perlahan menganggukkan kepalanya. Dia kemudian meninggalkan kamar pribadi dengan gadis jangkung lainnya.

"Kenapa kamu mengusir mereka?" Lula cemberut. "Jika kamu tidak melakukan itu, mereka akan tetap di sini, dan kamu tidak perlu sedih dan sendirian malam ini.

"Ha-ha, aku tidak tertarik." Luis menjelaskan, "Lagi pula, hidup mereka juga sulit, karena harus melakukan pekerjaan seperti itu demi uang."

"Setelah bertemu dengan orang yang begitu dermawan sepertimu, sudah jelas bahwa uang tersebut bukanlah uang yang mereka peroleh dengan susah payah." Lula mengejeknya.

Luis baru saja dengan mudahnya mengeluarkan uang banyak untuk membeli dua botol Ace of Spades.

"Kalau begitu, kenapa kamu tidak minum denganku saja?" Luis menyeringai nakal. "Akan bermanfaat bagimu jika kamu membuatku bahagia."

"Teruslah berbicara seperti itu dan aku akan menyiram wajahmu dengan ini," kata Lula sambil mengangkat gelas berisi wine di tangannya.

Jika orang lainlah yang bercanda seperti ini, dia pasti sudah melemparkan minuman yang ada di tangannya. Namun, ini Luis. Jadi, dia tidak dapat melakukannya. Ada sesuatu pada diri pria ini, tetapi dia tidak tahu apa.

"Sial! Dengan temperamen seperti itu, kamu masih bisa diterima sebagai teman, tapi sebagai pacar..." Luis melambaikan tangannya untuk memberi efek dramatis.

"Huh!" Lula kemudian menghabiskan seluruh wine di gelasnya dalam satu kali teguk. "Pertama-tama kamu harus memenuhi syarat untuk berkencan denganku. Ada antrean panjang pria yang menginginkanku. Jika aku tidak berpikir kamu adalah orang yang baik, aku bahkan tidak akan peduli denganmu."

"Hei-hei-hei! Siapa yang mengajakku hari ini?" Luia menyeringai.

"Itulah yang dilakukan oleh seorang pemimpin yang baik." Lula hanya bisa tersipu malu. Memalukan sekali! Rasanya dia ingin menggali sebuah lubang dan mengubur dirinya di dalamnya.

Lula meringkuk di sofa dengan sebotol wine di tangannya. Dia minum dengan kecepatan sedang tanpa banyak bicara. Toleransi alkoholnya cukup tinggi. Dia telah minum cukup banyak tetapi masih belum mabuk sedikit pun.

Luis, di sisi lain, hanya mMengutak-atik ponselnya. Sudah dua kali mereka pergi bersama dan kedua kalinya membuatnya menyadari pentingnya memiliki mobil. Jika dia punya mobil, segalanya pasti akan lebih mudah.

Banyak mobil tersedia di Shopazon, bahkan ada juga mobil sport edisi terbatas. Sebuah mobil sport kuning langsung menarik perhatian Luis.

Mobil itu adalah Ferrari F60 Ardania.

Bodi mobil itu didesain dengan indah. Bentuknya ramping, dan mesinnya dibuat sesuai dengan standar tertinggi industri otomotif, memamerkan desainnya yang sporty.

Luis tidak terlalu paham dengan spesifikasi mobil tersebut. Dia hanya tahu bahwa mobil itu terlihat sangat keren dan hanya itulah yang penting baginya.

Terlebih lagi, harganya setelah diskon hanya sebesar 4.000 dolar. Harga semurah itu seharusnya ilegal.

Tanpa pikir panjang, Luis menekan tombol "beli.

Ting! Sistem mengeluarkan suara.

Halaman pembayaran sukses yang dia harapkan tidak muncul. Sebaliknya, sebuah chat box muncul di layarnya.

