Selesaikan Pendaftaran.

Stasiun Kereta Uap Victoria.

Banyak orang yang lalu lalang di sini, kebanyakan prianya mengenakan kemeja hitam putih sedangkan para wanitanya mengenakan gaun yang cantik dengan topi besar di kepalanya, di hiasi bulu-bulu yang unik.

Karena ini adalah satu-satunya kereta uap di Kekaisaran Malam, jadi banyak orang yang datang dan pergi.

"Surat kabar! Surat kabar! Ini adalah surat kabar Terbaru! Tuan dan nyonya silahkan datang jika anda berminat!" seorang pria muda berteriak di banyaknya kerumunan.

"Hei kau, aku ingin satu, berapa harganya?"

Pria muda yang sedang menawarkan surat kabarnya, tiba-tiba di hampiri oleh seorang pria dengan topi newsboy cap.

"Ini hanya 1 dolar tuan." jawab pria muda yang menjual surat kabar.

"Kalau begitu ambil ini." Lin mengeluarkan uang kertas dari saku jasnya.

Pria muda yang menjual surat kabar menerima uang yang di berikan Lin, tapi setelah dia melihatnya dengan cermat dia langsung terkejut.

"Tuan, harga surat kabar hanya 1 dolar kenapa anda memberikan 50 dolar kepada saya?" pria muda yang menjual surat kabar menatap Lin dengan heran.

"Aku tidak membawa uang kecil, ambil saja sisanya." Kata Lin dengan santai.

Lin segera mengabaikan pria muda yang menjual surat kabar, sekarang dia menuju pintu masuk kereta uap.

"Semoga Tuhan memberkatimu." Ucap pria muda itu sambil menatap kepergian Lin.

Setelah di dalam kereta, Lin segera mencari tempat duduk dan akhirnya dia menemukan yang paling belakang.

Lin membuka surat kabar yang baru saja dia beli, segera banyak kata-kata yang di tampilkan di matanya.

'Berita gembira! Madam Dianna akan segera menikah lagi! Kali ini adalah suami yang kelimanya.'

'Tuan Albert akan menjadi perdana menteri terbaru selanjutnya.'

'Para penjaga berhasil menangkap para imigran gelap!'

Banyak berita yang di tampilkan di surat kabar, tapi tidak ada yang menarik perhatian Lin, ia terus membaca.

'Aneh! sebuah keluarga bangsawan kecil di timur tiba-tiba menghilang! penjaga masih menyelidikinya.'

Lin yang melihat berita ini tersenyum tipis, ini adalah keluarga Fran yang dia bantai tadi malam.

Penjaga ingin menemukannya? Mustahil!

Lin telah benar-benar menghilangkan jejaknya dengan rapi, kalaupun mereka tau yang melakukannya adalah dirinya, mereka bisa di suap dengan uang, kalau mereka menolak? tinggal bunuh saja semua yang sedang menyelidiki kasusnya.

Dengan Bantuan Keluarga tidak sulit.

Setelah membunuh William tadi malam, dia mendapatkan 10 poin sumber, Lin tidak tau untuk apa poin sumber di gunakan.

Lin yakin bahwa poin sumber akan berguna di masa depan, jadi lebih baik menyimpannya dulu.

Lin melanjutkan bacanya, tiba-tiba dia berhenti pada satu berita yang menurutnya menarik.

"Ini.... "

'Sebuah rumor tentang rumah hantu telah beredar di Villa Housenberg, seseorang pernah mengatakan bahwa dia melihat hantu di depan jendela Villa Housenberg.'

"Hantu? apakah benar-benar ada hantu di dunia ini?"

Bukan tidak mungkin, Lin sendiri telah melihat kekuatan luar biasa, benda ajaib dan manusia serigala.

Hal-hal yang dilihat Lin sebelumnya di luar nalar manusia, jadi bukan mustahil jika hantu benar-benar ada.

Kereta uap berhenti di tempat pemberhentian.

Lin melempar surat kabarnya ke dalam pembuangan sampah dan berjalan keluar dari kereta.

Dalam perjalanan, Lin mengambil satu puntung rokok dari tempat penyimpanan. Lin membakar rokok dan menghisap nya perlahan.

Setelah sekian lama akhirnya dia sampai di depan markas Biro Pertahanan Kekaisaran Malam.

Lin menjatuhkan puntung rokok dan menginjaknya, dia segera pergi membuka pintu.

