Serius, Anda Seorang Werewolf

"Tuan William, aku minta maaf karena aku tidak bisa memenuhi harapanmu." seorang pria tua menunduk.

Di hadapannya ada seorang pemuda tampan berambut pirang, pemuda itu sedang menatap ke luar jendela sambil memegang gelas yang berisi alkohol.

"Kamu gagal lagi?" pemuda itu meliriknya dan tampak tidak puas.

"Maaf, tapi orang yang anda ingin culik kali ini tampaknya mempunyai latar belakang yang hebat, semua bisnis yang di jalankan keluarga Fran telah bangkrut tanpa alasan." ucap pria tua.

"Apa yang hebat dari kumpulan mafia yang menjadi bangsawan? itu alasanmu saja, kau memang tidak berguna!" Pemuda pirang marah, ia melempar minumannya ke tembok.

"Apa kau lupa bahwa orang itu membutuhkan pengorbanan yang berkualitas baik, jika tidak dilaksanakan secepatnya kita lah yang akan jadi tumbalnya."

"Jika begini jadinya, kita harus pergi dan menyamar lagi, aku khawatir biro akan menatap kita."

Pemuda pirang itu adalah William Fran, bukan. Lebih tepatnya dia menyamar menjadi William Fran sekarang dengan bantuan benda luar biasa. William Fran yang asli sudah mati dari dulu.

Dia di tugaskan oleh organisasi untuk mencari tumbal di Kekaisaran malam, selama di Kekaisaran malam dia sudah menangkap 2 orang, salah satunya adalah Lin.

Kebetulan William melihat tubuh Lin mengandung energi vitalitas yang lumayan banyak saat itu, jadi tanpa berpikir panjang William memilih Lin untuk menjadi target berikutnya.

Yang pertama mereka gagal dan harus menyamar lagi, dan yang kedua ini juga dia gagal menangkap Lin. kemungkinan dia harus menyamar lagi.

"Cepat! bereskan barang-barang ku lalu pergi dari sini." William tidak berani menunda waktu lama-lama dia takut biro akan menemukannya.

Dia sudah sangat berhati-hati dalam penyamarannya. William tidak ingin kerja kerasnya menjadi sia-sia, lagi pula dia belum menemukan tumbal yang di inginkan organisasi, jika dia pulang sekarang, yang ada malah masalah yang akan membawanya.

"Baik tuan." pria tua tua bergegas pergi dari ruangan.

Ketika William menyelesaikan percakapannya tiba-tiba dia mendengar suara tembakan di bawah lantainya.

Bang! Bang!

"Ada penyusup!"

Entah siapa yang berteriak, tapi mendengar ini William menjadi terkejut wajahnya segera menjadi cemas.

"Tidak mungkin, apakah biro sudah menemukanku?" William ragu-ragu untuk membuka pintu di depannya.

Tiba-tiba pintu terbuka dengan keras.

Dar!

Itu adalah seorang pria tua yang sebelumnya berbicara dengan William. Penampilan orang tua itu sangat menyedihkan, bahu kirinya tertembak dan tampaknya kaki kanan juga tertembak sehingga ia harus berjalan pincang untuk mencapai William.

Pria tua melihat William dan segera berkata. "Tuan, keluar dari sini sekarang juga, aku akan mencoba menahan--! Bang!"

Sebelum pria tua itu benar-benar menyelesaikan kalimatnya. Sebuah peluru menyasar ke arah kepalanya, pria tua tampak tidak percaya, wajahnya menampilkan ekspresi terkejut sebelum ia terjatuh ke lantai.

William yang melihat anak buahnya mati di depannya, bersiap melarikan diri lewat jendela, dia tidak peduli lagi apa itu lantai dua atau tiga, sekarang taruhannya adalah nyawanya sendiri.

Ketika dia benar-benar ingin melompat dari jendela dia melirik kebelakang sebentar dan terkejut.

Wiliam melihat seorang pemuda laki-laki yang sepantarannya dia mengenakan setelan jas hitam dan dalaman kemeja, di kepalanya terdapat topi newsboy cap yang agak di tekan ke bawah, yang membuat William tidak bisa melihat wajah orang itu sepenuhnya.

Orang dalam pakaian jas hitam mengangkat kepalanya dan berkata dengan wajah sinis. "Surprise."

