Denbe menyetir sambil senyum-senyum sendiri, Anthony yang melihatnya pun menjadi heran
" Mengapa kau senyum-senyum sendiri Denbe? "
" Tidak Senor... aku hanya teringat akan gadis tadi... Starla " jawabnya
" Memangnya ada apa dengannya? "
" Tidakkah Senor melihat wajahnya sangat cantik dan bodynya.... seperti gitar Spanyol belum lagi kulitnya seputih susu, apa benar Ia anaknya Miranda... tidak mirip
sama sekali " ucapnya panjang lebar
Anthony hanya menarik nafas
" Entahlah Denbe aku tak memperhatikan wajahnya tadi, nanti kau urus saja jangan sampai ada penyusup di Mansion ku " ucapnya dingin.
Ya Anthony sangat hati-hati dengan penyusup, jika ada penyusup tertangkap di Mansionnya jangan harap akan keluar hidup-hidup dari situ. Hal itu dikarenakan istrinya dulu meninggal di racun oleh penyusup yang menyamar menjadi maid, padahal istrinya sedang mengandung.
Ia sangat patah hati kehilangan istri dan calon anaknya hingga saat ini sudah 3 tahun berlalu tak ada satu wanitapun yang bisa mendekatinya.
Padahal begitu banyak wanita yang menginginkannya walaupun hanya sekedar sebagai penghangat ranjang sang Senor, namun ia tak tertarik
Denbe sendiri yang sudah mengabdi semenjak Anthony masih remaja hingga saat ini sudah angkat tangan, sudah seringkali Ia mengenalkan wanita-wanita cantik tapi tak ada yang mengena di hati Anthony .
Sebenarnya Denbe bukan lah supir Anthony, Ia adalah tangan kanannya namun baik Anthony maupun Denbe sama-sama tak menyukai memakai supir, alhasil kemana-mana Denbe lah yang membawa mobil.
Sementara itu di Mansion
Setelah kepergian Anthony, Starla bertemu dengan seorang wanita gemuk berusia 50 an. " Permisi nyonya " sapanya
" Siapa kamu nak, ada perlu apa? "
" Saya Starla, saya mencari mama saya namanya Miranda " jawabnya
Wanita itu nampak terkejut, alisnya sampai mengkerut sambil melihat ke arah Starla
" Kau anaknya Miranda? anak kandung atau anak angkat? " tanyanya kemudian
" Tentu saja anak kandung Nyonya ha... ha " jawab Starla geli
" Siapa yang menyuruhmu tertawa hah! " bentaknya
" Maaf... " cicit Starla
" Ada keperluan apa kau mencari Miranda? "
" Saya akan mengantikan pekerjaan mama selama saya libur Nyonya, karena mama kurang enak badan " jelas Starla
" Oh begitu... baiklah, Annaaaa? " teriaknya
datanglah seorang maid yang bernama Anna
" Ada apa Nana? " tanyannya
" Bawa gadis ini menemui Miranda!! " perintahnya
" Baik Nana... mari nona " ajaknya ramah
" Kenalkan namaku Anna, umurku 30 tahun" sapanya
" Starla.... 20 tahun " jawabnya ramah
Starla mengikuti Anna memasuki Mansion, belok ke kanan ke kiri sampai akhirnya tiba di sebuah ruangan dengan kamar yang berjejer rapi
" Itu kamar Miranda no 2 dari ujung, silahkan " ucapnya sambil meninggalkan Starla karena harus kembali bekerja
" Terimakasih kak! " teriak Starla
Starla menuju kamar yang dituju, dibukanya kamar tersebut dilihatnya mamanya sedang terbaring di ranjangnya...Starla berlari sambil melemparkan tas nya ke sembarang arah
" Mama... mama Starla datang " ucapnya pelan, dipeluknya mamanya dengan erat. Miranda bangun mendengar suara anak sematawayangnya
" Starla kaukah itu? akhirnya kau datang.. mama rindu sekali padamu " ucap Miranda. Dipeluknya erat Starla... keduanya menangis melepaskan rindu masing-masing sudah setahun lebih mereka tak bertemu.
