12.Candlelight Dinner.

Setelah kejadian penuh drama saat dikamar akhirnya Anandita selesai juga membereskan barang yang akan dibawa pindah ke Apartemen Gavin.

Anadita hanya membawa beberapa barang yang menurutnya sangat penting,semua barang dimasukkannya kedalam satu koper berukuran sedang dan sebuah ransel yang dibawanya dipunggung serta koper yang diseretnya sambil keluar rumah sebelum mengunci pintunya .

Anandita sengaja menyuruh Gavin untuk menunggu diluar rumah, karena dia merasa Gavin hanya memperlambat waktunya untuk membereskan barang yang akan dibawa.

"ayo pulang"ajak Anandita sambil menarik koper yang dibawanya menuju mobil Gavin.

"mana barang yang akan dibawa"tanya Gavin karena melihat Anandita hanya menyeret sebuah koper dan menenteng sebuah ransel dipunggungnya.

"ini"tunjuk Anandita sambil menyuruh Gavin untuk membuka pintu bagasi mobilnya.

"cuma ini"jawab Gavin dengan heran karena hanya sedikit barang yang dibawa oleh Anandita.

"iya,cepat buka bagasinya,ransel dipundakku sudah terasa berat"

"apa isinya "tanya Gavin sambil membantu Anandita mengangkat ransel kedalam bagasi.

"buku buku untuk materi yang akan aku ajarkan disekolah"

"lalu di dalam kopermu itu apa isinya"

"hanya beberapa lembar baju untuk mengajar dan baju ganti untuk dirumah"

"tas atau sepatumu mana"tanya gavin karena tidak melihat Anandita membawa kotak berisi sepatu atau tas yang biasanya dimiliki para wanita seperti yang biasa dia tau.

"ini,tasku"jawab Anandita santai sambil berjalan menuju pintu penumpang,untuk segera masuk kedalam mobil.

"cuma ini,tunjuk Gavin pada tas yang ditenteng Anandita.

"iya,kenapa ada yang salah"tanya Anandita dengan sangat santainya.

Gavin menatap setengah heran dengan wanita yang berstatus istrinya ini,sebenarnya perempuan macam apa yang dinikahinya ini.

Tak seperti wanita wanita yang biasa ditemuinya diluar sana atau teman teman wanita nya disekolah saja tak sesimpel istrinya ini,jadi apakah ini merupakan berkah baginya karena mendapatkan istri dengan sifat sesimpel itu.

"Vin, Gavin!!"buka pintunya"

"hah..,iya sebentar"ucap Gavin karena masih sibuk dengan keheranannya pada Anandita.

"makasih"ucap Anandita.

"hem"

Tanpa bermaksud panjang lebar menjawab ucapan Anandita.

"kau ingin mampir kesuatu tempat sebelum kita kembali ke Apartemen"tawar Gavin.

Anandita hanya menggelengkan kepala karena dia merasa tidak ada keperluan ataupun barang yang ingin dia beli.

"kita langsung pulang saja"ucapnya.

Gavin tidak menanggapi ucapan Anandita tapi dia langsung melajukan mobilnya di padatnya lalu lintas jalan.

Sampai ditengah perjalanan tiba tiba Gavin membelokkan mobilnya kesebuah kafe besar yang terletak di pinggir jalan raya yang mereka lewati.

Anandita menatap kearah kafe besar didepannya dengan bingung,karena jujur saja meskipun dia bukan gadis kuper, tapi untuk makan atau nongkrong ditempat seperti ini dia harus berpikir seratus kali karena,dia tau harga makanan dan minuman ditempat seperti ini pasti berkali kali lipat dari harga makanan di warteg.

Apa lagi waktu dia masih kuliah,dia sengaja selalu menolak ajakan teman temannya untuk nongkrong di kafe seperti ini.

Karena dia sadar,dia hanya hidup mengandalkan uang tabungan peninggalan orang tuany, yang harus benar benar dia hemat agar cukup sampai Anandita menyelesaikan kuliahnya.

Meskipun sekali kali dia pernah mencoba bekerja saat itu,tapi tidak bisa bertahan lama karena Anandita selalu ingat pesan mendiang orang tuanya,untuk lebih dulu mengutamakan pendidikannya.

Jadi Anandita sengaja menghindari datang ke tempat nongkrong berkelas seperti ini.

Bahkan sekarang,meskipun dia sudah tidak kuliah, tapi dia baru bekerja sehari,belum menerima gajih pertamanya dan sisa tabungan miliknya hanya cukup bertahan untuk satu dua bulan kedepan saja.

