Nightmare

Paul sangat marah, karena jawaban yang di berikan Lin sama sekali tidak memuaskannya.

Tersulut oleh amarah Paul segera menggunakan seni rahasia Illusionis lainnya untuk memberi pelajaran untuk Lin, Paul mau Lin menderita karena berani menolak proposal baiknya.

"Menolak tawaran baikku, aku ingin kamu mengalami penderitaan yang mendalam sebelum kematian! 'Nightmare!' " pupil mata Paul berubah yang awalnya coklat menjadi merah terang.

Lin panik, ia tidak tau apa yang ingin di lakukan Paul padanya, tapi yang pasti itu bukan hal yang baik.

Dia buru-buru menggunakan seni rahasia 'Tubuh Bayangan' untuk menyelam ke dalam bayang-bayang. Tapi sayangnya dia sudah terlambat.

Lin merasakan getaran di lingkungan sekitarnya, lalu tidak lama kabut putih tiba-tiba muncul dari udara tipis menutupi pandangannya.

Setelah kabut putih menghilang dari pandangan Lin, dia tiba-tiba sudah berada di tempat kotor nan gelap, dan terdapat jeruji besi beserta rantai-rantai besi yang menjulang ke bawah dari langit-langit di atap. Tempat ini seperti penjara.

"Apa yang terjadi?" Lin bingung dengan keadaan yang berubah dengan cepat.

Rantai-rantai di langit yang sebelumnya tenang, tiba-tiba bergetar menimbulkan suara besi yang keras, selanjutnya rantai-rantai besi itu bergerak menuju Lin.

Lin menyadari bahwa rantai-rantai yang bergerak ini sedang menuju dirinya, tanpa ragu dia menggunakan seni rahasia untuk menghindari rantai-rantai besi yang mencoba menyerangnya.

Tapi selanjutnya dia di buat terkejut, tiba-tiba Lin menemukan masalah saat menggunakan 'Shadow Body', saat ini dia sama sekali tidak bisa menggunakan seni rahasia ini. Lebih tepatnya dia seperti orang biasa tanpa kekuatan beyonder sekarang..

"Ini sangat aneh, aku tidak bisa menggunakan seni rahasia ataupun kekuatan beyonder secara pasif!" Lin memperhatikan tempat dirinya berada sekarang sambil melihat situasi.

"Apakah seni rahasianya ini menyangkut sebuah aturan? Bisa jadi, karena aku tidak bisa menggunakan kekuatan beyonder, mungkin karena aturan tempat inilah yang melarang sebuah kekuatan beyonder! Kalau tebakanku benar, ini sangat berbahaya."

Beyonder yang tidak bisa menggunakan kekuatannya, tidak berbeda dengan orang biasa!

Karena kekuatan Lin menghilang, dengan ini Paul bisa membunuhnya dengan mudah. Lin melihat rantai-rantai yang tidak lama akan mendekatinya, dia tau bahwa dia tidak punya banyak waktu lagi, satu-satunya harapannya adalah....

"Black! Bantu aku menahannya!" Lin menatap bayangannya di bawah.

Bayangan di bawah Lin bergetar, kemudian mata merah muncul, Black menatap Lin sebentar lalu mengalihkan perhatiannya pada rantai-rantai yang menjulang ke arah Lin.

Tentakel hitam mulai keluar dari bayangan Lin dan menghadang rantai-rantai yang menjulang, segera rantai dan tentakel hitam berbenturan.

Ting! Ting!

Suara besi mulai terdengar di udara, segera rantai di udara di potong oleh tentakel hitam.

Tidak habis di situ, setelah rantai di potong, rantai lainnya muncul dari tempat yang sama, tentakel hitam segera menebasnya.

Kepulan! Kepulan! Kepulan!

Setiap rantai yang menuju arahnya di hadang oleh tentakel hitam, semakin banyak Lin menghancurkan rantai semakin banyak pula rantai yang menyerangnya, kali ini jumlahnya melebihi 5.

Black juga tidak mau kalah, kali ini dia membuat satu tentakel lagi untuk membantunya menebas rantai-rantai di depannya.

Rantai-rantai itu segera di potong oleh tentakel hitam Black, setelah itu muncul lagi rantai-rantai yang lebih banyak dari sebelumnya di udara.

Lin yang melihat ini cukup jengkel.

"Tidak ada habis-habisnya!" Lin meraung ke udara.

Rantai-rantai dari berbagai arah melesat ke arah Lin, Black di bawah bayangannya tidak tinggal diam, tiga tentakel hitam melambai di udara mengenai rantai-rantai tersebut lalu memotongnya.

