Selesai makan Nana menyuruh Anna mengantarkan Starla berkeliling Mansion.
Sedangkan Nana berbincang dengan Miranda
" Miranda nanti pasti Denbe atau Senor akan mengajukan pertanyaan seputar Starla, persiapkan jawabannya jangan sampai mereka mengira Starla adalah penyusup, kau tau Senor sangat hati-hati dengan pendatang baru di Mansion ini " ucap Nana
" Ya Nana aku tau, aku sudah mempersiapkan Sertifikat Kelahiran Starla agar Senor percaya bahwa Starla adalah anakku " jawabnya
" Apakah Starla tetap mengerjakan tugasku Nana?, apa tidak sebaiknya ditukar saja dengan bagian dapur... biar Starla di dapur saja " pinta Miranda
" Ya sementara biar aku yang yang mengantikan tugasmu, nanti aku akan bertanya pada Senor apakah Ia tak keberatan jika Starla mengantikan tugasmu " jawab Nana
Sementara itu Anna mengajak Starla berkeliling mansion yang terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama terdiri dari 2 ruang tamu, 4 ruang makan, 2 dapur , kamar2 maid dan kolam renang disisi kanan bangunan
Lantai 2 terdiri dari perpustakaan , ruang tamu, ruang keluarga , ruang kerja Senor dan 3 Kamar tamu. Sedangkan lantai 3 lebih pribadi yaitu Kamar utama Senor, disebelahnya adalah Kamar Istri senor yang mempunyai pintu penghubung dalam.. ruang bersantai... taman... dan 2 Kamar pelayan pribadi.
Jelas Anna panjang lebar
" Biasanya kamar pelayan di lantai 3 ini diisi oleh mamamu dan Nana " ucap Anna
" Jadi mamaku tugasnya sebagai pelayan pribadi Senor? " tanya Starla
" Ya begitulah.... maka jika kau mengantikan tugasmu mamamu... bersiap2 lah akan bertemu senor setiap hari , oh beruntungnya dirimu Starla " ujar Anna
" Ah tidak Anna, aku tak tertarik menjadi pelayan pribadi Senor... aku akan bertukar tempat saja dengan yang lain " ucap Starla
" Ya sudah nanti bilang saja dengan Nana, ayo kita kembali ke bawah " ajak Anna
Mereka pun kembali ke bawah untuk menemui Nana.
Starla dan Anna kembali ke dapur, disana Miranda masih berbincang-bincang dengan Nana.
" Bagaimana Starla kau sudah berkeliling ? " tanya Nana
" Sudah Nana sampai ke lantai 3...luas sekali Mansion ini " jawabnya kagum
" Apakah kau sudah tau tugas mamamu disini? "
" Sudah Nana, tapi bisakah aku mengerjakan tugas yang lain saja ?" tanya starla
" Ya.. mamamu juga inginnya seperti itu. Baiklah kalau begitu kau mengantikan tugas Maria, biar Maria yang mengantikan tugas mamamu " jelas Nana
" Mengapa tidak aku saja yang mengantikan tugas Miranda ? " usul Anna
" Kau kan tau Anna... Senor tidak suka pelayan pribadinya itu berumur lebih muda darinya " jawab Nana
" Mengapa? " bersamaan Starla dan Anna bertanya
Nana hanya mengangkat bahunya...
" Hanya Senor dan Tuhan yang tau " jawabnya santai
" Maria... Maria.. " teriak Nana
seorang maid berusia 40 tahunan datang sambil berlari2 kecil
" Ya Nana, ada apa? " tanyanya
" Maria selama Starla di sini, ia akan mengantikan tugasmu dan kau mengantikan tugas Miranda. Jadi sekarang kau ajarkan semua tugasmu pada Starla ..mengerti!! " perintah Nana
" Apa.... tidak Nana aku tak berani menjadi pelayan pribadi Senor " jawabnya gugup
" Tidak ada bantahan Maria, cepat atau lambat kau pasti akan menempati posisi itu" tolak nana
Maria hanya tertunduk lesu...
" Ayo Starla... aku beritahukan tugas-tugas mu " ucapnya sambil menarik tangan Starla
Maria mengajak Starla kembali ruang makan pribadi Senior
" Tugasmu biasanya kalau pagi adalah membersihkan semua ruang makan kecuali ruang makan para pria, pertama menyapu lantai lalu mengepelnya kemudian menyiapkan untuk Senor sarapan, kau tinggal membawanya dari dapur ke sini karena sudah ada yang bertugas memasak " ucap Maria
" Ok.. aku paham " sahut Starla
" Ingat selalu... jangan sampai badanmu bau, karena Senor akan marah. Ia paling tak suka jika ada maid yang bau badannya " lanjutnya lagi
" Jika senor sudah selesai makan, maka tugasmu selanjutnya adalah ke bagian laundry dan membantu maid disana..itu saja " ujar Maria
" Ok... pekerjaan yang mudah " ucap Starla senang
🌷🌷 Keesokan harinya 🌷🌷
Bunyi alarm membuat Starla terbangun, jam menunjukkan pukul 05.00 dimatikannya alarmnya... berlahan Ia bangun dan keluar dari kamar tempat ia dan mamanya tidur.
