Wedding Day

Kana tak menyahut, dia tidak bisa berkata-kata. Walau dia menyukai Krishan karena pesonanya tetapi jika menikah...

"Jia, jangan.."

"Baiklah." Jawab Kana cepat.

"Apa?"

"Aku mau menikah denganmu."

"Be-benarkah?" Kini malah Krishan yang tergagap.

"Hm. Asal kau menepati janjimu. Pertama, tempat tinggal yang nyaman. Kedua, tidak menyentuhku jika aku tidak izinkan. Ketiga, kau yang menopang hidupku. Ke empat, jangan larang aku kesana kemari termasuk bekerja."

Krishan tersenyum, "ada tambahan?"

Kana tampak berpikir, lalu ia duduk di depan Krishan.

"Krish, aku pernah cerita padamu kan, bahwa ibuku pergi saat usiaku 12 tahun. Kau tahu, Krish. Ayahku juga sepertimu. Persis sepertimu. Dia buta karena kecelakaan di tempat kerjanya."

Kana mulai menunduk. "Aku mengutuk Ibuku yang memilih pergi daripada merawat Ayah. Padahal, tidak ada yang salah dari Ayah, dia hanya tidak bisa melihat.

Krish, ayahku pernah mengatakan, Cinta tidak bisa diukur dengan kekayaan. Karena dulu kami juga orang berada. Setelah Ayah kecelakaan, dia kehilangan mata dan semua hartanya untuk biaya berobat dan sebagainya. Ibuku pergi karena kami mulai miskin. Orang bilang anak perempuan akan mengikuti jejak Ibunya. Aku sedih, aku pasti bisa berbeda dengan Ibuku kan, Krish."

Krishan terenyuh, dia melihat sisi lembut dari calon istrinya itu. "Menikahlah denganku. Aku akan melindungimu".

Kana tersenyum lebar, walau dia tahu Krishan mengatakan hal itu supaya Kana merasa terlindungi.

"Baiklah, aku bersedia menikah dengamu. Berjanjilah untuk tidak mengecewakanku saja. Selebihnya, aku bisa mengusahakan untuk diriku sendiri".

Krishan mengangguk, dalam hatinya dia tetap akan membuat perempuan itu bahagia walau dia tidak memintanya. Krishan terharu sebab perempuan didepannya ternyata menerima kekurangannya.

"Aku yang akan mengurus semuanya, kau hanya akan menjadi pengantinku saja".

Kana mengangguk seakan Krishan bisa melihat itu.

...♡♥︎♡♥︎...

"Apa? Kau gila!" Pekik Alana saat Kana mengatakan ia akan menikah dengan pria yang ia kenal tiga hari, buta pula.

"Tidak, Alan. Aku serius."

"Tidak, tidak, tidak," Alana jalan kesana kemari. "Kau tidak boleh menikah dengan orang yang baru kau temui. Jangan karena kau ingin melupakan Noah lantas kau menikahi siapa saja yang melamarmu!"

"Bukan begitu, Alan. Aku hanya ingin menikah dan menurutku dia lelaki yang baik". Jelasnya pada sahabatnya itu.

"Baik? Kau baru mengenalnya, Kana!"

"Iya, tapi.."

Ucapan Kana terhenti saat mereka mendengar suara ketukan pintu.

Alana membukakan pintu, seorang wanita paruh baya langsung masuk tanpa disuruh.

"Lama sekali bukanya." Tukas Inna, Ibunda Alana.

Dia masuk dan meletakkan barang-barang yang ia bawa di atas sofa.

"Kau disini?" Matanya tertuju pada Kana yang tengah tertunduk.

Helaan napas wanita itu terdengar, "Bukankah sudah kukatakan, jangan biarkan dia tinggal disini lagi!" Ucapnya pada Alana yang terlihat panik.

"Bu, duduklah dulu. Aku akan buatkan teh supaya Ibu tenang".

"Tidak perlu. Aku tidak haus." Lalu matanya beralih pada Kana lagi. "Apa kau tidak malu, hah? Sudah bertahun-tahun anakku menanggung hidupmu, apa kau tidak punya perasaan?"

"Ibu, Sudahlah! Kana menanggung hidupnya sendiri. Aku tidak membayar apapun untuknya dan kalaupun aku melakukan itu, aku pakai uangku sendiri bukan uang Ibu!"

"Lihat, kau lihat kan?" Ucapnya pada Kana. "Bahkan anakku melawan padaku karena membelamu. Lalu, apa yang kau berikan untuknya?" Inna mendekat pada Kana yang sejak tadi tertunduk dalam.

"Kau pasti tinggal disini karena keenakan, kan? Kau memanfaatkan anakku karena dia baik padamu!"

"Astaga, Ibu! Berhentilah!"

