Berhasil

Toni yang melihat dan mendengar kata-kata terakhir dari dokter Danis sebelum pergi, ia segera beranjak dan menghampiri Eva.

"Apa benar dia sudah hidup di dalam sana..."

kata Toni sambil menangkupkan kedua tangannya di pipi Eva.

Eva tak menjawab dia hanya mengangguk dalam tangisnya.

"Jadi kau sudah hamil.."

kata Toni spontan.

Kembali Eva hanya mengangguk tapi kali ini di iringi dengan senyuman.

Toni secara spontan langsung saja memeluk Eva dengan eratnya, dia sangat-sangat senang program kehamilan ini berhasil, itu artinya saat ini uang 1 miliarnya akan segera dia dapatkan sebentar lagi.

Eva tak menolaknya, dengan rasa senangnya dia juga membalas pelukan Toni dengan sangat hangat.

Keduanya tersenyum bahagia sambil memeluk erat. Cukup lama berpelukan hingga akhirnya Eva dan Toni sadar secara bersamaan jika mereka sedang berpelukan. Dengan refleknya keduanya segera melepas satu sama lain. Terjadi suasana canggung di antara keduanya, Eva dan Toni memandang ke segala arah mengalihkan pandangannya dari masing-masing, merasa malu dengan perlakuan spontan mereka.

Mereka diam untuk beberapa saat, hingga Toni akhirnya membuka suaranya.

"Maafkan aku...aku..."

"Tak apa...bukan sebuah masalah yang besar.."

jawab Eva segera memotong pembicaraan Toni.

Toni tersenyum lalu berkata lagi.

"Mari kita jaga dia dengan baik....sampai nanti dia siap untuk di lahirkan...."

"Hmm...."

jawab Eva seraya tersenyum bahagia, mengangguk dan mengelus perutnya lembut.

Eva telah melakukan tes darah sesuai perintah dokter Danis. Dan benar saja hasilnya menunjukkan bahwa Eva sedang hamil saat ini.

Kabar itu tentu membuat Daniel dan Arsana bahagia. Anaknya sudah mulai tumbuh di rahim Eva, dan tinggal selangkah lagi mereka akan memiliki seorang anak.

Daniel segera datang ke rumah sakit itu, siang hari segera saat dokter Danis memberi tahunya lewat hasil tes darah Eva.

Daniel baru saja ingin bertandang ke beberapa proyeknya, tapi saat dia tau kabar itu dengan hati yang sangat bahagia dia segera meninggalkan semua pekerjaannya dan pergi menemui Eva.

Daniel datang sendiri kali ini, karna Arsana sedang melakukan pemotretan brand ambassador salah satu merek ternama yang baru saja memintanya untuk bergabung.

Daniel membuka pintu kamar Eva dan mendapati Toni yang sedang berada di samping Eva sedang menyuapinya makan.

Toni dengan senang hati kini merawat Eva.

Eva sendiri tiba-tiba merasakan pusing yang teramat sangat, hingga memaksakan dirinya untuk terbaring lemah di bednya, jangankan untuk duduk memakan porsinya sendiri, untuk memegang piringnya saja dia tak sanggup.

Dia merasa pusing seperti berputar-putar.

Eva yang menyadari kedatangan Daniel yang tiba-tiba, dia pun terkaget hingga membuatnya terbatuk-batuk.

Reflek, Toni yang sedang menyuapinya, juga Daniel yang sedang menatap Eva sebagai ibu pengganti untuk anaknya, dengan segera keduanya meraih gelas yang sama untuk di berikan pada Eva.

Toni segera menarik tangannya, kaget karna tiba-tiba tangan Daniel berada di satu gelas yang sama.

Daniel segera mengambil gelas berisi air putih itu lalu memberikannya kepada Eva. Dan membantu Eva meminumnya sambil menepuk-nepuk lembut bahunya.

"Berhati-hatilah...ayo minum ini..."

Eva yang mengetahui seorang Daniel dengan wajah sempurnanya tengah sedekat ini dengan dirinya, jantungnya segera berdegup dengan kencang. Mendengar suara lembut juga memandang wajah sempurna Daniel dari dekat membuat hatinya berdesir.

"Makanlah dengan hati-hati atau kau bisa tersedak nanti...."

kata Daniel lembut pada Eva sambil menaruh gelas yang di pegangnya.

