Happy reading yah..
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
London, England
Seorang gadis yang berbeda umur setengah tahun dengan Mika sedang nampak sibuk dengan ponselnya.
From : Future Husband
Makasih Val cantik, kamu jangan bobo malam-malam ya.
Gadis yang sedang sibuk dengan ponselnya dan nampak fokus berbalas pesan itu kemudian tersenyum-senyum tak jelas setelah membaca rangkaian balasan pesan dari orang yang berbalas pesan dengannya tersebut.
Okay AA Kafeelnya Vaall💗
Balasan pesan Valera pada yang bersangkutan kemudian.
From : Future Husband
Have a nice dream Val. Sleep well, okay?.
Balasan pesan dari orang yang sedang berbalas pesan dengan Val masuk lagi ke aplikasi chat dalam ponsel Val.
Iya pasti Val mimpi indah. Kan Val mimpikan Kak Kafeel. Pasti nyenyak tidur Val.
Hehehe
Kembali Val membalas pesan dari Kafeel dengan kata-kata yang menunjukkan perasaannya tanpa malu-malu pada pria tersebut.
From : Future Husband
Haha, bisa aja kamu.
Val: Cius Kak.
From : Future Husband
Ya udah deh kalo gitu, Nitey nite ya Val.
Val : Sayaang AA Kafeel.
From : Future Husband
Sayang Val juga.
Senyum Valera semakin melebar usai membaca chat terakhir dari pria yang membuat Valera tergila-gila dari sejak Valera melihatnya saat liburan besar-besaran yang diselenggarakan oleh keluarganya beberapa tahun lalu di sebuah kapal pesiar yang merupakan aset pribadi keluarga Valera.
Katakanlah Valera adalah gadis muda dengan indikasi Electra Complex.
Yakni, sindrom ketertarikan seorang gadis muda pada pria lebih tua, bahkan kadang ada gadis yang memiliki indikasi tersebut diatas, tertarik pada pria yang seusia dengan ayah mereka.
Yap, Valera terindikasi Electra Complex karena ia jatuh cinta pada seorang pria yang seusia Abang Varen. Jadi perbedaan usia Valera dengan pria yang di gilainya sampai ke tulang sekitar sepuluh tahun. So what gitu loh? – Kalo kata Valera.
Masih untung Valera jatuh cinta pada pria yang bukan seusia Daddy R atau para Daddy-nya yang lain.
Begitu, kilahnya Valera.
Valera begitu mengidolakan para pria dalam Dinasti keluarganya.
Terutama para Dad dan dua abangnya. Jadi jika Valera terindikasi Electra Complex, yaaa mungkin efek dari Valera yang menjadi fangirl para laki-laki dewasa di keluarganya itu.
Jadilah saat melihat pria yang merupakan salah seorang anak kerabat dekat keluarga mereka saat liburan berpesiar yang pernah digelar secara besar-besaran oleh keluarganya itu, Valera langsung jatuh hati pada si pria matang tersebut.
Pria matang yang juga adalah teman Abang Varen dan seusia dengan kakak kandungnya itu, yang kini juga telah bekerja bersama Abang Varen dengan menjadi orang kepercayaan si Abang, bernama Kafeel.
AA Kafeel, kalau Val sering memanggil atau menyebutnya, si pria jantung, sampe ke ubun-ubunnya Val.
Pria matang yang membuat Valera tak bisa memandang pria lain disekelilingnya, apalagi pria-pria muda yang seusia Valera dengan umur yang tak seberapa jauh bedanya.
Sorry, Valera ga minat ama pria yang kurang matang, apalagi yang seumuran dengannya. Kurang macho dan ga ada wibawa kalo kata Valera mah. Jadi Valera ga merasa ada greget sama sekali dengan para pria muda.
Padahal hitungannya, Valera itu masih belia usianya. Masih delapan belas tahun, tapi walau begitu, Valera suka dewasa pemikirannya.
Meski yah, centil nya luar biasa. Ga tau malu kalo kata Mika dan Rery. Apalagi kalau sudah berhadapan dengan Kafeel.
Selain centil, agresifnya Valera mendominasi sekali pada Kafeel. Namun begitu, Valera tidak berlaku murahan. Centil, namun dalam kadar yang menggemaskan.
Dan kekaguman Valera sejak beberapa tahun lalu pada seorang pria muda nan matang yang bernama Kafeel Adiwangsa, telah tumbuh menjadi rasa yang Valera yakini itu adalah cinta.
Cinta yang begitu besarnya, hingga cita-cita Valera yang paling utama adalah menjadi istri AA Kafeel.
