13.Bukan malam Pertama

"ehem,aku akan memesankannya untukmu"ucap Gavin berusaha membuat suaranya senormal mungkin setelah mendengar bisikan dari Anandita tadi.

Anandita hanya mengangguk,sebagai tanda setuju pada Gavin meskipun dia khawatir tidak akan suka dengan makanan yang namanya saja sulit untuk dia mengucapkannya.

Karena jujur saja untuk masalah tata bahasa dia selalu min saat disekolah, karena itu saat kuliah dia memilih mengambil jurusan MIPA.

Anandita terkagum kagum saat mendengar Gavin menyebutkan nama makanan yang dipesannya pada pelayan itu dengan pengucapan bahasa Italia yang sangat fasih.

"kau bisa bicara bahasa Italia"tanya Anandita setelah pelayan itu pergi dari meja mereka.

"sedikit"jawab Gavin dengan santainya.

"wah..luar biasa sekali"ucap Anandita dengan ekspresi kagum membuat Gavin merasa sedikit malu dengan reaksi Anandita yang terlalu berlebihan.

"hanya pengucapan umum yang bisa dipelajari semua orang"jawab gavin berusaha memberi penjelasan pada Anandita.

"tapi itu luar biasa bagiku Vin"

"kenapa bukankah kau juga bisa mempelajarinya"

Anandita menggelengkan kepala.

"aku pasti tidak bisa"jawab Anandita dengan tersenyum malu pada Gavin.

Membuat Gavin merasa aneh pada Anandita.

"kenapa?"ulang Gavin.

"itu salah satu kelemahanku,dan jangan bertanya lagi"tegas Anandita agar Gavin tidak menanyakan hal itu lagi padanya.

"baiklah"

Tak lama pelayan datang membawakan pesanan mereka dua piring makanan yang kalau dilihat bentuknya mirip seperti kwetiau tapi dengan banyak lelehan keju sebagai sausnya.

Anandita hanya memandang makanan yang ada dipiringnya,belum berani menyentuh makanan yang menurutnya terlalu banyak lelehan kejunya membuatnya agak mengerutkan dahi karena merasa sedikit eneg saat melihatnya.

"kau tidak suka"tanya Gavin karena melihat Anandita belum menyentuh makanan dipiringnya.

"bukan,ini terlalu cantik aku seperti tidak tega untuk memakannya."jawabnya pada Gavin.

"secantik apapun makanan,kita harus tetap memakannya karena fungsi estetik dari keindahan makanan hanya untuk menarik orang agar suka tapi rasa tetaplah harus jadi yang nomor satu dari makanan itu"

"wah..,kau luar biasa dalam mendeskripsikan tentang makanan,itu luar biasa"puji Anandita pada Gavin.

"cobalah,setelah kau mencoba kau baru tau kau suka atau tidak dengan makanan ini"bujuk Gavin pada Anandita.

Anandita hanya meringiskan mulutnya karena ternyata Gavin tau kalau dia merasa enggan untuk makan makanan didepannya itu.

Anandita bermaksud menyendok makanan dipiringnya tapi Gavin lebih dulu mengambil sendok dari piringnya dan menyendokkan makanan itu kemulut Anandita.

"ini,buka mulutmu"

dengan pasrah Anandita membuka mulutnya menerima suapan sendok dari Gavin.

"bagaimana?"

"enak,ternyata tidak seperti. yang kubayangkan rasanya"

"kau mau kusuapai lagi?"

Anandita menggelengkan kepalanya.

"biar aku makan sendiri,"

"baiklah"Gavin mendorong piring Anandita kembali kehadapan sang istri.

***

Mereka tidak berlama lama duduk dikafe malam itu,setelah menyelesaikan sesi makan malam Anandita langsung mengajak Gavin untuk meninggalkan kafe tempat mereka makan,

"kau masuklah dulu kemobil aku akan segera menyusul"ucap Gavin saat Anandita memintanya segera meninggalkan kafe itu.

"kau mau apa?"

