S15TMD BAB 11 - Kita Katakan Saja

Selesai Danu makan, Elma masih termenung di tempatnya duduk. Saat ini hati dan pikirannya sedang berkecamuk, tentang hati yang selalu condong untuk mengasihani Danu dan tentang otak yang selalu melihat realita.

Bukan satu bulan atau 2 bulan Danu tidak pernah memberinya slip gaji, tapi hampir 2 tahun ini. Dengan alasan yang tak pernah jelas.

Dan semenjak tidak ada slip gaji itu, Danu juga jadi bekerja gila-gilaan, seolah dia sedang menghidupi orang lain selain Elma dan Arkan.

Kembali ingat akan hal itu membuat Elma membuang nafasnya pelan, kemudian bangkit dan segera membereskan piring kotor milik Danu. Membawanya ke dapur tanpa mengucap sepatah kata pun pada pria itu.

Pria yang kini sudah dibencinya, sangat benci.

Ketika Elma kembali ke dalam kamar, dilihatnya Danu sudah merebahkan tubuh diatas ranjang.

Elma segera mematikan lampu dan ikut berbaring pula.

Lalu tidur dengan memunggungi Danu.

Hening.

Hanya ada satu kata itu, sampai akhirnya Danu lebih dulu buka suara.

"El, besok pagi opa pasti akan mengajak kita bicara. Kamu maunya bagaimana?" tanya Danu, dia yang sudah sangat lelah bicara pelan sekali. Matanya juga lumayan sayu, sudah mengantuk.

Tapi tentang hal ini rasanya harus dia bicarakan dulu dengan Elma. Karena sejak dulu mereka berdua memang tidak pernah menceritakan apapun tentang masalah rumah tangga pada Herman dan Lusi.

Mendengar itu Elma malah dibuat bingung sendiri, karena dia bingung harus memulai darimana untuk menceritakan semua pada kedua orang tuanya.

Menutupi tentang niat perpisahan ini pun rasanya tak baik. Karena nantinya Herman, Lusi dan Arkan juga akan tahu.

"Kita katakan saja yang sebenarnya, bahwa aku dan kamu sudah sepakat untuk berpisah. Tentang alasannya cukup kita berdua yang tahu."

Danu terdiam, merasakan hatinya yang seperti disiram air panas ketika mendengar itu. Dia tahu pembicaraan seperti ini akan membuat luka di hatinya dan Elma.

Karena itulah dia ingin menyudahi semuanya. Memutus semua hubungan yang sudah tak baik lagi.

Benang yang menghubungkan mereka sudah sangat kusut, tak pernah menemukan ujung untuk melerai satu sama lain.

"Baiklah," jawab Danu singkat.

Elma diam, tidak lagi menanggapi. Sampai hening kembali mengambil alih dan Elma mendengar lebih dulu suara dengkuran halus milik Danu.

Mendengar itu selalu saja berhasil membuat Elma merasa semakin kesal.

Wanita berusia 34 tahun yang masih terlihat cantik ini pun menutup telinganya rapat dan coba memejamkan mata.

Pagi datang.

Elma bangun lebih dulu dan membantu sang ibu di dapur.

Arkan juga sudah bangun dan mulai bersiap untuk sekolah.

Tak lama kemudian Danu juga terbangun, melihat jam di dinding sudah jam setengah 6 pagi. Dia pun segera bergegas mandi dan memberekan semua barang-barang. Baju kotornya pun dia bawa pulang, dibungkus menggunakan plastik hitam yang sudah dia siapkan sebelumnya.

Dan setelah semuanya beres Danu langsung membawa tas itu keluar, agar nanti tidak lagi kembali masuk ke dalam kamar ini.

Herman yang sudah duduk di ruang tengah sambil minum kopi dan melihat sang menantu keluar membawa tas itu entah kenapa hatinya bersedih.

"Nu, ini teh mu," ucap Herman, memanggil agar Danu duduk di sampingnya.

"Diminum, mumpung masih hangat. Tadi Elma yang buat."

"Iya Opa."

"Bagaimana perkerjaan mu? lancar?"

Danu mengangguk, Herman lantas mengelus punggung Danu pelan.