Tapi sayangnya kali ini tidak semua rantai berhasil di potong oleh Black, salah satu rantai berhasil melarikan diri lalu mengikat tangan kanan Lin.

Rantai itu mengikat tangannya dengan erat dan mencoba menariknya ke suatu tempat, namun Lin menahannya dengan sekuat tenaga, sampai akhirnya tentakel hitam berhasil memotongnya, sehingga Lin akhirnya terlepas dari jeratan rantai besi.

Tidak lama setelah tentakel hitam memotong rantai besi yang mengikatnya, 4 rantai besi lainnya datang mengikat kedua tangan dan kaki Lin. Membuatnya tidak bisa bergerak sedikitpun.

Bayangan di bawah Lin bergerak sangat cepat, dan memotong-motong rantai yang mengikat Lin dalam waktu yang singkat.

Jika orang melihatnya itu mungkin terlihat seperti bayangan samar hitam yang terbang entah kemana, namun nyatanya bayangan hitam menebas rantai besi dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Setelah itu Lin mengambil langkah mundur beberapa meter, dia membungkuk, wajahnya menghadap ke depan lalu tangannya menyentuh lantai, kemudian dari tangannya sebuah bayangan dengan bentuk yang lancip di ujungnya terbang menghantam rantai-rantai besi.

Ting! Tang! Tung!

Rantai besi hancur.

Lin tidak tau sampai kapan ini semua akan berakhir, Karena Lin tidak bisa menggunakan kekuatan beyondernya, dia hanya bisa berharap kepada Black untuk melindungi dirinya.

"Tidak bisa seperti ini terus, aku harus menemukan solusi!"

Lin berpikir apa yang harus di lakukan selanjutnya. Dia tidak bisa terus menahan dan menghancurkan rantai besi seperti ini.

Dia harus menemukan cara untuk keluar dari sini!

Bayangan hitam melambai dan menebas rantai besi.

.............

.......................

..................................

Paul tersenyum melihat wajah pucat pemuda di depannya.

"Hehehehe, nikmatilah mimpi burukmu."

Paul menggunakan 'Nigtmare' pada Lin, seni rahasia ini membuat korbannya jatuh ke dalam mimpi buruk, seni rahasia ini tidak akan pernah berhenti sampai semangat korban jatuh.

Selama semangat korban tidak jatuh, seni rahasia itu akan terus berjalan. Meskipun demikian kekurangan dari seni rahasia ini adalah, selama masih berjalan dia tidak boleh di ganggu sedikitpun karena ini akan menganggu pemikirannya dalam merancang skenario mimpi buruk.

Jika dia terganggu seni rahasia 'Nightmare' akan segera berhenti, dan korban bisa keluar dari mimpi buruk.

"Cukup bersenang-senangnya, sekarang aku harus membunuh anak ini!" Paul mengambil belati perak di meja kerjanya.

Kemudian dia meraih wajah Lin dan mengangkatnya ke atas.

"Ck..Ck.. Sayang sekali beyonder tipe bayangan yang langka akan mati seperti ini, karena aku tidak bisa mendapatkanmu, kamu harus mati!" Paul mengayunkan belati perak dan mengarahkannya ke jantung Lin.

Tiba-tiba Pelindung perak-putih muncul di tubuh Lin dan memaksa belati perak di tangan Paul mundur.

"Apa?! Bocah ini memiliki benda luar biasa yang dapat melindungi tubuhnya!" Paul tidak mendunga hal ini sebelumnya.

Dia tidak menyangka bahwa Lin memiliki benda luar biasa seperti perisai perak-putih yang dapat melindungi tubuhnya.

"Sialan! Sialan! Sialan!" Paul melampiaskan amarahnya dengan menyerang Lin yang terlindungi perisai perak-putih berkali-kali

"Berhenti di sana Paul Arbetto, kali ini kamu tidak bisa melarikan diri!"

Belati perak di tangan Paul berhenti di udara, ia mengalihkan pandangannya ke arah suara tersebut.

Paul melihat seorang wanita muda berambut pirang dan seorang pria setengah baya.

Pupil matanya mengecil setelah melihat orang yang datang.

Bukan karena wanita di sampingnya, tapi pria setengah baya tersebut, Paul sangat mengenali orang ini.

"Roger Osborn!"

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

MC ilmunya kurang banyak...

2022-10-11

0

DEWA KEGELAPAN

DEWA KEGELAPAN

mantab gan

2022-08-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!