Zhao Jian terkejut saat melihat mayat wanita tanpa identitas yang tubuhnya hangus terbakar. Dia langsung merasa mual dan hampir muntah, tetapi tekadnya sangat kuat untuk menyelesaikan kasus pembunuhan ini—sehingga ia memaksakan diri untuk menyelidiki apakah ada petunjuk yang ditinggalkan pelakunya di tubuh korban. Namun, ia tak menemukan apapun di sana.
“Baiklah, kumpulkan Petugas Pengadilan yang tersisa di ruanganku!” seru Zhao Jian saat meninggalkan kamar mayat.
Tak lama kemudian, Sepuluh Petugas Pengadilan Kerajaan bawahan Zhao Jian telah berkumpul di ruangannya.
“Aku serahkan pada Paman Chen dan senior lainnya yang menyelidiki kasus Pembunuhan ini. Aku mau perkara ini diselidiki dengan sungguh-sungguh, kalau tidak aku akan menulis laporan buruk tentang kalian!” seru Zhao Jian—yakin perkara seperti ini sebenarnya mudah dipecahkan oleh Petugas Pengadilan Kerajaan berpengalaman seperti mereka. Namun, niat mereka saja yang tak ada, karena korbannya hanya rakyat jelata saja dan tidak akan menaikkan prestasi mereka bila menangkap pelakunya atau sama saja buang-buang waktu saja.
“Hei, bukankah kamu terlalu kejam, Hakim Jian?” sahut Zhao Que—Petugas Pengadilan Kerajaan Wanita yang merupakan salah satu Petugas Pengadilan berpengalaman dan memiliki basis Kultivasi Ranah Spirit.
“Baik, kami akan melakukannya!” sela Zhao Chen sembari menyikut Zhao Que agar tidak melakukan protes pada Zhao Jian.
“Kenapa kamu melarangku melakukan protes?” gerutu Zhao Que melalui suara telepati pada Zhao Chen.
“Nanti aku akan menjelaskannya pada kalian dan yang penting adalah dia memiliki Token khusus dari Raja, sehingga kedudukannya itu hampir setara dengan Hakim Agung!” sahut Zhao Chen.
Zhao Que terkejut mendengarnya dan tidak menyangka Raja akan memberikan wewenang yang sangat besar pada bocah bau kencur di depannya ini.
Dia menatap Zhao Jian dan curiga kalau Zhao Jian adalah anak haram Raja—mengingat ia sudah belasan tahun menjadi Duda dan sangat aneh sekali seorang Raja tak menikah lagi setelah istrinya meninggal, bahkan di catatan sejarah ada Raja yang memiliki belasan Selir—belum lagi budak wanita yang tidak tercatat dalam catatan sejarah.
Zhao Chen segera membagi tugas penyelidikan terhadap kematian wanita misterius tersebut dan Zhao Jian sangat kagum melihatnya, mereka terlihat sangat profesional.
...***...
“Hakim Jian... kenapa kamu malah mengikutiku?” Zhao Que sangat risih, Zhao Jian malah mengikutinya ke mana-mana.
“Apakah Paman Chen belum mengatakan pada Bibi Que tentang aturan baru Pengadilan Kerajaan?” sahut Zhao Jian dengan senyum cerah saat keduanya berjalan menuju rumah bordil Meigui.
Zhao Que hanya mengerutkan keningnya saja, karena Zhao Chen sudah menjelaskan semuanya tentang Zhao Jian pada mereka. Dan ia mengutuk kesialannya, kenapa ia harus dimutasi menjadi bawahan Pemuda pemula di sebelahnya ini.
“Ara-ara... kenapa Petugas Pengadilan Kerajaan mengunjungi Rumah bordil kami?” Wanita cantik berjalan berlenggak-lenggok mendekati mereka. Dia langsung menyipitkan mata pada Zhao Jian. “Hakim tampan... apakah kamu meminta jatah bulanan?” godanya.
Zhao Jian hanya tersenyum lebar dan menatap Zhao Que agar segera memulai penyelidikan.
“Kami sedang menyelidiki kematian wanita misterius dengan tubuh terbakar yang tak jauh dari rumah bordil kalian. Tolong panggil Pengawal kalian yang berjaga tadi malam!” kata Zhao Que.
Namun, wanita itu langsung tersenyum masam, ia seperti takut terlibat dalam kasus ini—sehingga Zhao Jian segera mengeluarkan Kitab Keadilan, tetapi Zhao Que menggelengkan kepala.
“Jangan lakukan itu Hakim Jian, Rumah bordil ini memiliki orang kuat di belakangnya. Kita hanya perlu menyelidiki Pengawalnya saja!” Zhao Que mengirim suara telepati pada Zhao Jian.
“Sial! Mereka benar-benar membatasi wewenangku!” gumam Zhao Jian menggerutu.
Zhao Que khawatir Zhao Jian akan kesal karena wanita itu masih enggan memanggil Pengawal mereka yang berjaga tadi mala. “Jangan persulit kamu Nona muda... jangan sampai rumah bordil ini ditutup oleh Pengadilan Kerajaan,” ancamnya.
Wanita itu mengerutkan keningnya dan segera meminta salah satu Pelayannya untuk memanggil para Pengawal yang bertugas jaga tadi malam.
Dua Pria bertubuh kekar dengan tato naga menyelimuti seluruh lengannya datang dengan ekspresi wajah masam, sepertinya Pelayan yang disuruh wanita cantik ini telah memberitahu apa yang terjadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Indah Hidayat
ai thor mau nyindir qajah hukum di negeri ini ya...
2024-08-06
1
Seperti di Negri ini... Kasus Besar Org terhormat ditutupi, Rakyat kecil yg diseret ke Penjara
2024-01-13
0
Melanie Dewi
kasus besar bagi rakyat kecil tp kasus kecil bagi pejabat kerajaan😅 mirip dinegri .......😩
2023-06-17
1