Malam sunyi menyelimuti malam
hanya tangisan yang menemani Catherine seperti biasanya.
Namun, saat itu ia lebih sakit dari pada sebelumnya karena sempat merasakan kebahagiaan yang luar biasa, tetapi ia dihempaskan begitu saja.
Catherine menyelimuti tubuhnya, lalu tidur meringkuk dengan wajah banjir air mata. "Aku hanya ingin bahagia," ucapnya.
Catherine menangis terisak-isak. Namun, tiba-tiba ponselnya berdering dan mengambil ponselnya. "Devan?" Gumam Catherine setelah membaca nama yang tertera di ponselnya tersebut.
Catherine meletakkan ponselnya kembali. Ia tidak mengangkat panggilan dari Devan karena ia tidak ingin orang lain tahu bahwa dirinya sedang menangis.
Setelah beberapa kali panggilan dari Devan tidak di angkat, tiba-tiba pria itu mengirimi Catherine pesan.
("Kamu sudah tidur?")
Catherine mengambil ponselnya setelah mendengar suara notifikasi ponselnya, ia membaca pesan dari pria itu. Namun, ia tak menanggapinya. "Kenapa sih harus kamu yang perhatian sama aku?"
"Aku hanya menginginkan suamiku yang bertanya seperti ini!" ucap Catherine sambil memegang ponselnya dengan tangisan pilu.
Catherine hanya menangis melihat pesan dari Devan. Ia tidak membalas pesan itu dan meletakkan ponselnya kembali setelah membacanya. Lalu tidur meringkuk kembali dan memejamkan matanya mencoba untuk terlelap.
_
_
_
Sementara di tempat lain, seseorang tersenyum-senyum sendiri ia tiduran di tempat tidurnya dengan berbantalkan tangan sambil menatap langit-langit kamarnya.
"Aku bukan hanya sekedar mengagumi, tapi aku menyukaimu. Aku yakin kalau perasaan ini adalah perasaan cinta bukan hanya sekedar kekaguman," ucap Devan sambil memegang dadanya yang terasa sesak.
"Aku tidak pernah sebahagia ini sebelumnya, bahkan selama aku menjalin hubungan dengan Tika, aku tidak pernah merasakan hal ini." Devan tidak bisa memejamkan matanya mengingat kebersamannya dengan Catherine.
Devan duduk kembali. Lalu ia melihat Catherine berdiri di depan cermin sembari tersenyum. Lalu pria itu mendekat dan memeluk wanita itu dari belakang dengan mesranya.
"Aku mencintaimu, Catherine!" ucap Devan seraya mencium pipi wanita itu, lalu memejamkan matanya kembali dan memeluknya erat. Namun, pria itu malah jatuh karena tersandung kursi dan ia pun tersadar dari khayalannya.
"Bodoh!" umpat Devan sambil tersenyum dan menarik rambutnya kasar. Lalu ia berdiri lagi dan melangkah menuju nakas.
"Apa dia tidur?"
Devan mengambil ponselnya, lalu menghubungi Catherine. Namun, wanita itu tidak mengangkat panggilannya.
"Lebih baik aku kirim pesan saja!" gumam pria itu. Lalu ia mengetik sebuah pesan singkat pada Catherine.
Devan memejamkan matanya sambil tersenyum, lalu melihat ponselnya kembali. Namun, dahinya mengerut saat melihat pesan yang ia kirimkan pada Catherine contreng dua dan berwarna biru. "Dilihat," gumamnya.
"Apa dia sedang bersama Randa? Aku tau aku salah, tapi aku sudah tertarik padanya sejak pertama kali bertemu." Devan tersenyum lalu duduk di sisi tempat tidur.
"Lagi pula Randa tidak mencintainya, jika dia mencintai Chaterine dia nggak mungkin menikah lagi, apapun masalahnya," ucap Devan.
Pria itu kembali tiduran di ranjangnya dengan wajah yang terus mengembangkan senyum mengingat semuanya tentang Catherine.
"Aku takkan pernah berhenti untuk mengejarmu, sampai kau benar-benar mencintaiku dan meninggalkan Randa untukku," gumam Devan tersenyum tipis.
_
_
_
Sementara di rumah sakit Randa menemani Mikha. Ia duduk di samping brankar yang ditiduri wanita itu.
"Maafin aku karena telah meninggalkanmu hingga kau celaka seperti ini, aku tahu kau pasti mencariku sampai kau terluka." Randa mengusap kening Mikha pelan dengan jari jempolnya.
Wanita itu berpura-pura tidur hanya untuk mengelabuhi Randa agar pria itu tidak curiga bahwa wanita itu hanya pura-pura. Ia bersandiwara seakan-akan keadaannya sangat lemah hingga pria itu tidak tega untuk meninggalkannya sendiri di rumah sakit tersebut.
...❤️❤️❤️❤️❤️...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku, sayang 🥰
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya 😂🙈
Like dan komen aja udah sangat cukup 😋
Thank you 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Wiwin Narsih
kasihan ceterin
2023-11-13
0
Wiwik Murniati
yang nama nya istri ke 2 itu pasti serakah
2023-09-28
2
novi 99
ceraikan aja si Randa ... gak lama lagi jadi gembel dia dan Mikha putar haluan 🤭🤭🤭
2023-05-31
0