" Se... senor....? " ucapnya kaget
Anthony meletakkan senjatanya di meja, begitu juga dengan topi dan kacamatanya.
" Buatkan aku air es! " perintahnya
" Baik Senor " jawabnya
Starla langsung membuka lemari es dan menuangkannya di gelas lalu memberikannya pada Anthony, Anthony meminumnya sampai habis
" Starla kau sekolah perawat bukan? " tanyanya
" Si Senor "
" kalau begitu ambil kotak obat, tolong obati luka-lukaku " perintahnya lagi
Starla beranjak ke ruang penyimpanan dan mengambil kotak obat lalu membawanya kembali ke dapur
" Mana yang luka Senor? " tanyanya
" Bantu aku membuka jaket dan bajuku, kau cek sendiri " jawabnya
Starla membantu Anthony melepas jaketnya, ia kaget baju Anthony sudah penuh dengan darah
" Oh Senor... anda banyak berdarah... " ucapnya, lalu starla membuka kancing baju Anthony
" Maaf Senor.... " izinnya
" Hemmm" sahutnya
Anthony memperhatikan Starla yang menunduk di depannya, sexy sekali dia malam ini.... ia pun menarik nafasnya berusaha menbuang pikiran kotor yang mengodanya
Baju Anthony sudah terbuka, Starla memperhati kan ada 3 luka di tubuh Anthony dan 1 luka di lengannya, ia mengambil baskom tanggung dan membuat air hangat. Di bukanya lemari di atas kepalanya mencari handuk bersih lalu di bawanya ke hadapan Anthony.
Sebelum memulai Starla mengikat cepol rambutnya agar tak menganggu memperlihatkan lehernya yang jenjang, membuat Anthony menelan salifanya berkali-kali. Ia bahkan memejamkan matanya agar tak terlalu melihat keindahan tubuh gadis di depannya.
Dengan telaten Starla membersihkan tubuh Anthony dari bekas darah yang menempel
" Maaf Senor mengapa anda bisa berdarah seperti ini " tanyanya sopan
" Resiko pekerjaan, sudah biasa... " sahutnya
Starla memperhatikan memang ada beberapa bekas luka di tubuh Anthony. Kekar sekali tubuh Senior bentuk perutnya juga sispack belum lagi bulu-bulu halus yang tumbuh di dada dan bawah pusatnya.. hemm so sexy... Starla agak tergoda melihatnya tapi segera dihapusnya pikiran itu.... sadar diri Starla kau itu anak seorang maid... rutuknya
Selesai membersihkan badan Anthony, Starla mengambil alkohol lalu menumpahnya di kapas... di balurkannya pada luka bagian punggung Anthony, lalu diberinya obat luka setelah itu di tutup dengan perban tempel.
Starla menarik kursi, diletakkanya di depan Anthony.. lalu ia duduk dan mengulang pengobatan pada bagian dada Anthony. Selama Starla mengobatinya mata Anthony tak berhenti menatap badan Starla yang begitu putih bersih, baju yang dikenakan starla begitu minim membuat dada Anthony berdetak cepat, apalagi Starla tak memakai bra
Sesekali Anthony membuang pandangannya ke arah lain, untuk mengontrol dirinya. Sedangkan Starla cuek saja karena ia hanya konsen pada luka di depannya. Ia hanya merasa Anthony adalah pasien tak ada rasa lebih.
Kini Starla bergeser pada luka di bahu Anthony...
" Apakah ini luka karena peluru Senor? " tanyanya
" Ya... kenapa kau takut? " tanyanya balik
" Tidak Senor, hanya saja baru pertama kali saya melihat nya.. Sebaiknya luka ini dijahit... tapi disini tidak ada obat bius " jawab Starla
" Jahit saja... tak usah dibius ...siram dengan wine saja " ucapnya
" Anda yakin Senor? " tanyanya lagi
" Sudah tidak usah cerewet... kerjakan saja! " perintahnya
Starla menyiapkan benang ... lalu mulai menjahit luka Anthony, karena merasa kesakitan Anthony meminum wine yang ada didepannya. Starla menjauhkan wine tersebut...
" Jangan terlalu banyak meminumnya Senor.. tidak baik " ucapnya lalu mulai menjahit lukanya lagi
" Ah... shiitt... shittt... umpat Anthony karena merasa kesakitan, tak terasa tangannya meremas paha Starla.... Starla diam saja walau merasa sakit bercampur geli pada pahanya.
" Sudah selesai..... " ucap Starla, lalu menutup lagi luka Anthony dengan perban tempel
" Tinggal satu lagi Senor... apa anda ingin minum dulu? " tanya Starla
" Boleh....."
Starla mengambilkan lagi air dingin dan Anthony kembali menghabiskannya.
