Waktu bergerak semakin malam. Waktunya Alvin mengembalikan wanita cantik itu ke tempat semula. Tak hanya sekadar mengantarkan, Alvin juga memastikan Daniza masuk ke apartemen dengan aman.
"Kenapa Kak Alvin ikut masuk? Bukannya tadi bilangnya hanya mau mengantar?" Daniza mengernyit curiga. Matanya memandangi Alvin yang sibuk memeriksa setiap sudut ruangan. Padahal lelaki itu hanya sedang modus agar bisa berlama-lama bersama Daniza.
"Aku harus memastikan di apartemen ini tidak ada ranjau atau penyusup. Setelah itu baru aku bisa pulang dengan tenang," kilah Alvin. Seringai licik itu tersungging sempurna di bibirnya.
Daniza menarik setengah napasnya. Ia tahu betul bahwa Alvin hanya mencari alasan. Bagaimana mungkin ada penyusup. Sementara yang tahu password untuk masuk hanya Alvin dan Daniza saja. Setelah Alvin selesai dengan modusnya, Daniza mendekat.
"Tidak ada penyusup, kan? Kak Alvin boleh berpulang dengan tenang!"
Perkataan Daniza membuat Alvin merinding. Tangannya bergerak naik turun mengusap dada.
. "Aku hanya mau pulang, Daniz! Bukan berpulang!"
Daniza terkekeh. Tingkah laku Alvin yang usil perlahan merubah Daniza yang kaku dan pendiam. Sekarang Daniza bahkan berani membalas candaan laki-laki itu. "Kak Alvin ada-ada saja. Memangnya siapa yang bisa menyusup ke sini. Pintunya saja pakai password Lagi pula aku tidak punya barang berharga."
Sontak Alvin menoleh. "Siapa bilang kamu tidak punya?" Tangan nakal Alvin bergerak lincah memegang kedua bahu Daniza. "Kamu sangat berharga bagiku. Bahkan aku rela menukar seluruh hidupku asal aku bisa mencium bibirmu."
Alvin mendekat, bertingkah sok exotic layaknya seorang profesional yang hendak mencium wanita. Belum sampai menempel, Daniza buru-buru mengangkat tas hingga bibir monyong alvin menabrak permukaan kulit piton yang sudah disulap menjadi tas bermerek itu.
"Awh!" Alvin memekik. "Tega sekali kamu! Kalau bibirku iritasi bagaimana?"
"Makanya kalau bercanda jangan berlebihan. Sudah sana pulang!" Daniza berseru, ia membali…
Dibuang Suami Dan Dinikahi Boss
Kartu Tanpa Batas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 175 Episodes
Comments
Ambu Purwa
bengkak perutnya 😄😄😄😄
2025-10-06
0
Kamiem sag
😄😃😀😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2025-05-22
0
Maryami
🦾🦾🦾🦾💪💪💪💪🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅
2025-05-13
0