4.Ternyata Namanya Gavin.

Selama mengajar didepan kelas Anandita berusaha bersikap sebiasa mungkin,meskipun setiap kali melirik kearah Gavin,dia selalu menatap wajah Anandita dengan ekspresi yang sulit dibaca,hingga membuat Anandita jadi gugup.

"ehem,apakah ada yang akan ditanyakan?"tanya Anandita setelah penjelasannya tentang materi yang diberikannya selesai.

"Ada,bu"

"ya,silahkan kamu..."

"Ald, bu"

"ya Aldo,silahkan mau bertanya apa?"

"ibu sudah punya pacar atau belum kalau belum saya mau jadi pacar ibu"

Anandita langsung tersedak mendengar pertanyaan yang dilontarkan Aldo yang membuat seisi kelas menjadi gaduh.

Anandita melirik kearah Gavin sekilas,ternyata dia sedang menatap kearah Anandita membuat Anandita menjadi semakin gugup untuk menjawab pertanyaan konyol yang dilontar oleh Aldo.

"ehem,itu..."

Tet...tet...

Tiba tiba bel tanda pelajaran selesai berbunyi membuat Andita dapat bernafas lega tidak perlu lagi menjawab pertanyaan konyol itu.

"maaf anak anak karena bel sudah berbunyi jadi pelajaran kita sampai disini dulu"ucap Anandita sambil membereskan barang barangnya yang ada diatas meja.

"ya..,bu pertanyaan saya belum dijawab,ibu gimana sih"

"maaf Aldo tapi pertanyaan kamu bukan tentang pelajaran jadi ibu tidak biasa menjawabnya,kalau pertanyaan yang berhubungan dengan pelajaran meskipun jam pelajaran sudah berakhir pasti akan ibu jawab"ucap Anandita, memberikan penjelasan panjang lebar pada Aldo.

"kalau begitu saya ingin bertanya tentang pelajaran apakah ibu mau menjawabnya"tanya Gavin yang membuat mata Anandita melotot.

"bagaimana bu?"

"ehem,baiklah kamu ingin bertanya bagian yang mana di pelajaran tadi?"

"banyak yang mau saya tanyakan bagaimana kalau kekantor ibu"

Anandita semakin melotot mendengar apa yang diucapkan Gavin.

Apalagi beberapa murid tampak memberi semangat pada Gavin sehingga membuat kelas menjadi sedikit gaduh.

"diperpustakaan saja temui saya disana nanti jam istirahat"

"kenapa tidak sekarang,saya mau bertanya sekarang"

Anandita semakin sebal apa sih sebenarnya maksud suami dadakannya ini,malah sengaja ingin membuatnya marah.

"baik kita keperpustakaan sekarang" ucap Anandita sambil melangkah keluar dari kelas yang semakin gaduh karena menyemangati Gavin untuk terus menggodaku.

Jarak kelas Gavin dengan perpustakaan hanya terpisah dua ruangan jadi tidak sampai lima menit kami sudah sampai si dalam perpustakaan itu.

Anandita sengaja memilih kursi yang letaknya disudut belakang agar nanti saat mereka bicara tidak ada yang dengar.

Tapi sebenarnya karena sekarang belum jam istirahat jadi perpustakaan itu masih kosong hanya ada petugas yang duduk dimeja depan.

"apa yang mau kau tanyakan"ucap Anandita saat mereka sudah berada dipojok perpustakaan yang sunyi.

Gavin hanya diam sambil mendekat kearah Anandita membuat Anandita secara reflek memundurkan tubuhnya.

"Gavin kau mau apa"ucap Anandita gugup.

"kau pikir aku mau apa"

"jangan aneh aneh ini masih disekolah"

"jadi kalau tidak disekolah aku boleh aneh aneh"ucap Gavin semakin mendekat kearah Anandita dan menarik lepas ikat rambut Anandita.

"ha,itu..."

"jangan pernah lagi mengikat rambutmu seperti ini,saat didepan orang lain"bisik Gavin di telinga Anandita.

Anandita hanya diam tak menjawab apa yang dibisikkan Gavin.

Dia terlalu syok dengan perbuatan Gavin barusan.

"Kenapa kau diam"

"tidak papa aku hanya...."

"jangan berpikir yang macam macam ini disekolah ada banyak cctv dimana mana"ucapnya sambil menunjuk salah satu cctv yang terletak agak jauh dari tempat kami bicara.

Anandita melihat kearah yang ditunjuk Gavin,ternyata benar ada cctv disana untung letaknya jauh kalau dekat dia pasti malu.