"Terimakasih tuan..."

Jawab Eva sambil menundukkan kepalanya.

"Jangan katakan terimakasih padaku..seharusnya aku yang mengucapkan terimakasih kepadamu...karna kau telah menggantikan tugas istriku mengandung dan membesarkan anakku..."

"Aku harap kau juga menjaganya dengan baik.... dan menganggap dia seperti anakmu sendiri..."

"Bagaimana pun kau juga ibunya... karna kau yang mengandungnya..."

Daniel berkata panjang lebar sambil menebarkan senyuman manisnya.

"Baik tuan.. saya akan menjaganya dengan hati-hati...."

jawab Eva dengan cepat.

"Dan tenang tuan...ada saya juga yang akan selalu menjaganya dengan baik..."

kata Toni ringan.

"Terimakasih juga untukmu Toni....aku mohon rawat dan jaga Eva beserta bayi yang di kandungnya dengan baik.."

"Saya pasti akan menjaganya tuan tenang saja..."

"Saya percaya padamu Toni.."

Daniel menepuk-nepuk bahu Toni dengan lembut.

"Emm...Eva, mungkin ini terasa aneh..tapi bolehkah saya memegang perutmu sebentar....saya ingin memberikan salam kepadanya.."

Eva merasa bingung ingin menjawab apa, dia hanya mengangguk sambil melihat tangan Daniel yang putih itu sudah ingin memegang perutnya.

Atas izin Eva, tangan itu pun mendarat tepat di atas perutnya.

"Sayang....tumbuh dan berkembanglah dengan baik disana....papa akan setia menunggu kehadi

ranmu sayang..."

kata Daniel sambil mengelus-elus perlahan perut Eva.

Daniel sangat antusias dengan keberhasilan program ini, memegang perut yang sedang mengandung anaknya dan mengelusnya lembut adalah sebuah mimpi besarnya pada Arsana.

Tapi karna sifat angkuhnya Arsana, dia telah melewatkan salah satu mimpi besar Daniel ini.

Daniel bahkan sampai menitikkan air mata karna rasa bahagianya.

Di tempat pemotretan, Arsana yang sedang di make up ulang untuk menjalani proses pemotretan selanjutnya. Sedang duduk santai sambil bermain ponselnya, tiba-tiba notifikasi pesan masuk. Arsana melihat pesan masuk dari dokter Daniel.

"Nona program bayi tabung anda berhasil....nona Eva tengah hamil sekarang.."

melihat pesan dari dokter Danis mata Arsana segera berbinar bahagia. Kini ia bisa segera mengumumkan kehamilannya kepada publik yang sudah menanti-nanti kabar itu darinya. Terutama para fansnya.

Arsana membalas pesan dari dokter Danis.

"Ganti hasil tes dari Eva atas namaku...aku akan segera melakukan konferensi pers untuk mengumumkan kehamilan..."

pesan teks terkirim kepada dokter Danis.

Dokter Danis yang membaca pesan itu mengangkat kedua alisnya.

hmm...memang ya orang kaya selalu mendapatkan yang mereka mau...nona Arsana akan di anggap oleh publik hamil dan melahirkan... tanpa harus merasakan perjuangan seorang ibu yang sebenarnya...

batin dokter Danis.

Dokter Danis merasa kasihan pada Eva, karna dia harus menjalani kehamilan di usianya yang masih menginjak 18 tahun demi sebuah uang, tanpa dia mengerti tantangan demi tantangan yang harus dia hadapi selama masa kehamilan.

Karna dokter Danis tau sendiri berbagai keluhan ibu hamil yang beragam dengan segala cerita unik di dalamnya. Puluhan tahun menjadi dokter ahli kandungan membuatnya hafal dengan segala kondisi yang di alami oleh banyak wanita hamil.

Belum lagi proses persalinan yang menyakitkan. kontraksi selama berjam-jam yang cukup menguras tenaga, belum lagi rasa sakit luka jatihan karna robekan jalan lahir. Atau pun luka sayatan operasi jika sang ibu memilih jalan persalinan dengan cara operasi, atau pun sebuah keadaan yang mengharuskan ia menjalani operasi untuk mengeluarkan bayinya.

