Keesokan harinya, Kota Tianwu menjadi gempar setelah Patriark Klan Lin melakukan protes keras ke Pengadilan. Juru bicara Klan Lin mengatakan kalau Mu Qingqing yang lebih dulu menggoda Lin Tao dan tuan muda Klan Lin itu menolak ajakannya. Namun, Mu Qingqing bersikeras ingin duduk dipangkuan Lin Tao—sehingga Lin Mochen yang merupakan Pengawal serta yang bertanggungjawab atas keamanan dan keselamatannya segera melakukan tindakan tegas mengusirnya.
Mu Qingqing malah menggunakan tindakan kekerasan yang memaksa Lin Mochen melakukan tindakan bertahan, tetapi siapa sangka serangan Lin Mochen malah membuat Mu Qingqing terbunuh.
Lin Mochen panik waktu itu dan takut akan mencoreng nama baik Klan Lin—sehingga ia membakar jasad Mu Qingqing untuk menghilangkan jejak.
Juru bicara Klan Lin tersebut juga menghadirkan Puluhan Saksi mata dan mereka adalah orang-orang yang berada di rumah bordil Meigui saat malam kejadian tersebut.
Zhao Jian tersenyum masam saat mendengar pihak lain membalik fakta untuk menghindari pencemaran nama baik Klan Lin oleh tindakan Lin Mochen, bahkan mereka berani memojokkan Zhao Jian dengan mengatakan dirinya terlalu tergesa-gesa dalam memutuskan perkara—dia tidak mengambil keterangan dari pihak tersangka dan hanya menggunakan Kitab Keadilan yang diragukan kebenarannya, mungkin saja Zhao Jian menggunakan trik ilusi atau trik sulap untuk mengelabui orang lain.
Raja Zhao Tian tak menyangka hari pertama Zhao Jian bekerja telah mengusik salah satu Klan besar, padahal ia sudah mengatakan agar tidak mengusik mereka. Namun, ia juga takjub dengan nyali besar yang dimiliki Zhao Jian, benar-benar menjunjung tinggi Keadilan dan tak takut pihak musuh akan melakukan perlawanan.
“Apa yang harus kita lakukan untuk menenangkan Klan Lin, Hakim Agung?” Raja Zhao Tian tak bisa membiarkan terjadi gejolak di Kerajaan Zhao-nya.
“Bagaimana kalau Komite Disiplin Pengadilan akan menjatuhkan hukuman padanya, mungkin di Penjara Sebulan sudah cukup—sekalian untuk menjinakkan Zhao Jian dan menunjukkan padanya bahwa begini lah cara Dunia bekerja, tak ada namanya Keadilan Mutlak itu; Yang ada adalah Keadilan menurut kepentingan masing-masing.” Hakim Agung memberikan masukan.
Raja Zhao Tian mengangguk pelan dan berkata, “Aku setuju, Penjarakan dia di Penjara bawah tanah dan umumkan ke publik kabar ini agar Klan Lin tak menggonggong lagi!”
...***...
Zhao Jian sedang menunggu berkas perkara yang datang ke mejanya, karena sejak pagi tadi tak ada berkas perkara yang masuk—sehingga ia hanya melamun saja di ruangannya sembari mendengar nasehat dari Zhao Chen yang memintanya jangan memprovokasi Klan besar. Namun, Zhao Jian hanya berpura-pura mengiyakan saja dan dalam benaknya tetap akan menjerat siapapun yang melakukan perbuatan jahat—terutama terhadap penduduk miskin.
Namun, tiba-tiba ruangannya di kepung Petugas Pengadilan Kerajaan, sehingga Zhao Chen dan yang lainnya menghunus senjata masing-masing, bersiap melindungi Zhao Jian.
Hakim Sepuh berjalan melewati kerumunan Petugas Pengadilan Kerajaan dan ditangannya ada sebuah gulungan kertas bercap tanda tangan Raja.
“Zhao Jian menyapa Hakim senior!” Zhao Jian menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Hakim Sepuh.
Hakim Sepuh itu membelai jenggot putihnya dan tersenyum menatap Zhao Jian. “Aku adalah Ketua Komite Disiplin Pengadilan. Kamu telah melakukan kesalahan dalam kasus kematian Mu Qingqing dan Raja secara langsung memvonis kamu di Penjara selama Satu Bulan di Penjara bawah tanah, sedangkan Petugas Pengadilan Kerajaan yang bekerja bersamamu akan dibebas tugaskan hingga kamu keluar dari Penjara!”
Zhao Jian mengerutkan keningnya, tetapi ia tak bisa melakukan pembelaan diri—karena Raja Zhao Tian yang langsung memerintahkan penangkapannya, sehingga ia hanya bisa pasrah saja.
Kedua tangan Zhao Jian segera dirantai dengan rantai besi dan matanya ditutup dengan kain hitam, kemudian digiring menuju Penjara bawah tanah yang ada di Selatan Kota Tianwu—sehingga Penduduk Kota akan menyaksikan dirinya dibawa ke Penjara.
Namun, banyak yang kecewa dengan keputusan yang diambil Pengadilan—karena ia hanya dipenjara selama Satu Bulan saja, padahal ia telah menghilangkan nyawa salah satu anggota Klan Lin yang memiliki bakat hebat dalam beladiri. Dan mereka percaya vonis terhadap Zhao Jian hanya untuk menenangkan kemarahan Klan Lin saja.
“Hakim Jian... kita telah sampai dan bila Anda membutuhkan sesuatu, katakan saja pada kami!” kata Sipir Penjara.
Namun, Zhao Jian tercengang melihat ruangan di kurungannya ternyata memiliki fasilitas mewah, seperti berada di kamar Penginapan mewah saja.
“Hei, Nak! Apakah kamu berasal dari Klan besar atau keluarga Kerajaan?” Pria dengan kaki dan tangan dirantai bertanya pada Zhao Jian, ia berada di kurungan di seberang kurungan Zhao Jian. Ada Sepuluh tahanan lain yang bernasib sama dengan Pria itu di kurungan yang sama. Kemungkinan hanya Zhao Jian saja yang dikurung terpisah dari yang lain dan mendapatkan keistimewaan.
“Ha-ha-ha... Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya berada di Penjara!” canda Zhao Jian dan segera berbaring di kasur empuk.
“Cih, aneh-aneh saja kelakuan anak-anak muda sekarang!” sahut Pria itu masih menatap ke arah Kurungan Zhao Jian.
Zhao Jian mengeluarkan kedua Beasts Rubahnya dan Beasts Ulat Ungu yang langsung bermain di sekitarnya.
“I-itu adalah Beasts! Apakah kamu adalah Beasts Master yang bisa menjinakkan Beasts, itu adalah bakat yang sangat langka!” Pria itu takjub pada Zhao Jian.
“Tidak, aku hanya mendapat warisan saja!” sahut Zhao Jian sembari duduk bersila untuk berkultivasi.
“Apakah kamu mau kuajarkan cara membuat ruang penyimpanan yang dapat menyimpan makhluk hidup, karena bila kamu membawa mereka ke mana-mana, maka itu akan menyulutkan keserakahan orang lain saja!” kata Pria itu lagi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Oktorinaldi
MC kok dijadiin begok, kultivasi rendah belagu, ngapain gak memperkuat diri dulu baru bertindak..
2024-08-03
1
Enak di Penjara tapi dlmnya kayak Hotel... seperti para Koruptor di Negara Kita😂😂😂
2024-01-13
0
mario82
sengsara musibah membawa berkah
2023-07-31
1