20.Rahasia Gavin.

Anandita menghela nafas sambil berjalan keluar dari unit Apartemen yang ditempatinya bersama Gavin.

Sudah lebih dua minggu dia dan Gavin jarang berangkat ke sekolah bersama,alasan Gavin dia sibuk,awalnya mungkin hanya saat pulang sekolah Gavin menyuruh Anandita pulang sendiri,tapi sudah hampir satu minggu ini,Gavin jarang pulang ke Apartemen mereka.

Meskipun pulang,paling hanya untuk mengambil baju ganti,setelah itu pergi lagi dengan naik motor.

Seperti pagi ini,Anandita berharap saat bangun tadi pagi akan melihat wajah Gavin di dalam Apartemen, tapi ternyata sama seperti kemarin kemarin,Gavin tidak pulang lagi tadi malam bahkan dia juga tidak mengirim pesan seperti biasa pada Anandita.

Sepi itu yang dirasakan Anandita saat melangkah keluar dari Apartemennya.

Dia mencoba menghubungi nomor ponsel Gavin, tapi hanya operator yang menjawab sedang diluar jangkauan.

Sambil berjalan keluar untuk menunggu jemputan Ojek online yang dipesannya,Anndita masih berusaha beberapa kali lagi menghubungi nomor ponsel Gavin tapi jawabannya tetap sama.

Akhirnya Anandita memasukkan ponselnya kedalam tasnya saat dilihat transportasi yng dipesannya sudah datang.

Sampai di lingkungan sekolah suasana hati Anandita semakin buruk saat tau Gavin hari ini juga tidak masuk sekolah.

Anandita bertanya pada Aldo yang dia tahu satu satunya teman dekat Gavin disekolah tapi jawaban Aldo juga ambigu.

"Aldo kamu tau kenapa Gavin hari ini nggak masuk?"tanya Anandita setelah dia selesai memberikan materi di kelas Gavin.

"Gavin tidak masuk biasa bu Dita,dulu dulu juga sering seperti ini,kenapa bu Dita bertanya kangen ya sama Gavin?!"goda Aldo.

"Itu...,ah sudahlah!"ucap Anandita lalu pergi meninggalkan Aldo.

"tunggu bu Dita,kalau ibu memang pengen ketemu Gavin datang aja ke Apartemennya"ucap Aldo dengan ekspresi menggoda.

Mendengar apa yang dikatakan Aldo itu Anandita semakin mempercepat langkahnya meninggalkan Aldo,tapi sebelum Anandita jauh Aldo kembali berteriak padanya.

"kalau tidak di Apartemen Gavin biasanya tinggal di kafenya!"teriak Aldo yang membuat Anandita langsung menghentikan langkahnya dan berbalik mendekati Aldo lagi.

"kau tau dimana Alamat kafenya?"tanya Anandita tampak tidak sabar menunggu jawaban Aldo.

"di Orange kafe"jawab Aldo.

"jadi dia bekerja disana tanya Anandita lagi pada Aldo.

Karena meskipun Anandita orang yang tidak pernah main main ke kafe,tapi nama kafe besar seperti Orange kafe yang disebutkan Aldo tadi dia pasti tau,karena beberapa waktu lalu Gavin mengajaknya makan di Orange Kafe itu.

"bukan , itu Kafe milik Gavin!"ucap Aldo.

Mendengar jawaban Aldo tadi Anandita terkejut.

"jadi...Gavin.."

"Bu Dita kaget ya tau Gavin ternyata orang tajir,itu belum seberapa bu masih banyak lagi..."Aldo belum selesai berbicara tapi Anandita sudah pergi meninggalkannya sendirian di lorong kelasnya.

Anandita berjalan gontai menuju kantornya,apa yang baru saja dikatakan Aldo cukup membuatnya terkejut.

Pantas saja Anandita selalu merasa bahwa Gavin bukan anak sekolah biasa karena dari apa yang dilihatnya selama tinggal bersama Gavin,terasa ada yang menganjal hatinya,dari tempat tinggal mewah,mobil bagus,barang barang bermerek,yang dimiliki suaminya itu sebenarnya sudah membuat Anandita merasa aneh dimiliki oleh pemuda seumur Gavin yang hanya mengandalkan uang saku dari orang tuanya,pikir Anandita.

Tapi,sebenarnya siapa orang tua Gavin kenapa hampir dua bulan mereka menikah Anandita tidak pernah mendengar atau melihat orang tua Gavin.

kalau Bundanya Gavin bilang sudah meninggal ,tapi ayahnya Anandita benar benar tidak pernah mendengar Gavin menyebut soal sang Ayah padanya.

