“Ha-ha-ha... kau yakin bisa menjadi Penegak Keadilan dengan Pedang dan Kitab aneh itu!” Raja Zhao Tian tertawa terkekeh-kekeh, karena tak menyangka Zhao Jian membual di hadapannya.
Zhao Jian menggertak kan giginya, kesal tak ada yang percaya dengan ucapannya. Bahkan Pamannya yang sangat ia hormati juga ikut tertawa.
“Kitab ini akan menghukum penjahat secara adil, bahkan bisa menilai tersangka kasus kejahatan apakah dia difitnah atau bukan!” seru Zhao Jian masih dengan ekspresi wajah serius.
Raja Zhao Tian berhenti tertawa dan mengerutkan keningnya, dia merasa Zhao Jian sepertinya tidak membual seperti dugaannya.
Tanpa diperintahkan oleh Raja Zhao Tian, Zhao Jian mengigit ujung jari kelingkingnya dan meneteskan darahnya ke Kitab Keadilan.
Zhao Jian cukup percaya diri, kalau ia adalah Pria baik-baik. Kesalahan fatal yang ia lakukan hanya menyuap Prajurit Kerajaan di pintu gerbang tembok besar saja, dan itu hanyalah pelanggaran ringan—yang tak akan membuatnya masuk Penjara.
Kitab Keadilan mengeluarkan cahaya menyilaukan dan halaman Kitab itu terbuka sendiri, kemudian muncul tulisan: Tanggal 15 bulan kedua tahun keseratus dua puluh lima Kerajaan Zhao; Zhao Jian melakukan tindak Pidana—mengintip Liu Ruxu mandi saat melakukan misi bersama. Dihukum Cambuk 50 Kali karena melanggar Larangan Raja nomor 106 Bab 7, tentang tindakan perbuatan Asusila mengintip pihak lain tanpa izin.
“Eh?” Zhao Jian terkejut, kenapa ini yang muncul bukan tentang penyuapan.
Zhao Jian tersenyum masam dan berkata, “Apakah Yang Mulia atau tuan yang terhormat ingin meneteskan setetes darah juga ke Kitab Keadilan ini?”
Zhao Jian sengaja mengalihkan pembicaraan agar perbuatan memalukannya itu tidak dibahas, karena yang utama adalah Kitab Keadilan ini adalah alat yang sangat diperlukan oleh Hakim Kerajaan.
Namun, Raja Zhao Tian dan yang lainnya hanya mengerutkan kening. Siapa juga yang mau rahasia busuk mereka terbongkar, apalagi bukan rahasia umum lagi—kalau Korupsi, Nepotisme, dan sebagainya sudah mendarah daging di Kerajaan Zhao.
Zhao Tian menghela nafas panjang, ia tak bisa menolak permintaan Zhao Jian. Namun, ia juga takut kalau Zhao Jian justru menyinggung pihak-pihak kuat di Kerajaan Zhao dan menimbulkan kekacauan serta pemberontakan.
Hakim Agung yang berdiri di sebelah singgasana Raja langsung berbisik pada Raja Zhao Tian yang langsung mengangguk pelan, sementara Zhao Jian menantikan keputusan Raja Zhao Tian yang kelihatan enggan menerimanya sebagai Hakim Kerajaan.
“Apa aku melakukan cara itu saja? Tapi aku takut mereka malah mengutukku nanti?” gumam Zhao Jian ragu-ragu mengungkapkan kartu truf-nya.
“Ehemm ....” Raja Zhao Tian berdehem. “Baiklah, kamu akan menjadi Hakim yang langsung berada di bawah pengawasanku dan kamu hanya bisa menangani kasus yang tidak melibatkan orang-orang istana, petinggi Klan besar serta tuan muda mereka, dan perwira tinggi militer.”
Zhao Jian segera menangkupkan tinju, walaupun ia tak senang dengan pembatasan kewenangannya dalam menangani sebuah perkara tersebut. “Terimakasih Yang Mulia!”
