14.Drama Pagi.

Anandita mandi dengan kecepatan kilat,tidak sampai bermenit menit bahkan berjam jam seperti perempuan pada umumnya dia sudah menyelesaikan sesi berpakaiannya.

Ditatapnya wajahnya dicermin yang ada dikamar Gavin,'akhirnya siap,gumamnya.

Segera dia keluar kamar, bermaksud akan langsung berangkat.

"kau sudah mau berangkat"tanya Gavin dari arah belakang Anandita.

"hah,kau belum berangkat?"tanya Anandita dengan membalikkan badan menghadap Gavin.

"belum,kau tidak sarapan dulu?"

"ini sudah siang ayo berangkat,apa lagi yang kau tunggu?"

"ini baru pukul 5.45 pagi kurasa masih ada waktu untuk sarapan"ucap Gavin sambil berjalan kearah dapur meninggalkan Anandita yang masih diam terpaku diruang tamu.

"Gavin tunggu!!"teriak Anandita sambil berjalan cepat mengikuti Gavin masuk kedapur.

"ayo sarapan"ajak Gavin yang sudah duduk di meja makan tanpa memperdulikan teriakan Anandita padanya.

"kau masih bisa dengan santainya makan disini,ayo berangkat sekarang kita sudah telat!"

"ini baru pukul 5.00 lewat sedikit coba kau lihat jam dinding diatas kepalamu itu"

Anandita menengok kedinding belakangnya yang terdapat jam dinding besar,dan jarumnya baru menunjukan pukul 5.45 pagi.

"tapi tadi dikamar..."

"mungkin rusak atau baterainya habis"jawab Gavin sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

"Ga..."

"jangan berteriak hematlah tenagamu untuk mengajar nanti,sekarang cepat duduk dan sarapan baru kita berangkat"

Anandita tidak jadi meluapkan emosinya yang sudah berada diujung lidahnya,karena mendengar teguran Gavin.

Dengan wajah ditekuk Anandita duduk di meja makan seperti perintah Gavin.

"tapi setidaknya kau kan bisa membangunkan aku baik baik,tidak perlu membuatku terkejut dengan mengatakan kita sudah kesiangan"gumam Anandita sambil menyendokkan makanan kemulutnya.

"aku sibuk memasak sarapan untuk kita jadi aku tidak tau kalau kau belum bangun"

"kau yang memasak semua ini ucap Anandita sambil menunjuk hidangan yang ada dimeja makan.

"ya,kau pikir dari mana asal makanan ini?"

"bisa saja kau membelinya diluar?"

"itu tidak sehat,lebih sehat kalau kita memasak sendiri makanan yang akan kita makan,jangan bilang kau tidak bisa masak!"

ucap Gavin sambil menatap kearah Anandita.

Anandita hanya meringiskan wajahnya sebagai jawaban dari pertanyaan Gavin.

"kau..."

"aku sudah selesai"ucap Anandita langsung bergegas bangun dari meja makan dan berjalan keluar dari dapur dengan cepat.

"cuci dulu piringmu setelah kau selesai makan,kau pikir dapurku warteg apa!"teriak Gavin karen melihat Anandita hanya meninggalkan piring bekas makannya di wastafel tanpa mencucinya lebih dulu.

Dari luar Anandita baru berani menyahut Gavin dengan suara lantang.

"aku sudah telat, tolong kau cucikan sekalian dengan milikmu!" teriak Anandita pada Gavin.

"dasar istri tak tau diri,sebenarnya yang lebih tua itu siapa? kenapa kau merasa aku seperti pengasuhnya,gerutu Gavin sambil mencuci peralatan bekas makan mereka.

Setelah selesai Gavin baru keluar Apartemen menuju area parkir, disana dilihatnya Anandita sedang berdiri disamping mobilnya.

"kenapa belum berangkat,katanya sudah telat?"ejek Gavin sambil berjalan melewati Anandita untuk masuk kedalam mobilnya.

"itu...,aku lupa kau belum mengembalikan ponselku jadi aku tidak bisa waktu ingin pesan ojek online"jawab Anandita sambil menundukan wajah dan memainkan tangannya seperti anak kecil.

Melihat kelakuan istrinya Gavin yang semula dongkol malah menjadi gemas dibuatnya.

"ayo naik,"ajak Gavin.

"kau sudah tidak marah lagi?"tanya Anandita sambil masuk kedalam mobil Gavin.

"siapa bilang,semua tidak gratis?"

