2.Suami dadakan.

Setelah melakukan perjalanan selama satu jam dengan Anandita sebagai penunjuk arah akhirnya Anandita sampai juga dirumahnya.

Setelah pemuda itu menghentikan motornya Anandita segera turun dari motor milik pemuda itu.

"makasih udah ngantar aku pulang"ucap Anandita sambil berjalan kedepan pintu rumahnya,bermaksud untuk masuk kedalam

"biar aku saja"ucap pemuda itu sambil mengambil kunci yang ada ditangan Anandita.

Anandita hanya membiarkan saja saat pemuda itu masuk kedalam rumahnya setelah berhasil membuka kunci pintu rumahnya.

"ini rumahmu"tanya si pemuda pada Anandita,sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangtamu mungil di rumah Anandita.

"iya.silahkan duduk"Anandita mempersilahkan si pemuda untuk duduk di sofa yang ada diruang tamu itu.

"em"pemuda itu hanya bergumam sambil

menjatuhkan tubuhnya diatas sofa ruang tamu.

"kau mau minum sesuatu"tanya Anandita berusaha bersikap ramah pada pemuda itu.

"tidak usah aku mau langsung istirahat saja"jawabnya sambil merebahkan tubuhnya yang tinggi itu disofa yang ada diruang tamu rumah Anandita.

Mendengar apa yang dikatakan pemuda itu Anandita terkejut.

"Apa!kau mau tidur dirumahku"

"ya"jawab pemuda itu sambil memalingkan wajahnya kearah dinding dengan memakai tangannya sebagai bantal.

"kau gila,bagaimana kalau ada yang tau kau tidur dirumahku dan menggerebek kita"

"biarkan saja"

"apa maksudmu"ucap Anandita marah sambil berjalan mendekat ke sofa tempat pemuda itu merebahkan tubuhnya.

"kau lupa sekarang kita sudah menikah dan aku adalah suamimu"

Anandita terhenyak mendengar apa yang dikatakan oleh pemuda itu,dia benar benar telah melupakan status mereka tadi.

"atau perlu kuingatkan dengan cara lain supaya kau ingat tentang status kita"ucap pemuda itu lalu bangun dari sofa dan berdiri di hadapannya, membuat Anandita harus mundur agar wajah mereka tidak saling bersentuhan.

"kenapa"ucap pemuda itu karena melihat Anandita mundur beberapa langkah kebelakang.

"itu.."Anandita bicara sambil menundukan wajahnya"bisakah kita tidak melakukannya malam ini.."ucap Anandita semakin menundukan wajahnya.

karena mengatakan hal itu membuat wajahnya memerah dan itu pasti dilihat oleh si pemuda yang berdiri sangat dekat dihadapannya.

"kenapa,kau tidak sedang dapat tamu bulanan kan"

"bukan..."Anandita semakin gugup mendengar pertanyaan yang dilontarkan si pemuda,

Itu mungkin memang pertannyaan biasa.

Bahkan profesinya sebagai guru biologi itu merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan pada murid muridnya,tapi saat mendengar seorang pemuda yang menanyakan masalah itu secara terang terangan dihadapannya, membuat Anandita merasa sangat malu.

"lalu..."pemuda itu bicara sambil melangkah semakin mendekat kearah Anandita membuatnya semakin gugup.

Sehingga secara reflek Anandita memundurkan lagi tubuhnya kebelakang, sampai menabrak meja tamu yang ada dibelakangnya.

Hampir saja Anandita terjatuh kebelakang kalau saja pemuda itu tidak segera meraih tubuh Anandita dengan tangannya.

Tapi perbuatan si pemuda malah membuat tubuh mereka menempel hal yang dihindari Anandita sejak tadi.

"kau suka sekali menjatuhkan dirimu,atau kau memang sengaja melakukannya untuk mengodaku"pemuda itu bicara tepat ditelinganya,sehingga nafas hangat dari si pemuda membuat tubuh Anandita jadi merinding.

Anandita tidak bisa lagi bicara untuk membalas perkataan si pemuda karena lidahnya terasa kelu.

posisi mereka yang sangat dekat membuat Anandita merasa nafasnya menjadi sesak seolah oksigen yang dihirupnya berpindah menjadi milik si pemuda.

Apalagi saat wajah pemuda itu hanya berjarak beberapa centi lagi dari wajahnya,membuat Anandita secara reflek memejamkan matanya,karena tak sanggup lagi beradu pandang dengan pemuda itu,yang membuat tubuhnya meremang mengiginkan sesuatu untuk pemuda itu lakukan padanya.

