Resign

Di jam pulang kerja Eva menemui bosnya di kantor yang berada di lantai 2.

Bos nya bernama Bima dia adalah pria muda, usaha swalayan ini adalah milik orangtuanya. Tapi Bima yang mengurus semua dan juga memajukan usaha swalayan ini, sampai cukup terkenal dan mempunyai banyak karyawan.

Eva naik ke lantai atas, ia melihat Bima yang sedang bermain ponselnya sambil duduk bersila di sebuah sofa, bersandar santai sambil bersiul-siul merdu di ruangannya.

"Selamat siang boss.."

sapa Eva ragu karna takut mengganggu waktu bersantai bos nya.

"Eh...Eva...ada apa..ada masalah...duduk kemari...katakanlah..."

Bima memandang Eva sebentar lalu segera fokus pada ponselnya lagi.

Eva pun duduk di sofa tepat di depan Bima, tanpa basa-basi ia segera mengutarakan keinginannya untuk keluar dari swalayan.

"Saya ingin resign bos..."

"Apa.."

Bima seketika menaruh ponselnya di atas meja dan memandang Eva dengan serius.

"Kenapa tiba-tiba...apa ada masalah denganmu..."

"Tidak ada bos...ini adalah kamauan saya sendiri..."

"Apa gajimu kurang..."

"Tidak bos sudah lebih dari cukup..."

"Bahkan aku sudah sangat percaya denganmu...aku ingin kau menjadi kepala gudang....tapi kau malah ingin resign dari sini.."

"Maaf bos...tapi saya harus resign secepatnya..."

"Memangnya apa alasanmu...sampai kau harus resign dari sini..kau bahkan sudah sekitar 2 tahun bekerja disini..."

"Orangtua saya menyuruh saya pulang..."

"Oh Eva ayolah...lebih baik hidup di perkotaan dari pada di kampung..atau jangan-jangan orangtuamu menjodohkanmu dengan seseorang lagi.."

Sahut Bima karna dia tau latar belakang Eva merantau di tanah jakarta ini, karna dia kabur dari perjodohan dengan pak Erman.

Bima yang saat itu sedang berada di sebuah stasiun tengah mengantar pamannya pulang dengan naik kereta. Ia melihat gadis belia yang turun dari kereta sendiran tanpa seorang pun teman, ia kebingungan melihat kesana kemari tak tentu arah. Sampai akhirnya Bima pun menghampirinya dan bertanya tujuannya ke kota jakarta ini siapa tahu dia bisa mengantarnya ke tempat tujuannya.

Eva pun menceritakan semuanya, kenapa dia bisa datang ke kota jakarta sendirian.

Bima pun yang iba kepada Eva, dia menawarkan pekerjaan untuk Eva di swalayannya, karna belum adanya pengalaman akhirnya Bima menempatkan Eva di bagian gudang, dengan pekerjaan mengecek barang yang keluar dan masuk toko juga mengepak pesanan para pelanggan yang memesan dengan metode delivery.

Selama satu bulan Eva di perkenankan tinggal di dalam swalayan itu oleh Bima sampai dia menemukan tempat yang layak untuk di tinggali Eva. Setelah mendapat gaji pertama akhirnya Eva mendapatkan kost yang tak jauh dari sana, kost yang dia tinggali sampai sekarang.

Dari situlah Eva bisa menghidupi dirinya sendiri di kota jakarta ini, dia berangkat ke jakarta tanpa mengenal siapa pun. Dan takdir mengantarkannya pada Bima yang memberinya pekerjaan , pengalaman dan juga banyak teman. Tanpa Bima Eva tak tau akan jadi apa dia sekarang.

Dan akhirnya dengan berat hati Bima melepas Eva sebagai salah satu karyawan yang rajin dan ceria, bahkan tak jarang dia selalu bercanda dan menghibur Bima saat dia sedang bersedih.

Bima memberikan Eva sejumlah uang untuknya pulang ke kampung halamannya.

Tapi tentu saja Eva tak akan pulang, itu hanya alasannya saja karna pekerjaan barunya. Ia tak akan menceritakan kepada siapa pun karna semua ini bersifat rahasia, dan bayang-bayang uang 3 miliar itu cukup bisa membungkam mulutnya.

Sementara siang itu juga Toni di panggil ke kantor di sebelah proyek hotel.

