Haii gues dah like komen and votee kan....!! 😍😍😍
Sementara itu di suatu tempat di negara Spanyol, Anthony tengah rapat dengan bawahannya tentu dengan di dampingi Denbe.
4 orang pimpinan rantingnya tengah melaporkan pekerjaan mereka. Anthony menyerahkan segala urusan keamanan wilayah kartelnya dalam 4 Wilayah.
Wilayah Timur dipimpin oleh Rolan
Wilayah Barat dipimpin oleh Steven
Wilayah Utara dipimpin oleh Kano
dan Wilayah Selatan dipimpin oleh seorang wanita yaitu Paula. Dulu yang memimpin sebenarnya adalah suami Paula namun karena suaminya meninggal akhirnya Paula yang mengantikan posisi tersebut.
Walaupun Paula yang memimpin bukan berarti ia bisa diremehkan, ia bahkan lebih hebat dari suaminya.
Setelah mendengarkan laporan dari anak buahnya Anthony pun buka suara
" Ingat dalam semua pengiriman transaksi kita selalu periksa ulang, jangan sampai ada disisipi Narkoba apalagi perdagangan manusia. Aku sangat menentangnya, jika diantara kalian ada yang menghianati aku... aku sendiri yang akan menembak kalian mengerti!! " ucap Anthony penuh penekanan
" Si Senior...!! " jawab ke empatnya
" Tapi Senior kartel narkoba selalu menekan kita, pimpinan mereka... Senior Dolga seringkali main belakang dengan menyisipkan anggotanya ke kartel kita " lapor Rolan
" Maka tambahkan kewaspadaan, jika menemukan penyusup langsung habisi saja " jawab Anthony dingin
" Untuk beberapa bulan ini aku akan tinggal disini, jadi kalian harus bisa menyelesaikan masalah kalian di Meksiko sendiri, jika ada urusan mendesak lapor saja, aku akan mengirim Denbe " titahnya lagi
" Senior... mata-mataku melaporkan bahwa Senior Dolga sedang mengumpulkan orang-orang terbaiknya untuk membunuh anda, apa tidak sebaiknya anda bersembunyi dulu ?" lapor Paula
Anthony menarik nafas panjang, ini bukan pertama kalinya Dolga menginginkan kematiannya. Hal itu dipicu karena Anthony tak pernah mau bekerja sama dengannya dalam pengiriman. Selama ini memang Anthony tak pernah mengalami kendala dalam pengiriman senjatanya kemanapun, karena ia bersahabat baik dengan para petinggi Meksiko
Namun ia tak pernah mau melakukan pengiriman selain senjata, walaupun ia pimpinan kartel ia tidak menyukai yang namanya Narkoba apalagi perdagangan manusia.
" Aku sudah tau Paula, tingkatkan saja keamanan. Siapkan rumah persembunyian di setiap Wilayah untukku atau Denbe, lengkapi dengan perbekalan, obat-obatan dan senjata di setiap rumah persembunyian tersebut " jawab Anthony
" Jika tak ada lagi yang perlu di laporkan, silahkan bubar. Kemana Gustavo, mengapa ia tak datang ? " tanya Anthony
Gustavo adalah sepupu Anthony yang berada di Spanyol. Gustavo juga seorang keturunan Montenegro, ia perwakilan kartel senjata di Spanyol tapi tak ada yang tau. Di Spanyol Gustavo malah terkenal sebagai seorang artis penyanyi, ia sangat terkenal di Spanyol dan Meksiko.
Di antara 3 sepupu keturunan Montenegro hanya Anthony yang terang-terangan mengeluti bisnis kartelnya. Sebenarnya Anthony memiliki seorang kakak, namun meninggal karena OD diusia yang sangat belia yaitu 17 tahun. Hal itulah yang menyebabkan Anthony tak pernah mau membuka front kerjasama dengan kartel narkoba sampai kapanpun.
" Senior Gustavo masih ada konser, ia akan menemui anda nanti malam Senior " lapor Irgi wakil Gustavo
" Baiklah... suruh ia ke rumah mama saja, aku akan menginap disana malam ini!! " ucap Anthony
Semenjak istrinya meninggal karena diracun orang, Anthony mengamankan mamanya ke Spanyol, ia tak mau kejadian serupa menimpa mamanya.
Setelah rapat selesai, Anthony pergi ke Mansionnya untuk menemui mamanya.
" Senior...apakah kita akan lama di sini? " tanya Denbe
" Entahlah Denbe, mengapa? "
" Jika lama aku akan meminta istriku ke mari " jawab Denbe
" Panggil saja, suruh saja tinggal di Mansion untuk menemani mama sekalian " ucapnya sambil melamun
" Ada apa Senior, kau sudah merindukannya? " Tanya Denbe dengan senyum usilnya
" Ini laporan Rita tentang wanitamu!! " ucapnya lagi sambil menyerahkan hpnya pada Anthony
Anthony mengambil hp Denbe dan melihat satu persatu foto yang dikirimkan Rita, mata-mata merangkap pelindung untuk Starla.