"Lin!" William berteriak kaget saat melihat orang di depannya adalah calon tumbal yang dia pilih sebelumnya.

"Apa yang kamu lakukan di sini?!." William bertanya kepada lin.

"Apalagi memangnya? Tentu saja untuk menghabisi mu." Lin mencibir lalu mendekati William secara perlahan sambil mengeluarkan pistol kaliber hitam dari sakunya.

"Haha, kamu pasti bercanda, kamu tidak mungkin- !" William tertawa kering sambil melangkah kebelakang, William ingin segera melompat.

Tindakan mencurigakan ini tidak terlewat dari pandangan Lin.

Bang!

Lin langsung menembak William dan itu mengincar paru-paru nya yang merupakan salah satu titik vital. bersamaan dengan tembakan lin William menabrak kaca dan terjatuh dari lantai dua.

Lin bergegas ke jendela yang pecah itu dan dia melihat ke bawah. di sana terlihat William terpapar di tanah dan tidak bergerak di antara serpihan kaca. untuk memastikan apakah dia benar-benar mati, Lin turun ke bawah untuk mengeceknya.

Lin mendekati William yang tengkurap, setelah mendekat, tiba-tiba jari-jari William bergerak, bersamaan dengan itu dia tiba-tiba menyerang Lin.

Lin yang tidak siap kondisinya harus mundur karena pukulan William yang mengejutkan.

"Kamu belum mati?" Lin menatap William dengan heran, tubuhnya tiba-tiba pulih dengan sendirinya, lubang di sekitar paru-paru nya menumbuhkan daging baru.

"Kau yang memaksaku Lin Anston!" William meraung kepada lin, setelah itu tubuhnya mengalami transformasi aneh.

Di bawah penglihatan Lin, kulit William tiba-tiba robek satu persatu, tidak lama kulit yang robek di gantikan oleh bulu hitam tebal.

Tinggi badan William meningkat dan kuku tajam muncul dari balik jarinya, sekarang dia benar-benar berubah menjadi apa yang di sebut Werewolf!

"Auuuuu!" Serigala hitam yang besar melolong ke langit yang malam.

"Apa-apaan itu?" Lin menatap William yang telah berubah menjadi serigala dengan wajah terkejut.

Walaupun lin sudah tau bahwa dunia yang ia tinggali ini mempunyai kekuatan semacam sihir atau yang luar biasa, tetap saja setiap dia melihat hal itu dia akan terkejut.

Apalagi dia sekarang melihat Werewolf yang hanya ada di dalam dongeng di kehidupan sebelumnya.

Kalau ada Werewolf bukankah itu berarti ada vampir juga?

Lin segera menyingkirkan pikiran itu dalam benaknya, sekarang dia berada situasi bertarung dia harus siap sepenuhnya.

Lin mengisi amunisi pistol kalibernya, serigala hitam yang selama ini melolong tiba-tiba berhenti, dia memperhatikan tindakan lin dan matanya berkilat dingin.

Tentu saja dia tidak akan membiarkan waktu bagi lin untuk mengisi amunisinya, dia meloncat sangat cepat ke arah lin.

Cakar yang tajam mengarah ke lehernya, Lin hampir tidak bereaksi dengan tindakan serigala hitam yang tak terduga.

"Black!" Lin menginjak tanah dan menjauh.

Bayangan hitam humanoid muncul dari bawahnya, Black menahan serangan cakar tajam dari serigala hitam dengan tubuhnya.

Serigala hitam terkejut melihat black yang tiba-tiba muncul begitu saja, dan yang lebih membuatnya heran adalah cakar miliknya tidak bisa menembus tubuh bayangan hitam.

Serigala hitam merasa bahwa tubuh bayangan hitam keras seperti baja, detik berikutnya ia melihat black mengangkat tangannya dan melakukan pukulan padanya.

Serigala hitam segera terlempar jauh hingga menghancurkan pohon di belakangnya.

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Ayo..ayo...

2022-10-11

0

⚜DEWA GABUT🔱

⚜DEWA GABUT🔱

thor apa kelemahan mc cahaya???

2022-09-12

1

SyifaYouai@

SyifaYouai@

Baguss,Lanjutkan!!

2022-07-29

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!