Lin Anston

Kediaman keluarga bangsawan Anston.

Di sebuah kamar yang cukup besar dan mewah terdapat seorang pria muda berambut hitam yang tidak sadarkan diri di kasur.

Disekitarnya ada banyak pelayan wanita yang membersihkan kasur.

Tidak lama seorang pria paruh setengah baya berambut hitam dengan pakaian kemeja hitam memasuki ruangan ditemani oleh pria setengah baya di belakangnya.

"Apakah putra ku baik-baik saja?" tanya pria setengah baya dengan pakaian kemeja hitam kepada pelayan wanita.

"Jangan khawatir tuan holmes, tuan muda hanya terkena bius yang tidak berbahaya, itu akan baik-baik nanti." ucap pelayan wanita.

Holmes mengangguk, dia sangat khawatir putranya tidak baik-baik saja. Jadi ia meninggalkan pekerjaannya dan datang kesini.

Holmes mempunyai dua anak, satu anak laki-laki dan yang kedua anak perempuan. Karena istrinya meninggal lebih dulu, Holmes sama sekali tidak punya waktu dengan anak-anaknya karena pekerjaan.

Pemuda yang tidur di kasur adalah anak tertuanya dan sekaligus calon pewaris keluarga Anston satu-satunya.

Dia tidak bisa berpikir gimana jadinya jika pewaris satu-satunya keluarga Anston meninggal.

"Apakah kamu sudah tau siapa yang menyuruh gangster itu untuk menculik putra ku?" Holmes menatap Butler di belakangnya.

"Ya tuan, mata-mata yang kami kirim mengatakan bahwa orang yang di belakang ini semua adalah keluarga Fran."

"Keparat itu, perintahkan semua mafia untuk menghancurkan semua bisnis keluarga Fran, aku ingin mereka semua bangkrut!" Ucap Holmes dengan penuh amarah.

"Segera di laksanakan." Butler setengah baya memberikan hormat sebelum pergi.

Setelah menyuruh Butler Holmes menatap para para pelayan dan berkata.

"Jika Lin sudah bangun, katakan padanya untuk datang ke kantorku." Holmes keluar dari kamar Lin.

"Baik tuan!" jawab para pelayan serempak, setelah itu mereka melanjutkan beres-beresnya.

...................

Di mana aku? Kenapa di sini gelap sekali.

Ah benar... seharusnya aku sudah mati.

Pemuda itu adalah Lin Anston dari dunia lain, dia adalah seorang pekerja kantoran biasa, tiba-tiba saja dia terkena serangan jantung di tempat dan mati.

"Aku ingat... apakah sekarang aku berada di akhirat?"

Cahaya putih redup muncul di ujung lorong gelap, yang membuat perhatiannya tertarik dengan cahaya putih di tempat yang gelap.

"Apakah itu gerbang menuju surga?" Lin penasaran, lalu dia berjalan menuju cahaya putih redup.

Semakin dekat lin dengan cahaya putih semakin terang cahaya putih, hingga akhirnya pemuda berambut hitam itu benar-benar di lahap oleh cahaya putih.

Tidak tahu berapa lama, Lin membuka matanya perlahan-lahan dan dia melihat sebuah kamar besar.

Bangun dari tempat tidurnya dia berkata dengan bingung.

"Di mana ini?"

"Tuan muda?!" semua pelayan terkejut sekaligus senang mereka mendekati lin.

"Tuan muda? Apa yang kamu katakan ak--! Ah!" Sebelum menyelesaikan kalimatnya, Tiba-tiba kepalanya menjadi sakit sekaligus pusing seperti gejala anemia tubuhnya menjadi lemas.

Sesuatu memasuki kepalanya dengan paksa, itu adalah beberapa ingatan yang tidak di ketahui Lin.

Lin Anston, keluarga Anston, kerajaan malam, kejadian saat di culik dan beberapa kenalan lainnya.

Lin menenangkan dirinya dan membaca semua ingatan yang masuk ini dengan cermat. Setelah beberapa saat tubuhnya berangsur-angsur kembali baik.

"Tuan muda apa anda baik-baik saja?" para pelayan sangat khawatir.

"Tidak apa-apa... " Lin menggelengkan kepalanya.

"Apakah ada seseorang yang datang ke kamarku?" lin mengabaikan pusing di kepalanya dan bertanya.

"Ya, itu adalah ayah anda tuan Holmes." kata pelayan.

"Apakah dia mengatakan sesuatu?"

Pelayan mengangguk lalu berkata. "Dia berkata bahwa jika tuan muda sudah bangun, tuan muda di haruskan untuk datang ke kantor tuan Holmes."

"Aku mengerti, kalian semua tinggalkan aku sendiri."

Segera semua pelayan meninggalkan Lin di kamarnya.

