19.Anandita merajuk.

Pagi itu seperti biasa Anandita dan Gavin berangkat ke sekolah bersama.

"hari ini aku tidak menunggumu pulang ucap Gavin pada sang istri, sambil mulai melajukan mobilnya keluar dari area Apartemen tempat tinggal mereka.

"kenapa?"tanya Anandita heran.

karena selama hampir sebulan dia menikah dengan Gavin, baru hari ini Gavin menyuruhnya pulang sendiri,biasanya sesibuk apa pun, Gavin selalu menyempatkan diri untuk berangkat dan pulang kesekolah bersamanya.

Bahkan sejak kejadian seminggu yang lalu di kamar mereka saat Gavin menggodanya karena Anandita merasa diabaikan.

Gavin selalu berusaha memberinya perhatian membuat Anandita semakin merasa ketergantungan pada suami dadakannya itu.

"aku harus cepat ke kafe hari ini"jawabnya singkat.

"biasanya kau selalu berangkat sore hari,kenapa hari ini lebih cepat"ucap Anandita mulai sarkas.

Tapi sepertinya Gavin tidak menyadari ketidak sukaan yang ditunjukan Anandita dengan nada bicaranya itu.

"tidak papa hanya ada pekerjaan di kafe yang harus kulakukan"jawab Gavin.

"bukankah sekarang sedang musim PTS seharusnya kau mengurangi jam kerjamu bukan menambahnya,bagaimana nanti dengan nilaimu?"ucap Anandita berusaha mengingatkan Gavin.

"Kan ada Bu guru Dita, jadi aku tidak perlu menghawatirkan soal nilai",jawab Gavin berusaha menggoda sang istri.

"Aku,serius!"ucap Anandita kesal.

"Aku juga,tidak bercanda Bu Dita,"

"Tau ah,bikin tambah sebel aja ngomong sama kamu!"ucap Anandita dengan wajah cemberut.

"Berhenti cemberut,atau nanti aku cium disini" ucap Gavin menggoda sang istri.

"Bodo!"jawab Anandita sambil mencebikkan bibirnya kearah Gavin.

Melihat sang istri meraju membuat Gavin semakin ingin menggodanya,dengan gerakan tiba tiba ditepikannya mobil yang dikendarainya itu.

Membuat Anandita terkejut karena Gavin tiba tiba menepikan mobilnya sedangkan mereka belum sampai dilingkungan sekolah.

"Vin,kenapa berhenti?"tanya Anandita

bingung.

Tapi Gavin tidak menjawab pertanyaan Anandita, dia malah melepas sabuk pengaman yang dipakainya.

"Kamu mau ngapain melepaskan sabuk pengamanmu?"tanya Anandita pada sang suami.

"Mau ini"jawab gavin lalu ******* bibir sang istri yang masih cemberut padanya.

Anandita terkejut menerima ciuman Gavin yang tiba tiba padanya itu.

Anandita membuka mulutnya ingin mengeluarkan protesnya tapi sebelum Anadita berhasil bersuara Gavin sudah lebih dulu menelusupkan lidahnya kedalam mulut Anandita,membuat suara Anandita kembali tertelan ditenggorokan.

Ciuman Gavin yang semula lembut berubah lebih menuntut dari biasanya,membuat Anandita kewalahan menerima ******* dan permainan lidah Gavin yang semakin panas.

"Vin..."ucap Anandita disela sela pagutan Gavin yang gencar padanya.

"emm" jawab Gavin sebelum berpindah mencium leher sang istri karena melihat Anandita sudah megap megap hampir kehabisan nafas.

"vin... stop..!"saat merasakan tangan Gavin bergerak masuk kedalam baju kerja yang dipakainya.

Bukannya berhenti , Gavin kembali ******* bibir Anandita agar berhenti protes dengan apa yang dilakukan tangannya.

Anandita yang awalnya masih berusaha menolak ciuman Gavin akhirnya mulai terbuai dengan permainan bibir dan tangan Gavin padanya.

Tapi saat tangan Gavin mulai merayap ingin melepas pengait underwear bagian atasnya tiba tiba mereka dikejutkan oleh bunyi klakson dari mobil disamping mereka.

Seketika Anandita mendorong tubuh Gavin yang entah sejak kapan dirinya sudah berada dipangkuan sang suami.

"Vin..,ucap Anandita dengan nafas terengah engah akibat ciuman mereka.

"An.. kita pulang sekarang,ya!?"bisik Gavin masih belum mau melepaskan tubuh Anandita dari pelukannya.

"Vin,sadar kita harus ke sekolah sekarang hari ini kamu ada PTs"ucap Anandita sambil melepaskan pelukan Gavin padanya, tapi Gavin masih bersikeras belum mau melepaskannya.

