Akhirnya Starla mendekati Anthony sambil membawa tissu di tangannya, anggap saja pasien ucapnya dalam hati.
Starla agak menunduk untuk membersihkan baju Anthony, Anthony memperhatikan wajah Starla dari dekat.....cantik...
" Starla... " panggil Dembe
Starla otomatis menenggok ke arah denbe
" Ya Tuan.. " sahutnya
" Apa benar kau anak kandung Miranda, mengapa kalian sangat berbeda? " tanyanya
" Lebih baik Tuan bertanya saja pada mama " jawab Starla pelan
Starla yang berbicara pada Denbe tidak menyadari posisinya malah memudahkan Anthony melihat ke arah dadanya...padat berisi...
Starla kembali membersihkan baju Anthony tanpa melihat ke wajah Anthony yang memerah karena ketahuan Denbe memperhatikan dada Starla
" Mantap bukan " ucap Denbe sambil memainkan matanya nya pada Anthony
" Sudah selesai " ucap Starla sambil menjauh dan berdiri di samping meja kembali. Ia berdiri sambil menarik-narik ujung roknya
" Kenapa dengan rokmu? " tanya Denbe
" Tidak... tidak apa-apa Tuan... hanya terlalu pendek " ucapnya tertunduk
" Malah lebih baik Starla... kau terlihat semakin sexy " ucap Denbe blak-blakan
Starla hanya menunduk... antara malu dan marah karena dibilang sexy
" Permisi Senor... Tuan Denbe " sapa Nana yang masuk bersama Miranda
" Maaf menganggu sarapan anda.. ini Miranda membawa surat kelahiran Starla sebagai bukti kalau Starla adalah anaknya " ucap Nana
Miranda menyerahkan selembar kertas pada Denbe, Denbe membacanya dengan seksama
" Baiklah Miranda... ini ambillah kembali " ucapnya sambil mengembalikan kertas tsb
" Selama ini tinggal dimana anakmu Miranda, mengapa tak pernah ke sini sebelumnya ?" tanya Denbe
" Starla tinggal di asrama Akper nya Tuan, sudah 2,5 tahun... tinggal 6 bulan lagi dia akan lulus dan menjadi perawat " jawab Miranda
" Baiklah...Starla semoga kau betah disini, kalau kau libur Ingin jalan-jalan hubungi saja aku akan mengantarmu dengan senang hati " ucap Denbe.
" Terimakasih Tuan.. " sahut Starla dan Miranda
Anthony dan Denbe berangkat bersama, diperjalanan
" Bagaimana Senor? "
" Apanya yang bagaimana? "
" Itu... Starla.... cantik bukan ha ha, bukan kah gadis seperti Starla adalah typemu ?"
" Ya... dia masuk kategori... tapi terlalu muda "
" Terlalu muda dari mana? semakin muda semakin baik..umur segitu sedang subur2nya " bantah Denbe
Anthony menarik nafas panjang
" Sudah lupakanlah saja pemikiranmu itu Denbe, urusi saja perjanjian jual beli senjata kita dengan pihak Spanyol " ucapnya dingin
Denbe hanya bisa mengangkat bahunya...
" Jangan menyesal kalau sudah di sambar orang lain " ucapnya sambil melirik ke arah Anthony
Tut... tut... tut... Hp Antony berbunyi
" Hallo "
" Hallo Anthony apa khabar? "
" Baik.. bagaimana denganmu Max? "
" Aku juga baik...apakah kau ada di Meksiko ?"
" Ya... Kenapa? "
" Bolehkah aku menginap di Mansionmu? aku ada seminar 2 hari " izinnya
" Tentu saja... datanglah " jawab Anthony
" Siapa " tanya Denbe
" dr Max.. sepupuku " sahut Anthony
" Oh..sepupumu yang punya Rumah Sakit itu " " hemmm " Sahut Anthony seadanya... otaknya ternyata sedang memikirkan Starla, gadis yang cantik tapi masih terlalu belia untukku desahnya dalam hati
Malam harinya dr Max sampai di Mansion Anthony.. ia di sambut Nana yang memang sudah mengenalnya sejak kecil
" Oh Max.. kau tumbuh menjadi pria yang sangat tampan, apakah kau sudah menikah? " tanya Nana
" Belum Nana... lagi pula umurku baru menginjak 30...masih muda ha ha " jawabnya
" Apakah kau sudah makan Max? "
" Sudah Nana.. kau tak perlu repot2, aku langsung istirahat saja.. apakah Anthony sudah pulang? "
" Belum.. baiklah naiklah ke kamar biasa.. apa perlu ku antar? " ucap Nana
" Tak usah Nana.. aku bisa sendiri, selamat malam Nana " ucap Max
" Malam juga Max.. mimpi indah ya "
🍇🍇 Ke esokan harinya 🍇🍇
Starla memulai paginya seperti biasa, kini Ia sedang jogging bersama sang mama. Walaupun Miranda hanya berjalan saja... mereka tertawa bahagia, sudah lama mereka tak menghabiskan waktu bersama.
