5.Kepergok Gavin.

Anadita semakin batuk saat tau Gavin juga ada diantara tiga murid yang menggoda dia dan Darius.

Melihat itu Darius segera menegur para murid itu.

"kalian sedang apa dikantin,bukankah sekarang belum jam istirahat,cepat kembali kekelas kalian!"

"pak Darius ngusir kami pasti nggak mau diganggu ya"ucap murid yang Anandita tau bernama Aldo teman sebangku Gavin.

"jangan ngomong sembarangan,cepat kembali ke kelas!"

"Bapak sebaiknya jangan galak galak,nanti bu Anandita nggak mau sama Bapak lo"

"kamu..."

"sudah biarkan saja pak,mereka jangan diladeni"cegah Anandita saat melihat Darius bermaksud kembali membalas ledekan Aldo.

"tapi...bu Dita!"

"saya sudah selesai jadi saya akan kembali lebih dulu,silahkan pak Darius selesaikan makan Bapak"ucap Anandita sambil berdiri dari meja tempatnya makan karena melihat Gavin dari tadi menatap tajam kearahnya membuat Anandita semakin gugup jadi dia memutuskan untuk segera pergi dari kantin.

"tunggu bu Dita!"teriak Darius dari belakang punggungnya,.

Bukannya melambatkan langkah Anandita malah semakin cepat berjalan bahkan dia setengah berlari agar Darius tidak bisa mengejarnya.

Saat melihat ada toilet murid ,Anandita segera berbelok kesana pura pura mau buang hajat supaya Darius berhenti mengejarnya.

Setelah dirasa Darius tidak mengejarnya lagi Anandita segera keluar dari toilet dan bermaksud kembali keruang kantornya.

tapi baru saja dia keluar dari pintu toilet tiba tiba tangannya ditarik oleh seseorang membuat Anandita sangat terkejut hampir saja Anandita berteriak kalau tidak mendengar orang itu bicara.

"ssst,diam"bisik Gavin ditelinga Anandita

"Gavin sedang apa kau disini"

"tentu saja menolongmu"

"maksudmu"

"jangan berisik Pak Darius masih menunggumu didepan sana" ucap Gavin sambil menunjuk tembok kearah yang tidak terlihat dari tempat kami.

"jadi bagaimana cara aku kembali"ucap Anandita dengan suara berbisik.

"ikut aku"ucap Gavin sambil menarik tangan Anandita dan berjalan kebelakang bangunan toilet, ternyata disana ada jalan pintas kecil yang bisa dilalui.

"ini menuju kemana"tanya Anandita sambil menatap sekeliling yang tampak tidak terurus.

"ini bisa langsung tembus menuju kekantor guru"

"ooh..."ucap Anandita sambil tetap mengikuti langkah Gavin, yang masih menggandeng tangannya.

"sana dan jangan dekat dekat dengan pak Darius lagi"ucapnya menyuruh Anandita masuk keruang guru.

Anandita hanya mengangguk mendengar apa yang dikatakan Gavin bagaimana pun dia sadar sekarang dia sudah menikah jadi tidak seharusnya terlalu dekat dengan laki laki.

Baru saja Gavin berbalik mau berjalan pergi dari sana,tiba tiba Anandita ingat bahwa ponselnya masih ada pada Gavin suami dadakannya itu.

"Gavin tunggu"ucap Anandita sambil mencekal tangan Gavin.

"apa!"

"kembalikan dulu ponselku"ucap Anandita sambil menengadahkan tangan kearah Gavin.

"nggak"

"Gavin Ayolah,gimana aku pulang nanti kalau ponselku ada padamu"

"tunggu aku,nanti kita pulang bareng"

"tapi...Gavin!!!"Anandita berusaha memanggil Gavin,tapi Gavin sudah melangkah pergi dari sana.

Dasar menyebalkan,maki Anandita sambil pergi juga.

******

Setelah mengantar Anandita Gavin langsung kembali ke kelas,untung masih jam kosong jadi dia tidak perlu memberi alasan pada guru yang mengajar kemana dia pergi tadi.

Gavin segera duduk kembali kekursinya.

"Dari mana saja lo bro,kok tadi tiba tiba ngilang"tanya Aldo yang duduk disampingnya.

"Toilet"jawab Gavin singkat,lalu mengambil ponselnya dan mulai berselancar kedunia maya.

"lama banget lo ke toiletnya,emang ngapain?"

tanya Aldo masih penasaran karena Gavin perginya lama.

"pikir aja sendiri"jawab Gavin dengan cuek.