Tapi kalau dipakai makan ditempat seperti ini,mungkin sampai akhir bulan ini dia harus makan mie instan sampai gajihan,apalagi kalau untuk makan berdua dengan Gavin jangan jangan uangnya hanya bisa bertahan sampai besok,pikirnya.

"ayo turun"ajak Gavin bermaksud membuka pintu mobil disampingnya.

"tunggu,Vin"Anandita memegang tangan Gavin mencegahnya untuk turun dari mobil.

"ada apa?"

"kita,pulang saja aku tidak lapar"ucapnya berbohong pada Gavin.

"tapi aku lapar,dan mau makan dulu baru kita pulang"ucap Gavin sambil melepas tangan Anandita dan bermaksud turun dari mobil.

"Gavin..,tunggu dulu"Anandita masih berusaha mencegah Gavin untuk turun dari mobil.

"kamu sebenarnya mau ngomong apa,bilang sekarang atau kubiarkan dimobil sendiri"omel Gavin pada Anandita.

"itu..,sebenarnya uangku tidak cukup kalau untuk kita makan disini,kamukan tau aku baru hari ini bekerja jadi baru bulan depan menerima gajih,sedangkan tabunganku tinggal sedikit hanya cukup untuk makan satu bulan ini,jadi bisa kita makan ditempat yang lebih murah saja"

Mendengar apa yang dikatakan Anandita Gavin merasa terharu sampai segitu ternyata pemikiran wanita yang menjadi istrinya ini,dia tidak bertanya apakah Gavin punya uang atau tidak, tapi lebih memikirkan apakah uang yang dimilikinya itu cukup untuk hidup mereka berdua.

Gavin tidak tau harus merasa sedih atau kah bangga mempunyai istri seperti Anandita.

"kali ini aku yang akan membayarnya,anggap saja perayaan hari pertama kita menikah"

"tapi Vin,nanti uang sakumu akan langsung habis"

Gavin semakin heran dengan pemikiran Anandita,jadi dia berpikir Gavin masih seperti anak anak sekolah lain yang mendapat uang saku dari orang tuanya setiap bulan,ataukah dia harus jujur sekarang mengatakan siapa dirinya yang sebenarnya.

Tapi sepertinya waktunya kurang tepat,jadi sekarang biarlah dulu Anandita berpikir bahwa suaminya ini hanya pelajar biasa,batin Gavin.

"Tidak papa habis toh bulan depan aku akan dapat uang saku lagi"ucap Gavin sambil turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam kafe,mau tidak mau Anandita terpaksa mengikuti,Gavin berjalan masuk kedalam kafe itu.

Suasana didalam kafe cukup rame tapi tidak sampai penuh,jadi masih bisa mencari meja yang ingin mereka duduki.

Anandita mengedarkan pandangannya sambil mengikuti langkah Gavin ke sebuah meja yang ada di pojok dekat panggung live musik yang sedang kosong.

"duduklah"suruh Gavin sambil menarikkan kursi untuk Anandita.

"makasih"ucap Anandita.

"mau pesan apa"tanya Gavin sambil memberikan buku menu yang disodorkan pelayan pada mereka.

Anandita melihat kedaftar menu yang disodorkan pelayan, semua menu makanan yang ada menggunakan nama dari bahasa italia ,dia jadi bingung karena selama ini makanan italia yang pernah dia makan hanya pizza saja,selebihnya dia tidak tau.

Anandita mendekatkan wajahnya kearah Gavin,sambil dengan suara pelan dia berbisik agar tidak didengar pelayan yang berdiri diam disamping meja mereka menunggu mereka menyebutkan pesananya.

"Vin..,aku tidak pernah makan makanan italia,disini ada nggak menu ayam geprek"

Gavin hampir saja tertawa terbahak bahak mendengar apa yang diucapkan Anandita padanya,kalau tidak ingat mereka masih berada didalam kafe.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

🤣🤣😂

2023-02-20

1

susi 2020

susi 2020

🤩🤩🥰

2023-02-20

0

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BETUL KATA GAVIN, NI DITA OTAKNYA KECIL, GK LIAT GAVIN PNY APARTEMEN, MOBIL DN MOTOR, GAVIN BKN KALENG2, DN GAVIN PNY USAHA SENDIRI, CAFE PENINGGALN BUNDANYA..
MSKI AYAHNYA PNGUSAHA TAJIR, TPI DY GK MAU NGANDALKN AYAHNYA.. HASIL DARI CAFE BUNDANYA UDH CUKUP UNTUK DIA DN ISTRINYA

2022-12-02

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!