Setelah beberapa lama menurutnya keadaannya sudah tenang, Lin mulai memahami keadaanya sekarang.

"Sepertinya aku telah menyeberang ke dunia lain, dan orang yang ku masuki juga bernama Lin."

Melihat suasana kamarnya Lin tampak asing tapi segera dia melupakannya.

"Sepertinya era ini adalah eropa abad pertengahan, era ini baru memasuki pembangunan mesin uap." Lin menilai menurut ingatan pendahulunya.

Beranjak dari tempat tidur ia mendekati sebuah lemari pakaian, karena Lin ingin bertemu ayahnya tentu dia harus menganti pakaiannya yang lusuh.

Setelah lama sesi pemilihan pakaian, akhirnya Lin memutuskan untuk memakai jas hitam panjang dan dalaman kemeja di tambah dengan topi Newsboy cap.

Lin melihat penampilan dirinya di cermin dan mengangguk puas. lalu ia berjalan keluar dari kamarnya.

Di perjalanan lin melihat rumah yang di tinggalin nya sangat luas, dia akhirnya menyadari seberapa kaya keluarganya.

Menekan topinya ke bawah lin berkata. "Tidak habis pikir jika aku mempunyai rumah ini di kehidupan sebelumnya." Lin mungkin tidak harus kerja keras untuk mencari uang dan mati sia-sia, dia pasti bisa bersantai sepuasnya.

Tidak lama akhirnya dia sampai di depan pintu kantor ayahnya Holmes.

Segera mengetuk pintunya. tidak lama sebuah suara datar terdengar dari balik pintu.

"Masuk."

Lin tanpa sopan membuka pintu, dan pandangan pertamanya adalah seorang pria setengah baya dengan rambut hitam, mata hitam yang berkilat dingin, janggut tipis di dagunya dan wajah yang sedikit keriput, tampaknya sudah termakan usia.

Jika dia masih muda mungkin akan sama tampannya dengan Lin.

"Ayah kamu memanggilku?"

"Benar, aku memanggilmu karena ingin membicarakan sesuatu." Holmes menatapnya dengan serius.

"Sesuatu tentang apa ayah?" Lin penasaran.

"Ini tentang dirimu, kamu tau? aku sudah tua mungkin aku akan mati kapan saja, saat itu kamu harus siap untuk menggantikan ku."

"Ayah, jangan mengatakan hal yang menyedihkan seperti itu." mendengar ini Lin khawatir, karena topik ini jauh dari pemikirannya.

"Aku serius! Kamu dan natalia adalah anak ku, jadi aku ingin kalian semua baik-baik saja, aku takut musuh-musuh ku di luar sana akan mencelakai kalian, karena itu aku membayar mahal untuk membuatmu bergabung organisasi itu."

"Apa yang ingin kamu katakan ayah?" lin juga bingung dengan situasinya. organisasi apa?

"Saat itu aku masih mafia kecil, dalam misi membunuh mafia lainnya. saat itu aku melihat seorang gadis pirang yang tidak sadarkan diri, lalu aku menyelamatkannya. wanita itu adalah ibumu"

"Wanita itu jatuh cinta padaku dan kami menikah, beberapa tahun kemudian aku menyadari bahwa ibu mu adalah orang supranatural, ibu mu mempunyai kekuatan aneh, saat itulah dia berkata padaku bahwa dia adalah salah satu anggota organisasi tertentu, karena beberapa masalah dia tertangkap oleh para mafia."

"Mulai sejak itu, aku dengan bantuan kemampuan ibu mu. kami benar-benar menguasai semua mafia di Kekaisaran malam."

Lin agak tidak percaya dengan perkataan ayahnya tapi dia tahu karakter ayahnya, bahwa dia tidak suka bercanda. "Kekuatan supranatural apa? Ayah kamu benar-benar tidak bercanda denganku, bukan?"

"Aku tau kamu akan mengatakan itu, perhatikan ini." Holmes mengeluarkan cincin hitam di jarinya, Tiba-tiba sebuah pistol muncul dari udara kosong.

Mata lin segera terbelahak-lahak dia tidak percaya apa yang dia lihat sekarang.

"Benda apa itu?" lin menunjuk cincin hitam.

"Ini adalah cincin penyimpanan milik ibumu, benda ini memiliki efek untuk menyimpan beberapa barang di dalamnya."

"Apakah kamu sekarang percaya?" Holmes menatap lin lagi.

Lin menelan ludahnya dan mengangguk. dia mau tidak mau harus percaya dengan apa yang di katakan ayahnya sekarang. Karena dia telah membuktikannya.

Sepertinya dunia abad pertengahan di sini tidak biasa.

Terpopuler

Comments

You Me

You Me

hooh

2022-08-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!