" Mama sakit apa ma ?" tanya Starla
" Mama hanya sakit batuk, namanya juga sudah tua.. ha ha " jawabnya santai
" Kalau hanya batuk mengapa mama sampai berbaring begini, mama pasti bohongkan " cecar Starla
" Sungguh nak, mama tidak apa-apa mama tidur karena hari ini memang hari libur mama, jadi mama tidak bekerja sayang " ucapnya sambil mengelus rambut gelombang Starla
" Sebenarnya mama sangat rindu padamu nak, itulah mengapa mama ingin kau menghabiskan waktu liburmu bersama mama disini, kau tidak marah kan sayang " ucap Miranda
Starla mengelengkan kepalanya
" Tentu tidak ma, aku senang menghabiskan liburan ini dengan mama " ucapnya bahagia
" Ma... 6 bulan lagi Starla akan lulus, Starla akan mulai bekerja di Rumah Sakit. Jika Starla sudah bekerja... mama tidak usah lagi bekerja disini " ucapnya sambil menciumi kepala Miranda
" Mama suka bekerja disini sayang.." jawabnya
" Pokoknya kalau Starla sudah bekerja, mama harus istirahat titik... " ucapnya marah
" Baiklah sayang... ha ha ha... anak mama sudah besar rupanya " ucap Miranda bangga.
Hilang rasanya lelah bekerja puluhan tahun melihat anak gadisnya telah tumbuh dewasa dan menjadi anak yang baik dan berbakti.
" Ma maafkan Starla selama ini selalu menyusahkanmu mama..." ucapnya sambil merebahkan kepalanya di pangkuan mamanya
" Sayang... mama melakukan ini semua dengan iklas, tak tebersit sama sekali kalau kau menyusahkan mama.... mama melakukan semua hanya untukmu. Kau harus punya pendidikan lebih baik dari mama, agar hidupmu juga lebih baik... tidak menjadi maid seperti mama seumur hidup " ucap Miranda panjang lebaran, dibelainya rambut gelombang Anaknya yang begitu indah
Tok... tok... tok...
" Miranda... kau dan Starla di panggil Nana ke dapur, kita makan siang bersama " panggil Anna
" Baik Anna.. kami akan datang " Sahut Miranda
Miranda menganti pakaiannya lalu mengajak Starla kembali ruang makan belakang.
" Ruang makan dirumah ini ada 4 sayang, 2 di belakang khusus untuk maid wanita dan maid pria.. kita tak boleh makan bersama dengan para pria. lalu ada ruang makan khusus hanya 6 bangku, biasanya Senor lebih suka makan di ruang ini. Sedangkan ruang makan utama hanya dipakai jika menjamu tamu saja karena bangkunya sangat banyak 20 buah " ucap Miranda panjang lebaran sambil berjalan menuju ruangan makan
Starla hanya mangut-mangut sepanjang perjalanan. Tak lama sampailah mereka di ruang makan, sudah tampak 7 orang maid duduk sambil bercanda ria
" Siang semua " sapa Miranda
" Siang Miranda... apakah gadis ini anak yang kau ceritakan? " tanya temannya
" Ya, perkenalkan ini Starla anakku satu-satunya, dia sekarang sekolah di Akper...6 bulan lagi lulus " ucap Miranda dengan bangga
" Hai Starla... " ucap para maid ramah
" Kemari Starla duduklah di sebelahku" panggil Nana
" Kenalkan aku adalah kepala pelayan dirumah ini, nama asliku adalah Margareta tapi karena aku yang paling tua disini semua harus memanggilku Nana " ucap Nana sambil mengelus rambut Starla
" Hai Nana... " ucap Starla sambil tersenyum manis
" Miranda apakah Starla ini benar-benar anakmu? mengapa kalian tak ada mirip-miripnya? " akhirnya terlontar pertanyaan yg sejak tadi ingin ditanyakannya
Miranda menarik nafas panjang
" Kau mungkin orang yang ke 1000 yang bertanya seperti itu Nana, Starla memang 90 % mirip ayahnya padahal aku yang mengandung dan melahirkannya " jawab Miranda
" Tidak ma aku tak mirip siapapun.. aku hanya mirip mama " jawab Starla marah
" Tapi memang kau dan mamamu ini bagaikan langit dan bumi sayang, itulah mengapa kukirakan kau itu anak angkat " ucap Nana ngotot
" Iya Starla lihatlah kulit kalian saja berbeda warna, rambut bahkan mata kalian berbeda warna..hanya bibir kalian saja yang mirip " tambah Anna
Starla semakin kesal mendengarnya, ia memang paling tidak suka jika orang sudah mengatakan Ia mirip papanya.. Karena Ia sangat membenci papanya, bahkan tak pernah bertemu papanya tersebut
" Sudah... sudah ayo kita makan saja, tidak usah dibahas " ucap Miranda sambil memainkan matanya ke arah Nana dan Anna
Jangan lupa like komen dan voteeee yang banyak ya guys
Beautiful Starla
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Prolice Sadarita
woow cantiik sekali
2023-01-04
0
mbaRos
👍👍👍👍👍
2021-12-07
1
Putri Rizky
emang beautiful...bgt....pantesan d kira anak angkat, wkwkw...
berarti mamanya g beautiful dong kak....
2021-11-04
1