Sambil mengikat rambutnya Starla menuju ke ruang makan, selama 1 jam Ia bergelut di 3 ruang makan tersebut.
" Ah akhirnya selesai... sekarang aku mau olahraga raga dulu " ucapnya sambil menganti sendal jepitnya dengan sepatu.
Starla mulai berlari-lari kecil sambil mengelilingi Mansion, sesekali ia bertemu dengan maid yang sedang membersihkan halaman samping taman-taman di Mansion. Setelah setengah jam Starla pun berhenti dan mandi karena jam 7.30 Senor akan sarapan.
Miranda membantu Starla memakai seragam maid nya, karena tubuhnya yang lumayan tinggi dan padat berisi, seragam yang dikenakannya malah terkesan sexy.
Berkali-kali Starla menurunkan rok nya tetap saja pahanya yang putih mulus terekpos
" Mengapa rok maid ini pendek sekali ma? aku malu.. " ucap Starla
" Bukan rok nya yang pendek kau saja yang terlalu tinggi sayang, sudah duduk sini mama akan menggelung rambutmu... perhatikan baik2 caranya jadi besok kau bisa menggelungnya sendiri " ucap Miranda sambil menyisir rambut Starla
Starla sudah selesai dengan seragamnya lalu berjalan menuju dapur, dilihatnya ada 2 sarapan yang tersedia
" Mia mengapa ada 2 sarapan? untuk siapa satunya? " tanyanya
" Oh itu.. Tuan Denbe akan sarapan disini, kau akan bertemu 2 pria tampan pagi ini Starla " jawab Mia sambil mengedipkan matanya
Starla tertawa kecil melihat tingkah Mia. Dibawanya kedua makanan itu menuju ruang makan pribadi, tanpa beban Starla bernyanyi-nyanyi kecil sepanjang perjalanannya. Di letakkannya sarapan tersebut di meja.. lalu Ia kembali lagi ke dapur untuk mengambil minum
Sekembalinya dari dapur Starla terkejut karena Senor dan Denbe sudah duduk di ruang makan sambil bercakap-cakap
" Permisi... " ucap Starla sambil meletakkan kopi untuk Senor dan teh untuk Denbe.
Denbe dan Senior memperhatikan dengan seksama Starla, Starla yang tidak tau cuek saja sambil mengambil topless gula .
Hemm memang cantik seperti yang dikatakan Denbe, tubuhnya sangat proporsional kulitnya putih dan bersih sekali komentar Anthony dalam hati tentunya
Starla mengambil 2 gula batu dari topless lalu di masukkannya ke gelas Senor Ia sudah tau kebiasaan Senor karena sudah diberitahu Maria
" Tuan Denbe anda memakai gulanya berapa? " tanyanya sopan pada Denbe
" Terserahmu saja cantik " jawabnya
Starla memasukkan 1 butir gulanya di teh Denbe lalu mengaduknya
" Mengapa kau masukkannya 1 butir saja? " tanya Denbe
" Roti bakar anda sudah manis Tuan, tidak baik jika tehnya juga manis " jawabnya santai
Denbe meminum tehnya
" Mengapa tehnya terasa manis sekali Starla" tanyanya lagi
" Benarkah? padahal hanya 1 gulanya " jawab Starla bingung
" Itu karena aku meminumnya sambil memandangmu ha ha ha " candanya Denbe yang membuat pipi Starla langsung memerah
Uhuk-uhuk ...Anthony yang sedang mengunyah rotinya pun terbatuk mendengarnya
" Dasar kau buaya tua... " ucapnya marah
Starla mengambilkan tissu untuk Senior karena bajunya agak sedikit kotor
" Ini Senior " ucapnya menyerahkan tissu sambil menunduk
" Untuk apa tissu itu? " bentaknya
" Maaf Senior... baju anda kotor " jawabnya masih menunduk
" Bersihkan " perintahnya
Starla terdiam... ia tak berani bergerak, di ingatnya Anna mengatakan Senor tak suka di sentuh wanita
" Mengapa kau diam saja Starla? turuti perintah Senor " suara Denbe mengagetkannya
Wah gimana ya... apakah ada bibit-bibit cinta setelah ini..... tunggu up berikutnya
Jangan lupa selalu ngelike komen dan votee bila kau suka
Visual Senor Anthony Montenegro
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
rika mayanti
visual ny kok ngalahin Sean o brown ya..maaf ya Sean,,aku pindah ke senor Anthony
2022-09-27
1
Rafanda Cahya
nyimakk dlu y thorr🤭🤭
2022-07-21
1
Etha Anggraini
cukup satu kata .....wooowwwww
2021-10-27
0