"aku akan membayar tagihan makan kita jadi kau bisa keluar lebih dulu dan masuklah langsung kedalam mobil"perintah Gavin pada Anandita.

"kenapa?"

Gavin hanya memandang Anandita tanpa menjawab lagi pertanyaan konyol dari istrinya itu.

"baik akan ku tunggu dimobil"jawab Anandita sambil berjalan kearah mobil mereka.

Tak sampai sepuluh menit Gavin sudah menyusulnya masuk kedalam mobil dan langsung menghidupkan mesin mobilnya dan meluncur dijalan raya kearah pulang.

Sampai di Apartemen Gavin membantu Anandita membawakan ransel yang bobotnya lebih berat dari pada koper milik Anandita jadi Anandita disuruhnya menarik kopernya menuju Apartemen mereka.

"kau bisa membereskan barangmu besok,sekarang istirahat saja dulu"ucap Gavin sambil meletakkan ransel yang ada dipunggungnya.

"kau juga akan langsung istirahat"tanya Anandita dengan gugup membayangkan akan tidur satu ranjang dengan Gavin.

"bagaimana sebaiknya menurut mu?"goda Gavin karena melihat Anandita tampak gugup.

"itu..tidak masalah,toh kita hanya tidur diranjang yang sama"jawab Anandita dengan yakin.

"baiklah,jadi siapa yang akan membersihkan diri lebih dulu dikamar mandi sebelum kita tidur?"tanya Gavin

"aku akan mandi lebih dulu"ucap Anandita langsung masuk kekamar mandi tapi tidak sampai satu menit Anandita keluar lagi dari kamar mandi.

"ada apa,kau tidak jadi mandi?"

"bukan tapi aku belum membawa baju ganti"ucap Anandita sambil mengambil baju gantinya dari dalam koper.

Karena hari sudah malam jadi Anandita sengaja mandi cuma sebentar,dan langsung mengganti bajunya dengan piyama tidur yang nyaman,dipakainya dan pastinya aman dipakai saat harus tidur satu ranjang dengan Gavin pikirnya.

Tapi saat Anandita keluar dari kamar mandi dan bermaksud menyuruh Gavin untuk gantian mandi ternyata Gavin sudah tertidur diatas ranjang dengan masih memakai pakaiannya yang tadi.

Melihat Gavin sudah tertidur Anandita naik keatas ranjang dengan pelan tidak tega untuk membangunkan Gavin untuk mandi,karena Gavin sudah tertidur sangat nyenyak.

Setelah itu di matikannya lampu kamar dan digantinya dengan lampu tidur sebelum Anandita ikut merebahkan diri disamping Gavin.

Ditatapnya wajah tampan Gavin saat sedang tidur,sangat damai tidurnya,batin Anandita dengan berani diulurkannya tangannya untuk menyentuh wajah tampan suami dadakannya itu.

Tapi saat tangan Anandita hampir menyentuh bibir Gavin,tiba tiba Gavin menggeliat membuat Anandita langsung diam pura pura tidur takut Gavin memergoki perbuatannya tadi.

Anandita hanya diam dalam posisi telentang sambil memejamkan mata takut Gavin bangun dan melihatnya belum tidur itu akan sangat canggung baginya.

Tapi setelah ditunggu beberapa saat ternyata Gavin hanya mengeliat Anandita menghela nafas lega,dan dia bermaksud untuk mengeser tubuhnya agak kepinggir tapi tiba tiba dia merasa tangan Gavin menimpa tubuhnya membuatnya terpaksa mengurungkan niatnya untuk bergeser.

Anandita berpikir akan mengeser tangan Gavin sebentar lagi karena takut Gavin akan terbangun,jadi sambil menunggu Gavin nyenyak lagi Anandita juga ikut memejamkan matanya,cuma sebentar pikirnya nanti aku akan menggeser tangan Gavin,tapi.....

"Bruuuk"

"Aduh!!"Anandita memegangi pantatnya yang sakit karena baru saja jatuh dari ranjang Gavin.