“AA Kafeel, kapan sih melamar akunya? ...” Valera menggumam sendiri, sembari memandangi salah satu foto Kafeel dari sekian banyak foto pujaan hatinya Valera itu, yang tersimpan dengan apik di dalam galeri ponselnya.
♥♥
Mansion Utama The Adjieran Smith, London, Inggris
“Dad, Mom, aku mau ke Indo ya? ...”
Itu Valera yang mengatakan rencananya pada kedua orang tua kandungnya, yang juga sedang menginap di Mansion Utama keluarga mereka yang berada di London tersebut.
Daddy R dan Mommy Ara, kedua orang tua kandung Valera dan Abang Varen itu sudah sejak dulu memang lebih sering tinggal di Mansion Utama yang berada di London, ketimbang di Mansion pribadi mereka sendiri.
Sama dengan pasangan orang tua lain yang berdomisili di London, yang lebih banyak tinggal di Mansion Utama keluarga mereka, ketimbang di Mansion pribadi mereka sendiri. Yakni Poppa dan Momma, serta Papa Lucca dan Mama Fabi.
Alasannya ya karena sudah terbiasa berkumpul bersama.
**
Daddy R nampak manggut-manggut saja mendengar ucapan Valera yang meminta ijinnya dan Mommy Ara untuk pergi ke Indonesia.
“Bukannya perkuliahan untuk mahasiswa dan mahasiswi baru sudah akan aktif mulai minggu depan? ...”
“Ya Val hanya sebentar saja kok di Indo...” Jawab Valera.
Mommy Ara mengendikkan bahunya. “Ya Mom sih terserah kamu aja, baby ... Ya kan Dad?”
“Hemm ..” Daddy R menjawab dengan deheman andalannya, seperti halnya para Daddy yang lain.
“Jadi boleh Dad?...”
Valera bertanya pada sang Daddy kandung
“Boleh yaa?.. hanya tiga hari saja kok. Janji!”
Valera merengek kemudian. Rengekan manja yang menjadi jurus andalan Valera, disertai dengan sorot mata yang ia buat dengan tatapan puppy eyes.
“Terserah kamu saja, baby..”
Valera langsung tersenyum lebar setelah mendengar jawaban Daddy R.
“Yang penting kamu tahu mana yang menjadi prioritas mu” Tambah Daddy R.
“Aye Captain!” Sahut Valera antusias.
**
“Memang dalam rangka apa kamu mau ke Indo di waktu mepet kuliah begini?”
Itu Momma yang bertanya, disela waktu sarapan mereka sebelum melakukan aktifitas masing-masing.
“Apa lagi sih Momma alasannya Val tiba-tiba mendadak mau pergi ke Indo kalau bukan karena kangen sama AA Kafeel?..”
Ann yang keburu menyambar untuk menjawab. Setelahnya ia cekikikan. Kemudian sisanya ikut terkekeh dan mendengus geli saja mendengar celetukan Ann soal alasan Valera yang mendadak ingin pergi ke Indo.
Sementara yang bersangkutan sih cengengesan saja mendengar celetukan Ann yang benar adanya, jika Valera memang rindu pada si pujaan hatinya itu.
“Ga salah kan kalau aku rela menembus langit demi calon imam aku?..” Valera dan percaya dirinya, efek cintanya pada Kafeel yang sudah luber - seluber luber nya.
“Kepercayaan diri anak kandung Dad R dan Ibu Peri sungguh luar biasa, bahkan luar angkasa pun kalah besarnya”
Mika berseloroh. Membuat mereka yang ada didekatnya itu pun terkekeh lagi.
Valera mesam-mesem saja. Woles saja sih dia mah. Ga gampang tersinggung juga orangnya. Apalagi kalau hanya diledek soal dirinya yang begitu memuja hingga terkesan sangat mengejar AA Kafeel nya, rasanya Val sudah kebal.
“Memang Val ini serius sekali kah dengan Kafeel?..”
Itu Gamma yang bertanya pada salah satu cucu yang ia sayangi sama seperti para cucu yang lainnya.
“Ya ampun Gamma ih, masih tanya aja...”
Valera dengan cepat menyahut untuk menanggapi pertanyaan Gamma yang duduk disebelahnya itu.
“Of course Val serius dengan perasaan Val pada Kak Kafeel!. Kalau Val tidak serius, mana mungkin Val masih memimpikan Kak Kafeel hingga sekarang... Sampai Val rela menunggu sampai Kak Kafeel siap untuk melamar Val”
“What a girl! (Gadis yang luar biasa!)”
Itu Poppa yang menggumam geli.
