No-status Relationship

Kana terbangun dari tidurnya, dia merasa tidak leluasa lalu menyadari ternyata Krishan terlelap sambil memeluk tubuhnya.

Kana diam sebentar, pikirannya terbang pada pergulatan hangat mereka tadi malam. Benar-benar diluar dugaan, memang tidak benar dia dan Krishan satu kamar, sudah pasti hal seperti ini takkan terelakkan. Tetapi Krishan, bukankah dia sangat hebat di ranjang?

Kana malu sendiri mengingatnya saat mendesah keras. Terdengar seperti perempuan yang tidak pernah disentuh bertahun-tahun lamanya.

Kana mengusap lembut dada Krishan, dekapan hangat pria itu membuatnya enggan keluar dari pelukan Krishan.

Dia memperhatikan bentuk tato Krishan di bagian dada. Gambar bunga dan dua pistol. Entah apa maksudnya.

Kana mencium lembut dada lelaki itu hingga ia mendengar Krishan mengerang, dia terbangun.

Krishan menunduk, mencoba mendengarkan napas Kana yang tertidur.

"Kau sudah bangun?"

"Eh, kau tahu?" Kana terheran.

"Hm. Tidak terdengar napas orang yang tertidur." Jawabnya lagi lalu memejamkan mata sambil mengeratkan dekapannya.

"Emm.. sepertinya ada yang bangun di bawah sana."

Krishan membuka matanya dan langsung menindih tubuh Kana. Dia menumpu tubuhnya dengan kedua sikunya di sisi kanan dan kiri Kana.

"Katakan saja jika ingin mengulanginya."

"Hehe.. tidak, aku hanya.." Kana tidak melanjutkan ucapannya. Dia menatap wajah yang amat dekat dengannya. Ah wajah Krishan sangat mempesona.

Kana menarik tengkuk leher Krishan, mendekatkan bibirnya dan melahap bibir itu dengan lembut.

"Krish. Kau tidak membalasnya." Protes Kana.

Krishan tersenyum, lalu menyesap bibir Kana, membiarkan gadis itu meremas rambut belakangnya.

"Kau suka ciumanku?" Tanya Krishan.

"Hm. Aku sangat suka, membuatku ketagihan dan aku menyukainya. Sangat menyukainya, kau harus tahu itu."

Krishan tersenyum lebar lalu mencium lagi bibir Kana.

"Ingat, kau hanya memberikannya padaku." Tukas Kana.

"Sumpah pernikahan yang kuucapkan padamu adalah kesungguhan dalam diriku, Jia. Bukan sekedar ucapan belaka."

Krishan menjelajahi wajah Kana dengan hidung mancungnya. Dia berhenti di mata lalu mengecupnya, begitu juga mata satunya. Krishan terus mengecupi semua area wajah Kana, membuat perempuan itu tergelak.

"Apa yang kau lakukan?"

"Aku hanya ingin menandai milikku. Aku perlu menghapal setiap jengkal wajah dan tubuhmu."

Kana tersenyum cerah, lalu melvmat bibir Krishan hingga membuat gairahnya memuncak. Mereka melakukannya lagi. Pagi itu, mereka melewatkan sarapan di hotel dan memilih sarapan sendiri dengan pergulatan manis diatas tempat tidur mereka.

~

Hubungan Krishan dan Kana tampak semakin mesra. Setelah pengakuan rasa dari keduanya, mereka benar-benar seperti pasangan suami istri yang tengah berbulan madu.

Krishan dan Kana berjalan di pinggir pantai, sesekali Kana kegirangan dengan bermacam hal yang ia ceritakan pada Krishan.

Kana memakai dress pendek sepaha berwarna kuning, sedangkan Krishan memakai kemeja panjang tipis berwarna putih dan celana pendek senada. Kana sengaja melepas dua kancing kemeja Krishan hingga memperlihatkan dada bidangnya, membuat dirinya yang kesenangan mempunyai kekasih bertubuh bagus seperti Krishan.

"Jia.."

"Hm.." Kana melingkarkan kedua tangannya di pinggang Krishan, membiarkan ombak kecil itu menggulung di kaki mereka.

"Ada yang ingin aku katakan."

"Apa?"

Krishan menyapu rambut yang menutupi wajah Kana, dia mengelus lembut pipi gadis itu.

"Jangan bilang pada siapapun kalau kau adalah istriku."

Kana sedikit terkejut, melonggarkan lingkaran tangannya. "Kenapa?"

"Maafkan aku yang belum bisa cerita padamu. Tetapi ini penting. Jangan katakan pada siapapun, aku hanya percaya pada temanmu itu. Aku juga sudah mengingatkannya."

Kana mengerutkan alisnya. "Alana? Kau bicara padanya?"

Krishan mengangguk. "Ya, aku hanya memintanya untuk tidak cerita kalau kau adalah istriku."

Krishan meraih tangan kana yang menggenggam pinggangnya. "Percaya padaku, aku hanya sedang melakukan sesuatu yang penting. Nanti, aku akan jelaskan padamu. Kau paham kan, Jia. Itu juga penting untuk karirmu."