"kau kenapa?"tanya Gavin pada Anandita.

Anandita langsung menengok kearah Gavin yang sudah berdiri disampingnya dekat kaki tempat tidur.

"tidak papa,tadi ada kecoa makanya aku jatuh karena terkejut"jawab Anandita sambil meringis menahan sakit.

"benarkah?"

"iya,kenapa kau sudah memakai seragam sekolahmu?"tanya Anandita dengan bingung.

"aku sudah mau berangkat kesekolah"ucap Gavin santai sambil mengambil tas sekolahnya.

"haah,!!"Anandita langsung bangun dari lantai "ini jam berapa?"tannyanya pada Gavin.

"itu,kau lihat sendiri"Gavin menunjuk jam diatas nakas tempat tidurnya yang menunjukan pukul 6.30.

"apaaa!!,Anandita terkejut dan langsung berlari kekamar mandi tanpa mempedulikan rasa sakitnya lagi.

Terpopuler

Comments

susi 2020

susi 2020

🤣🤣😂

2023-02-20

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

BERHARAP DLM RMH TANGGA MEREKA GK ADA DRAMA PELAKOR ATAU PEBINOR, AKU PLING BENCI KLO BACA NOVEL TRLALU BANYAK DRAMA PELAKOR & PEBINOR, TRUTAMA PALING BENCI DGN PEBINOR