Namun gumaman Poppa itu dapat didengar oleh semua yang sedang bersamanya saat ini. Maklum, suara Poppa itu nge-bas.
Dan lagi-lagi suara kekehan dan dengusan geli pun terdengar di area ruang makan bagian dalam Mansion Utama The Adjieran Smith yang berada di London itu.
“Do you really already make sure that Kafeel is someone that you choose to become your mate? (Apa kamu sudah benar-benar meyakini jika Kafeel memang seseorang yang kamu inginkan menjadi pasanganmu?) .....”
Itu Papa Lucca yang ikut buka suara.
“Definitely sure (Sangat yakin), Papa” Cetus Val dengan cepat dan yakin.
Papa Lucca pun tersenyum mendengar ucapan Valera yang terdengar sangat yakin dan penuh percaya diri itu.
“You guys don’t try to push me for vanishing my feeling to Kak Kafeel right? (Kalian tidak sedang mencoba memaksaku untuk menghilangkan perasaanku pada Kak Kafeel kan?)”
“Jika kami keberatan kamu menyukai Kafeel, sudah sedari awal akan kami halangi niatmu mendekati Kafeel, saat kami menyadari kau sudah mulai menyukainya ...”
Daddy R yang menanggapi dugaan Valera barusan. “Hehehehe”
Valera langsung cengengesan. Dan Daddy R menatap Valera sembari menggeleng malas pada putri bungsu kandungnya yang sedang cengengesan itu.
“Makasiihhh Yigit Kozeeeennnn...” Cengir Valera pada ayah kandungnya yang mirip tokoh dalam telenovela Turki kesukaan Momma. Lalu ia pun terkekeh kecil.
Selorohan panggilan salah satu tokoh drama Turki yang disematkan pada Daddy R itu memang Momma pada awalnya yang sering mencetuskan dari mulutnya, selain sebutan ‘ kakak gantengnya Fania’ dari Keluarga Cemara pada Daddy R, hingga menular pada semua ciwi-ciwi dalam Dinasti The Adjieran Smith yang sering menyebut Daddy R dengan ‘Yigit Kozen’ jika sedang bercanda.
Daddy R sih woles aja dan paling-paling dia hanya mendengus geli atau terkekeh kecil jika sebutan ‘Yigit Kozen’ sedang dikatakan untuknya.
Sekarang pun sama. Daddy R mendengus geli kala Valera berseloroh menyebutnya ‘Yigit Kozen’.
“Aku tidak mempermasalahkan dengan siapa kau ingin bersama, tidak hanya pada Val, tapi kalian semua, baik yang berada disini maupun saudara-saudari kalian yang berada di Indo...”
Daddy R kemudian berbicara lagi.
“Yang terpenting bagi kami para orang tua, berikut para kakek dan nenek kalian, adalah kebahagiaan kalian ...”
Daddy R menyambung ucapannya.
Dimana semua pewaris yang sedang makan bersama di ruang makan dalam Mansion Utama The Adjieran Smith yang berada di London itu, tersenyum lebar secara bersamaan setelah mendengar penuturan Daddy R barusan.
Para orang dewasa juga ikut tersenyum selepas mendengar ucapan Daddy R barusan. Memang benar yang Daddy R katakan, jika kebahagiaan para pewaris mereka adalah sesuatu yang utama bagi para orang tua dan tetua.
“Dad R benar. Kebahagiaan kalian yang utama untuk kami. Maka dari itu, kami menghargai setiap pilihan dan keputusan kalian ...”
Mommy Ara menambahkan ucapan sang suami.
“Tapi tetap, kami akan, dan harus mengingatkan kalian, jika dirasa oleh kami para orang tua, ada hal yang tidak benar yang telah kalian lakukan. Dan kalian harus memahami dan menerima seandainya kami mengkoreksi sampai memberikan peringatan atau bahkan menghukum kalian. Jika ada perilaku kalian yang kami rasa tidak pantas atau meresahkan...”
“Iya Mom” Mika, Val, Rery dan Ann menyahut bersamaan.
“Itu berlaku untuk setiap pasangan yang akan kalian pilih kelak. Tak perduli status sosialnya jika memang kalian mendapatkan jodoh di luar keluarga ini seperti Kak Tan-Tan kalian, asalkan orang tersebut bukan seorang trouble maker (pembuat masalah), silahkan saja. Kami akan mendukung keputusan dan menghargai pilihan kalian”
“Iya Pop” Empat pewaris tersebut diatas kembali menyahut bersamaan, menanggapi ucapan Poppa barusan.
“Tapi ingat, jika kami memberikan penolakan, kalian juga harus menerima dengan lapang dada ...”
