6.Pulang bareng Gavin.

Waktu pulang.

Anandita masih duduk diruangannya sibuk membereskan meja kerjanya,tiba tiba seseorang mengetuk pintu kaca tipis yang menjadi pembatas setiap ruang guru disana.

"tok..tok"

Anandita berjalan kearah pintu dan membukanya.

"pak Darius!!ada apa ya?"

"ini sudah waktunya pulang,Bu Dita belum pulang?"

"oh..sebentar lagi' silahkan pak Darius pulang duluan, saya masih ada yang harus dikerjakan"

"masih lama Bu Dita?"

"tidak hanya menyiapkan materi untuk besok,kenapa?"

"kalau begitu saya tunggu di luar,Bu Dita pulang naik apa?"

"itu..."Anandita ingin mengatakan naik ojek online tapi dia ingat tadi dia mengatakan pada Darius bahwa ponselnya habis baterai jadi dia harus mencari alasan yang masuk akal,agar Darius tidak memaksanya."saya dijemput adik saya"

"oh..,Bu Dita punya adik"

"ya,adik sepupu dari ayah saya,karena hari ini akan ada acara selamatan keluarga makanya dia datang menjemput saya ke sekolah langsung saat pulang"

"oh..kalau begitu kita keluar bareng,bagaimana?"

"jangan pak Darius sebaiknya Bapak keluar duluan saja,karena saya tidak ingin adik saya salah paham,kalau melihat saya jalan dengan laki laki asing"

"keluarga ibu, keluarga yang kolot pemikirannya ya?"

"bisa dibilang begitu"

"berarti kalau ibu pacaran,ibu harus melakukan back street sampai hubungan ibu disetujui mereka"

Anandita menghela nafas dengan kesal 'kenapa sih laki laki ini masih belum pergi juga dari hadapannya,sepertinya dia harus mengeluarkan jurus pamungkas agar besok besok dia bisa tenang mengajar disekolah ini,batinnya.

"pak Darius sepertinya saya harus jujur pada anda,sebenarnya saya sudah dijodohkan oleh keluarga besar saya karena itu saya tidak ingin ada anggota keluarga saya yang melihat saya jalan dengan laki laki asing,karena itu bisa menjadi masalah untuk saya dan tunangan saya,jadi mohon pak Darius bisa mengerti"ucap Anandita panjang lebar pada Darius.

Darius nampak terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Anandita barusan.

"jadi itu alasan ibu seperti menjaga jarak dengan saya dari tadi"

"iya,maaf Pak Darius saya harus mengatakan hal ini sekarang karena saya tidak ingin hubungan kita sebagai rekan kerja jadi terganggu nanti"

"saya mengerti maksud ibu,Bu Anandita tidak ingin membuat saya berharap punya hubungan lebih selain rekan kerja pada ibukan?"

"maafkan saya pak Darius,saya tidak bermaksud..."Anandita menundukan wajahnya pura pura memasang tampang sedih dihadapan Darius".

"tidak masalah saya senang mengetahui ini sekarang,dari pada nanti saat saya sudah punya perasaan lebih pasti akan terasa lebih sakit, baiklah..,kalau begitu sebaiknya saya pulang lebih dulu sekarang"

"ya,makasih karena pak Darius mau mengerri posisi saya"ucap Anandita masih memasang ekspresi sendu didepan Darius, sampai dilihatnya laki laki itu sudah tidak terlihat lagi dikoridor kantor.

"Yes!,yes!!,akhirnya satu masalah sudah selesai ,gumamnya sambil tersenyum senang,sekarang waktunya membereskan masalah yang sesungguhnya dengan Gavin"

Anandita lalu menyambar tas kerjanya yang ada diatas meja,dengan langkah cepat dia berjalan ke halaman sekolah,sampai disana dia sengaja berhenti sebentar untuk melihat situasi sekolah.

Diedarkannya pandangan ke seluruh halaman sekolah yang luas itu,sudah mulai sunyi hanya ada beberapa orang yang lalu lalang dengan langkah tergesa gesa di menuju area parkir murid bermaksud melihat apakah Gavin menunggunya disana.

Area parkir murid sudah terlihat kosong hanya ada beberapa kendaraan dan mobil yang masih terparkir disana,ini sekolah elit jadi wajar kalau para murid bisa kesekolah menggunakan mobil pribadi karena disini tidak ada larangannya.

Anandita melihat keArea parkir mencari cari dimana Gavin memarkir motor sportnya yang diingatannya semalam seperti berwarna merah,di area parkir itu hanya tersisa dua motor sport warna merah Anandita segera menghampiri kedua motor sport itu.

yang mana milik Gavin batinnya karena letak motor sport itu hanya bersebelahan jadi Anandita tidak perlu,repot memilih yang mana yang harus didekatinya.