2022-12-02

0

💞🎗Yannie🎗💞

💞🎗Yannie🎗💞

bu guru ny jd rada telmi semenjak nikah sm Gavin 😍😍😍

2022-08-23

1

lihat semua
Episodes
1 1.Malam Naas
2 2.Suami dadakan.
3 3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4 4.Ternyata Namanya Gavin.
5 5.Kepergok Gavin.
6 6.Pulang bareng Gavin.
7 7.Apartemen Gavin.
8 8.Di Apartemen.
9 9.Membuat Kesepakatan.
10 10.Deal.
11 11.Pindah Rumah.
12 12.Candlelight Dinner.
13 13.Bukan malam Pertama
14 14.Drama Pagi.
15 15. Bukan Guru biasa.
16 16.Pria Idaman.
17 17. Tunangan Vs Suami.
18 18.Masih Belum Saatnya.
19 19.Anandita merajuk.
20 20.Rahasia Gavin.
21 21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22 22.Orange Kafe.
23 23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24 24.Tunggu aku!(Gavin)
25 25.Rencana Gavin.
26 24.Gagal lagi!!
27 27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28 28.Istri rasa Satpam.
29 29.First Date.
30 30.kencan?!.
31 31.Pasar Malam.
32 32.Aku Mau Minum Itu?
33 33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34 34.Es Krim Rasa Strawberry.
35 35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36 36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37 37.Aku suka Warna Pink.
38 38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39 39.Apa yang Terjadi?
40 40.Salah Paham.
41 41.Maaf Vin.
42 42.Mari Kita lupakan Semua.
43 43.Ayah !!!.
44 44.Terbongkar.
45 45.Akhirnya...Lega..
46 46.Bantu aku Membersihkannya.
47 47.Canggung.
48 48.Kenapa Bibirmu?
49 49.pergi ke Butik.
50 50.Fitting Baju.
51 51.Kerumah Besar.
52 52.Hari H(Ijab Qobul)
53 53.Makan Malam Pertama keluarga.
54 54.Malam Pengantin.
55 55.Malam Pengantin 2.
56 56. Bik Siti.
57 57.Gara Gara Linggery.
58 58.Ikut Ke Kafe.
59 59.Sakit.
60 60.Kedokter Kandungan.
61 61.Menginap Di Vila.
62 62.Bicara.
63 62.Jalan Jalan Pagi.
64 64.Ditinggal Pergi.
65 65.DiRumah Mertua.
66 66.Kejutan.
67 67.Pergi Honeymoon.
68 68.Ke pantai.
69 69.Jalan Jalan di Pantai.
70 70.Naik Boats
71 71.Pulang.
72 72.Kembali Kesekolah.
73 73.Bima lagi.
74 74.Astaga Gavin!
75 75.Bima Berulah.
76 76.Dia Putraku.
77 77.Ada Apa dengan Gavin?
78 78.Cobaan.
79 79.Harus Bersabar.
80 80.Kapan Kamu sadar.
81 81.Jujur Pada Gavin.
82 82.Aku Lelah (Gavin)
83 83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84 84.Salam Perpisahan.
85 85.Pelangi setelah Badai.
86 86.penjelasan Gavin.
87 87.Seperti Mimpi.
88 88.Gavin Curiga.
89 89.Anandita Semakin Aneh.
90 90.Perasaan Gavin.
91 91.Ada Ada Aja.
92 92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93 93.Mengantar Anandita.
94 94.Calon Ayah Yang Baik.
95 95.Dinner Special.
96 96.Masalah.
97 97.Jangan khawatir(Gavin).
98 98.Ngambek.
99 99.Siapa?
100 100.Berita Gembira.
101 Berita Gembira 2
102 102.Apa Rencanamu?.
103 103.Memberi Pelajaran.
104 104.Peringatan Bagaskara.
105 105.Visual.
106 106.Menikmati Hari Libur.
107 107.Alasan Bagaskara
108 108.Mengunjungi Orange Kafe.
109 109.Cemburu.
110 110.Larangan Anandita.
111 111.Kemarahan Anandita.
112 112.memberi Pengertian
113 113.Memberi pengertian 2.
114 114.Emosi Bumil.
115 115.Hari Kelulusan
116 116.Terbongkar.
117 117.Jangan Pergi.
118 118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119 119.Rumah Lama.
120 120.Curhat para Suami.
121 121.Curhat Istri.
122 122.Belajar Saling Memahami.
123 123.Rencana Perayaan.
124 124. Berangkat keVila.
125 125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126 126.Pulang.
127 127.Mengantar ke Sekolah.
128 128.Keluarga yang Lebih Utama.
129 129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130 130.Maternity Shoot.
131 131.Kontraksi.
132 132.Melahirkan.
133 133. Marcello Gavin Bagaskara.
134 134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135 135.Bertemu Kembali.
136 136. Tawaran Bagaskara .
137 137.Pengasuh Dadakan Cello.
138 138.Kehidupan Baru.
139 139.Makan malam Diluar.
140 140.Merasa Dejavu.
141 141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142 142. Curiga.
143 143.Kenyataan Sesungguhnya.
144 144.Aku Tidak Setuju.
145 145.Memulai Misi.
146 146. Belanja.
147 147.Tidak Menyangka.
148 148.Apa Dia Marah?.
149 149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150 150.Hanya Sedikit.
151 151.Selangkah Lebih Dekat.
152 152.Aku Menunggumu Pulang.
153 153.Mari Jadi Partner.
154 153.Malu Setengah Mati.
155 155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156 156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157 157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158 158.Mengajak Kerumah Besar.
159 159.Menuju hari H.
160 160.Hari Pernikahan.
161 161.20+++
162 162.Lanjutan
163 163.Noda Merah Diseprai.
164 164.Bulan Madu Singkat.
165 165. Perpisahan Yang Berat.
166 166.Akhirnya Ikhlas.
167 167.Malam Kedua Yang Gagal.
168 168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169 169.Menyicil Hutang.
170 170.Kembali Kekampus.
171 171.Akhir Bahagia.(End)
172 172. Capter tambahan 1.
173 173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174 174.
175 175.Kembali Ke Indonesia.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189.
190 190.
191 191.
192 192.
193 193.
194 194.
195 195.
196 196.
197 197.
198 198.
199 199.
200 200.
201 201.
202 202.
203 203.
204 204.
205 205.
206 206.
207 207.
208 208.
209 209.
210 210.
211 211.
212 212.
213 213.
214 214.
215 215.
216 216.
217 217.
218 218.
219 219.
220 220.
221 221.
222 222.
223 223.
224 224.
225 225.
226 226.
227 227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228 228.
229 229.
230 230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231 231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232 232.
233 233.
Episodes