“Iya Dad” Sahut ke-empat pewaris muda tersebut lagi.
“Karena jika kami tidak menyukai seseorang, sudah pasti ada alasan yang kuat untuk itu. Dan jika penolakan dari mulut kami keluar, maka itu harga mati!”
Poppa dan ketegasannya yang sulit untuk dibantah. Dan memang para pewaris tak ada yang berani membantah, kalau Poppa sudah berkata dengan tegas.
Diantara para Hot Daddies dalam Dinasti Keluarga Adjieran Smith, Poppa dan Daddy R lah yang paling tegas dan disegani.
Diantara Poppa dan Daddy R, Poppa lah yang paling keras. Keputusan Poppa yang paling sulit diganggu gugat, ngeri-ngeri sedep bagi para pewaris kalau mau mendebat Poppa.
Abang Varen aja yang terbilang paling berani bersuara di hadapan para Daddies diantara para pewaris lainnya, selain Abang Varen memang anak sulung, akan lihat-lihat dulu mood Poppa kalau ia mau mendebat Poppa.
“Paham?” Sambung Poppa sembari menatap pada empat pewaris muda yang ada bersamanya itu. Tidak tajam, tapi mayan bikin merinding.
“Paham Pop” Mika, Val, Rery dan Ann menyahut patuh.
“Semua yang kami lakukan demi kebaikan kalian. Jadi bersikap patuhlah. Karena jika kalian tak mau dengar, aku pastikan kalian akan menyesal”
Daddy R menambah untuk menegaskan ucapan Poppa.
“We all love you guys with all of our life... (Kami semua mencintai kalian lebih dengan segenap hidup kami...)”
Papa Lucca juga ikut berkomentar.
“So everything that we all been decided for all of you, it must be the best thing. Trust me (Jadi apapun yang kami putuskan untuk kalian, pastilah yang terbaik. Percayalah)” Sambung Papa Lucca.
“Yes Papa,” jawab Mika, Val, Rery dan Ann.
“Camkan dalam otak kalian ...” Kembali Daddy R berbicara. “Jika kami meminta kalian melakukan A, maka lakukan A...”
Datar saja Daddy R bersuara, namun aura kewibawaan Daddy R memang sudah terlihat jika ia sedang berbicara serius, meskipun wajahnya nampak santai.
“Karena kami tidak pernah salah,” Daddy R menutup pembicaraan dengan kalimat lugasnya. Memang rasanya tak salah jika Daddy R mengatakan jika ia dan para Dad yang lain tidak pernah salah.
Karena dari beberapa kejadian dibelakang yang pernah menimpa keluarga mereka, kesemuanya dapat dilibas dengan cepat karena kuatnya insting para Hot Daddies yang memang masih Hot dan gagah di usia mereka yang tak lagi muda.
Tidak Pernah Salah,
Memang tepat adanya.
Prediksi para Daddies selalu tepat sasaran pada setiap hal, terutama dua orang Daddies yang merupakan pentolan dalam Dinasti The Adjieran Smith.
Bagaimana The Two Drakes tersemat pada diri Poppa dan Daddy R, baiknya baca Bukan Sekedar Sahabat sama The Smith’s dah.
(Modus Promosi).
Awokawokawokawok.
**
“Camkan dalam otak kalian ...”
“...........”
“Jika kami meminta kalian melakukan A, maka lakukan A...”
“...........”
“Karena kami tidak pernah salah” Daddy R menekankan sekali lagi.
“Iya Dad” Mika, Valera, Rery dan Ann kembali menyahut bersamaan.
Patuh.
"Benar nih ya, Val boleh ke Indo sama Gappa, Gamma dan Oma?. Tadi sudah bilang boleh loh ya...." Celetuk Valera, mengingatkan janji para Dad dan Mom nya.
"Iyyyaa!! ...."
"Yeay!!"
Valera girang.
'AA Kafeel, siapkan dirimu, karena adik Val yang cantik dan menggemaskan ini, akan menempel padamu bak ulat bulu selama Val di Indo nanti! Hohoho!'
**
To be continue....
Holaa
Sampe sini gimana?
Sukakah?
Jangan lupa klik ikon ‘LOVE’ - Jika syuka
Loph Loph
Emaknya Queen
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 695 Episodes
Comments
Ana
sukaaaa banget kaka🥰💪😘
semoga cinta val ga bertepuk sebelah tangan ya
2022-06-17
0
Novi Maryadi
suka banget emaakk... pokoknya love you sekebon buat emak 🥰🥰😘😘
2022-06-11
0
nurzakiah2107 herni
next thorr, semoga kafeel juga mencintai val
2022-06-08
0