Kali ini tidak sepi seperti kemarin, lumayan banyak orang di dalam. Tiba-tiba orang sedang mengobrol berhenti sejenak ketika melihat Lin masuk.

Lin mengabaikan tatapan orang-orang yang penasaran, ia terus berjalan. sampai akhirnya dia melihat Roger yang sedang mengobrol dengan seorang pria yang sepantarannya.

Lin langsung berjalan menujunya, tampaknya Roger yang sedang berbicara menyadari bahwa seseorang mendekatinya, dia melihat kebelakang.

"Lin! Akhirnya kamu datang juga." Roger senang melihat Lin datang.

"Ya, aku datang seperti yang kamu katakan, dan ini?" Lin melihat seorang pria setengah baya di samping Roger.

"Senang bertemu denganmu Lin, Aku Thomas." Thomas mengulurkan tangannya ke Lin.

Lin tentu tidak mengabaikannya, dia juga mengulurkan tangan ke Thomas dan bersalaman.

"Senang bertemu denganmu Thomas."

"Aku sudah mendengarnya dari Roger bahwa kamu membangkitkan kekuatan supernatural tipe Bayangan yang langka, sepertinya Roger akan memiliki anggota yang kuat lagi." kata Thomas sambil menatap roger.

"Ya, tapi tidak sehebat seperti di rumor." jawab Lin.

"Haha, itu karena kamu masih pemula, aku yakin jika kamu menemukan seni rahasia yang tepat, kamu mungkin akan menjadi pengguna kekuatan yang kuat." Thomas sedikit tertawa.

"Seni rahasia?" dia ingat, ingin mengatakan ini pada Roger.

Roger tampaknya mengingat sesuatu lalu dia berkata. "Benar, Lin kamu ikut denganku sekarang juga untuk mendaftar, setelah itu kamu bisa mendapatkan seni rahasiamu."

"Baiklah." Kata Lin

"Thomas, aku duluan." Roger melambai ke Thomas lalu pergi, di ikuti oleh Lin di belakangnya.

"Ya."

Di perjalanan Lin bertanya pada Roger.

"Sebenarnya siapa Thomas itu?" karena Thomas dan Roger cukup akrab jadi Lin penasaran.

"Thomas? Dia adalah salah satu kapten seperti ku, kami cukup akrab karena dulu kita berdua adalah rekan tim, tapi setelah kekuatan kita cukup, kita berdua berpisah dan ingin membentuk tim sendiri." Ucap Roger.

"Tim apa? Kenapa aku tidak tau ini?"

"Seperti yang kamu tau, kami Biro Pertahanan Kekaisaran Malam memiliki banyak kelompok yang di pimpin oleh kapten, setelah kamu mendaftar, kamu akan berada di bawah pimpinan ku, yaitu berarti di kelompokku."

"Cukup omong kosongnya, kita sudah sampai." Roger dan Lin berhenti di depan pintu.

Roger menatap Lin dan berkata. "Selanjutnya, kamu masuk sendiri, aku masih ada urusan yang ingin aku lakukan, nanti aku akan kembali lagi."

Lin melihat Roger pergi meninggalkannya, setelah itu seperti yang di katakan Roger, Lin segera masuk sendiri.

Setelah membuka pintu, Lin melihat bahwa terdapat banyak buku yang berjejer di dalam ruangan.

Lin berjalan sambil melihat buku-buku di sekitar. Dia melihat buku-buku dengan judul yang menarik. Seperti panduan pemula tentang Okultisme, Tahap-tahap beyonder, Benda Luar biasa beserta pengertiannya.

Dan banyak lagi buku yang tidak dimengerti oleh Lin.

"Hei kamu yang di sana, sedang apa?"

Tiba-tiba suara mengalihkan perhatiannya, dia melihat ke arah sumber suara, di sana terdapat seorang kakek tua yang duduk di meja kayu.

"Saya di sini untuk menyelesaikan pendaftaran." Ucap Lin.

"Memangnya siapa yang membawamu?" kakek tua bertanya dengan malas.

"Itu adalah kapten Roger." Lin mengunakan kata kapten, karena dia nanti akan berada di kelompok yang di pimpin Roger, jelas dia harus sedikit menghormatinya.

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Terus...

2022-10-11

0

SyifaYouai@

SyifaYouai@

Nextt...

2022-07-31

0

DEWA KEGELAPAN

DEWA KEGELAPAN

yahhh abisss

2022-07-31

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!