8.Di Apartemen.

"sepertinya kau sangat memikirkan statusku yang masih sekolah"

"ya benar"

"kenapa?"

"hah.."Anandita bingung karena sepertinya Gavin tidak perduli dengan perbedaan status diantara mereka.

"itu...karena aku gurumu,jadi aku merasa...."Anandita sangat gugup sampai tidak tau harus bagaimana mengatakannya.

"aku tidak masalah dengan perbedaan usia diantara kita,dan tentang statusmu sebagai guruku mau bagaimana lagi,toh kita sudah menikah jadi tidak perlu dipermasalahkan".

"tapi Vin..."kenapa sulit sekali menjelaskan masalah ini,pikir Anandita lebih sulit dari pada menghadapi sidang skripsi,bagaimana ini,pikir Anandita.

Anandita menghela nafas sebelum mengatakan apa yang ada dipikirannya.

"begini Vin bukan hanya tentang usia dan status kita,tapi yang lebih penting karena kita belum saling mengenal,bisa dibilang kita adalah dua orang asing sekarang dan itu...,yang pasti aku ingin kita menunda untuk melakukan MLnya sekarang"setelah mengatakannya dada Anandita terasa lega.

"kau pikir aku ingin melakukannya sekarang,sepertinya statusmu sebagai guruku tidak membuat otak dikepalamu juga ikut dewasa"

"hah.."

"aku sengaja mengajakmu kesini supaya kau tau bahwa aku serius"

"maksudmu.."

"sepertinya otakmu sedang tidak normal,jadi sekarang sebaiknya kau bersihkan dirimu dulu setelah itu mari kita bicara"

Anandita membetulkan apa yang baru saja diucapkan Gavin,sepertinya dia memang perlu menyegarkan diri agar sel sel diotaknya dapat kembali bekerja dengan baik.

Karena jujur saja selama seharian ini,bahkan dari tadi malam dia merasa tidak bisa berpikir seperti biasanya karena terlalu banyaknya kejutan yang terjadi di hidupnya dalam sehari semalam

"dimana aku bisa mandi"tanyanya pada Gavin.

"dikamarku"ucap Gavin dengan santai sambil menunjuk kamar tempatnya keluar tadi.

Seketika mata Anandita melotot menatap kearah Gavin karena terkejut.

"kenapa?"

"tidak ada,sebaiknya aku mandi sekarang"ucap Anandita sambil berjalan cepat menuju kamar yang di tunjuk Gavin.

Sampai dikamar Anandita belum sadar bahwa yang dia masuki itu adalah kamar seorang pria, saat sudah sampai didalam kamar mandi baru dia merasa gugup karena baru pertama kali masuk kekamar seorang pria,dan semua barang barang yang ada disitu semua milik pria.

Anandita melihat perlengkapan mandi yang ada dikamar mandi semua milik Gavin dan semuanya dikhusus untuk cowok, hanya saja ada satu sikat gigi baru yang belum dibuka disamping sikat gigi milik Gavin, mungkin Gavin sengaja menyiapkan sikat gigi itu untuknya,pikir Anandita.

Anandita melepas baju yang dipakainya ,lalu mengguyur tubuhnya dibawah shower,dan mengambil sabun mandi milik gavin untuk dipakainya,saat membuka tutupnya tercium aroma tubuh gavin dari sabun dibotol membuat dada Anandita seketika berdesir,teringat waktu tadi tubuh mereka menempel saat naik diatas motor Gavin.

Harum,batin Anandita sambil menggosokkan sabun itu ketubuhnya,sambil menggosok tiba tiba Anandita membayangkan bagaimana kalau itu Gavin yang melakukannya,tubuh Anandita langsung meremang karena membayangkannya,seketika langsung dibilasnya sabun yang masih ada ditubuhnya,dasar otak mesum,maki Anandita pada dirinya.

Setelah selesai Anandita bermaksud langsung berpakaian dikamar mandi,tapi...oh Tuhan,kebiasaan banget sih kamu Dita,makinya dengan menepuk jidatnya sendiri,dia lupa ternyata waktu melepas baju tadi dia langsung melemparkannya kelantai seperti kebiasaannya kalau mandi terburu buru dirumah.

Ih menyebalkan sekali,dumelnya pada dirinya sendiri.

Anandita mengedarkan pandangannya mencari sesuatu yang bisa dipakainya untuk keluar dari kamar mandi hanya ada handuk disana,segera diambilnya handuk milik Gavin dan dipakai untuk membungkus tubuhnya,untung handuknya besar jadi lumayan bisa menutup sampai lututnya.

setelah itu dengan pelan Anandita menyembulkan kepalanya kepintu kamar mandi,untuk melihat situasi dikamar Gavin.