Starla kembali duduk di hadapan Anthony, diambilnya tangan kiri Anthony yang terluka dan diletakkanya di atas pahanya, dengan telaten ia mulai mengobati tangan Anthony. Tanpa disadari Starla... Anthony sudah merasa gelisah... libidonya mulai naik karena terlalu lama berinteraksi dengan Starla... nafasnya sudah mulai memburu
" Sudah... selesai " ucap Starla mengagetkan Anthony. Starla merapikan kotak obat dan membuang semua sampahnya lalu Starla berdiri hendak meninggalkan Anthony.
Anthony sudah tak tahan ditariknya tangan Starla, hingga Starla pun terjatuh di pangkuannya.
Starla kaget bukan main, Anthony memegang pinggang Starla dengan kedua tangannya hingga ia tak bisa bergerak
" Mengapa kau berpakaian sangat seksi Starla... kau ingin mengodaku? " ucap Anthony pelan sambil menatap Starla
" No Senor... memang baju tidur saya seperti ini, saya tidak ada niat mengoda siapapun " ucapnya menunduk malu
" apakah kau benar-benar tak punya pacar? "
Starla mengangguk kan kepalanya
" kalau begitu sah-sah saja jika aku melakukannya " ucap Anthony lagi
" Melakukan apa Se.... " belum selesai pertanyaan Starla, Anthony sudah mencium bibir Starla yang sedikit terbuka, di lumatnya pelan bibir ranum itu. Starla terdiam karena sangat kaget, matanya melotot ia berusaha berontak tapi tangan Anthony malah naik ke lehernya dan menekan ciuman mereka sehingga lebih dalam.
Anthony terus melahap bibir Starla, Starla terengah-engah nafasnya mau habis... tak lama Anthony melepaskan ciumannya
" Ini ciuman pertamamu? " tanyanya
" Si Senor " jawabnya malu
Anthony tersenyum mendengarnya....
" Baiklah Starla sebagai rasa terimakasihku padamu... aku akan mengajarimu cara berciuman... " ucapnya lagi
" No Senor aku tak...... " tanpa memperdulikan ucapan Starla, ciuman panas kembali dilakukan Anthony...
" Balas ciumanku starla... " ucapnya disela-sela ciumannya
Starla mulai terhanyut.. dipejamkannya matanya..... Ya Tuhan apa ini... mengapa aku menyukainya... mengapa dadaku serasa mau pecah dan perutku terasa diaduk-aduk... berbagai pertanyaan berseliweran di kepalanya
Tiba-tiba Anthony mengangkatnya dan merebahkannya di meja , Starla tak bisa bergerak... Anthony mengungkungnya dan menindih separo badannya
Di ulangnya lagi ciumannya pada bibir Starla,
Anthony menciumi leher Starla... meninggalkan banyak kissmark di leher Starla.. setelah puas ciumannya turun ke area dada. 😅😅
Tangan Anthony kembali beraksi,
" Hentikan... Senor... please..ah.. ah.. " ucap Starla terengah-engah
" Aku ingin berhenti Starla... tapi tak bisa... ah.. kau terlalu nikmat " jawabnya kembali ia mencumbu Starla
Tangan Starla meraba-raba barang di sekitarnya... apa yg bisa dijadikan alat, tiba-tiba tangannya memegang sesuatu... apa ini... dilihatnya ternyata tangannya memegang pistol....
Langsung dilepaskannya pistol tersebut, aku bukan pembunuh... ucapnya dalam hati. Kembali ia meraba-raba dan tangannya memegang benda tumpul agak berat... dilihatnya... teko..ah ini bisa
Starla mengayunkan teko tersebut ke kening Anthony yang sedang asik mencumbunya
" Dug.... " bunyi hantamannya
Anthony otomatis berhenti dan memegang keningnya yang sedikit berdarah....
" Apa apaan kau Starla? " ucapnya marah
Starla langsung mendorong sekuat tenaga tubuh Anthony lalu turun dari meja
" Maaf Senor.. " ucapnya cepat dan langsung ambil langkah seribu meninggalkan Anthony yang kesakitan di dapur
Anthony kembali terduduk di kursi
" Apa yang telah kulakukan... mengapa aku bisa bergairah pada gadis itu ?" tanyanya pada diri sendiri, sambil memegangi keningnya yang terasa nyut-nyutan, akhirnya Anthoni naik ke kamarnya dan beristirahat
Sementara Starla berlari ke kamarnya... dan mengurung diri di toilet.... nafasnya memburu. Dicucinya wajah dan tangannya, ia kaget bukan main melihat ke arah cermin. Leher dan dadanya penuh dengan kiss mark... OMG.... dasar vampir tua... ucapnya marah .
" Aku harus segera pergi dari Mansion ini.. jika tidak... bahaya " ucapnya bergetar
Hadehhh panassss..... 😅😅😅
See you gues next eps
Jangan lupa like komen dan vote
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
As Ngadah
kerumah ku aja Starla, aman😃😃😃
2024-10-14
0
Ipeh Cantik
begitulah
2023-02-21
0
Sri Astuti
seremmmm
2022-10-25
0