Saat Anandita sedang sibuk memikirkan tentang Gavin,tiba tiba ada yang memanggilnya dari belakang membuat Anandita terkejut.

"Dita!"panggil orang itu padanya.

"eh!,om Bagas"ucap Anandita sambil berjalan menghampiri laki laki berumur diatas 40 tahun yang masih sangat gagah itu.

"bagaimana khabarmu?"tanya Bagaskara,pria yang memanggil Anandita.

"baik om,om sedang apa disini?"tanya Anandita.

"om ada urusan dengan pak Markus,bagaimana kau betah menjadi guru disini?"

"ya,saya cukup betah disini,om sudah mau pergi?"tanya Anandita.

"ya urusanku sudah selesai,kamu masih sibuk?"

"tidak setelah ini jam mengajar saya sudah tidak ada lagi,ada apa om?"

"kalau begitu bagaimana kalau kau ikut om makan siang diluar, sekalian nanti om antar pulang!"

"baiklah kalau begitu"

"ayo,".

Anandita mengikuti langkah Bagaskara kearah parkiran mobil khusus para pegawai.

"masuk"ucap Bagaskara sambil membukakan pintu mobilnya untuk Anandita.

"om menyupir sendiri"tanya Anandita berbasa basi karena tidak dilihatnya supir yang akan membawa mereka.

"aku tidak terlalu suka menggunakan jasa supir"jawab Bagaskara,sambil menyuruh Anandita untuk memasang sabuk pengamannya.

Setelah melihat Anandita selesai memasang sabuk pengamannya Bagaskara mulai menjalankan mobilnya menuju Mall besar dikota itu.

"kau tidak papa kita makan disini?"tanya Bagaskara sambil mengajak Anandita masuk ke sebuah Restoran terkenal di Mall itu.

"Ya,tidak papa om"jawab Anandita sambil duduk di kursi yang ditarikkan Bagaskara untuknya.

Suasana restoran yang mereka datangi siang itu cukup sepi,mungkin karena bukan weekend jadi jam segitu orang masih sibuk untuk bekerja.

"kau mau makan Apa?"tanya Bagaskara sambil menyodorkan buku menu yang diberikan pelayan pada mereka.

"apa saja om,kalau bisa nasi,karena saya tidak sempat sarapan tadi "jawab Anandita jujur.

Karena biasanya setiap pagi yang menyiapkan sarapan untuk mereka Gavin tapi tadi pagi Gavin tidak pulang otomatis Anandita juga belum makan.

Dia berencana untuk makan dikantin saja waktu makan siang ,tapi sebelum jam istirahat datang dia malah bertemu dengan Bagaskara dan diajaknya keluar.

Bagaskara menyebutkan pesanan mereka kepada pelayan,sambil mengembalikan buku menu kepada pelayan yang berdiri disamping meja mereka.

"jadi,bagaimana selama sebulan ini kau bekerja disana?"tanya Bagaskara memulai percakapan dengan Anandita.

"saya cukup betah jadi guru disana"ucap Anandita sambil menarik piring dan minuman yang sudah diantarkan pelayan ke meja mereka.

"jadi kau pasti sudah bertemu dengan anakku kan?"tanya Bagaskara lagi.

"saya tidak terlalu memperhatikan setiap murid saya,tapi saya mungkin tahu"jawab Anandita merasa tidak nyaman karena dia melupakan pesan Bagaskara yang memintanya untuk mengawasi anaknya nanti saat dia sudah mengajar.

"benarkah,apa kau belum pernah mendengar cerita dari para guru disana tentang kelakuan anakku?"

"saya,tidak terlalu mendengarkan rumor yang dikatakan orang,saya lebih suka menilai orang dari apa yang saya kenal tentangnya,bukan karena ucapan orang yang belum tentu benar membicarakan orang itu"ucap Anandita.

"jadi kau pasti sudah pernah bertemu dengan putraku,bagaimana penilaianmu tentang Gavin?"

Seketika Anandita tersedak minuman yang sedang diminumnya.

"jadi putra om,itu Gavin!"tanya Anandita tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya dari apa yang baru saja dikatakan oleh lelaki didepannya itu, yang ternyata Ayah Gavin suami dadakannya,dan berarti pria ini adalah mertuanya.

Terpopuler

Comments

Gina Savitri

Gina Savitri

Waduh..jangan sampai bapak dan anak merebutkan cewek yg sama.. takut pak bagas membantu anindita karna suka 😅

2024-12-21

0

Harris Arrayan

Harris Arrayan

Ternyata Om Bagas Ayahnya Gavin...
Ayah Mertua Anin Donk..

2024-09-12

1

susi 2020

susi 2020

🤫🤫🤫

2023-02-21

1

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!