"Maafkan saya, Bu. Saya akan pergi hari ini." Kata Kana dengan suara parau, dia menahan tangisnya.

"Yang benar saja, kau bahkan selalu mengatakan itu dan terus kembali kesini".

"Tidak, saja berjanji akan pergi, karena saya akan menikah." Ungkap Kana perlahan, supaya Ibunda Alana tahu bahwa kini ada seseorang yang mau menanggung hidupnya.

Tetapi Inna malah tertawa. "Siapa yang ingin menikah dengan anak yang Ibunya kabur karena harta? Haha, kau pasti sudah tahu kan, bahwa Ibumu menjadi istri kedua pengusaha kaya raya?"

Alana menarik lengan Ibunya. "Cukup, Bu. Sudah. Ayo ikut aku sebentar!"

Inna melepaskan tangannya, melihat lagi ke arah Kana. "Coba katakan padaku, siapa yang akan menikahimu!"

"Dia penjual bunga di Pasar Melbourne."

Inna tertawa lagi. "Apakah yang buta itu? Aku dengar dia disukai ibu-ibu pasar karena ketampanannya. Lumayan buatmu, karena dia mampu membeli tempat itu dari sahabatku". Kikiknya saat mengingat cerita dari sahabatnya yang sering membeli bunga disana karena ketampanan penjualnya.

"Baguslah kau menikah, itu akan membuatmu sibuk dirumah karena mengurus orang buta, kan." Inna mengambil barang-barangnya di atas sofa.

"Ah, Leganya. Bereskan barangmu karena aku tidak suka melihatmu disini." Tukasnya lalu pergi masuk ke kamar Alana.

Alana segera memeluk Kana, dia meminta maaf terus menerus karena kelakuan Ibunya. Selama ini, jika ibunya mengatakan akan datang, Kana akan lari sementara waktu. Tetapi hari ini, Ibunya tidak mengabari dan menemukan Kana di rumah anaknya, membuatnya marah.

Kana terisak di pelukan Alana, dia semakin yakin dengan keputusannya untuk menikah dengan Krishan, sebab dia sudah tidak punya tujuan.

...♡♥︎♡♥︎...

Kana duduk diam di depan cermin besar, menatap dirinya yang kini berbalut gaun putih. Hari ini, adalah hari pernikahannya dengan Krishan.

Kemarin, Kana mendatangi Krishan dan meminta pria itu untuk cepat-cepat menikahinya dengan derai air mata. Walau tidak mengerti apa yang terjadi, Krishan menurut saja.

Kana meminta Krishan tidak mengundang siapapun kecuali Alana, dan beberapa orang kerabat Krishan. Hal itu ia lakukan lantaran tak ingin diketahui banyak orang.

Pintu diketuk, Alana masuk ke dalam. Dia duduk di sebelah Kana, menatap wajah sahabatnya dengan sedih. Bagaimanapun dia tidak bisa melarang, apalagi jelas di depan matanya Ibunya mengusir Kana. Dia hanya berdoa supaya Kana benar-benar mendapatkan orang yang tepat.

"Kau bahagia, Kana?"

Kana menatap Alana dari cermin, gadis itu sudah meneteskan air matanya.

"Aku bahagia, Alan. Kau tak perlu sedih."

Alana meletakkan kepalanya di bahu Kana. "Aku bahagia jika kau bahagia." Ucapnya, sembari Kana mengelus lembut pipinya.

~

Waktunya tiba, Kana keluar, berjalan sendirian menuju pengantin pria yang berdiri tenang di sana. Mereka akan melangsungkan upacara pernikahan.

Kana terus memandang kedepan, melihat calon suaminya yang sangat tampan dengan setelan jas hitam, sedikit membuat Kana bersemangat karena pesona Krishan yang mampu membuatnya terpana.

"Kau siap?" Tanya Krishan saat Kana mendekat, seperti biasa, dia tahu karena sangat mengenal aroma Kana.

"Ya, aku siap". Ucapnya lalu merapatkan bibirnya, berharap agar keputusannya merupakan keputusan yang tepat untuk dirinya, jika bisa, sampai akhir hayatnya.

