Belum ada yang kasih votee nya nih.... ditunggu sista biar thor tambah semangat ya... 😍😍
Anthony menarik tangan Starla dan menyuruhnya masuk ke kursi belakang, sedangkan Sisi di sebelah Dembe.
Begitu duduk Dembe langsung menyapanya
" Haii... Starla bukan musim dingin mengapa kau memakai syal? lepaslah tak baik untuk kesehatanmu!! " ucap Denbe sambil tersenyum usil
" Tidak apa-apa Tuan... saya lebih senang memakainya " sahutnya sambil merapatkan syalnya, Anthony melotot pada Denbe melalui kaca spion.
" Ke Rumah Sakit Max, tutup kaca... " perintahnya
Denbe pun menekan tombol kaca hingga antara bangku supir dan belakang tak ada yang bisa saling melihat, lalu Denbe menuju ke RS dengan pelan... memberi waktu Anthony berdua dengan Starla
Melihat kaca pembatas tertutup.. Starla menjadi gugup, ia duduk dengan gelisah
" Mengapa kau tak izin padaku meninggalkan Mansion hah ? " hardiknya
" Saya takut menganggu Anda.. Senior " jawabnya sambil menunduk, kedua tangannya sudah dingin. Mengapa aku bisa bertemu lagi dengannya... padahal aku sudah sengaja pergi pagi-pagi agar tak berjumpa lagi dengannya... keluh Starla dalam hati
Anthony mengambil dompetnya dan mengeluarkan semua uangnya
" Mana dompetmu tadi... keluarkan " ucapnya
Starla mengeluarkan dompetnya, dengan gemetar diberikannya dompetnya
" Ini Senior " ucapnya, Anthony langsung memasukkan semua uang tadi ke dompet Starla lalu mengembalikan lagi pada Starla
Starla kaget
" Untuk apa uang sebanyak ini Senior " ucapnya takut
" Untukmu.. anggap saja gajimu selama bekerja di Mansion " jawabnya
" Tapi ini terlalu banyak Senior " tolaknya hendak mengeluarkan lagi uang tsb
Anthony mengangkat Starla.. hingga posisi Starla menduduki Anthony saling berhadapan
" Mengapa kau suka sekali membuatku marah... Starla " tanyanya sambil membuka syal Starla, Starla memegang syalnya dengan kuat...
" Lepas... atau aku akan melepas yang lain juga.. . " ancamnya
Akhirnya Starla melepaskan tangannya dari syalnya, Anthony membuka syal tersebut berlahan, di lihatnya leher Starla penuh dengan kissmarknya. Dibukanya kancing baju Starla... satu... dua... tiga... hingga terlihat dua buah dada Starla yg juga penuh dengan kissmark
Starla hanya bisa menunduk.. badannya gemetar hebat ketika Anthony meraba-raba bekas kissmarknya
" Bagaimana... apakah kau menyukai ciumanku Starla? " bisiknya pada kuping Starla
" Sebenarnya apa maksud anda dengan semua ini Senior? " tanya Starla
" Aku menandaimu Starla.... kau tau artinya? " tanya Anthony balik
Starla hanya mengelengkan kepalanya
" Artinya hanya aku yang boleh menjadi lelakimu dan menyentuhmu... jangan coba-coba kau biarkan lelaki lain menyentuhmu... mengerti!!! " ucapnya penuh penekanan.
Starla hanya diam, ia bingung dengan perkataan Anthony
" Kau lihat keningku ini Starla... ada yang ingin kau katakan? " tanya Anthony
" Maaf Senior " hanya itu yang bisa diucapkan Starla
" Tak apa-apa, aku dengan senang hati akan memberikan hukuman untukmu " ucapnya sambil menarik tubuh Starla agar lebih dekat.
Anthony kemudian mencium starla pelan... ia ingin Starla menikmati cumbuannya. Starla merasakan seluruh tubuhnya bergetar, ia hanya bisa memejamkan matanya dan merasakan kembali cumbuan dari Anthony. setelah puas mencium Starla baru Anthony melepaskannya. Sarapan yang sangat nikmat... ucap Anthony dalam hati...
Di kancingkannya baju Starla kembali lalu mengembalikan syalnya... Starla kembali ke posisi semula, sambil merapikan rambutnya yang sudah tak karuan akibat cumbuan dari Anthony, bibirnya terasa kebas....
Dada Starla masih berdetak kencang... mimpi apa semalam, pagi-pagi sudah disosor Vanpire tua lagi.... keluhnya dalam hati
Anthony mengeluarkan Hp nya lalu menelfon Max
" Max... aku mengantar Starla dan temannya ke RS mu... uruslah magangnya. Ingat Max jangan menganggunya apalagi menyentuhnya, jika kau berani menyentuhnya aku sendiri yang akan menembakmu!! " ucapnya langsung mematikan hp nya tanpa memberikan kesempatan Max untuk berbicara, lelaki mata keranjang seperti Max tak bisa di beri angin... pikir Anthony
Sepanjang perjalanan Anthony menatap Starla... sesekali tangannya membenarkan anak rambut Starla yang berhamburan.
