17. Tunangan Vs Suami.

Setelah kejadian dikantin Anadita sengaja mengurung diri diruangannya,dia merasa sebal dengan Gavin,gara gara Gavin dia malah dianggap guru tidak becus oleh bu Margaret.

'dasar menyebalkan'gerutunya sambil memeriksa tugas tugas yang diberikannya tadi pada murid muridnya.

'lihat saja kali ini akan kubalas ,biar saja dia menungguku diparkiran sampai jamuran,siapa suruh dia menyita ponselku, jadinya aku tidak bisa kalau ingin pulang sendiri'.gerutu Anandita.

"mau sampai kapan kau menggerutu sendiri?"

Anandita terkejut melihat Gavin sudah berada di dalam kantornya, sampai bolpoin yang berada ditangannya menggelinding kebawah meja.

"kau!,apa yang kau lakukan disini?"tanya Anandita langsung berdiri dari mejanya.

"menjemput istriku,memangnya kau pikir aku sedang apa"jawab gavin sambil mencondongkan tubuhnya kedekat wajah Anandita.

Membuat Anandita harus memundurkan tubuhnya agar bisa menatap kearah Gavin.

"jangan terlalu dekat!"ucap Anandita sambil mendorong tubuh Gavin agar berjarak dengannya ,dimeja kerjanya yang sempit itu.

"kenapa kau jadi grogi karena dekat denganku"ucap Gavin lalu menarik Anandita masuk kedalam pelukannya.

"Vin lepas,aku sedang marah denganmu!?"ucap Anandita masih memposisikan tangannya didada Gavin agar wajahnya dan Gavin tidak saling menyentuh.

"kau marah padaku?"tanya Gavin bingung.

"iya aku sedang marah padamu,jadi kembalikan ponselku,aku mau pulang sendiri sekarang"ucap Anandita sambil menengadahkan tangan kearah Gavin.

"ambil sendiri"kata Gavin dengan ekspresi jahil pada Anandita.

"dimana?"

"tuh,dikantong depan celanaku"tunjuk Gavin dengan wajahnya.

"untuk apa sih kau membawa ponselku kemana mana"gerutu Anandita sambil memasukkan tangannya kekantong saku celana depan Gavin untuk mencari ponsel miliknya.

Gavin merasakan sesuatu terasa sesak dibalik celana seragamnya karena gerakan tangan Anandita didalam saku depan celananya.

"An...,aku...,"Gavin berusaha mengatakan pada Anandita,supaya berhenti memasukkan tangannya kedalan saku celananya,karena itu membuat jagoan kecilnya bergerak bangun.

"Gavin kamu sengaja mau ngerjain aku kan!,ponselku..."belum selesai Anandita mengeluarkan omelannya,gavin sudah lebih dulu menyambar bibir sang istri dengan ganas,membuat Anandita hanya pasrah menerima ciuman Gavin yang tiba tiba.

Saat Anandita dan Gavin sedang asyik saling memagutkan bibir mereka,tiba tiba terdengar pintu kantornya diketuk.

"tok..tok..."

tapi dua orang yang tengah sibuk dengan aktifitas intim mereka tidak mendengarnya.

"tok...tok...,bu Dita Anda belum pulang,ini saya bu Margaret boleh saya masuk ada yang ingin saya bicarakan"

belum juga ada jawaban,dari dua orang insan yang sedang asik berciuman itu.

" bu Dita,anda belum pulangkan saya boleh masuk untuk bicara empat mata dengan ibu tentang masalah dikantin tadi,bu saya masuk ya?"

Seketika Anandita tersadar,saat mendengar suara pegangan pintu kantornya diputar orang dari luar, segera didorongnya kepala Gavin yang masih belum melepaskan tautan bibir mereka.

"jangaan!!!"teriak Anandita dari tempatnya,"jangan masuk bu Margaret!"teriak Anandita sambil mendorong kuat tubuh Gavin yang menghalangi langkahnya berlari kearah pintu kantornya,agar jangan sampai terbuka. Gavin yang belum siap menerima dorongan tangan dari Anandita,langsung jatuh terduduk kelantai.

Melihat Gavin jatuh Anandita langsung mendorong tubuh Gavin yang tinggi itu supaya masuk kebawah meja kerjanya untuk bersembunyi ,agar bu Margaret tidak bisa melihat keberadaan Gavin didalam kantornya.

"jangan kemana mana,aku akan membereskan bu Margaret secepatnya"bisik Anandita pada Gavin, lalu berlari kearah pintu, keluar untuk menemui bu Margaret.

"Ada apa ibu memcari saya"tanya Anandita,sambil menutup pintu kantornya agar bu Margaret tidak bisa melihat kedalam ruang kantornya.