Updated 233 Episodes

1
1.Malam Naas
2
2.Suami dadakan.
3
3.Hari pertama sebagai istrimu?,gurumu?
4
4.Ternyata Namanya Gavin.
5
5.Kepergok Gavin.
6
6.Pulang bareng Gavin.
7
7.Apartemen Gavin.
8
8.Di Apartemen.
9
9.Membuat Kesepakatan.
10
10.Deal.
11
11.Pindah Rumah.
12
12.Candlelight Dinner.
13
13.Bukan malam Pertama
14
14.Drama Pagi.
15
15. Bukan Guru biasa.
16
16.Pria Idaman.
17
17. Tunangan Vs Suami.
18
18.Masih Belum Saatnya.
19
19.Anandita merajuk.
20
20.Rahasia Gavin.
21
21. Ternyata.... Ayah Mertua!!
22
22.Orange Kafe.
23
23.Maaf Aku Tidak Sengaja,( Anandita)
24
24.Tunggu aku!(Gavin)
25
25.Rencana Gavin.
26
24.Gagal lagi!!
27
27.kau Harus Bertanggung Jawab!!
28
28.Istri rasa Satpam.
29
29.First Date.
30
30.kencan?!.
31
31.Pasar Malam.
32
32.Aku Mau Minum Itu?
33
33.Harus Tahan sampai satu minggu kedepan.
34
34.Es Krim Rasa Strawberry.
35
35.Pegawai Baru di Orange Kafe.
36
36.Maaf Bos Nggak Sengaja.
37
37.Aku suka Warna Pink.
38
38.Om..eh.. Ayah manggilnya.
39
39.Apa yang Terjadi?
40
40.Salah Paham.
41
41.Maaf Vin.
42
42.Mari Kita lupakan Semua.
43
43.Ayah !!!.
44
44.Terbongkar.
45
45.Akhirnya...Lega..
46
46.Bantu aku Membersihkannya.
47
47.Canggung.
48
48.Kenapa Bibirmu?
49
49.pergi ke Butik.
50
50.Fitting Baju.
51
51.Kerumah Besar.
52
52.Hari H(Ijab Qobul)
53
53.Makan Malam Pertama keluarga.
54
54.Malam Pengantin.
55
55.Malam Pengantin 2.
56
56. Bik Siti.
57
57.Gara Gara Linggery.
58
58.Ikut Ke Kafe.
59
59.Sakit.
60
60.Kedokter Kandungan.
61
61.Menginap Di Vila.
62
62.Bicara.
63
62.Jalan Jalan Pagi.
64
64.Ditinggal Pergi.
65
65.DiRumah Mertua.
66
66.Kejutan.
67
67.Pergi Honeymoon.
68
68.Ke pantai.
69
69.Jalan Jalan di Pantai.
70
70.Naik Boats
71
71.Pulang.
72
72.Kembali Kesekolah.
73
73.Bima lagi.
74
74.Astaga Gavin!
75
75.Bima Berulah.
76
76.Dia Putraku.
77
77.Ada Apa dengan Gavin?
78
78.Cobaan.
79
79.Harus Bersabar.
80
80.Kapan Kamu sadar.
81
81.Jujur Pada Gavin.
82
82.Aku Lelah (Gavin)
83
83. Pesan Gavin untukmu Ayah.
84
84.Salam Perpisahan.
85
85.Pelangi setelah Badai.
86
86.penjelasan Gavin.
87
87.Seperti Mimpi.
88
88.Gavin Curiga.
89
89.Anandita Semakin Aneh.
90
90.Perasaan Gavin.
91
91.Ada Ada Aja.
92
92.bagaimana ini?(Anandita bingung).
93
93.Mengantar Anandita.
94
94.Calon Ayah Yang Baik.
95
95.Dinner Special.
96
96.Masalah.
97
97.Jangan khawatir(Gavin).
98
98.Ngambek.
99
99.Siapa?
100
100.Berita Gembira.
101
Berita Gembira 2
102
102.Apa Rencanamu?.
103
103.Memberi Pelajaran.
104
104.Peringatan Bagaskara.
105
105.Visual.
106
106.Menikmati Hari Libur.