Kemana Gavin batin Anandita,masak iya dia harus bertanya pada murid tentang keberadaan Gavin,kenapa sih dia tidak menunggu aja diparkiran ini,bagaimana nanti kalau ada yang melihat mereka pulang bersama,omel Anansita dengan kesal pada Gavin.

"ehem"

Anandita terlonjak kaget karena mendengar ada suara orang berdehem dari arah belakangnya.

Dilihatnya Gavin dan temannya yang bernama Aldo itu berdiri dibelakangnya,seketika Anandita merasa jadi serba salah karena berdiri diarea parkir itu.

"siang bu Dita"sapa Aldo padanya dengan suara dibuat seramah mungkindan ekspresi menggoda.

Anandita jadi bingung bagaimana dia harus memberi alasan dihadapan teman Gavin itu,kenapa sih Gavin harus mengusulkan hal yang merepotkan ini coba dia mengembalikan ponselnya jadi kejadian canggung seperti ini tidak perlu terjadi,batinnya dengan kesal.

"itu..."Anandita baru saja akan memberi alasan kepada Aldo tentang keberadaannya disitu tapi dengan cueknya Gavin menyuruhnya naik keatas motor miliknya.

"ayo,pulang sekarang"ucapnya dengan cuek menyuruh Anandita untuk naik keatas boncengan motor sport merah miliknya.

"hah..,"Anandita bingung harus melakukan apa jadi dia masih berdiri diam ditempatnya.

Tampaknya Aldo teman Gavin juga merasakan hal yang sama,karena ekspresinya yang tadi menggoda pada Anandita sekarang berubah jadi terpaku melihat Gavin menyuruhnya naik keboncengan motornya.

"itu....,aku..."Anandita tak tau harus bicara apa saat itu.

"ayo naik,"ulang Gavin lagi,sekarang bahkan dia sudah memindahkan tas ransel miliknya kebagian depan tubuhnya.

"iya"ucap Anandita dengan pelan sambil mulai naik keboncengan motor milik Gavin.

"pegangan yang erat"ucap Gavin karena melihat Anandita duduk dengan tegak,tanpa menyentuh tubuh Gavin.

"itu Gavin..,"Anandita masih berusaha memberikan penjelasan agar Gavin tidak menyuruhnya untuk pegangan pada tubuhnya karena disana ada Aldo yang menatap tercengang kearah mereka.

Tapi sepertinya Gavin tidka perduli diambilnya tanganku dan dilingkarkannya pada pinggang nya sampai tubuh kami cukup menempel.

Aku tak tau lagi bagaimana wajahku saat itu yang pasti sangat merah karena menahan malu dihadapan Aldo tapi sepertinya Aldo tidak telalu memperhatikan ekspresiku karena dia lebih fokus melihat Gavin yang menyuruhku untuk memeluk pinggangnya.

Tapi Gavin benar benar tidak perduli sama sekali,karena saat dirasakannya tangan Anandita sudah memeluk pinggangnya dengan benar, dia segera menghidupkan mesin motornya.

"Do,aku pulang duluan"pamitnya sambil melambaikan tangan kearah Aldo.

Anandita tidak bisa lagi melihat ekspresi wajah Aldo tapi yang pasti dia sangat terkejut melihat mereka pulang berdua.

Gavin mengendarai motornya dengan kecepatan cukup kencang,sehingga membuat rambut Anandita yang tidak diikat terbang menutupi wajahya, jadi Anandita tidak melihat kemana Gavin mengarahkan motor sportnya itu membawanya.

Setelah berkendara cukup lama,akhirnya Gavin berhenti.

"ayo turun"ajaknya pada Anandita.

"kita sudah sampai "tanya Anandita sambil membetulkan rambutnya yang berantakan akibat tertiup angin sepanjang jalan tadi.

Terpopuler

Comments

ˢ⍣⃟ₛ🍾⃝𝓡ͩ𝓱ᷞ𝔂ͧ𝓷ᷠ𝒾𝓮ͣᴸᴷ㊍㊍

ˢ⍣⃟ₛ🍾⃝𝓡ͩ𝓱ᷞ𝔂ͧ𝓷ᷠ𝒾𝓮ͣᴸᴷ㊍㊍

gemes Bangetzz aqw Ama sifat Gavin... pengen nyubit pipinya...

2022-11-01

0

rindu senja

rindu senja

pastinya muka si aldo 😧😧😧😲😲😲😲😲😲

2022-10-11

0

Suzieqaisara Nazarudin

Suzieqaisara Nazarudin

Bisa ku bayangkan ekpresinya Aldo..🤣🤣🤣

2022-08-22

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!