Malam harinya
"Dari mana saja Kamu?" tanya Randa sambil bersedekap dada. Pria itu bersandar pada pintu kamar mereka berdua.
"Aku dari rumah teman," jawab Catherine tersenyum kaku.
"Berantakan kayak gitu kamu bilang dari rumah teman, kamu pikir aku akan percaya?" Randa menggeleng-gelengkan kepalanya.
Catherine hanya diam mendengarkan ucapan suaminya. Dia sudah lelah disiksa batin oleh suaminya. Namun, ia tidak mempunyai kekuasaan untuk melawan, karena dia tahu penyebab suaminya seperti itu.
"Kamu pasti habis mencari pelampiasan 'kan? Karena aku sering meninggalkanmu sendirian di rumah ini? Bahkan sekarang aku sudah menikah lagi. Kau sakit hati 'kan hingga kau menggoda pria di luaran sana untuk memuaskanmu," tuduh Randa. Pria itu memandang rendah sang Istri.
"Cukup, Mas! Selama ini aku diam karena aku memang salah, kenapa kau harus berkata seperti itu padaku? Apa kamu belum puas menyiksa batinku selama 1 tahun ini? Kau bawa keluar masuk seorang perempuan di rumah ini dan bahkan sekarang kau sudah menikah lagi, kenapa kau selalu menuduhku berbuat seperti itu? Padahal aku melakukannya tanpa sengaja."
"Sementara aku diam saja, saat kau dengan sengaja membawa wanita lain ke rumah ini dan bermesraan dengan mereka di depan mata kepalaku sendiri. Siapa yang lebih hina, Mas? Siapa?" teriak Catherine.
"Plak … "
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi wanita itu. "Kau semakin berani ya!"
Randa menarik tangan Catherine, lalu menyeret wanita itu untuk masuk kedalam kamarnya. Randa menutup pintu kamar, lalu membawa Catherine masuk ke dalam kamar mandi dengan kasar.
"Dasar istri durhaka!" Randa menghempaskan tubuh Catherine hingga wanita itu jatuh tersungkur.
"Ampun, Mas!" Isak tangis Catherine.
Randa mengguyur tubuh Catherine dengan air. Wanita itu menangis terisak-isak di lantai.
"Kau tidak akan pernah jera jika kau tidak dihukum," ucap Randa dengan wajah penuh amarah.
10 menit kemudian, tiba-tiba ponsel Randa berbunyi. Ia melihat siapa yang menelpon, lalu pria itu meninggalkan Catherine yang basah kuyup karena hukuman darinya. Wanita itu menangis terisak. Ia mencoba untuk bangkit meskipun tubuhnya terasa nyeri semua karena perbuatan kasar dari Randa~ suaminya.
"Halo, Sayang!" Suara Randa terdengar mesra di balik pintu kamar mandi sebelum pria itu melangkah meninggalkan kamar itu. sementara Catherine hanya bisa menangis meratapi nasibnya yang tidak beruntung.
"Kenapa Mas? Kenapa cintamu bisa hilang begitu saja karena 1 kesalahanku yang tidak kusengaja? Bukankah Cinta itu bisa memaafkan? Kenapa kamu tidak, Mas? Kenapa?" Catherine berteriak sendiri di dalam kamar mandi itu karena Randa sudah pergi meninggalkan wanita itu lagi.
"Kenapa kau datang ke sini, jika hanya untuk menyiksaku? Bisakah kau membuatku tenang sehari … saja, Mas." Catherine masih menangis dengan kulit tangan yang mulai mengkerut karena terlalu lama di kamar mandi.
Setelah puas menangis, Catherine keluar dari kamar mandi dan mengganti bajunya dengan baju tidur.
Catherine tidur meringkuk di ranjangnya berteman seperti sama seperti malam-malam sebelumnya.
"Aku lelah menjalani kehidupan rumah tangga yang seperti ini, aku memang salah, tapi apakah memang tidak ada maaf bagiku? Aku hanya ingin bahagia," gumam Catherine seraya memejamkan matanya.
"Semoga mimpiku indah dan membuatku bersemangat untuk menjalani kehidupan ini." Akhirnya Catherine pun benar-benar terlelap.
...("Jika kau sudah lelah, maka ikutlah aku! Aku adalah kebahagiaanmu yang sesungguhnya," ucap Seorang pria tinggi dan berbadan kekar.)...
...❤️❤️❤️❤️❤️...
...TBC...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
🌺💐H@5#🌺💐
jika ada seorang perempuan yang mendapatkan kdrt dari suami makan coba buka kembali buku nikah nya apa yang terlampir di sana jika ada catatan yang yg tidak sesuai dengan kenyataan silahkan konsultasi ke pengadilan agama
2023-07-28
3
Lienda nasution
ini cerita kok kejam amat sih
2023-06-08
2
Sunarmi Narmi
Hebat 1 thun bertahan..halu jgan lama" Thor..😬😬bangkit Catthrin...prrgi dri rumah minta cerai..hidup nyata 2 bln dah pda kabur...😀😀😀
2023-05-15
2