Aman,gumamnya sambil memegangi ujung handuknya.

Tapi bagaimana sekarang,gumamAnandita,aku nggak mungkin keluar kamar dengan hanya memakai handuk ditubuhnya walaupun handuk itu tidak terlalu pendek tapi bagian atas tubuhnya masih tetap terekspos dan lagi,oh Tuhan bagaimana dengan dalamanku,segera Anandita berlari lagi kekamar mandi untuk memeriksa pakaian dalamnya apakah masih bisa dipakai atau tidak.

Hah ,selamat untung belum basah jadi masih bisa dipakai,untuk bajunya terpaksa dia akan pinjam pakaian Gavin dulu sementara,pikirnya.

Setelah selesai dengan masalah pakaian dalam sekarang Anandita harus menebalkan muka untuk bilang pada Gavin dia ingin meminjam baju miliknya.

Masih dengan mengenakan handuk ditubuhnya Anandita berjalan keluar dari kamar Gavin,mencari dimana keberadaan Gavin.

diedarkannya pandangan keseluruh ruang tamu tempat dia danGavin duduk tadi tapi,Gavin sudah tidak ada disana' kemana dia,batin Anandita sambil mengedarkan pandangannya kearea ruang tamu itu.

"kau mencari apa?"

Seketika Anandita tersentak melihat Gavin sudah berdiri lagi dibelakangnya.

"aku mencarimu"

"aku ?"tanya Gavin bingung.

"iya,aku mencarimu untuk meminjam baju bersihmu"ucap Anandita.

Gavin menatap Anandita dari atas kebawah dengan pandangan yang sulit dibaca.

"kemana bajumu tadi"

"itu...,aku lupa kalau aku tidak sedang dirumah jadi bajuku basah kena air waktu aku mandi.

"kau mandi memakai bajumu?"tanya Gavin dengan wajah bingung.

"bukan,tapi..."seketika wajah Anandita bersemu merah karena teringat kebiasaannya yang melempar baju sembarangan saat mandi"pokoknya pinjamkan saja baju bersihmu sekarang,aku tidak mungkin kemana mana hanya memakai handuk"

"baiklah,ayo"

"kemana?"tanya Anandita dengan cenggo.

"ML"

"haaah"seketika Anandita memegang erat ujung handuknya.

Melihat itu Gavin tertawa terbahak bahak.

"apa yang lucu"sungut Anandita masih dengan memegang erat ujung handuknya.

"kamu,"ucap Gavin sambil menyentil gemas jidat Anandita.

"kenapa,aku?"Anandita masih bingung.

Membuat Gavin semakin ingin menggoda istrinya itu.

"Sebenarnya aku heran dengan otak yang hanya sebiji jagung ini kenapa kau bisa menjadi guru"

"apa maksudmu,kau mengatakan aku tidak

pintar"jawab Anandita dengan nada sewot.

"ya,bisa dibilang bahasa kasarnya seperti

itu"ucap Gavin sambil mengedikkan kedua bahunya membuat Anandita semakin disulut emosi.

Tanpa sadar dia berjalan kearah pintu keluar Apartemen.

"mau kemana kau"teriak Gavin sambil mencekal lengan Anandita.

"pulang"jawab Anandita marah.

"kau gila mau pulang seperti ini"

"kenapa?,kau pikir aku tidak bisa pulang sendiri"ucapnya dengan wajah menatap tajam kearah Gavin.

"shitt"seketika Gavin langsung mengangkat tubuh Anandita kepundaknya.

"Gavin apa yang kau lakukan,lepaskan aku!! kau tidak bisa memaksaku untuk melakukannya kalau aku tidak mau,lepaskan Gavin!!"

Gavin tidak menggubris ocehan Anandita yang ada dipundaknya,dia terus saja membawa' tubuh Anandita masuk kedalam kamar,membuat Anandita semakin ketakutan,tamatlah sudah sekarang kau Anandita sepertinya otak Gavin sudah dikuasai oleh setan sekarang,gumamnya dalam hati.

Sampai dikamar diturunkankannya tubuh Anandita didepan cermin besar yang ada dipintu lemari dikamar Gavin.

"lihat lah,kau mau keluar dengan telanjang seperti itu"

"hah!!!"seketika Anandita tersadar jadi dari tadi dia belum berpakaian,pantas saja Gavin marah.

Terpopuler

Comments

Eika

Eika

gurunya nervous menghadapi Gavin, cogan yang seperti oppa korea 😍

2022-07-14

0

Dwi Cimut

Dwi Cimut

sering2 up donk kak biar pembaca makin banyak

2022-05-28

2

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!