"Jaman sekarang cari pekerjaan sulit, jadi bersyukur saja bagaimanapun perkerjaan mu saat ini. Meski tiap hari pulang malam, yang penting anak dan istri kenyang," ucap Herman dengan terkekeh, Danu pun mengukir senyum tipis.

Tak lama kemudian Arkan datang, Herman langsung meminta sang cucu untuk ke dapur karena susu milik Arkan ada di meja makan.

Tapi sebelum Arkan benar-benar pergi, Herman meminta tolong agar nanti Elma di panggil kemari.

"Ada apa Opa?" tanya Elma, dia langsung datang setelah mendapat pesan dari Arkan.

"Duduk lah, ada yang ingin opa bicarakan."

Deg! jantung Elma seketika bergemuruh Hebat.

Terpopuler

Comments

Yeni Fitriani

Yeni Fitriani

paling sedih ketika pasangan yg sejatinya msh saling mencintai tp harus berpisah hany karna mis komunikasi 😭😭

2025-03-02

0

andi hastutty

andi hastutty

Smoga mereka dapat titik tengah yg berujung baik baik saja

2024-08-19

0

himmy pratama

himmy pratama

ya baguslah klo bpk nya mau ikut menyemarakkan masalah rumah tangga anak nya yg Uda di ujung tanduk..ya mmg seharusnya bgt..Ben Ndang bar

2024-03-31

2

lihat semua
Episodes
1 S15MD BAB 1 - Banyak Pikiran Buruk
2 S15TMD BAB 2 - Aku Juga Lelah
3 S15TMD BAB 3 - Menumpahkan Semua Rasa
4 S15TMD BAB 4 - Tidak Ingin Ragu
5 S15TMD BAB 5 - Bingung Harus Bagaimana
6 S15TMD BAB 6 - Demi Arkan
7 S15TMD BAB 7 - Foto Keluarga
8 S15TMD BAB 8 - Andai Diminta Memilih
9 S15TMD BAB 9 - Pekerjaan Yang Cukup Sulit
10 S15TMD BAB 10 - Mulai Menerka-nerka
11 S15TMD BAB 11 - Kita Katakan Saja
12 S15TMD BAB 12 - Hiduplah Masing-masing Yang Menurut Kalian Benar
13 S15TMD BAB 13 - Menitipkan Kamu di Rumah Opa
14 S15TMD BAB 14 - Tidak Akan Pernah Dibuka Untuk Selamanya
15 S15TMD BAB 15 - Bertemu Risa
16 S15TMD BAB 16 - Menemukan Tujuan Hidup Yang Baru
17 S15TMD BAB 17 - Dunia Berubah Dengan Cepat
18 S15TMD BAB 18 - Mulai Training
19 S15TMD BAB 19 - Lelah
20 S15TMD BAB 20 - Menjalaninya dan Kemudian Terlewatkan
21 S15TMD BAB 21 - Belajar Merias Wajah
22 S15TMD BAB 22 - Mendadak Gugup
23 S15TMD BAB 23 - Siapa?
24 S15TMD BAB 24 - Kakak
25 S15TMD BAB 25 - Angin Malam Sangat Dingin
26 S15TMD BAB 26 - Pelukan Hangat
27 S15TMD BAB 27 - Banyak Tak Enaknya
