Sangat Kaya?

Dia menggigit lumpia daging sapi dan menyeruput sup daging sapi panas lalu berpikir, "Rasanya jauh lebih enak daripada semua santapan mewah yang pernah aku coba."

................................................

"Ini rasanya cukup enak," pujinya. Sudah cukup lama sejak terakhir kali dia mencicipi makanan yang begitu lezat.

"Boleh minta minuman ke sini?" Luis memesan.

Tuan Santiago membawa teko besar berisi kopi ke meja mereka dan menuangkannya ke dalam dua cangkir. "Apa dia pacarmu, Luis? Dia sangat manis," godanya.

"Tidak, bukan. Dia hanya teman. " Luis dengan cepat melambaikan tangannya. Dia khawatir tidak bisa dapat pacar jika orang salah paham. "Untuk pria miskin sepertiku, punya pacar itu seperti satu kemewahan."

Melihat Luis panik, Lula menatapnya dengan pandangan curiga dan berpikir, "Apakah dia malu denganku? Dia seharusnya merasa beruntung jika punya pacar secantik aku. Dan bagaimana dia bisa menyebut dirinya miskin? Kalau dia miskin, aku ini apa? Pengemis?"

Luis adalah pelanggan tetap Tuan Santiago, jadi hubungan mereka sangat baik.

"Tolong, mana berani aku menerima putrimu walaupun kamu sendiri yang memperkenalkan. Bagaimana jika putrimu jadi hidup susah denganku?" Luis tersenyum kecut. Dalam pikirannya, putri Tuan Santiago masih terlalu muda, jadi dia harus mencari alasan.

"Pikirkan saja dulu," kata Tuan Santiago, tertawa sambil menepuk bahu Luis sebelum meninggalkan meja mereka.

Kopi di sini produksi lokal, biasanya dibuat dalam jumlah besar. Dibandingkan dengan Kopi Kebaya Merah yang disajikan kepadanya di kantor Lula, perbedaan rasanya sangat jelas.

Namun, Luis masih lebih menyukai kopi di sini daripada Kopi Kebaya Merah.

"Kopi ini rasanya jauh lebih enak daripada kopi di kantormu," komentar Luis tiba-tiba.

Lula tercengang. Sudut mulutnya berkedut. "Apa maksudnya? Satu sendok Kopi Kebaya Merah sama nilainya dengan satu galon kopi ini," pikir Lula.

"Ah, benarkah? Saya coba dulu." Dia pun menyesap sedikit kopi, rasanya agak manis.

Setelah mereka selesai makan, Luis meminta tagihannya, sekitar 9 dolar untuk mereka berdua. Luis tahu dia pasti akan menghabiskan biaya hingga 100 dolar jika mereka pergi ke restoran kelas atas.

"Perlu saya antar pulang?" Lula bertanya saat mereka berdiri untuk pergi.

"Tidak perlu. Rumah saya hanya beberapa langkah dari Sini."

"Baiklah kalau begitu. Sampai jumpa lain waktu." Lula mengangguk.

"Dah." Luis melambaikan tangan dan berbalik untuk pergi.

Setelah Luis menghilang dari pandangannya, Lula kembali ke mobilnya.

"Lula! Apa yang kamu lakukan di sini?" Sebuah suara memanggil dan sebuah tangam meraih bahu Lula.

Lula berbalik dan terkejut melihat sahabatnya, Rena. "Aku barusan makan malam di sini. Mau apa lagi?"

Rena terkejut dan menggoda, "Wah, aku tidak menyangka Nona Veyron makan di tempat seperti ini."

Susan sangat mengenal sahabatnya, Lula. Lula selalu berusaha mengikuti gaya hidup mewah dengan pergi ke restoran kelas atas atau memasak makanannya sendiri. Ini adalah pertama kalinya Susan melihatnya makan di warung pinggir jalan.

"Maksudku, tadi aku ditraktir," kata Lula kesal.

"Jadi, yang diperlukan hanyalah seseorang membayar makan malammu? Aku rasa tidak sesederhana itu, Nona Veyron. Ingat saat Tuan Yules mengajakmu keluar untuk makan malam masakan Firian, tapi kamu tolak? Dan, barusan, kamu makan di pinggir jalan dengan seseorang hanya karena diajak? Apakah ini seseorang yang spesial?" Rena menggodanya.

Seorang wanita cantik seperti Lula sewąjarnya memiliki banyak pengagum di sekitarnya. Beberapa dari mereka bahkan jutawan, tetapi dia tidak pernah menunjukkan minat.

"Diam saja, oke? Berhenti menanyaiku." Lula memutar bola matanya dan melompat ke dalam mobil. "Biar kamu senang, anggap saja aku menyukainya."

"Kamu serius?" Rena tercengang saat dia memeriksa kening Lula. "Tidak demam. Kamu pasti sudah gila. Jika dia mengajakmu makan malam di sini, aku ragu dia punya uang. Kamu tidak boleh memberinya peluang begitu saja."