"Vin!,lepas ini dijalan raya bagaimana kalau ada yang melihat kita,"ucap Anandita sambil membetulkan pakaiannya yang berantakan.

Gavin masih belum bergerak dari posisinya yang memeluk tubuh Anandita,meskipun Anandita sudah berkali kali memintanya untuk melepaskannya.

"An..kita bolos ya hari ini",rengek Gavin pada Anandita sambil berusaha untuk mencium Anandita lagi,tapi dengan keras Anandita mendorong wajah Gavin.

"tidak ..Vin!,sekarang kita harus ke sekolah,itu bisa dilakukan lain waktu!"tegas Anandita dengan turun dari pangkuan Gavin.

"Aku mau sekarang,An..!"ucap Gavin dengan muka ditekuk.

"Aku turun sekarang kalau kau memaksa!"ancam Anandita pada Gavin yang membuat Gavin melotot kearahnya.

"Awas kalau berani,sebelum kau berhasil turun,aku benar benar akan melakukannya disini!"jawab Gavin sarkas yang membuat Anandita semakin cemberut.

"kenapa sih kau tidak bisa mengerti,aku bukan menolaknya tapi aku hanya ingin kita menundanya sampai kau menyelesaikan PTS mu hari ini,tapi kamu malah mengancamku ingin melakukannya disini,kau benar benar keterlaluan",ucap Anandita sambil memalingkan wajahnya, karena merasa airmatanya akan mengalir.

"maaf"ucap Gavin sambil merengkuh tubuh Anandita kedalam pelukannya,membuat Anandita semakin tidak bisa lagi menahan Air mata yang sudah hampir keluar itu,akhirnya tumpah juga.

"Aku...aku ...,Anandita berusaha bicara tapi suaranya tenggelam karena isakkannya.

"Sorry,"bisik Gavin semakin erat memeluk tubuh Anandita,"sorry aku tidak bermaksud memaksamu,aku sayang sama kamu An...jadi jangan menangis lagi!"

"aku... juga... sayang.. sama... kamu...,Vin!"ucap Anandita dengan terbata bata karena isakannya.

"Jangan bicara kalau masih menangis!"ucap Gavin sambil melepaskan pelukannya.

"kamu.."

"selesaikan dulu tangismu baru bicara"ucap Gavin sambil mengambil tisu yang ada disampingnya dan melap muka sang istri yang penuh sisa airmata.

"aku saja"Anandita mengambil tisu dari tangan Gavin,lalu mulai membersihkan wajahnya."ayo kita berangkat sekarang"ucap Anandita setelah dia selesai mengelap wajahnya dengan tisu dan merapikan pakaiannya yang sudah dibuat kusut oleh Gavin barusan.

"kau tidak berdandan tanya Gavin sambil memandang wajah sang istri yang terlihat cantik meskipun tidak memakai apa apa itu.

"tidak terlalu merepotkan nanti saja di kantor aku pakai sunscrean saja."jawab Anandita.

Tapi Gavin belum juga menjalankan mobilnya dan masih menatap wajah Anandita.

"Vin!,kita akan terlambat kalau tidak berangkat sekarang"ucap Anandita lagi.

" untuk beberapa hari kedepan aku akan sangat sibuk,jadi kau pulanglah sendiri"

"Kau benar benar banyak kerjaan diKafe?"tanya Anandita.

"ya,tapi saat pagi aku akan berusaha tetap berangkat kesekolah bersamamu,kau tidak papa kan?"

"Ya,asal kau jangan mengabaikan sekolahmu"jawab Anandita,berusaha bersikap biasa.

Tapi Gavin tetap merasa nada bicara dang istri terdengar lain.

"kalau ini selesai,saat liburan semester nanti aku akan mengajakmu jalan jalan"ucap Gavin.

"Maksudmu?"tanya Anandita belum paham maksud Gavin.

"kita akan honeymoon"ucap Gavin sambil mengecup pipi sang istri yang merona mendengarnya mengatakan itu.

"Gavin hentikan kita sudah masuk gerbang sekolah, nanti ada yang melihat"omel Anandita.

"tenang saja,kaca mobil ini tidak terlihat dari luar jadi kita aman melakukan apa saja didalam mobil"ucap Gavin dengan wajah jahil.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

🤔🤔🤔

2023-02-21

1

susi 2020

susi 2020

😂🤣

2023-02-21

0

Suzieqaisara Nazarudin

Suzieqaisara Nazarudin

Aku heran deh ini nih Dita terlalu polos banget ya..kok gak coba coba gitu nyari tau soal Davin ..katanya mau mengenali diri pasangan,ini Ditanya kayak polos polos bego gitu...🤦🤦🤦

2022-08-22

2

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!