11.Pindah Rumah.

Sepanjang perjalanan Anandita memilih untuk diam tidak ingin memulai pembicaraan mereka, begitu pun Gavin tidak berusaha memulai pembicaraan.

Suasana terasa sangat canggung diantara mereka,tiba tiba Gavin menyela dengan bertanya pada Anandita.

"berapa umurmu?"tanya Gavin memecah keheningan didalam mobil.

"hah"Anandita terkejut dengan pertanyaan tiba tiba dari Gavin.

"aku tau usia kita berdua pasti berbeda,jadi aku ingin tau berapa jauh perbedaan kita"ucap Gavin memberikan penjelasan tentang pertanyaannya karena melihat Anandita terkejut dengan pertanyaannya.

"ya,aku sudah berumur 23 tahun bulan lalu "jawab Anandita pada Gavin "kalau kau berapa umurmu sekarang?"

"aku 19 tahun awal bulan ini"

"semuda itu"jawab Anandita secara otomatis karena mendengar Gavin menyebutkan umurnya.

Seketika Gavin menengokkan kepalanya kearah Anandita.

"maaf aku tidak bermaksud...,aku hanya terkejut karena tidak menyangka bahwa kau semuda itu"ucap Anandita merasa bersalah.

"kenapa dengan usiaku,kupikir itu tidak akan terlalu berpengaruh dalam hubungan kita,karena umur hanya sebuah angka,tidak bisa menjadi penanda dari kedewasaan seseorang"ucap Gavin sambil kembali menatap jalan raya didepan.

"ya,kau benar,mulai sekarang kita harus merubah imej pandangan dari orang yang memandang kedewasaan seseorang hanya diukur dari berapa usia yang dimilikinya".

jawabku membetulkan ucapan dari Gavin.

Kutatap Gavin sekilas kadang aku merasa Gavin bersikap seperti pria dewasa,mungkinkah banyak hal yang telah dilaluinya diusia semuda itu,pikirku.

"apa yang kau pikirkan"tanya Gavin karena melihatku menatap kearahnya.

"tidak,aku hanya merasa kau lebih dewasa dari anak seusiamu,pasti sudah banyak hal yang terjadi dalam hidupmu"

"bagaimana denganmu?"tanyanya balik padaku.

"aku,tentu saja juga..."

"kalau orang pertama kali melihatmu pasti akan berpikir kau masih Abg, berusia sekitar 18 atau bahkan mungkin17 tahun"

"hah!!,benarkah"Anandita tidak menyangka ternyata Gavin mengira dia masih semuda itu,jadi mungkin itu alasannya Gavin mau menikah dengannya tadi malam.

Seketika dada Anandita terasa nyeri karena memikirkannya,apakah sekarang Gavin merasa tertipu karena wanita yang dinikahinya ternyata umurnya lebih tua bahkan gurunya sendiri Gavin pasti kecewa sekarang,batin Anandita.

"kenapa?"tanya Gavin karena melihat wajah Anandita yang muram setelah dia menyebutkan perkiraan umurnya.

"tidak.."ucap Anandita masih berusaha menutupi nyeri didadanya.

"benarkah?"

"iya tidak apa apa?,aku hanya merasa seperti telah menipumu"ucap Anandita pelan.

"maksudmu?"tanya Gavin heran dengan pertanyaan Anadita.

"itu...,kau pasti merasa tertipu karena sudah menikahiku yang kau kira masih Abg ternyata sudah bisa jadi sugar Mamy mu,"ucap Anandita dengan tertunduk karena merasa sedih.

Tapi Gavin menanggapi pernyataan Anandita malah dengan tertawa lebar.

"dasar otak biji jagung"sentil Gavin pada dahi Anandita dengan gemas.

"hah,kenapa?"

"kau itu...,tidak bisakah kau berpikir secara wajar,bagaimana tadi malam aku bisa mengucap ijab qobul kalau aku tidak melihat kartu tanda pengenalmu"

"tapikan.."

"dan kau pikir aku tidak berpikir saat akan mengucapkan sumpah itu,kalau kau masih berusia dibawah umur kau pikir aku akan mau melakukannya"

"maksudmu?"

"aku mau menikahi karena tau kau sudah cukup dewasa untuk menikah"

"bagaimana denganmu bukankah usiamu masih sangat muda untuk menikah,apakah itu tidak mengganggumu apa lagi kau belum mengenal siapa istrimu"tanya Anandita dengan penasaran.

Gavin menatap wajah Anandita sebelum menjawab pertanyaan yang diajukannya.

"mungkin itu yang dinamakan rahasia jodoh"ucap Gavin dengan santai.

Seketika Anandita terbelalak mendengar jawaban yang diberikan Gavin atas pertanyaannya,dia tidak pernah menyangka akan mendapat jawaban yang sangat dalam dari suami dadakannya itu.