"aku tidak berpikir macam macam jangan sembarangan menuduh"ucap Anandita sambil mendorong tubuh Gavin untuk menyingkir dari hadapannya.

"tunggu,ucap Gavin sambil menarik tangan Anandita.

"Apalagi,"

"mana ponselmu"

"untuk apa"ucap Anandita sambil memberikan ponselnya pada Gavin.

"disita"

"ha,ucap Anandita dengan bingung.

tapi Gavin tidak perduli dan berlalu dari hadapan Anandita.

Setelah Gavin pergi Anandita baru sadar,kalau ponselnya disita bagaimana dia pulang nanti.

Untuk mengambil ke kelas Gavin juga tidak mungkin, apa nanti pikiran anak anak tentang mereka.

Anandita benar benar dibuat pusing dengan tingkah suami dadakannya itu.

Karena berjalan sambil memikirkan Gavin Anandita sampai tidak mendengar ada yang memanggil namanya,baru saat bahunya ditepuk dari belakang dia sadar.

"bu Dita"

"eh,pak Darius,ada apa"

"apa yang ibu pikirkan sampai saya panggil nggak dengar"

"oh..bukan hal penting, hanya masalah pelajaran"

"ada apa Bapak mencari saya"

"saya tadi menghubungi ponsel kamu Dita mau mengajak kekantin bareng ,tapi nggak dibalas balas"

"oh..maaf pak Darius baterai ponsel saya habis"

"tapi tadi waktu saya baru mengirim pesan ponselmu masih aktif, tapi setelah kamu membaca pesan ku tiba tiba ponselmu jadi tidak aktif.

"itu..,tadi waktu saya baru membaca pesan Bapak tiba tiba ponsel saya jatuh dan jadi tidak aktif"

"apakah parah?"

"maksudnya"tanya Anandita dengan bingung.

"kerusakan ponsel bu Dita,kalau parah pulang sekolah nanti biar saya temani ke conter ponsel untuk memperbaikinya".

"enggak parah,itu hanya penyakit lama maklum posel saya audah jadul,nanti kalau saya ces baterainya juga hidup lagi"

"kenapa nggak ibu isi dikantor saja,kan dimeja ibu ada colokan listriknya"

"saya lupa bawa canger ponselnya, biar saya isi dirumah saja nanti"jawab Andita sambil nyengir

"kalau begitu ayo kita bareng kekantin bu Dita,mumpung belum jam istirahat,kalau jam istirahat kantinnya penuh oleh murid yang akan makan siang,jadi sebaiknya kita kesana sekarang mumpung masih kosong jadi bisa lebih leluasa makannya.

"iya,kebetulan saya juga belum sarapan tadi pagi"ucap Anandita sambil berjalan disamping Pak Darius.

Sampai dikantin suasana memang masih sepi seperti kata pak Darius,hanya ada beberapa murid yang sedang duduk makan dikantin.

Darius mengajk Anandita untuk duduk di meja pojok yang agak kaih dari pandangan para murid yang sedang makan disana.

"mau pesan apa,aku pesankan"ucapnya pada Andita.

"satu mangkok soto saja sama air mineral kemasan".

"ini"ucap Darius sambil meletakkan satu mangkuk soto ayam dihadapanku.

"makasih"jawab Anandita lalu menarik mangkuk soto kehadapannya dan mulai menyendokkan soto itu ke dalam mulutnya.

"bagaimana hari pertama mengajar dikelas 12 IPA 2 tadi"

"tidak masalah,semuanya baik baik aja"

jawab Anandita sambil menyendok soto kedalam mulutnya.

"bagaimana dengan Gavin"seketika Anandita tersedak saat mendengar nama suami dadakannya disebut.

"pelan pelan"ucap Darius sambil menepuk pundak Anandita agar berhenti batuk.

"wah pak Darius asyik sekali,kencan dikantin"ucap suara yang baru datang.

Anandita menengok siapa yang baru saja bicara ternyata tiga orang murid laki laki dan Gavin ada diantara mereka,membuat batuk Anandita semakin parah gara gara tersedak dan terkejut melihat Gavin disana.

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

MODUS TU SI DARIUS, INI DITA MAU2NYA DI AJAK SAMA2 KE KANTIN, GK NYADAR DISKOLAH ADA LAKINYA

2022-12-02

0

Isnan Daffi Diffa

Isnan Daffi Diffa

gavin posesif ya

2022-11-04

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Saat bu Dita mengajar,Gavin baru masuk klas kan??Apakah Gavin liat saat pak Daius minta nomor hp isterinya,makanya di sita..

2022-10-14

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!