Walau Kana tak begitu paham, dia mengangguk saja. "Baiklah.."

"Terima kasih." Krishan memeluk Kana dengan erat. "Jika kau tidak percaya padaku, kau bisa menyewa orang untuk memata-mataiku.

"Aku percaya padamu, Krish. Tapi berjanjilah satu hal, jangan temui lagi mantanmu itu. Aku merasa dia punya niat lain. Aku bisa melihat dia masih menyukaimu."

Krishan menyentuh pipi Kana lalu mengelusnya hingga ke dagu. Krishan mengangkat dagu Kana. "Aku berjanji padamu, aku tidak akan terpikat olehnya, aku akan berusaha menghindarinya, demi istriku."

Kana tersenyum, lalu Krishan menunduk, mendekatkan hidungnya pada mata Kana, dia mengecup kedua mata Kana perlahan, lalu turun ke bibirnya.

"Ayo, kita harus bersiap dan pulang."

"Aaah, aku malas sekali pulang." Rengek Kana.

"Apa mau disini lebih lama?"

"Tidak, besok aku harus bekerja. Ayo." Kana menggandeng tangan Krishan dan berjalan menuju kamar hotel. Mereka berberes dan pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, supir membantu mereka membawa barang masuk ke dalam.

"Terima kasih. Berapa biayanya?" Tanya Kana.

"Sudah dibayar oleh bos, Nyonya."

Kana mengerutkan alisnya.

"Ah, maksud saya, tuan Krishan."

"Begitu, ya." Kana lalu mengeluarkan uang tambahan untuk supir itu. "Ini, ambil sebagai tipnya."

Si supir tidak langsung menerima, dia melihat ke arah Krishan yang diam saja.

"Kenapa?"

Krishan mengangkat sebelah alisnya, dan supir itu menerima uang dari Kana.

"Terima kasih, Nyonya." Jawabnya lalu menundukkan kepala dan pergi.

"Ck, kenapa sih, orang-orang memanggilku Nyonya. Apa karena menikah dengan lelaki tua?" Protesnya lalu masuk ke rumah dengan kesal, sementara Krishan menahan tawanya.

"Jia, mau kemana?" Tanya Krishan yang mendengar langkah Kana menuju kamarnya.

"Ke kamarku."

"Kamarmu sudah pindah. Kita satu kamar sekarang. Marry sudah memindahkan barang-barangmu." Krishan membuka pintu kamarnya.

"Apa?"

"Kenapa?"

"Ya, baiklah kita sekamar sekarang." Kana masuk ke kamar dan melihat barang-barangnya sudah tersusun rapi bersanding dengan barang-barang Krishan yang tak begitu banyak.

"Kamarmu jadi penuh karena barang-barangku."

"Kamar ini cukup luas dibanding kamarmu. Jadi, tidak akan terasa sempit." Krishan duduk di atas tempat tidur, sementara Kana mulai membuka bajunya, berniat langsung tidur karena sudah malam dan dia sangat letih.

Krishan mendengar suara air dari kamar mandi, dia tersenyum. Untuk pertama kali setelah sekian lama, akhirnya ada seorang perempuan lagi di dalam kamarnya.

Krishan keluar saat mendapatkan telepon dari salah satu orang kepercayaannya untuk membahas bisnis mereka.

Setelah menelepon, Marry menemuinya.

"Tuan, tadi ada teman tuan kemari. Dia menanyakan kabar tuan." Tukas Marry.

"Teman? Siapa?"

"Katanya namanya Arex. Teman dekat tuan. Jadi dia titip salam."

Mendengar nama itu, tangan Krishan mengepal.

"Apa kau mengatakan aku menikah?" Tanya Krishan dengan suara geram, membuat Marry ketakutan.

"Ti-tidak, tuan. Ta-tapi mereka bilang akan kemari lagi."

"Jangan buka pintu untuk tamu yang tak diundang!" Tukasnya lalu pergi sebelum Marry menjawab.

Krishan masuk ke dalam kamar, dia mengepal keras tangannya. Mendengar nama itu, membuat tubuh Krishan bergetar. Lelaki itu sudah tahu alamatnya, jika dia tahu Krishan memiliki istri, maka Kana yang akan menjadi incarannya.

Krishan menarik napas saat teringat Kana sudah pindah ke kamarnya, dia tidak mau Kana melihatnya yang tengah emosi.

Krishan berdiam karena tidak ada suara apapun di kamar. Lalu dia mendengar dengkuran halus dari tempat tidur. Krishan tersenyum, nampaknya Kana tengah terlelap. Dia tak ingin mengganggu, Krishan memilih membersihkan tubuhnya sebelum tidur memeluk istrinya.