"bagaimana denganmu,apa alasanmu?"tanya balik Gavin pada Anandita.

"maaf aku tidak tau,kenapa aku bisa menerima pernikahan kita tadi malam?"ucap Anandita sambil tertunduk karena merasa bersalah dengan jawabanya yang tidak seyakin milik Gavin,dan takut membuat Gavin kecewa dengannya.

Gavin menyentuh lembut puncak kepala Anandita.

"tak harus punya alasan yang bagus untuk memulai sesuatu yang baik,jadi jangan khawatirkan hal yang tidak penting,kita menjalani hidup tidak dengan sebuah alasan tapi dengan sebuah niat dan keyakinan kita akan sesuatu"

"ya,jawab Anandita pelan merasa sangat terharu mendengar semua yang diucapkan Gavin padanya.

Membuatnya merasa mungkin memang jodohlah yang mempertemukan mereka dan waktulah yang akan mengisi lembar cerita mereka yang masih kosong saat ini,dan Anandita berharap semoga banyak cerita indah dilembar cerita hidupnya dengan Gavin nanti.

dan terimakasih"ucap Anandita sambil menatap wajah Gavin yang duduk disampingnya.

Gavin tidak menjawab apapun dari ucapan Anandita, dia lebih memilih fokus pada jalan raya didepannya.

Setelah berkendara sekitar hampir satu jam

mobil yang dikemudikan Gavin sudah mulai

masuk gang menuju rumah Anandita.

Dari sana Gavin harus pelan pelan menjalankan mobilnya karena jalan yang dilewati lumayan sempit hanya muat untuk mobil ukuran kecil,jadi perjalanan menjadi lebih lambat.

"kamu tunggu disini saja,biar aku masuk sendiri"ucap Anandita pada gavin yang barusaja mematikan mesin mobilnya di halaman rumah Anandita.

Gavin tidak menjawab hanya menatap saat Anandita turun dari dalam mobilnya.

Sampai didalam rumah Anandita segera masuk kedalam kamarnya dan langsung membuka lemari kecil tempat bajunya diletakkan.

Anandita memilih sebuah atasan kaos lengan pendek dengan bawahan celana panjang jeans warna biru gelap,kemudian karena dia akan bersih bersih jadi dia memutuskan mengikat rambutnya keatas,saat melihat kearah cermin dia terkejut karena banyak sekali tanda kissmark merah keunguan dilehernya yang putih itu membuat emosinya tiba tiba naik.

"Gaviiin!!"teriaknya dengan kesal pada cermin didepannya.

"ada apa kau berteriak memanggilku?"tanya Gavin memunculkan kepalanya dipintu kamar Anandita.

Membuat Anandita yang awalnya emosi jadi terkejut,karena melihat wajah Gavin yang muncul tiba tiba dipintu kamarnya.

"sejak kapan kau ada disitu?"tanya Anandita sambil menunjuk Gavin dari dalam kamar.

"sejak tadi"jawab Gavin sambil melangkah masuk kedalam kamar Anandita yang hanya berukuran sepertiga dari kamar milik Gavin.

"mau apa kau?"tanya Anansita sambil memundurkan langkahnya karena melihat Gavin berjalan mendekat kearahnya.

"aku hanya ingin melihat apa yangcterjadi oadamu ,kenapa kau sampai meneriakkan namaku sekeras itu"ucapnya dengan sangat santai.

"stop!!!,berhenti disana aku tidak papa,tadi aku hanya terkejut melihat banyak sekali ini dileherku"ucap Anandita sengan polosnya menunjuk kissmark buatan Gavin,membuat Gavin jadi ingin mengerjainya.

"coba kuperiksa"ucqp gavin dengan ekspresi jahil pada Anandita.

"berhenti disana,jangan mendekat,Vin atau..."

"atau...,apa kau mau berteriak lagi"

"tidak"jawab Anandita dengan menggelengkan kepalanya.

"Ternyata masih kurang bagus hasilnya sepertinya bintang bintang ini harus dibuat lebih besar dan terang jadi akan semakin indah terlihat"ucapnya dengan menampilkan senyum devil pada Anandita,membuat Anandita membelalakkan mata mendengar apa yang diucapkan Gavin padanya.

Sidorongnya tubuh Gavin sambil berteriak marah pada Gavin.

"Gaviiiin!!!".

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

🤣🤣🤣

2023-02-20

1

susi 2020

susi 2020

😂😂😂

2023-02-20

0

Suzieqaisara Nazarudin

Suzieqaisara Nazarudin

masih banyak yg typo ya thor..tp gak papa aku memahaminya,dan membacanya dengan cara ku sendiri..🤭🤭😅😅

2022-08-22

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!