Melihat Anandita menutup matanya pemuda itu tidak menyia nyiakan kesempatan untuk segera mencicipi bibir indah dihadapannya yang sangat menggoda untuk segera di *****.

Anandita hanya diam saja saat dirasakannya bibir pemuda itu menempel dibibirnya,dia bingung harus melakukan apa karena ini adalah ciuman pertamanya.

Melihat Anandita tidak membalas ******* bibirnya pemuda itu mengubah taktik ciumannya menjadi gigitan gigitan kecil dibibir indah Anandita agar dia mau membuka mulutnya,dan benar saja Anandita mulai membuka mulutnya. jadi pemuda itu segera memasukkan lidahnya kedalam mulut Anandita dan mulai bermain disana

Awalnya Anandita hanya diam saja tapi lama kelamaan dia mulai memainkan lidahnya membalas permainan lidah si pemuda didalam mulutnya,lama mereka melakukan pergumulan mulut,sampai paru paru mereka seakan kosong oleh oksigen barulah mereka menghentikan pagutan itu.

"masuklah"ucap si pemuda pada Anandita,dengan nafas masih memburu akibat ciuman panas mereka barusan.

Anandita hanya memandang bingung pada pemuda dihadapannya itu.

"masuklah"ulang pemuda itu padanya,sambil melepaskan tubuh Anandita yang masih dalam pelukannya dan menyuruhnya masuk kedalam kamar tidur.

"kau.."

"aku akan tidur diruang tamu malam ini"ucap pemuda itu sambil kembali kesofa dan mulai merebahkan tubuhnya disana.

"ya"jawab Anandita lalu masuk kedalam kamar tidur dan menguncinya.

Sampai didalam kamar Anandita memandang dirinya dicermin meja rias miliknya.

Ditatapnya bibirnya yang baru dicium oleh pemuda yang sudah jadi suaminya itu.

Ternyata seperti itu rasanya berciuman lebih nikmat dari pada hanya membaca di novel pikirnya sambil tersenyum kecil.

tapi kembali dia teringat sesuatu,mereka sudah menikah,sudah tinggal serumah bahkan sudah melakukan kontak disik walaupun hanya berciuman tapi itu juga termasuk kontan fisik,gumamnya pada diri sendiri,tapi dia melupakan sesuatu,dia lupa menanyakan siapa nama orang yang sudah jadi suaminya itu,bagaimana ini,gumamnya dengan gusar.

untuk bertanya sekarang tidak mungkin,karena siapa tau dia sudah tidur jadi Anandita memutuskan untuk menanyakannya besok pagi saja sebelum dia berangkat bekerja.

*****

Pagi harinya*

Entah sudah suara alaram yang keberapa sebelum Anandita akhirnya terbangun dari tidurnya.

Dilihatnya jam diponselnya,pukul 06.50 wib.

oh sial aku kesiangan,dia langsung bergegas kekamar mandi yang ada diluar kamar tidurnya, dan segera menyiram tubuhnya dengan gayung kemudian menggosok tubuhnya dengan sabun sebentar dan membilasnya,kemudian tidak lupa Anandita menyikat giginya secara kilat.

hanya 5 menit mandi tersingkat yang pernah dilakukannya selama ini.

Kemudian dipilihnya baju yang paling nyaman dipakainya untuk bergerak,yaitu sebuah kemeja warna biru gelap dan celana panjang berwarna abu pucat

Anandita mengikat keatas rambutnya agar tidak rusak saat dia berangkat pakai ojek online nanti,karena tidak mungkin dia pergi kesekolah menggunakan angkutan umum jam segini.

Disambarnya tas kerja yang ada diatas meja,kemudian dia bercermin sebentar sambil menunggu ojek pesanannya datang.

Sudah siap ucapnya dicermin sambil memoles lipglos dibibirnya yang berwarna pink.

Dia keluar saat mendengar suara klanson tukang ojek yang sudah menunggunya didepan,segera diambilnya kunci rumah dan bersiap untuk mengunci pintu itu,tapi tiba tiba dia seperti melupakan sesuatu.

Apa pikirnya sebelum benar benar menutup pintu rumahnya.

"Oh,tuhan aku melupakan suamiku",pikirnya sambil menepuk jidadnya sendiri.

Terpopuler

Comments

Solaya

Solaya

astaga buguru, entar suaminy diambil orang gk sadar gimana loh

2023-10-18

0

💞🎗Yannie🎗💞

💞🎗Yannie🎗💞

waduh gmn ceritanya nih bu guru ampe lupa sm suami 😁😁🙈🙈

2022-08-23

1

Suzieqaisara Nazarudin

Suzieqaisara Nazarudin

Lupa ya sama suami sendiri🤣🤣🤣

2022-08-22

1

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!