"Sudah selesai? Akan menjadi suatu kehormatan jika dia benar-benar tertarik padaku! " Lula berseru.

"Dia baru saja membeli satu gedung seharga jutaan dolar. Siapa yang tahu sekaya apa dia sebenarnya? Aku yakin kekayaannya minimal sembilan digit. Meskipun gaya berpakaiannya seperti itu, bukan berarti dia tidak kaya. Belum lagi, pria seperti dia selalu dikelilingi banyak gadis," pikir Lula dalam hati.

"Kamu yakin tidak kena guna-guna?" Rena berseru. "Kamu harus sadar, oke? Kamu pernah bersumpah hanya akan menikahi orang kaya. Jangan sia-siakan dirimu dengan orang seperti dia."

"Maaf ya, dia itu orang yang sangat kaya," Lula menjelaskan, memutar bola matanya. "Dia baru saja menandatangani kontrak denganku dan mengajak makan malam bersama. Aku tidak bisa menolaknya begitu saja, kan?"

"Sangat kaya? Seberapa kaya? Seorang jutawan?" Rena akhirnya merasa lega.

"Dia baru saja membeli satu gedung dari Menara Adipati. Satu gedung itu isinya ada 64 unit."

Rena langsung memuncratkan air dari mulutnya.

"Gila kamu ya? Kamu baru saja mengotori mobilku! Awas kamu!"

Episodes
1 Membeli Gedung
2 Kamu Membeli Gedung?
3 Tidak Ada Yang Percaya
4 Kopi
5 Disewakan
6 Makan Malam
7 Sangat Kaya?
8 Kehilangan Sekian Juta?
9 Sisakan 1 unit untukku
10 Semuanya Tidak Penting
11 Bisa Membeli Kapan Saja
12 Dasar Orang Kaya
13 Tipikal Pecandu Game
14 Tidak Suka Gigolo
15 Batas Belanja Harian
16 Membeli 10% Saham
17 Pantas Saja Dia Jomblo
18 Belanja
19 Lia Wijaya
20 Lia Wijaya
21 Prioritas Dalam Pernikahan
22 Terlalu Sedikit
23 Tapi Itu Benar
24 Kamu Rasa?
25 Kamu kan Sangat Kaya!
26 Tabrak Lari
27 Kamu Sudah Gila?
28 Mengumpulkan Uang
29 Meminjam Uang
30 Dokter Spesialis
31 Hadiah Langka
32 Kamu Cemburu?
33 Liontin Giok
34 Kamu Terlalu Banyak Minum
35 Aku Dimana?
36 Gurami Goreng
37 Ginseng Liar
38 Dimana Alamat Restoranmu?
39 Membeli Restoran
40 Perpisahan
41 Sungguh Menakutkan
42 Negoisasi
43 Jauh Melampaui Dugaan
44 Ginseng Itu Mirip Wortel
45 Awas Kau
46 Pelanggan Tetap
47 Cinta atau Kekayaan
48 Hazel
49 Dia Direktur?
50 Kunjungan Keluarga
51 Tidak Terlalu Mahal
52 Kontribusi Pada Garis Keturunan
53 Sahabat?
54 Mengacaukan
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Membeli Gedung
2
Kamu Membeli Gedung?
3
Tidak Ada Yang Percaya
4
Kopi
5
Disewakan
6
Makan Malam
7
Sangat Kaya?
8
Kehilangan Sekian Juta?
9
Sisakan 1 unit untukku
10
Semuanya Tidak Penting
11
Bisa Membeli Kapan Saja
12
Dasar Orang Kaya
13
Tipikal Pecandu Game
14
Tidak Suka Gigolo
15
Batas Belanja Harian
16
Membeli 10% Saham
17
Pantas Saja Dia Jomblo
18
Belanja
19
Lia Wijaya
20
Lia Wijaya
21
Prioritas Dalam Pernikahan
22
Terlalu Sedikit
23
Tapi Itu Benar
24
Kamu Rasa?
25
Kamu kan Sangat Kaya!
26
Tabrak Lari
27
Kamu Sudah Gila?
28
Mengumpulkan Uang
29
Meminjam Uang
30
Dokter Spesialis
31
Hadiah Langka
32
Kamu Cemburu?
33
Liontin Giok
34
Kamu Terlalu Banyak Minum
35
Aku Dimana?
36
Gurami Goreng
37
Ginseng Liar
38
Dimana Alamat Restoranmu?
39
Membeli Restoran
40
Perpisahan
41
Sungguh Menakutkan
42
Negoisasi
43
Jauh Melampaui Dugaan
44
Ginseng Itu Mirip Wortel
45
Awas Kau
46
Pelanggan Tetap
47
Cinta atau Kekayaan
48
Hazel
49
Dia Direktur?
50
Kunjungan Keluarga
51
Tidak Terlalu Mahal
52
Kontribusi Pada Garis Keturunan
53
Sahabat?
54
Mengacaukan
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!