“Namun ....” Seringai tipis terpancar dari sudut bibir Raja Zhao Tian yang membuat Zhao Jian berkeringat dingin. “Cambuk dia karena telah melakukan perbuatan yang memalukan. Bagaimana kalau orang lain tahu kejadian ini, ditaruh di mana wajah Klan Zhao kita!”
Dua Petugas Pengadilan Kerajaan yang berdiri di belakang Hakim Agung segera menyeret Zhao Jian keluar dari istana.
“Tolong ampuni aku Yang Mulia!” teriak Zhao Jian, tetapi Raja Zhao Tian mengabaikannya dan segera turun dari singgasananya—membawa Zhao Tu, Paman Zhao Jian ke ruang pribadinya bersama Hakim Agung.
Zhao Jian menatap Petugas Pengadilan Kerajaan yang menyeretnya, basis Kultivasi mereka adalah Ranah Spirit dan merupakan basis Kultivasi paling tinggi yang dimiliki oleh ahli beladiri di Kerajaan Zhao ini—karena Kerajaan Zhao tak pernah menaklukkan Gui Dao lain untuk diambil Kristal Beasts-nya, sebab dengan Kristal Beasts itulah seorang ahli beladiri bisa menerobos ke Ranah beladiri yang lebih tinggi.
“Paman... tolong lakukan dengan lembut, ya!” bisik Zhao Jian saat petugas Pengadilan Kerajaan tersebut mengeluarkan Cambuk yang dialiri Ki, sehingga itu pasti sangat sakit—mengingat basis Kultivasi Zhao Jian hanya Ranah Penempaan Tubuh Tahap Di Tingkat Satu saja.
Petugas Pengadilan Kerajaan itu tak menyahut ucapan Zhao Jian, ia malah mengayunkan Cambuk-nya yang langsung mendarat dengan keras ke bokong Zhao Jian.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!”
Suara teriakan Zhao Jian menggema ke seluruh ruangan istana dan teriakan itu hanya berlangsung tiga kali saja, setelah itu tak ada suara teriakan yang terdengar lagi.
Hakim Agung mengerutkan keningnya. “Maafkan anak buahku Yang Mulia dan Saudara Tu... mereka tak mengetahui identitas Zhao Jian, sehingga memperlakukannya sama dengan penjahat biasa.”
Zhao Tu hanya tersenyum saja, sedangkan Raja Zhao Tian menghela nafas panjang. “Tak apa, mungkin ini akan menjadi pengalaman yang berharga untuknya. Asalkan jangan sampai cacat saja, tubuh anak itu sangat lemah dari lahir!”
“Aku pastikan mereka tak akan sampai ke tahap itu Yang Mulia!” sahut Hakim Agung sembari mengirim pesan suara telepati pada bawahannya untuk menghentikan hukuman pada Zhao Jian.
Raja Zhao Tian menatap Zhao Tu untuk mendapatkan jawaban dari mana Zhao Jian mendapatkan Pedang Zhengyi dan Kitab Keadilan tersebut. Dia curiga ada ahli beladiri kuat tersembunyi di Klan Zhao-nya yang diam-diam melatih Zhao Jian.
“Dia itu keras kepala dari dulu dan tak akan mengungkapkan dari mana ia mendapatkan harta pusaka itu,” kata Zhao Tu—yang langsung tahu apa yang ingin ditanyakan oleh Raja Zhao Tian.
“Oh iya juga, ya,” sahut Raja Zhao Tian menghela nafas panjang. “Berikan Zhao Jian, Lima Petugas Pengadilan Kerajaan Ranah Spirit dan Lima Belas Petugas Kerajaan Pemula. Kurasa itu sudah cukup untuk membuatnya tidak bertindak terlalu liar!” serunya pada Hakim Agung.
“Baik Yang Mulia, aku akan mengaturnya!” sahut Hakim Agung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Itu namanya Durian jatuh Zhou Jian
2024-01-13
0
✧༺ 𝘽𝙝𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙂𝙪𝙧𝙪༻✧
senjata makan tuan wkkwkwkw🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2023-11-27
0
Melanie Dewi
up
2023-06-17
0