Toni masuk ke dalam ruangan dengan mudahnya karna dia sudah hafal dengan letak ruangannya meski baru dua kali pergi kesana.

"Duduk.."

kata Vincent dengan wajah cemberutnya.

Toni pun duduk dengan pakaian yang masih menyisakan banyak debu dan kotoran.

"Mundurkan Eva dari rahim sewaan tuan Daniel..."

kata Vincent tiba-tiba sambil acuh dan memandangi jari-jari tangannya.

"Saya dan Eva tak akan mundur...lagi pula tuan Daniel sudah memilih Eva..."

jawab Toni tegas berani tanpa penyangkalan sedikit pun.

"Kau sudah mengambil pekerjaanku...tuan Daniel yang memintaku mencari wanita itu...tapi kau menguping pembicaraan kami dan tiba-tiba merebut semua dariku..."

"Saya tidak menguping..tapi kebetulan saya mendengarkan...karna pintu anda yang terbuka wakti itu..."

"Itu sama saja dasar sialan..."

wajah Vincent sudah berubah kesal pada Toni.

"Saya tidak peduli itu..anggap saja itu adalah takdir saya dan Eva....lagi pula bukankah anda sudah mempunyai gaji yang besar sebagai orang kepercayaan tuan Daniel....hidup anda pasti sudah anda jalani dengan layak dan berkecukupan...sekarang biarkan kami merubah hidup kami dengan uang yang akan kami dapatkan..."

"Diaaam...!!! apa urusanmu membahas tentang kehidupanku...kau benar-benar telah merusak mood ku hari ini...aku ingin mengingatkanmu dengan cara baik-baik tapi kau memaksaku memakai cara yang kasar..."

tatapan Vincent sudah berubah menjadi tatapan yang penuh emosi, bahkan sekarang tangannya terkepal di atas meja kerjanya.

"Mulai besok kau tak akan bekerja disini lagi....aku memecatmu....dan kau tak akan di terima di proyek apapun milik tuan Daniel...namamu akan aku masukkan ke dalam daftar hitam di setiap proyek yang akan kami garap...kau sudah berani mengambil pekerjaanku...dan kau pikir aku akan tinggal diam.."

Imbuh Vincent lagi.

Bukan malah takut akan kata-kata Vincent, Toni malah menyeringai dengan wajah santainya.

Toni percaya Vincent tak akan mampu melakukan itu semua, karna Daniel sudah menjamin kehidupannya kedepannya. Bahkan Daniel sendiri yang menyuruh Toni berhenti dari pekerjaannya.

Bahkan dari kesepakatan kemarin malam dengan Daniel, Toni akan di berikan akses sebagai daftar nama yang akan selalu di butuhkan dalam proyek setelah pekerjaannya menjaga Eva selesai, dan Daniel berjanji akan memberikan Toni pekerjaan yang layak dari pada hanya pekerja bangunan. Dia akan menjadi salah satu orang kepercayaan Daniel, apalagi saat pekerjaannya sebagai suami palsu Eva di jalankan dengan baik.

"Anda tidak perlu memecat saya....karna saya yang akan resign dari proyek ini hari ini juga..karna tuan Daniel sudah memberikan pekerjaan yang layak kepada sana daripada hanya pekerja proyek bawahan anda...."

jawab Toni dengan senyuman tipisnya.

"Tu...tuan Daniel memberikan pekerjaan lain padamu...pekerjaan apa..."

Vincent cukup terkejut dengan penuturan Toni, ia bahkan sampai berkata dengan terbata.

"Saya rasa saya tidak perlu memberitahu anda..anda akan tau sendiri nantinya....karna anda yang akan mengurus semua untuk kami...aku dan Eva..."

Vincent semakin menatap Toni dalam kebingungan, pasalnya Daniel belum memberikan intruksi apapun padanya, tapi Toni sudah berkata dengan percaya diri seperti itu.

"Saya rasa sudah tidak ada lagi yang perlu saya bicarakan dengan anda tuan....saya permisi undur diri dulu...."

Toni berjalan keluar dengan percaya diri, mengabaikan Vincent dengan tatapan kesal dan penuh tanya.

"Sialan...apa benar aku harus mengurus semua tentang kehidupan mereka...yang bahkan telah mengambil 1 miliarku....aarrrgh siall...."

Vincent menggebrak mejanya dan menciptakan suara yang keras.