Beberapa foto kegiatan Starla di RS Max, matanya melotot melihat Max yang menarik dan mengenggam tangan Starla
" Kurang ajar, aku sudah memperingatkannya!! " ucapnya marah
Di ambilnya hp nya, kembali di telfonnya Max
tut... tut... tut...
" Hallo.... ya " sahut Max
" Max aku sudah memperingatimu perihal Starla, mengapa kau tak mengerti juga!! " ucapnya dingin
" Aku menyukainya Anthony, kita sama-sama memiliki hak untuk mengejarnya " jawab Max santai
" Starla milikku Max, aku sudah menandainya!! " ucapnya lagi
" Aku sudah bertanya pada Starla, ia tak memiliki hubungan apapun denganmu " sahutnya tak mau kalah
" Aku sudah mengalah padamu Anthony, namun kau tak bisa menjaga Clara. Untuk Starla aku tak akan mengalah lagi, selamat malam " ucap Max
" Shiitttt..... shitt " rutuk Anthony
Denbe yang mendengar percakapan keduanya hanya bisa diam, bahaya jika sampai terjadi perpecahan hanya karena seorang wanita.
" Anthony.... Max benar, ia sudah pernah mengalah padamu. Biar saja jika ia menginginkan Starla, masih banyak wanita cantik di muka bumi ini. Jangan sampai terjadi perpecahanan di antara kalian hanya karena seorang wanita " nasihat Denbe
Anthony menarik nafas panjang, ia sudah terlanjur menyukai Starla, karena tanpa diketahui Denbe hanya Starla yang bisa membuat tornadonya bangun hanya dengan melihatnya apalagi jika ia sudah menciumnya.
Tak lama keduanya sampai di Mansionnya.
Anthony memasuki Mansionnya sambil melamun, ia bahkan tak melihat jika mamanya sudah menunggunya dengan beberapa orang gadis cantik.
" Anthony... my bad boy akhirnya kau mengunjungi wanita tua ini " sapa Carmelia mamanya
Anthony tersentak dari lamunannya, ia pun memeluk mamanya, satu-satunya wanita tercinta yang tersisa di muka bumi ini
" Apa khabarmu mama, kuharap kau sehat selalu " ucap Anthony sambil memeluk mamanya
" Tentu sayang, kuharap kau akan lama disini " jawab Carmelia
" Si mama, nanti istri Denbe juga akan kemari " jawab Anthony
" Haii Denbe, kau tambah tampan " sapanya
" Selamat sore Senorita, anda juga tetap cantik tak pernah menua " jawab Denbe mencium punggung tangan Carmelia
" Dasar kau buaya darat tak pernah berubah ha ha " jawab nya tertawa geli
" Siapa mereka ma? " tanya Anthony melihat beberapa wanita cantik yang berdiri di belakang mamanya
" Mereka ini adalah gadis-gadia tercantik di Spanyol, pilihlah yang kau sukai untuk melayani dan menemanimu selama di sini "ucap Carmelia terang-terangan
Anthony kembali menarik nafas panjang, kelakuan mamanya tak pernah berubah.
" Suruh saja mereka pulang ma, aku tak tertarik " jawabnya sambil meninggalkan ruang tamu tanpa menoleh sedikitpun pada wanita-wanita tsb.
"Anthony... Anthony " panggil Carmelia namun Anthony tak menghiraukannya. Carmelia akhirnya mengibaskan tangannya pada wanita2 tadi. Mereka pun bubar tanpa suara
" Denbe bagaimana ini, umur Anthony sudah tak muda lagi. Apakah ia benar2 tak menyukai wanita manapun?? " tanya Carmelia pada Denbe
" Sebenarnya ada gadia yang disukainya Senorita " ucap Denbe keceplosan
" Benarkah?? siapa gadis itu Denbe , katakan padaku "ucap Carmelia mengebu2
" Itu....... " oh mengapa aku keceplosan rutuk Denbe, dasar mulut buaya ku ini...... rutuk Denbe
Apakah Carmelia kembali turun tangan perihal wanita untuk Anthony seperti halnya Clara, tunggu kelanjutannya Sista
Jangan lupa untuk selalu likee komen dan berikan cintamu berupa votee untuk karya ku jika kamu menyukainya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Sri Astuti
lbh condong Starla sm Max ya.. dokter dan perawat.. klop. lg bersama Anthony lbh bnyk bahaya di sekitarnya
2022-10-25
0
mbaRos
aku suka baca novel2 yg bau 2 mafia 👍👍
2021-12-07
1
Uzy
setelah baca 11 bab aku putuskan tuk lanjut membaca, kereeen👍👍👍
i like sista 👍👍👌👌
2021-06-08
1