28 Istriku Bukan Adikku By Itta Haruka 07
29 S15TMD BAB 28 - Anggap Saja Bodoh
30 S15TMD BAB 29 - Slip Gaji
31 S15TMD BAB 30 - Saling Memaafkan
32 S15TMD BAB 31 - Belum Apa-apa Sudah Rindu
33 S15TMD BAB 32 - Seperti Kucing Liar
34 S15TMD BAB 33 - Seperti Kembali Muda
35 S15TMD BAB 34 - Ada Alasan Yang Jelas
36 S15TMD BAB 35 - Saling Memeluk Erat
37 S15TMD BAB 36 - Pemandangan Paling Indah
38 S15TMD BAB 37 - Kehilangan Muka
39 S15TMD BAB 38 - Akan Selalu Mendampingi Arkan
40 S15TMD BAB 39 - Berusaha Untuk Dekat
41 S15TMD BAB 40 - Seolah Tidak Terima
42 S15TMD BAB 41 - Sayang Yang Teramat Dalam
43 S15TMD BAB 42 - Tak Seburuk Yang Dipikirkan
44 Langkah Kaki Tengah Malam karya baru Lunoxs
45 S15TMD BAB 43 - Berani Melawan
46 S15TMD BAB 44 - Telah Banyak Waktu Yang Hilang
47 S15TMD BAB 45 - Kata Maaf
48 S15TMD BAB 46 - Membulatkan Tekad
49 S15TMD BAB 47 - Sangat Hangat
50 S15TMD BAB 48 - Tentang Arkan
51 S15TMD BAB 49 - Resign
52 S15TMD BAB 50 - Martabak Telur
53 S15TMD BAB 51 - Janji Satu Hal Padaku
54 S15TMD BAB 52 - Harapan Besar Danu
55 S15TMD BAB 53 - Jujur Dalam Hal Apapun
56 S15TMD BAB 54 - Shasa
57 S15TMD BAB 55 - Pertanyaan Arkan
58 S15TMD BAB 56 - Ikhlasnya Seorang Istri
59 S15TMD BAB 57 - Kesepakatan Bersama
60 S15TMD BAB 58 - Membuat Wanita Ini Sadar
61 S15TMD BAB 59 - Kembali Mencurigai Dia
62 S15TMD BAB 60 - Jadi Manja
63 S15TMD BAB 62 - Pemberian Risa
64 S15TMD BAB 62 - Aku Akan Menunggu mu
65 S15TMD BAB 63 - Jadilah Istriku Yang Nakal
66 S15TMD BAB 64 - Seorang Pencuri
67 S15TMD BAB 65 - Diam-diam Mengamati
68 S15TMD BAB 66 - Keren
69 S15TMD BAB 67 - Menjaga dan Mengawasi
70 S15TMD BAB 68 - Panggilan Baru
71 S15TMD BAB 69 - Anak Kita Kembar
72 S15TMD BAB 70 - Kedatangan Bayu
73 S15TMD BAB 71 - Tatapan Tajam
74 S15TMD BAB 72 - Oma Tidak Setuju
75 S15TMD BAB 73 - Hancur
76 S15TMD BAB 74 - Keluarga Yang Utuh
77 S15TMD BAB 75 - Bohong
78 S15TMD BAB 76 - Kelulusan
79 PERAYAAN
80 Wanita Bayaran dan CEO karya baru Lunoxs
81 My Geeky Doctor karya baru Lunoxs
82 Forced Marriage karya baru Lunoxs
83 Eleanor Hasrat Sang Penguasa karya baru Lunoxs
84 Crazy Love karya baru Lunoxs
85 Pengasuh Tuan Muda Genius karya baru Lunoxs
86 Karya Baru Author Lunoxs
Episodes