107
107.Alasan Bagaskara
108
108.Mengunjungi Orange Kafe.
109
109.Cemburu.
110
110.Larangan Anandita.
111
111.Kemarahan Anandita.
112
112.memberi Pengertian
113
113.Memberi pengertian 2.
114
114.Emosi Bumil.
115
115.Hari Kelulusan
116
116.Terbongkar.
117
117.Jangan Pergi.
118
118.Aku Butuh Waktu Sendiri.
119
119.Rumah Lama.
120
120.Curhat para Suami.
121
121.Curhat Istri.
122
122.Belajar Saling Memahami.
123
123.Rencana Perayaan.
124
124. Berangkat keVila.
125
125. Menikmati Kebersamaan Kita.
126
126.Pulang.
127
127.Mengantar ke Sekolah.
128
128.Keluarga yang Lebih Utama.
129
129.Pengumuman +Promosi Novel Baru.
130
130.Maternity Shoot.
131
131.Kontraksi.
132
132.Melahirkan.
133
133. Marcello Gavin Bagaskara.
134
134.SEASON 2 (Tiga Tahun Kemudian)
135
135.Bertemu Kembali.
136
136. Tawaran Bagaskara .
137
137.Pengasuh Dadakan Cello.
138
138.Kehidupan Baru.
139
139.Makan malam Diluar.
140
140.Merasa Dejavu.
141
141.Perasaan Yang Ingin Ditolak.
142
142. Curiga.
143
143.Kenyataan Sesungguhnya.
144
144.Aku Tidak Setuju.
145
145.Memulai Misi.
146
146. Belanja.
147
147.Tidak Menyangka.
148
148.Apa Dia Marah?.
149
149.Aku Ini Istrimu bukan Anakmu!.
150
150.Hanya Sedikit.
151
151.Selangkah Lebih Dekat.
152
152.Aku Menunggumu Pulang.
153
153.Mari Jadi Partner.
154
153.Malu Setengah Mati.
155
155.Biar Aku Yang Menjelaskan.
156
156.Pembicaraan Ayah Dan Anak.
157
157.Jadilah Nyonya Bagaskara.
158
158.Mengajak Kerumah Besar.
159
159.Menuju hari H.
160
160.Hari Pernikahan.
161
161.20+++
162
162.Lanjutan
163
163.Noda Merah Diseprai.
164
164.Bulan Madu Singkat.
165
165. Perpisahan Yang Berat.
166
166.Akhirnya Ikhlas.
167
167.Malam Kedua Yang Gagal.
168
168.Belajar Meminta Maaf Yang Benar.
169
169.Menyicil Hutang.
170
170.Kembali Kekampus.
171
171.Akhir Bahagia.(End)
172
172. Capter tambahan 1.
173
173. Cerita Tambahan 2( Cello Minta Adik Laki Laki)
174
174.
175
175.Kembali Ke Indonesia.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189.
190
190.
191
191.
192
192.
193
193.
194
194.
195
195.
196
196.
197
197.
198
198.
199
199.
200
200.
201
201.
202
202.
203
203.
204
204.
205
205.
206
206.
207
207.
208
208.
209
209.
210
210.
211
211.
212
212.
213
213.
214
214.
215
215.
216
216.
217
217.
218
218.
219
219.
220
220.
221
221.
222
222.
223
223.
224
224.
225
225.
226
226.
227
227.( Promosi Novel Baru Tamat)
228
228.
229
229.
230
230.Promosi Novel Baru( Jodoh Kedua Kanaya Bab 1)
231
231. ( Masih promosi untuk Bab kedua)
232
232.
233
233.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!