TBC

Terpopuler

Comments

🌛Dee🌜

🌛Dee🌜

🙈mltnya

2023-06-29

1

fitriani

fitriani

hadeh mulut emaknya alana bnr2 dah ah pedes bgt kyk bon cabe level 30🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️

2023-01-14

1

lihat semua
Episodes
1 First Meet
2 Get Closer
3 Florist
4 Krishan's Ex Invitation
5 Marriage Proposal
6 Wedding Day
7 Kana Meets her Mom
8 Preman Pasar
9 Yohan
10 Krishan's sick
11 Dissapointed
12 Feelings
13 Kiss Him
14 Krish's Ex Appearance
15 Hidden Affection
16 Vengeance's waiting
17 Un-normal Marriage
18 the meaning of Love
19 Beautiful Night
20 No-status Relationship
21 Ex-Lover Approaching
22 Unconfident
23 Insecurity
24 UPSET
25 Screwdriver, eh?
26 Mistake
27 Taken I
28 Taken II
29 Don't Touch My Jia.
30 Punishment
31 Touch Me!
32 Krishan's Tattoo
33 Tattoo's Meaning
34 That Damn Tattoo
35 Bloodspot
36 Accident I
37 Accident II
38 Save Kana!
39 Identity Revealed
40 Begging You
41 Dealing
42 Give up
43 Runaway
44 A Big Swindler
45 Firstsight
46 Meets Kana
47 Kana's Appearance
48 Old Feeling
49 Met Inka
50 Doctor's Diagnosis
51 Kissing You Again
52 Deep Explanation
53 Deep Talk
54 Playing with CEO
55 A Request for Noah
56 Thank You, Noah
57 Asking for Help
58 Mom's Regret
59 Kana's Jewelry
60 Yohan Comes Out
61 Inna's Bashfulness
62 Kana's Kindness
63 All Feelings Unite
64 New Gravel
65 Istri Bos
66 New Confession
67 Be Caught
68 New Store
69 Showing Affection
70 Swindler
71 Women Support Women
72 Unbelievable
73 Depressed
74 Torturing Felix
75 Subsided Emotion
76 Affirmation
77 Deliverance
78 Realize Something
79 The suspicious One
80 Find him Out
81 Prank
82 A Way
83 Another Voice
84 a little hope
85 Translation
86 Tricked
87 Flashback
88 Start the Game
89 Get Caught by Krish
90 Starting the Game (2)
91 The Game
92 End Game
93 Prisoner Free
94 New Slave
95 Dinner with Coach
96 The Last Life of Bastian
97 Wedding Day (END)
98 Spesial Bab 1
99 Spesial Bab 2
100 Spesial Bab 3
101 Special Bab 4
102 Special Bab 5
103 Special Bab 6
104 Special Bab 7 (End)
105 MY RELATIONSHIT!!
Episodes

Updated 105 Episodes

1
First Meet
2
Get Closer
3
Florist
4
Krishan's Ex Invitation
5
Marriage Proposal
6
Wedding Day
7
Kana Meets her Mom
8
Preman Pasar
9
Yohan
10
Krishan's sick
11
Dissapointed
12
Feelings
13
Kiss Him
14
Krish's Ex Appearance
15
Hidden Affection
16
Vengeance's waiting
17
Un-normal Marriage
18
the meaning of Love
19
Beautiful Night
20
No-status Relationship
21
Ex-Lover Approaching
22
Unconfident
23
Insecurity
24
UPSET
25
Screwdriver, eh?
26
Mistake
27
Taken I
28
Taken II
29
Don't Touch My Jia.
30
Punishment
31
Touch Me!
32
Krishan's Tattoo
33
Tattoo's Meaning
34
That Damn Tattoo
35
Bloodspot
36
Accident I
37
Accident II
38
Save Kana!
39
Identity Revealed
40
Begging You
41
Dealing
42
Give up
43
Runaway
44
A Big Swindler
45
Firstsight
46
Meets Kana
47
Kana's Appearance
48
Old Feeling
49
Met Inka
50
Doctor's Diagnosis
51
Kissing You Again
52
Deep Explanation
53
Deep Talk
54
Playing with CEO
55
A Request for Noah
56
Thank You, Noah
57
Asking for Help
58
Mom's Regret
59
Kana's Jewelry
60
Yohan Comes Out
61
Inna's Bashfulness
62
Kana's Kindness
63
All Feelings Unite
64
New Gravel
65
Istri Bos
66
New Confession
67
Be Caught
68
New Store
69
Showing Affection
70
Swindler
71
Women Support Women
72
Unbelievable
73
Depressed
74
Torturing Felix
75
Subsided Emotion
76
Affirmation
77
Deliverance
78
Realize Something
79
The suspicious One
80
Find him Out
81
Prank
82
A Way
83
Another Voice
84
a little hope
85
Translation
86
Tricked
87
Flashback
88
Start the Game
89
Get Caught by Krish
90
Starting the Game (2)
91
The Game
92
End Game
93
Prisoner Free
94
New Slave
95
Dinner with Coach
96
The Last Life of Bastian
97
Wedding Day (END)
98
Spesial Bab 1
99
Spesial Bab 2
100
Spesial Bab 3
101
Special Bab 4
102
Special Bab 5
103
Special Bab 6
104
Special Bab 7 (End)
105
MY RELATIONSHIT!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!