Toni yang mendengarnya dari luar pintu hanya bisa tersenyum puas sambil berlalu pergi.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

NADIRAH

NADIRAH

makin seru thor
semangat..up nya thor

2022-05-23

1

R⃟ Ratu𝓦⃟֯ ❀🌷🌷🐊

R⃟ Ratu𝓦⃟֯ ❀🌷🌷🐊

lanjut

2022-05-23

1

lihat semua
Episodes
1 Pengenalan tokoh
2 kartu nama
3 1 Miliar
4 Setuju
5 Perum Elite
6 Arsana
7 Sari Husada
8 Kepala gudang
9 Resign
10 Kamar kost
11 Villa privat
12 Serba mewah
13 Bayi tabung
14 Sifat yang sama
15 1 minggu lagi
16 Masa kelam
17 Ruang Program
18 Inseminasi
19 Test kehamilan
20 Berhasil
21 Konferensi pers
22 Kerak telor
23 Mulai nyaman
24 USG
25 Taman Rekreasi
26 Roller coaster
27 Keanehan
28 Diluar rencana
29 Bonus
30 Menghilang
31 Berubah
32 Tagihan
33 Disita
34 Kamar kost
35 Siaran langsung
36 Makan malam
37 Berita
38 Jurnalis
39 Ancaman
40 Hilang
41 Sakit
42 Mengalah
43 Pasar
44 Pengumuman
45 Dua puluh lima ribu
46 Kerja keras
47 Berbanding terbalik
48 Tak pulang
49 Di tinggalkan
50 Pemberi misterius
51 Terusir lagi
52 Pulang
53 Terminal
54 Terminal (part 2)
55 Orangtua Eva
56 Menikah
57 Di maafkan
58 Kembali
59 Melahirkan
60 Sempurna
61 Jualan online
62 Muncul kembali
63 Ketakutan Eva
64 Menukar
65 Negosiasi
66 Persidangan.
67 Sidang kedua
68 Keadilan
69 Kehidupan baru
70 Semalaman
71 Hanya rindu
72 Kembali
73 Tersenyum kembali
74 Liburan
75 Keadaan berbeda
76 Ulang tahun Tama
77 Wanita lain
78 Perceraian
79 Serangan stroke
80 Kamar baru
81 Panggilan mama
82 End
83 novel baru
84 "Kisah rumit Tamara sang Wanita malam"
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Pengenalan tokoh
2
kartu nama
3
1 Miliar
4
Setuju
5
Perum Elite
6
Arsana
7
Sari Husada
8
Kepala gudang
9
Resign
10
Kamar kost
11
Villa privat
12
Serba mewah
13
Bayi tabung
14
Sifat yang sama
15
1 minggu lagi
16
Masa kelam
17
Ruang Program
18
Inseminasi
19
Test kehamilan
20
Berhasil
21
Konferensi pers
22
Kerak telor
23
Mulai nyaman
24
USG
25
Taman Rekreasi
26
Roller coaster
27
Keanehan
28
Diluar rencana
29
Bonus
30
Menghilang
31
Berubah
32
Tagihan
33
Disita
34
Kamar kost
35
Siaran langsung
36
Makan malam
37
Berita
38
Jurnalis
39
Ancaman
40
Hilang
41
Sakit
42
Mengalah
43
Pasar
44
Pengumuman
45
Dua puluh lima ribu
46
Kerja keras
47
Berbanding terbalik
48
Tak pulang
49
Di tinggalkan
50
Pemberi misterius
51
Terusir lagi
52
Pulang
53
Terminal
54
Terminal (part 2)
55
Orangtua Eva
56
Menikah
57
Di maafkan
58
Kembali
59
Melahirkan
60
Sempurna
61
Jualan online
62
Muncul kembali
63
Ketakutan Eva
64
Menukar
65
Negosiasi
66
Persidangan.
67
Sidang kedua
68
Keadilan
69
Kehidupan baru
70
Semalaman
71
Hanya rindu
72
Kembali
73
Tersenyum kembali
74
Liburan
75
Keadaan berbeda
76
Ulang tahun Tama
77
Wanita lain
78
Perceraian
79
Serangan stroke
80
Kamar baru
81
Panggilan mama
82
End
83
novel baru
84
"Kisah rumit Tamara sang Wanita malam"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!