Satu tahun sudah usia pernikahan Randa dan Catherine. Namun, hubungan mereka masih sama. Randa masih belum bisa menerima tentang semuanya, hingga ia memilih jalan untuk membuat Catherine terluka. "Aku akan menikah lagi," ucap Randa dingin.
Jedduarrr …
"Apakah ini hukuman untukku karena kebohonganku, Mas?" tanya Catherine dengan air mata yang mengalir begitu saja.
"Jika kau sudah tau, lalu untuk apa kau menanyakan kembali," ucap Randa masih dengan wajah datarnya.
"Apakah kesalahanku tidak bisa dimaafkan, Mas?" tanya Catherine dengan wajah sendu.
"Jika dengan menikah kembali, Mas Randa bisa memaafkanku, maka aku ikhlas menerimanya," ucap Catherine tersenyum kaku.
"Bagus, kau memang harus menerimanya, sekali pun tidak, kau tidak ada pengaruhnya untukku," ucap Randa dengan senyum sinisnya.
______
Dua hari berlalu, kini Randa benar-benar menikahi wanita lain, Catherine pun hanya bisa menangis tanpa mampu menahan suaminya.
Wanita itu keluar terlebih dahulu dari masjid tempat digelarnya acara pernikahan Randa dengan wanita lain. Ia berjalan cukup jauh tanpa alas kaki, ia memakai kebaya putih dengan tampilan rambut yang sederhana.
Catherine melamun di jalan hingga akhirnya ia menyebrang tanpa melihat jalan. Ia pun melangkah perlahan dan tanpa disadari ada mobil yang melaju ke arahnya.
Tinnnn …
"Akhh … " Teriak Catherine. Mobil itu berhenti mendadak.
"Sial …!" umpat seorang Pria yang duduk di kursi kemudi.
"Ada apa?" tanya Pria itu menatap tajam supirnya.
"Maaf, Tuan! Ada seorang wanita yang menyebrang tanpa melihat jalan.
"Keluar! Sekarang kau kupecat!" sentak Pria itu.
"Tapi Tuan …!"
"Pergi …!" sentak pria itu.
Sementara Catherine kini masih berusaha mengatur detak jantungnya yang memompa begitu cepat karena terkejut.
"Jika mau bunuh diri jangan di mobilku, aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni orang gila sepertimu!" Suara seorang pria membuat Catherine menoleh dan menatap sang pemilik mobil yang mendekatinya.
"Siapa yang mau bunuh diri? Kamu tuh nyetir mobilnya nggak hati-hati," ucap Catherine menatap pria itu tajam.
"Sekarang ikut aku!"
"Kau harus mengganti kerugian karena telah berani menghalangi jalanku." Pria itu menarik tangan Catherine menuju mobil tersebut.
"Lepas!" Catherine menghempaskan tangan Pria itu dan menatapnya tajam.
"Aku mau pergi, jangan halangi langkahku!" ucap Catherine menunjuk pria itu dengan jarinya.
"Wanita yang menarik, dia tidak tertarik dengan ketampananku, sepertinya dia bisa diajak kerjasama," Batin pria tersebut.
Catherine balik badan, ia hendak pergi meninggalkan tempat tersebut. Namun, tangannya dicekal.
"Ikut aku! Atau kau kulaporkan kamu ke polisi!" ancam pria itu sambil tersenyum penuh arti.
"Emang apa kesalahanku hingga kau mau laporkan aku ke polisi, hah!" Catherine meletakkan tangannya di pinggang.
"Kau menantangku?" tanya pria itu.
"Dasar sinting!" Catherine hendak melangkah lagi. Namun, tiba-tiba badannya melayang saat pria itu membawa paksa wanita itu dengan menggendongnya seperti karung beras. Ia tidak memperdulikan Catherine yang meronta meminta untuk diturunkan.
Pria itu memasukkan Catherine ke kursi penumpang. Pria itu mengikatnya supaya Catherine tidak bisa kabur. Ia juga membungkam mulut wanita itu dengan sapu tangan.
Catherine mencoba untuk melepaskan diri. Namun, usahanya sia-sia karena ia tidak cukup kuat untuk melawan pria tersebut, sedangkan pria itu melajukan mobilnya dengan senyum puas.
Di dalam mobil pria itu mencoba bicara baik-baik dengan Catherine bahwa ia sama sekali tidak punya niat jahat dengan wanita tersebut.
"Aku hanya ingin menawarkan sesuatu padamu, setelah aku bicara, aku akan melepasmu, dengarkan aku baik-baik!" ucap pria itu dengan senyum sinis.
"Aku Devano Brian Galaxy. Presdir dari Galaxy corp. Aku hanya ingin kau menuruti keinginanku, kita kerja sama, nanti aku akan membayarmu 1M tiap bulan," ucap Devan memperkenalkan diri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
💞Aileen 💞
mau bgtttt bangg
2023-12-28
1
Rahmawati
wow 1M tiap bulan
2023-12-24
0
Rika Fitria
mau doong kerja samanya hahaha
2023-09-25
2