TBC

Terpopuler

Comments

ega

ega

bagusssss bangeetttt ceritanya thor

2023-07-14

1

Melgisha Rafa

Melgisha Rafa

q gagal pokus sama tex
untuk pertama kali setelah sekian lama, berarti nanti ada pelakor dong dari masa lalu ah jadi males

2023-01-10

0

Umi Kalsum Siahaan

Umi Kalsum Siahaan

bagus banget ceritanya nya Thor 😘😘

2022-08-26

4

lihat semua
Episodes
1 First Meet
2 Get Closer
3 Florist
4 Krishan's Ex Invitation
5 Marriage Proposal
6 Wedding Day
7 Kana Meets her Mom
8 Preman Pasar
9 Yohan
10 Krishan's sick
11 Dissapointed
12 Feelings
13 Kiss Him
14 Krish's Ex Appearance
15 Hidden Affection
16 Vengeance's waiting
17 Un-normal Marriage
18 the meaning of Love
19 Beautiful Night
20 No-status Relationship
21 Ex-Lover Approaching
22 Unconfident
23 Insecurity
24 UPSET
25 Screwdriver, eh?
26 Mistake
27 Taken I
28 Taken II
29 Don't Touch My Jia.
30 Punishment
31 Touch Me!
32 Krishan's Tattoo
33 Tattoo's Meaning
34 That Damn Tattoo
35 Bloodspot
36 Accident I
37 Accident II
38 Save Kana!
39 Identity Revealed
40 Begging You
41 Dealing
42 Give up
43 Runaway
44 A Big Swindler
45 Firstsight
46 Meets Kana
47 Kana's Appearance
48 Old Feeling
49 Met Inka
50 Doctor's Diagnosis
51 Kissing You Again
52 Deep Explanation
53 Deep Talk
54 Playing with CEO
55 A Request for Noah
56 Thank You, Noah
57 Asking for Help
58 Mom's Regret
59 Kana's Jewelry
60 Yohan Comes Out
61 Inna's Bashfulness
62 Kana's Kindness
63 All Feelings Unite
64 New Gravel
65 Istri Bos
66 New Confession
67 Be Caught
68 New Store
69 Showing Affection
70 Swindler
71 Women Support Women
72 Unbelievable
73 Depressed
74 Torturing Felix
75 Subsided Emotion
76 Affirmation
77 Deliverance
78 Realize Something
79 The suspicious One
80 Find him Out
81 Prank
82 A Way
83 Another Voice
84 a little hope
85 Translation
86 Tricked
87 Flashback
88 Start the Game
89 Get Caught by Krish
90 Starting the Game (2)
91 The Game
92 End Game
93 Prisoner Free
94 New Slave
95 Dinner with Coach
96 The Last Life of Bastian
97 Wedding Day (END)
98 Spesial Bab 1
99 Spesial Bab 2
100 Spesial Bab 3
101 Special Bab 4
102 Special Bab 5
103 Special Bab 6
104 Special Bab 7 (End)
105 MY RELATIONSHIT!!
Episodes

Updated 105 Episodes

1
First Meet
2
Get Closer
3
Florist
4
Krishan's Ex Invitation
5
Marriage Proposal
6
Wedding Day
7
Kana Meets her Mom
8
Preman Pasar
9
Yohan
10
Krishan's sick
11
Dissapointed
12
Feelings
13
Kiss Him
14
Krish's Ex Appearance
15
Hidden Affection
16
Vengeance's waiting
17
Un-normal Marriage
18
the meaning of Love
19
Beautiful Night
20
No-status Relationship
21
Ex-Lover Approaching
22
Unconfident
23
Insecurity
24
UPSET
25
Screwdriver, eh?
26
Mistake
27
Taken I
28
Taken II
29
Don't Touch My Jia.
30
Punishment
31
Touch Me!
32
Krishan's Tattoo
33
Tattoo's Meaning
34
That Damn Tattoo
35
Bloodspot
36
Accident I
37
Accident II
38
Save Kana!
39
Identity Revealed
40
Begging You
41
Dealing
42
Give up
43
Runaway
44
A Big Swindler
45
Firstsight
46
Meets Kana
47
Kana's Appearance
48
Old Feeling
49
Met Inka
50
Doctor's Diagnosis
51
Kissing You Again
52
Deep Explanation
53
Deep Talk
54
Playing with CEO
55
A Request for Noah
56
Thank You, Noah
57
Asking for Help
58
Mom's Regret
59
Kana's Jewelry
60
Yohan Comes Out
61
Inna's Bashfulness
62
Kana's Kindness
63
All Feelings Unite
64
New Gravel
65
Istri Bos
66
New Confession
67
Be Caught
68
New Store
69
Showing Affection
70
Swindler
71
Women Support Women
72
Unbelievable
73
Depressed
74
Torturing Felix
75
Subsided Emotion
76
Affirmation
77
Deliverance
78
Realize Something
79
The suspicious One
80
Find him Out
81
Prank
82
A Way
83
Another Voice
84
a little hope
85
Translation
86
Tricked
87
Flashback
88
Start the Game
89
Get Caught by Krish
90
Starting the Game (2)
91
The Game
92
End Game
93
Prisoner Free
94
New Slave
95
Dinner with Coach
96
The Last Life of Bastian
97
Wedding Day (END)
98
Spesial Bab 1
99
Spesial Bab 2
100
Spesial Bab 3
101
Special Bab 4
102
Special Bab 5
103
Special Bab 6
104
Special Bab 7 (End)
105
MY RELATIONSHIT!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!