Selesai mandi.. bergegas Starla berlari ke dapur, karena terlalu asik jogging bersama mama.. Ia sampai lupa waktu
" Hos.. hos.. maaf aku terlambat Mia " sapanya begitu sampai
" Oh Starla cepatlah kau bawa sarapan ini.. mereka sudah menunggu! " ucap Mia
Starla melihat ada 3 sarapan pagi ini
" Apakah ada tamu lagi Mia? "
" Ya.. sepupu Senor datang tadi malam, sudah cepat antar "
Dengan gesit Starla membawa sarapan ke ruang makan, sebelah kirinya membawa 2 piring sedangkan yang kanan membawa 1 piring
Sesampainya di ruang makan sudah duduk 3 orang pria yang sedang berbincang-bincang
" Permisi... maaf terlambat.. " ucapnya sopan sambil meletakkan piring di meja masing-masing. Ketiganya hanya memperhatikan Starla tanpa suara
Starla kembali ke dapur dan membawa baki yang berisi minuman untuk ketiganya
Ia meletakkan kopi untuk Senior Anthony, teh untuk Denbe dan susu hangat untuk yg seorang lagi
" Silahkan.. " ucapnya sambil kembali berdiri di posnya sambil menunduk
Ketiganya mulai sarapan
" Bukankan kau Starla ? " tiba-tiba Max bertanya, Starla pun mengangkat kepalanya dan menatap Max
" Ya Tuan... apa ada mengenal saya? " tanyanya bingung
" Tentu saja... aku menjadi dosen tamu disekolahmu bulan lalu, apa kau lupa? " jawabnya
" Oh anda dr Max.. maaf anda tampak berbeda dengan pakaian ini " sahutnya sopan lalu kembali menunduk
" Apakah kau bekerja di sini? " tanya Max lagi
" Tidak Tuan, saya hanya mengantikan mama selama liburan karena mama kurang enak badan " jawabnya lagi
" Oh begitu, bukankah sebentar lagi kau akan magang ? sudah dapat tempat ?" tanyanya lagi
" Ya 2 bulan lagi Tuan, saya belum sempat mencari tempat magang Tuan " jawabnya lagi
Max berdiri mengambil dompetnya, di ambilnya sebuah kartu nama
" Ini kartu namaku, nanti kau ke Rumah Sakit ku saja, aku memerlukan 2 tenaga magang tambahan " ucapnya
Starla mendekat dan mengambil kartu dari tangan Max, lalu membacanya.. Ia senang sekali
" Terimakasih tuan.. anda baik sekali, bolehkah saya magang berdua dengan teman saya Sisi? " tanyanya senang
" Tentu saja cantik... "ucapnya lagi
" Yey..... terimakasih Tuan... "
Starla meloncat-loncat kecil karena kesenangan, tiba-tiba gelungan rambutnya terlepas , rambut panjangnya yang bergelombang pun terurai
Ketiga pria tersebut terpana melihat rambut indah Starla
" W o w... indah sekali rambutmu Starla " ucap Denbe
Starla yang tersadar langsung memegangi rambutnya...OMG celaka 12 bagaimana kok bisa rambutku lepas begini... aduh mata Senior melotot lagi... pasti ia marah dengan keteledoranku... ucapnya ketakutan
" Maaf.. saya kebelakang dulu, memperbaiki rambut saya " ucap Starla sambil menunduk sopan
" Perbaiki di sini saja!! " bentak Anthony
" Baik Senor " ucap Starla sambil mundur ke posnya lagi, di perbaikinya gelungan rambutnya dengan bantuan kedua tangannya. Setelah selesai Ia melepas kedua tangannya, lalu.... blas.... rambutnya terurai kembali
Starla mengulangnya lagi, sedangkan ketiganya tidak ada yang sarapan... asik memandangi Starla yang sibuk dengan gelungan rambutnya, tak ada yang mengedipkan mata melihat gadis cantik dan sexy didepannya
Starla tak menyadari posisi tangannya yang naik memperbaiki rambutnya membuat pahanya yang putih mulus semakin terekpos, belum lagi pinggang ramping dan *********** semakin terbentuk
Anthony dan Max sampai menelan salifanya berkali-kali, sedangkan Denbe malah memperhatikan Max dan Anthony, ia mengelengkan kepalanya... Starla kau ini memang kelewat polos atau pura-pura polos sih... ngak liat apa 2 buaya di depanmu ini siap menerkam... ucap nya dalam hati
Akhirnya Starla menyerah... Ia hanya menguncir ekor kuda rambutnya dengan karet.
" Maaf Senor, saya belum bisa menggelungnya "ucapnya tertunduk takut
Denbe dan Max tersenyum geli melihat ketakutan Starla, sedangkan Anthony melipat kedua tangannya di atas perutnya
" Pagi-pagi begini kau sudah membuat 2 kesalahan, pertama terlambat... kedua masalah rambutmu, kira-kira hukuman apa yang pantas untukmu " ucapnya sambil meletakkan pistolnya di meja makan.
Mata Starla langsung membulat.. . melihat pistol yang diletakkan Anthony di atas meja makan, oh Tuhan... apakah Senor akan menembakku karena kesalahanku.... wajah Starla langsung pucat seputih kertas...
Kau semakin mengemaskan jika ketakutan seperti itu.. ucap Anthony dalam hati
Starla pun otomatis mengangkat kedua tangannya
" Jangan bunuh saya Senor.... " ucapnya bergetar
Waduh masa beberapa ep... Starla dah mati.... 😁😁😁 tunggu nasip Starla di eps berikutnya ya
Jangan lupa like komen dan vote nya ya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Kenzi Kenzi
calon rival y
2023-05-02
0
Mella Soplantila Tentua Mella
gue suka ceritanya 😁😁😁
2022-08-27
1
Rafanda Cahya
😂😂😂😂
2022-07-21
1