[ Pengguna Shopazon marketplace yang terhormat, level belanja Anda saat ini berada di level 1.] [ Batas belanja harian Anda adalah 1.500 dolar. J [ Silakan terus berbelanja untuk meningkatkan level belanja Anda dan membuka batas belanja yang lebih tinggi, penawaran yang lebih baik, dan diskon yang lebih besar. ] [ Tekan untuk informasi lebih lanjut mengenai cara meningkatkan level belanja Anda. ]

"Apa-apaan ini?! Ternyata ada batas belanja harian. Omong kosong macam apa ini!"

Terpopuler

Comments

Hades Riyadi

Hades Riyadi

MC koplaaakk 🤔🙄😩😩😩

2022-09-25

0

lihat semua
Episodes
1 Membeli Gedung
2 Kamu Membeli Gedung?
3 Tidak Ada Yang Percaya
4 Kopi
5 Disewakan
6 Makan Malam
7 Sangat Kaya?
8 Kehilangan Sekian Juta?
9 Sisakan 1 unit untukku
10 Semuanya Tidak Penting
11 Bisa Membeli Kapan Saja
12 Dasar Orang Kaya
13 Tipikal Pecandu Game
14 Tidak Suka Gigolo
15 Batas Belanja Harian
16 Membeli 10% Saham
17 Pantas Saja Dia Jomblo
18 Belanja
19 Lia Wijaya
20 Lia Wijaya
21 Prioritas Dalam Pernikahan
22 Terlalu Sedikit
23 Tapi Itu Benar
24 Kamu Rasa?
25 Kamu kan Sangat Kaya!
26 Tabrak Lari
27 Kamu Sudah Gila?
28 Mengumpulkan Uang
29 Meminjam Uang
30 Dokter Spesialis
31 Hadiah Langka
32 Kamu Cemburu?
33 Liontin Giok
34 Kamu Terlalu Banyak Minum
35 Aku Dimana?
36 Gurami Goreng
37 Ginseng Liar
38 Dimana Alamat Restoranmu?
39 Membeli Restoran
40 Perpisahan
41 Sungguh Menakutkan
42 Negoisasi
43 Jauh Melampaui Dugaan
44 Ginseng Itu Mirip Wortel
45 Awas Kau
46 Pelanggan Tetap
47 Cinta atau Kekayaan
48 Hazel
49 Dia Direktur?
50 Kunjungan Keluarga
51 Tidak Terlalu Mahal
52 Kontribusi Pada Garis Keturunan
53 Sahabat?
54 Mengacaukan
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Membeli Gedung
2
Kamu Membeli Gedung?
3
Tidak Ada Yang Percaya
4
Kopi
5
Disewakan
6
Makan Malam
7
Sangat Kaya?
8
Kehilangan Sekian Juta?
9
Sisakan 1 unit untukku
10
Semuanya Tidak Penting
11
Bisa Membeli Kapan Saja
12
Dasar Orang Kaya
13
Tipikal Pecandu Game
14
Tidak Suka Gigolo
15
Batas Belanja Harian
16
Membeli 10% Saham
17
Pantas Saja Dia Jomblo
18
Belanja
19
Lia Wijaya
20
Lia Wijaya
21
Prioritas Dalam Pernikahan
22
Terlalu Sedikit
23
Tapi Itu Benar
24
Kamu Rasa?
25
Kamu kan Sangat Kaya!
26
Tabrak Lari
27
Kamu Sudah Gila?
28
Mengumpulkan Uang
29
Meminjam Uang
30
Dokter Spesialis
31
Hadiah Langka
32
Kamu Cemburu?
33
Liontin Giok
34
Kamu Terlalu Banyak Minum
35
Aku Dimana?
36
Gurami Goreng
37
Ginseng Liar
38
Dimana Alamat Restoranmu?
39
Membeli Restoran
40
Perpisahan
41
Sungguh Menakutkan
42
Negoisasi
43
Jauh Melampaui Dugaan
44
Ginseng Itu Mirip Wortel
45
Awas Kau
46
Pelanggan Tetap
47
Cinta atau Kekayaan
48
Hazel
49
Dia Direktur?
50
Kunjungan Keluarga
51
Tidak Terlalu Mahal
52
Kontribusi Pada Garis Keturunan
53
Sahabat?
54
Mengacaukan
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!