Anthony bingung dengan sikapnya sendiri... mengapa aku jadi seperti ini pada gadis ini, biasanya aku tak pernah perduli dengan wanita manapun.... Anthony menarik nafasnya yang terasa berat
Begitupun Starla... ia bingung dengan sikap Anthony... bukankah Senior Anthony terkenal dingin dengan wanita, tapi mengapa denganku sikapnya seperti ini... penuh perhatian dan selalu menciumku... ah mama anakmu sudah ternoda hu hu hu, aku tak bisa menolaknya entah mengapa .... Starla bingung sendiri
Sementara di bangku depan.. Sisi dengan hebohnya bertanya dengan Denbe
" Mengapa ditutup... apakah Starla tidak apa-apa ? " tanyanya
" Tenanglah nona... temanmu baik-baik saja " jawabnya
" Apakah mereka berpacaran Tuan? "
" Well... kuharap begitu "
" Starla beruntung sekali bisa berkenalan dengan pria segagah Senior, mudahan ia bisa mengurungkan niatnya " cerocos Sisi
" Memangnya ada niat apa Starla" Denbe pun terpancing
" Anda tau Tuan... Starla itu bercita-cita tak akan pernah menikah... ia hanya ingin bekerja dan membahagiakan mamanya. Sayang sekali kan gadis secantik dia harus menjadi perawan tua " jawabnya
" Anda tau Tuan berapa banyak lelaki yang sudah menyatakan cintanya, tapi ia tak mengubrisnya... ia sangat membenci lelaki " lanjutnya
" Membenci lelaki... why..?? "
" Sebenarnya ini rahasia Tuan... tapi untuk anda saya akan beritahu... dulu mamanya Starla ditinggal begitu saja pada saat mamanya sedang mengandungnya, jadi sejak kecil ia sudah hidup sengsara hanya berdua dengan mamanya..... makanya ia menganggap semua lelaki itu... brengsek... " cerocos Sisi
" Hemm pantas saja..... " komentar Denbe
Tak lama mereka sudah sampai di depan RS yang dituju, berlahan Denbe membuka kaca pembatas nya... dilihatnya Starla sedang melamun dan Anthony terus menatap Starla
" Sudah sampai Senior... " ucapnya
" Pergilah.. hati hati " ucap Anthony pada Starla
Starla dan Sisi keluar dari mobil dan tak lupa mengucapkan terimakasih pada keduanya.
Mata Anthony tak berkedip memandangi Starla sampai menghilang .
" Bagaimana Senior.... sudah ada kemajuan di antara kalian? " tanya Denbe
" Menyetir saja Denbe... dan tutup mulutmu.. . " bentak Anthony
" ha ha ha... kurasa kau ada rasa pada gadis itu Senior... tapi ada hal yang perlu kau ketahui mengenai Starla.... " ucapnya mengumpan Anthony
" Apa itu? " sahutnya penasaran
" Katakan dulu Senior bahwa kau menyukainya.. ha ha " ucap Denbe, Anthony merasa kesal ia mengokang senjatanya dan mengarahkan nya pada Denbe
" Apa kau sudah bosan hidup Denbe? " tanyanya dingin, Denbe pun berhenti tertawa
" ok... ok... easy Senior... " ucapnya sambil mengangkat sebelah tangannya
Denbe pun menceritakan percakapannya dengan Sisi mengenai masa lalu Starla dan Miranda...
" Itulah makanya ia menolak ajakan kencan Max " akhir cerita Denbe
Anthony menatap jalanan didepannya....
" Denbe urus perlindungan untuk Starla dan juga urus semua biaya sekolahnya... biar dia menyelesaikan sekolahnya dulu " perintahnya
" Besok kita terbang ke Spanyol... kita harus merapatkan pertahanan kita... Kartel Narkoba terus menganggu. Panggil semua bawahan .... kita rapat di Spanyol saja " ucapnya lagi, aku harus menjauh sementara dari Meksiko jika tidak aku akan selalu menginginkan Starla......
" Ok Senior... ku tau kau ingin menghindarinya bukan.... percayalah padaku Anthony, kau malah akan tambah tersiksa.. " ucap Denbe
Sudah ada benih2 ya gues
Pantengin terus ya up selanjutnya...
Jangan lupa like komen dan vote ya... 😍😍
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 129 Episodes
Comments
Sri Astuti
typo nya tolong dibenahi.. bukan senior tapi senor untuk pria dan senorita utk wanita
2022-10-25
0
Rafanda Cahya
lanjuttttttt
2022-07-21
1
nur
suka bnget novel ini.
tdak ada Kejam"an Lawan Jenisnya
2022-02-25
2