"sewot amat sih lo,guekan cuma nanya"

"pertanyaan lo nggak penting banget tau"ucap Gavin sambil sibuk melihat vidio dari ponselnya.

"eh Vin,lo tau nggak "Aldo masih berusaha mengajak Gavin ngobrol.

"nggak" jawab Gavin cuek.

"ya elah Vin lo hari ini kenapa sih ketus amat lagi PMS lo,atau jangan jangan lo lagi cemburu ngeliat bu Anandita tadi dikantin bareng pak Darius"

"Apaan sih...!,sana lo berisik banget ngganggu orang aja lo"

"ngapain sih lo serius amat"tanya Aldo karena melihat Gavin sibuk dengan ponselnya.

"bukan urusan lo"Gavin menyingkirkan tubuh Aldo yang condong kearahnya untuk menengok kearah ponselnya.

"lo serius mau jadi koki Vin"ucap Aldo saat melihat Gavin menonton video tentang cara memasak.

"kenapa emangnya ada yang salah kalau cowok mau jadi koki"

"ya enggak tapi nggak nyangka aja lo serius dengan cita cita lo itu, kenapa lo nggak nerusin bisnis bokap lo aja,kan lebih menjanjikan dan nggak perlu repot,lagian meski lo nggak kerja juga lo nggak bakal kelaparan karena bokap lo kan tajir banget"

"pletak"Gavin menyentil jidat Aldo agar berhenti bicara.

"aduh Vin sakit tau,tega banget sih lo,nanti jadi berkurang kadar ketampananku "ucap Aldo sambil mengelus jidatnya.

"makanya kalau ngomong jangan sembarangan,gue nggak tertarik buat nerusin bisnisnya,gue lebih tertarik nerusin cafe peninggalan nyokap".

"masih belum akur lo sama bokap lo"

"males gue,toh tanpa dia,selama ini gue juga baik baik aja"

"sorry bro,gue nggak bermaksud.."

"nggak masalah Do,lo kan sahabat gue dari dulu jadi lo tau bagaimana usaha nyokap sampai akhirnya dia meninggal dan bokap gue juga nggak datang hari itu"

"ya,gue tau,bagaimana lo bertahan selama ini".

"udah ah sono ngganggu aja lo, orang lagi sibuk juga"

"iya iya..."

Kalau diingat lagi sebenarnya Gavin bisa saja menolak menikah dengan Anandita malam itu.

Tapi,saat dia ingat dengan sosok Bundanya dan bagai mana Ayahnya memperlakukan Bundanya membuat hatinya tidak tega untuk melihat seorang perempuan harus dihina dan disalahkan didepan umum atas kesalahan yang tidak dilakukannya.

Andai Bundanya masih ada ,Gavin yakin sang Bunda pasti juga akan mendukung caranya yang menyelamatkan perempuan yang tidak bersalah itu.

Gavin bukan anak baik baik, pergaulan bebas,keluar masuk Diskotik bukan hal baru baginya serta perkelahian antar pelajar juga sudah biasa,bahkan ayahnya serta guru gurunya di SMA selama ini sudah angkat tangan dalam menasehatinya.

Tapi senakal apapun dirinya dia tidak akan pernah menyakiti hati wanita seperti ayahnya menyakiti hati Bundanya dulu.

Sebebas apapun pergaulannya selama ini dia tetap membatasi untuk tidak pernah mau melakukan *** bebas.

Karena Bundanya selalu berpesan jangan pernah mempermainkan wanita ingatlah senakal apapun dirimu kamu tetap lahir dari rahim seorang wanita,jadi kalau kamu menghormatinya maka kamu juga sudah menghormati wanita yang telah melahirkanmu.

Jadi kenakalan paling parah yang pernah dilakukannya selama ini hanya sebatas minum alkohol bersama teman temannya,kalau ada temannya yang mengajak untuk mencoba melakukan *** bebas dia akan dengan tegas menolaknya.

Terpopuler

Comments

🍾⃝𝓡ͩ𝓱ᷞ𝔂ͧ𝓷ᷠ𝒾𝓮ͣᴸᴷ㊍㊍

🍾⃝𝓡ͩ𝓱ᷞ𝔂ͧ𝓷ᷠ𝒾𝓮ͣᴸᴷ㊍㊍

aku suka sikap cuek bebeknya Gavin ...❤️❤️❤️ alhamdulilah Dita juga penurut... sehingga aku rasa tak akan ada konflik kebelakangnya...

2022-11-01

1

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

pergi menyelamatkan isteinya dari buaya darat…

2022-10-14

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Waaahhhh gak boleh main-main sama pak Daius,sikapnya MANAKUTKAN…

2022-10-14

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!