Setelah Anthony masuk ke toilet, Starla kembali ke kamarnya. Ia juga ingin mandi, dikamar sudah menunggu seorang maid memegang baju ganti untuknya.
" Apakah anda ingin di bantu mandi Nona? " tanya maid tersebut dengan sopan
" Tidak usah.... terimakasih, letakkan saja bajunya di ranjang, kau boleh meninggalkanku " ucap Starla tak kalah sopan
" Si nona " maid itu pun keluar
Starla bergegas ke kamar mandi karena panggilan alamnya... 😅😅
30 menit kemudian....
" Ah segarnya... " ucap Starla sambil melangkah keluar dari kamar mandi, tangannya sibuk mengeringkan rambut gelombang panjangnya dengan handuk kecil.
Setelah selesai dibukanya baju mandinya, lalu memakai dress yang disediakan maid tadi, ia telah memakai cd dan bra nya di kamar mandi.
" Dress yang cantik " ucapnya sambil mengancingkan dress lengan pendek di atas lutut yang berwarna biru navy itu, lalu menarik ikatan pinggangnya dan mengikatnya simpul pita
Starla duduk di meja rias, dipakainya bedak yg tersedia tipis saja lalu memakai lippglos cair. Ia tak terlalu suka memakai lipstik. Dilihatnya ada beberapa parfume di ciumnya satu persatu. Semuanya enak tapi ada satu yang sangat disukainya, baunya seperti wangi jeruk. Di semprotkannya ke leher dan ke pergelangan tangannya
Tut... tut... tut...
Hp nya berbunyi, Starla bergegas mengambil hpnya, dilihatnya Sisi calling
" Hallo Sisi ada apa? "
" Starla kemana saja kau, kenapa tak pulang? apakah mamamu gawat? "
" Oh tidak mama hanya kangen padaku, nanti aku akan mengabarimu jika mau pulang "
" Baiklah, sampaikan salamku pada mamamu ya, jangan lupa 2 hari lagi kita sudah magang by by "
" Okay sipp " ucapnya menutup hp nya
" Kau sudah pandai berbohong ya " suara bariton Anthony tiba-tiba mengagetkannya, Starla kaget dilihatnya Anthony duduk dengan santai di sofa
" Senior??? sejak kapan Anda disitu? " tanyanya horor
Anthony tersenyum saja tak menjawab pertanyaan Starla
" Jangan katakan Anda melihatku.... OMG... " wajah Starla langsung memerah karena malu yang luar biasa, diambilnya bantal dan dilemparkannya ke arah Anthony dengan marah
" Dasar kau vampir tua mesummm, menyebalkan " teriaknya marah sambil melemparkan satu persatu bantal-bantal tersebut. Anthony tertawa melihat Starla yang marah. Ia malah melihat Starla semakin mengemaskan, ia pun berdiri dan mendekati Starla.
Starla langsung berhenti, dipikirnya Anthony marah, lalu Starla mundur menjauhi Anthony. Kejar kejaran pun terjadi, tapi Starla bagai kelinci yang dimangsa singa. Perlawanannya terhenti di menit ke 3, Anthony sudah mendapatkannya, mengangkatnya seperti sekarung beras dan membawanya ke ruang makan.
Starla terus berontak
" Lepaskan aku, lepaskan... dasar kau vampir tua mesum " teriaknya berkali kali, Anthony hanya tertawa sambil menuruni tangga menuju ruang makan. Para maid yang melihat hal tersebut tersenyum malu-malu, sudah begitu lama Senior mereka itu tak pernah tertawa dan bahagia seperti itu.
Sesampainya di ruang makan, Anthony lalu menurunkannya dan langsung memeluknya tak membiarkan Starla bergerak, diciumnya gemas bibir ranum tersebut. Bibir Starla bagai candu baginya. Starla diam saja ia tak mau membalas ciuman Anthony karena masih marah. Setelah puas baru dilepaskannya ciuman dan pelukannya.