Updated 86 Episodes

1
S15MD BAB 1 - Banyak Pikiran Buruk
2
S15TMD BAB 2 - Aku Juga Lelah
3
S15TMD BAB 3 - Menumpahkan Semua Rasa
4
S15TMD BAB 4 - Tidak Ingin Ragu
5
S15TMD BAB 5 - Bingung Harus Bagaimana
6
S15TMD BAB 6 - Demi Arkan
7
S15TMD BAB 7 - Foto Keluarga
8
S15TMD BAB 8 - Andai Diminta Memilih
9
S15TMD BAB 9 - Pekerjaan Yang Cukup Sulit
10
S15TMD BAB 10 - Mulai Menerka-nerka
11
S15TMD BAB 11 - Kita Katakan Saja
12
S15TMD BAB 12 - Hiduplah Masing-masing Yang Menurut Kalian Benar
13
S15TMD BAB 13 - Menitipkan Kamu di Rumah Opa
14
S15TMD BAB 14 - Tidak Akan Pernah Dibuka Untuk Selamanya
15
S15TMD BAB 15 - Bertemu Risa
16
S15TMD BAB 16 - Menemukan Tujuan Hidup Yang Baru
17
S15TMD BAB 17 - Dunia Berubah Dengan Cepat
18
S15TMD BAB 18 - Mulai Training
19
S15TMD BAB 19 - Lelah
20
S15TMD BAB 20 - Menjalaninya dan Kemudian Terlewatkan
21
S15TMD BAB 21 - Belajar Merias Wajah
22
S15TMD BAB 22 - Mendadak Gugup
23
S15TMD BAB 23 - Siapa?
24
S15TMD BAB 24 - Kakak
25
S15TMD BAB 25 - Angin Malam Sangat Dingin
26
S15TMD BAB 26 - Pelukan Hangat
27
S15TMD BAB 27 - Banyak Tak Enaknya
28
Istriku Bukan Adikku By Itta Haruka 07
29
S15TMD BAB 28 - Anggap Saja Bodoh
30
S15TMD BAB 29 - Slip Gaji
31
S15TMD BAB 30 - Saling Memaafkan
32
S15TMD BAB 31 - Belum Apa-apa Sudah Rindu
33
S15TMD BAB 32 - Seperti Kucing Liar
34
S15TMD BAB 33 - Seperti Kembali Muda
35
S15TMD BAB 34 - Ada Alasan Yang Jelas
36
S15TMD BAB 35 - Saling Memeluk Erat
37
S15TMD BAB 36 - Pemandangan Paling Indah
38
S15TMD BAB 37 - Kehilangan Muka
39
S15TMD BAB 38 - Akan Selalu Mendampingi Arkan
40
S15TMD BAB 39 - Berusaha Untuk Dekat
41
S15TMD BAB 40 - Seolah Tidak Terima
42
S15TMD BAB 41 - Sayang Yang Teramat Dalam
43
S15TMD BAB 42 - Tak Seburuk Yang Dipikirkan
44
Langkah Kaki Tengah Malam karya baru Lunoxs
45
S15TMD BAB 43 - Berani Melawan
46
S15TMD BAB 44 - Telah Banyak Waktu Yang Hilang
47
S15TMD BAB 45 - Kata Maaf
48
S15TMD BAB 46 - Membulatkan Tekad
49
S15TMD BAB 47 - Sangat Hangat
50
S15TMD BAB 48 - Tentang Arkan
51
S15TMD BAB 49 - Resign
52
S15TMD BAB 50 - Martabak Telur
53
S15TMD BAB 51 - Janji Satu Hal Padaku
54
S15TMD BAB 52 - Harapan Besar Danu
55
S15TMD BAB 53 - Jujur Dalam Hal Apapun
56
S15TMD BAB 54 - Shasa
57
S15TMD BAB 55 - Pertanyaan Arkan
58
S15TMD BAB 56 - Ikhlasnya Seorang Istri
59
S15TMD BAB 57 - Kesepakatan Bersama
60
S15TMD BAB 58 - Membuat Wanita Ini Sadar
61
S15TMD BAB 59 - Kembali Mencurigai Dia
62
S15TMD BAB 60 - Jadi Manja
63
S15TMD BAB 62 - Pemberian Risa
64
S15TMD BAB 62 - Aku Akan Menunggu mu
65
S15TMD BAB 63 - Jadilah Istriku Yang Nakal
66
S15TMD BAB 64 - Seorang Pencuri
67
S15TMD BAB 65 - Diam-diam Mengamati
68
S15TMD BAB 66 - Keren
69
S15TMD BAB 67 - Menjaga dan Mengawasi
70
S15TMD BAB 68 - Panggilan Baru
71
S15TMD BAB 69 - Anak Kita Kembar
72
S15TMD BAB 70 - Kedatangan Bayu
73
S15TMD BAB 71 - Tatapan Tajam
74
S15TMD BAB 72 - Oma Tidak Setuju
75
S15TMD BAB 73 - Hancur
76
S15TMD BAB 74 - Keluarga Yang Utuh
77
S15TMD BAB 75 - Bohong
78
S15TMD BAB 76 - Kelulusan
79
PERAYAAN
80
Wanita Bayaran dan CEO karya baru Lunoxs
81
My Geeky Doctor karya baru Lunoxs
82
Forced Marriage karya baru Lunoxs
83
Eleanor Hasrat Sang Penguasa karya baru Lunoxs
84
Crazy Love karya baru Lunoxs
85
Pengasuh Tuan Muda Genius karya baru Lunoxs
86
Karya Baru Author Lunoxs

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!