Tok tok tok
"Masuk!" ucap Devan.
Roy masuk dengan membawa amplop dan melangkah mendekati Meja kerja Devan.
"Silahkan duduk!" titah David dengan wajah datarnya.
Roy duduk, lalu menyerahkan amplop yang dibawanya. "Ini data tentang wanita yang di maksud Tuan Devan!"
Devan tersenyum, lalu mengambil amplop tersebut. "Kerja bagus!"
"Tapi, aku mau kamu yang bacakan tentang wanita itu!" titah Devan seraya menyerahkan amplop itu kembali pada sekretarisnya tersebut.
"Baik, Tuan!" jawab Roy seraya menerima amplop yang disodorkan Devan padanya.
"Prita Catherine Sunation Istri dari Randa Mahardika karyawan di kantor ini, putri dari 'Lois Sunation. Ia keturunan campuran Inggris dan India. Ia tinggal di London. Namun, cintanya pada sang kekasih membuatnya buta hingga ia rela membangkang dan pergi ke Indonesia mengikuti kekasihnya~ Randa. Ia Kabur dari rumah karena keluarganya tidak merestui hubungannya dengan Randa."
"Wawww … kisah cinta yang menarik!" ucap Devan. "Lanjutkan!" titahnya.
"Setelah mereka menikah, Catherine sering disiksa dan disakiti oleh suaminya. Bahkan tak jarang suaminya membawa wanita lain keluar masuk dari rumah itu."
Devan mengepalkan tangannya, entah mengapa ia tidak terima Catherine diperlakukan seperti itu meskipun yang melakukannya suaminya sendiri. "Bukankah mereka menikah karena saling mencintai? Lalu kenapa Randa memperlakukannya seolah-olah karena dendam?" tanya Devan seraya mengerutkan kening.
"Aku tidak tahu mengenai hal itu, Tuan! Tapi menurut informasi yang kudapat. Randa berubah dingin dan pemarah pada Nona Catherine sejak malam pertamanya," jawab Roy.
"Lanjutkan!" titah Devan.
"3 hari yang lalu Randa menikah dengan Mikha selingkuhannya yang selalu Randa peralat untuk menyakiti Nona Catherine dengan menampakkan kemesraannya di depan Nona Catherine."
"Tapi apa tujuan dia menyakiti Catherine? Apa yang membuatnya berubah hanya dalam semalam? Lalu kenapa di tidak menceraikan Catherine jika dia sudah tidak merasa nyaman?" Devan menyerang Roy dengan beberapa pertanyaan.
"Entahlah, Tuan! Yang saya dengar, Nona Catherine sama sekali tidak pernah mendapatkan kebahagiaan di dalam rumah tangganya."
"Apakah tadi malam dia juga dengan sengaja ditinggalkan di tempat sepi seperti itu?" tanya Devan.
"Benar, Tuan! Nona Catherine ditinggalkan di tempat itu karena Randa menuduh Nona Catherine menggoda para pria kaya di pesta!" jawab Roy.
"Apa?"
"Iya, Tuan! Randa selalu menghina Nona Catherine dengan mengucapkan dia wanita malam, murahan dan sebagainya."
"Cukup!" ucap Devan. Pria itu mengepalkan kedua tangan, ada perasaan tidak terima mendengar wanita yang membuatnya tertarik diperlukan seperti itu.
"Sekarang, kau boleh keluar!" ucap Devan.
"Baik, Tuan!" jawab Roy seraya menundukkan kepalanya, lalu melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.
"Kurang ajar!" umpat Devan setelah Roy menutup pintu ruangannya.
"Aku akan merebutnya darimu." Devan menarik sebelah sudut bibirnya.
Tidak lama kemudian, suara ketukan pintu kembali terdengar. "Masuk!" ucap Devan tanpa menatap pintu ruangan.
"Hay, Sayang!" Suara seorang wanita membuatnya menatap arah suara yang tidak asing baginya.
"Kamu?" ucap Devan.
Wanita itu melangkah mendekati Devan, lalu berdiri di samping pria itu. "Ngapain kau datang ke sini?" tanya Devan.
"Aku merindukanmu!" ucapnya sambil mengalungkan tangannya pada Devan dari belakang kursi yang diduduki pria itu.
"Hah … Munafik!" umpat Devan.
...🍒🍒🍒🍒🍒...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku, Sayang 🥰
Maaf di depan terjadi plot hole Mikha bukan mantannya Devan ya, tapi istri kedua dari Randa. Okay? 🙈
Maaf Othor banyak Typo 🙏🙈
Jangan lupa jejaknya ya, Sayang
Thank you 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
💞Aileen 💞
siapa yang manggil peyang 😅😅
2023-12-28
1
novi 99
ayo rebut aja dari si Randa... .
geram aja lihat kelakuan suaminya....
2023-05-31
0
Ibu Dewi
y aku jdi geregetan tuh sama di randa mentang cowo senak nya aja walpun katerin bersalah tpi bukan di sengaja dasar laki" kejsm masa bilang cinta tpi terus menyikda ada yang ngerebut baru tuh tau rasa
2023-05-20
0