" Makanlah , jangan cemberut begitu nanti cepat tua " olok Anthony. Starla tak bergeming, ia hanya duduk dan merengut tak mau menyentuh makanannya.
Anthony bangun lalu pindah duduk di sebelah Starla, dipotongkannya roti lalu menyuapinya
" Buka mulutmu!! " perintahnya
" Tidak " Starla membuang mukanya
" Buka mulutmu, atau aku akan membuka bajumu " ucap Anthony, tangannya sudah mulai membuka kancing baju Starla
Starla langsung menepis tangan Anthony dan membuka mulutnya, Anthony menyuapinya sampai habis sambil senyum-senyum melihat Starla yang merajuk
" Sekarang gantian, suapi aku!! " perintahnya lagi
Walaupun sambil merengut Starla menyuapi Anthony sampai habis, sementara itu di balik pintu beberapa maid mengintip sambil tersenyum melihat keduanya yang seperti abg sedang pacaran.
" Permisi Senior, ada telfon dari Tuan Denbe, katanya penting!! " kata salah satu bodyguard nya sambil menyerahkan hp nya
" Ya Denbe, ada apa? "
" Bagaimana bulan madumu Senior, indah bukan ha ha " gurau Denbe
" Apa kau sudah bosan hidup Denbe!! "
" Maaf Senior aku hanya bercanda, siang ini Pemilik Perusahann XX minta bertemu denganmu langsung untuk menandatangani kesepakatan kerjasama kita, ia menyediakan tempat di Hotel Haii. Apakah kau bisa? "
" Ok bisa, Itu saja? "
" Ada undangan dari Mentri Omar , anaknya akan menikah besok pagi. Anda diundang sebagai tamu kehormatan di acara pernikahan tersebut. Apakah Anda akan datang Senior? "
" Dimana acaranya? " tanya Anthony
" Di Ballromm Hotel Hilton "
" Baiklah Aku akan datang "
" Senior... bawalah Starla, jadi anda tak kesepian di sana ha ha " ucap Denbe sambil menutup telfonnya dengan cepat.
Anthony berfikir sambil mengamati Starla. Ia pun berdiri lalu menarik Starla ke ruang kerjanya
" Duduklah dengan tenang, temani aku bekerja " ucapnya lalu membuka laptopnya. Selama 3 jam Anthony larut dengan pekerjaannya sesekali ia menelfon.
Starla duduk di sofa dengan kesal. Dasar vampir mesum tingkat dewa seenaknya saja mengintipku, sudah begitu ngak minta maaf lagi. Aku harus hati-hati mulai sekarang, bagaimana ia bisa masuk padahal pintu sudah kukunci dengan benar.
Karena jenuh Starla mengambil sebuah buku di rak, dibacanya hingga tak lama ia pun tertidur.
" Akhirnya selesai " ucapnya, matanya mencari keberadaan Starla sambil menutup laptopnya. Dilihatnya Starla tertidur di sofa sambil memeluk sebuah buku. Anthony tersenyum melihatnya, di bukanya kaitan sofa tersebut lalu disorongnya berlahan, sofa tersebut menjadi sebuah kasur panjang.
Anthony berbaring di sebelah Starla, dipeluknya Starla sambil menciuminya pelan. Keduanya kembali terlena di alam mimpi.
🌶🌶🌶🌶🌶🌶
Beberapa jam kemudian....
Starla merasa badannya terayun-ayun dan pipinya terus menerus diciumi seseorang, ia pun berlahan membuka matanya. Dilihatnya ia sedang berada dalam Limosin yang sedang berjalan dan Anthony memangkunya.
Starla langsung bangun dan duduk di sebelah Anthony sambil merapikan rambutnya
"Apakah anda mengantarkan saya pulang? " tanyanya senang
" Tidak! "
" Lalu, kita mau kemana? "
" Rahasia "jawabnya sambil tersenyum
Starla kembali mengerucutkan bibirnya karena kesal, tak lama Limosin memasuki parkiran sebuah Mall besar nan mewah. Starla terdiam, ia tahu itu tempat orang-orang kaya menghabiskan uang mereka. Ia bahkan tak pernah berani untuk sekedar cuci mata di Mall tersebut.