"maksudmu?aku harus membayarmu,baiklah ini!"Anandita mengeluarkan uang selembar limapuluh ribuan dari dalam dompetnya dan memberikannya pada Gavin.

"ini..?"ucap Gavin terkejut menerima uang itu.

"uang sakumu hari ini,karena uangmu kan habis untuk mentraktirku makan tadi malam"

Gavin baru ingat tadi malam dia mengatakan

pada Anandita bahwa mereka makan pakai uang sakunya bulan ini.

"kurang banyak ya?"tanya Anandita,karena Gavin hanya diam saja menerima uang darinya ,"uangku tidak banyak jadi hanya bisa memberimu segitu hari ini,nanti kalau aku sudah gajihan aku akan memberimu lebih setiap harinya".

Gavin merasa tidak tega untuk menolak uang pemberian Anandita saat melihat wajah Anandita yang tampak sedih.

"ini sudah cukup"ucap Gavin sambil memasukkan uang itu kedalam saku seragamnya.

"tapi kau perlu beli bensin untuk mobilmu uang segitu pasti tidak cukup"ucap Anandita lagi.

"tenang saja,kau tidak perlu memikirkan hal itu,sekarang sebaiknya kita berangkat kalau tidak ingin terlambat lagi"ucap Gavin lalu mulai melajukan mobilnya menuju ke Sekolah yang berjarak kurang lebih 30 menit perjalanan kalau tidak macet.

Maklum jalanan dikota besar setiap pagi hari pasti macet karena semua orang harus pergi ketempat aktivitasnya masing masing pada saat bersamaan.

Karena itu biasanya Gavin lebih suka berangkat kesekolah atau kemana mana dengan menggunakan motor sportnya dari pada memakai mobil miliknya itu.

Tapi mulai sekarang sepertinya dia akan lebih sering memakai mobilnya ini dari pada motor kesayangannya itu,karena dia tidak mungkin mengajak Anandita ke sekolah dengan motor Sportnya,itu akan sulit dan pasti tidak nyaman terutama kalau banyak teman temannya disekolah yang melihat mereka berboncengan naik motor seperti kemaren.

Untung kemaren cuma Aldo yang melihat,itu pun cukup membuat Gavin sakit kepala saat nanti Aldo mencecarnya dengan berbagai pertanyaan karena ingin tau,kenapa Gavin membonceng seorang perempuan dengan motor kesayangannya karena selama ini bagi Aldo dan teman teman disekolah Gavin tidak pernah sekalipun mau dekat dengan perempuan manapun, apalagi sampai membawa perempuan naik diatas motornya.

Dan benar saja, saat Gavin baru saja memarkir mobilnya diparkiran khusus mobil yang letaknya bersebelahan dengan parkiran motor,dilihatnya Aldo sudah duduk diatas motornya seperti sedang menunggu kedatangannya.

Untung saja hari ini aku naik mobil kalau naik motor pasti Gavin tidak bisa masuk kelas,karena dipaksa Aldo untuk menjelaskan masalah kemaren sampai tuntas.

"turun kita sudah sampai"perintah Gavin pada Anandita sambil gavin mulai melepas sabuk pengaman miliknya.

"tunggu sebentar,aku harus melihat situasi sebelum turun dari mobilmu"ucap Anandita dambil matanya melihat kesekitar area parkiran itu.

"lebih baik kau turun sekarang sebelum banyak orang yang datang"ucap Gavin kembali memerintahkan Anandita untuk turun dari mobil.

Karena memang jam baru menunjukan pukul 6.45 saat mereka sampai jadi belum terlalu banyak orang yang datang ke sekolah.

"seharusnya kau turunkan saja aku diluar pagar sekolah tadi,supaya tidak ada yang melihat kita seperti kemaren"gumamnya.

"jangan suka menggerutu tidak jelas,sebaiknya cepat turun sekarang"

"baik aku turun,ucap Anandita dengan wajah cemberut.

"tunggu!"panggil Gavin saat Anandita sudah hampir keluar dari pintu mobil.

"apa lagi aku sudah mau turun"

"ini"Gavin mengangsurkan tanganya agar dicium Anandita.

"apa?"tanya Anandita bingung.

"Salim dulu sebelum keluar"ucap Gavin pada Anandita.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

😂😂🤣

2023-02-20

1

susi 2020

susi 2020

🤩🤩🥰

2023-02-20

0

💞🎗Yannie🎗💞

💞🎗Yannie🎗💞

Aniiiiin knp ah ko berasa jd bocah 😆😆😆🙈🙈🙈

2022-08-23

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!