"bu Dita masih sibuk jam segini?"

"Ah,iya masih ada beberapa hal yang harus saya kerjakan"

"kenapa nggak ibu bawa pulang saja pekerjaannya"

"tinggal sedikit, jadi akan saya selesaikan sekarang saja baru setelah itu saya akan pulang,ibu mau bicara apa dengan saya tadi?"

"itu,saya merasa tidak enak menuduh ibu tadi,jadi saya ingin minta maaf pada ibu,karena menuduh ibu sembarangan"

"oh soal itu,lupakan saja,tidak papa saya bisa memakluminya,sekarang saya ingin menyelesaikan pekerjaan saya apa ibu sudah selesai?"tanya Anandita dengan gelisah takut bu Margaret,meminta masuk kedalam ruang kantornya untuk bicara panjang lebar.

"itu..."baru saja bu Margaret ingin bicara lagi,tapi Anandita segera memotong pembicaraannya.

"sudah lupakan masalah yang tadi,jangan diambil hati saya bukan tipe orang yang pendendam kok,jadi sebaiknya sekarang ibu pulang karena saya juga akan pulang"

"bagaimana kalau kita pulang bareng,saya akan mengantar ibu kerumah!?"

"ah..,itu,saya tidak bisa karena saudara tunangan saya yang akan memjemput saya pulang."

"bu Dita sudah punya tunangan ?!"tanya bu Margaret tampak bahagia.

"iya,sudah!"jawab Anandita pelan takut Gavin mendengar ucapannya.

"wah selamat,pantas saja pak Darius berhenti tebar pesona pada ibu ,ibu pasti sudah menceritakan soal tunangan ibu padanya"

"iya sudah"

"kapan ibu berencana menikah?"

"itu...,masih lama mungkin dua atau tiga tahun lagi karena sekarang tunangan saya sedang bekerja keluar negeri"jawab Anandita dengan asal.

"jadi apa tunangan ibu disana?"

"ee....jadi TKI"jawab Anandita semakin asal ,berharap bu Margaret segera pergi meninggalkannya sendirian.

"TKI dimana bu,?"

"hah, maksudnya?"

"negaranya,dimana?"

"oo,korea utara?"

"hah ibu serius,tunangan ibu bekerja dikorea utara!?"tanya bu Margaret terkejut.

"ya,saya serius,maaf bu Margaret saya harus menyelesaikan pekerjaan saya dulu karena saya ingin cepat pulang,nanti biasanya sebelum pukul 6 sore tunangan saya akan menelpon,saya permisi"

"ya,salam buat tunangan ibu juga presiden Kim Jong Un"ucap bu Margaret lalu berjalan pergi meninggalkan Anandita sendiri.

Kenapa muka bu Margaret jadi sedih apa aku salah bicara padanya,gumam Anandita.

"tentu saja kau salah bicara!"ucap Gavin yang sudah berdiri dibelakang Anandita.

"Gavin!!!,bukankah aku menyuruhmu untuk bersembunyi dibawah meja,"omel Anandita.

"kau pikir aku anak kecil yangmasih muat bersembunyi disana?"ucap Gavin sambil melangkah keluar dari ruang kantor Anandita.

"Gavin tunggu kau mau kemana?"

"menemui Kim Jong Un!"

"hah siapa itu Kim Jong Un?"tanya Anandita bingung.

"mungkin itu nama tunangan anda bu Anandita?"

"bukan aku tidak punya tunangan?"

"lalu kau punya apa?"

"aku hanya punya suami!"jawab Anandita dengan polosnya,membuat wajah Gavin langsung bersemu merah mendengar Anandita mengatakan itu langsung dihadapannya.

"Vin,tunggu aku!"teriak Anandita karena melihat Gavin berjalan lebih dulu meninggalkanya dibelakang.

Tapi Gavin tetap saja berjalan tanpa menengok kearah Anandita.

Saat sampai diparkiran baru Gavin berhenti ingin masuk kedalam mobil tapi tangannya langsung ditarik Anandita dari belakang.

"Gavin kau dengar tidak sih dari tadi aku berteriak memanggil manggil kamu,"omel Anandita kesal.

"jangan marah istriku sayang,nanti kau akan cepat keriput",ucap Gavin sambil mencubit pipi Anandita dengan gemas.

Terpopuler

Comments

Riri Lala

Riri Lala

kan guru knp jadi keliatan GK tenang ngadepin masalah ya

2024-03-11

1

susi 2020

susi 2020

🤩🤩🤩

2023-02-21

0

susi 2020

susi 2020

🥰🥰

2023-02-21

0

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!