" Pakailah topi dan kaca mata ini, selama di Mall jangan pernah kau lepas, mengerti " perintah Anthony sambil menyerahkan sebuah topi bundar besar dan sebuah kacamata hitam besar. Starla memakainya tanpa protes.
Anthony mengambil dompetnya dan menyerahkan kartu nya yang berwarna hitam pada Starla
" Ini pakailah berbelanja sepuasmu, Rita akan menemanimu. Aku ada urusan sebentar nanti aku menyusul " ucapnya
" Anda yakin nanti anda tidak akan menagihnya ? " tanya Starla penuh selidik
" Tidak untuk hari ini, anggaplah sebagai permintaan maafku padamu. Satu pesanku ambil saja barang yang kau sukai tak perlu melihat harganya, jangan membuatku malu " pesannya
" Nanti kalau uangnya tak cukup bagaimana? " tanyanya lagi dengan polosnya
" Ha ha Starla, bahkan jika kau habiskan semua barang di Mall ini, masih banyak uang tersisa di kartu ini " ucapnya lagi
" Sombong sekali " celetuknya
" Aku bukan sombong itu kenyataan, jangan lupa belilah hp baru jangan lagi kau pakai hp jadulmu itu " ucapnya sambil mencium pipi Starla
" Baiklah... aku akan menghabiskannya dengan cepat " jawabnya
Starla keluar dari mobil setelah supir membukakan pintu, dilihatnya seorang gadis berdiri menunggunya dengan beberapa orang lelaki . Melihat Starla gadis itu mendatanginya
" Selamat siang nona, saya Rita yang akan mengawal anda " sapanya sambil membungkukkan badannya
" Siang juga Rita, namaku Starla " sambil menyorongkan tangannya. Rita terkejut dengan keramahannya bergegas di sambutnya tangan Starla
" Mari nona kita masuk.! " ajaknya kemudian
Starlapun masuk ke Mall dan berkeliling, dilihatnya toko Sepatu wanita ia pun masuk.
Puas membeli Sepatu ia beralih ke toko hp, karena Anthony menyuruhnya menganti hp nya iapun menurutinya
" Rita menurutmu hp apa yang bagus ya, aku tidak terlalu mengerti merk hp. Bantu aku memilihnya ya " ucapnha
" Si Nona " jawabnya. Rita pun memilihkan beberapa hp keluaran terbaru
" Pilihlah nona, mana yang anda sukai "
Starla bingung, akhirnya dipilihnya sebuah hp yang paling tipis dan lebih kecil dari yang lain, dipikirnya itu pasti yang paling murah
" Anda memang pintar nona, itu adalah hp yang paling mahal! " ucap Rita
" Benarkah, kalo begitu tidak usah " ucapnya sambil mengembalikan hp tsb
" Mengapa nona, Senior malah akan marah jika anda mengambil hp murah, percayalah " ucap Rita
Tak terasa sudah lebih sejam mereka berkeliling, tak lama Starla dan Rita sampai di sebuah Butik yang menjual gaun pesta. Starla hanya melihat dari luar, tidak ada keinginannya untuk membeli gaun seperti itu, toh ia juga tak pernah pergi ke pesta pikirnya.
Tiba tiba tangannya di tarik oleh seseorang
" Ayo kita masuk " ucapnya sambil menarik tangan Starla
Sekian dulu, udah thor banyakin ya biar rada puas bacanya.
Ingat selalu untuk mendukung thor dengan like komen dan vote nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Mella Soplantila Tentua Mella
spa yg tarik starla yaaa...lanjut thor 😁😁😁
2022-08-27
1
Rafanda Cahya
llanjutt thorrr
2022-07-22
1
Retno Marsudi
laruttttttt
2021-07-29
0