"Semoga Tuhan mempermudah anda dalam menjalani kehamilan ini dan semoga semua berjalan dengan lancar sampai di hari persalinan tiba..."

gumam dokter Danis berdo'a untuk kebaikan Eva.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

NADIRAH

NADIRAH

Thor ..kalau tanam benih...berarti Eva masih virjin donk Thor
jadi jalan lahirnya harus...sesar demi uang 3 m..rela ngandung tanpa suami...aku pun mau..Thor lagi pula enak...pasilitas semua...d sediain
ngk cape² kerja......yh gitu
mungkin hamil jauh dari suami
harus nampung sabar dan iklas

2022-05-29

2

lihat semua
Episodes
1 Pengenalan tokoh
2 kartu nama
3 1 Miliar
4 Setuju
5 Perum Elite
6 Arsana
7 Sari Husada
8 Kepala gudang
9 Resign
10 Kamar kost
11 Villa privat
12 Serba mewah
13 Bayi tabung
14 Sifat yang sama
15 1 minggu lagi
16 Masa kelam
17 Ruang Program
18 Inseminasi
19 Test kehamilan
20 Berhasil
21 Konferensi pers
22 Kerak telor
23 Mulai nyaman
24 USG
25 Taman Rekreasi
26 Roller coaster
27 Keanehan
28 Diluar rencana
29 Bonus
30 Menghilang
31 Berubah
32 Tagihan
33 Disita
34 Kamar kost
35 Siaran langsung
36 Makan malam
37 Berita
38 Jurnalis
39 Ancaman
40 Hilang
41 Sakit
42 Mengalah
43 Pasar
44 Pengumuman
45 Dua puluh lima ribu
46 Kerja keras
47 Berbanding terbalik
48 Tak pulang
49 Di tinggalkan
50 Pemberi misterius
51 Terusir lagi
52 Pulang
53 Terminal
54 Terminal (part 2)
55 Orangtua Eva
56 Menikah
57 Di maafkan
58 Kembali
59 Melahirkan
60 Sempurna
61 Jualan online
62 Muncul kembali
63 Ketakutan Eva
64 Menukar
65 Negosiasi
66 Persidangan.
67 Sidang kedua
68 Keadilan
69 Kehidupan baru
70 Semalaman
71 Hanya rindu
72 Kembali
73 Tersenyum kembali
74 Liburan
75 Keadaan berbeda
76 Ulang tahun Tama
77 Wanita lain
78 Perceraian
79 Serangan stroke
80 Kamar baru
81 Panggilan mama
82 End
83 novel baru
84 "Kisah rumit Tamara sang Wanita malam"
Episodes

Updated 84 Episodes

1
Pengenalan tokoh
2
kartu nama
3
1 Miliar
4
Setuju
5
Perum Elite
6
Arsana
7
Sari Husada
8
Kepala gudang
9
Resign
10
Kamar kost
11
Villa privat
12
Serba mewah
13
Bayi tabung
14
Sifat yang sama
15
1 minggu lagi
16
Masa kelam
17
Ruang Program
18
Inseminasi
19
Test kehamilan
20
Berhasil
21
Konferensi pers
22
Kerak telor
23
Mulai nyaman
24
USG
25
Taman Rekreasi
26
Roller coaster
27
Keanehan
28
Diluar rencana
29
Bonus
30
Menghilang
31
Berubah
32
Tagihan
33
Disita
34
Kamar kost
35
Siaran langsung
36
Makan malam
37
Berita
38
Jurnalis
39
Ancaman
40
Hilang
41
Sakit
42
Mengalah
43
Pasar
44
Pengumuman
45
Dua puluh lima ribu
46
Kerja keras
47
Berbanding terbalik
48
Tak pulang
49
Di tinggalkan
50
Pemberi misterius
51
Terusir lagi
52
Pulang
53
Terminal
54
Terminal (part 2)
55
Orangtua Eva
56
Menikah
57
Di maafkan
58
Kembali
59
Melahirkan
60
Sempurna
61
Jualan online
62
Muncul kembali
63
Ketakutan Eva
64
Menukar
65
Negosiasi
66
Persidangan.
67
Sidang kedua
68
Keadilan
69
Kehidupan baru
70
Semalaman
71
Hanya rindu
72
Kembali
73
Tersenyum kembali
74
Liburan
75
Keadaan berbeda
76
Ulang tahun Tama
77
Wanita lain
78
Perceraian
79
Serangan stroke
80
Kamar baru
81
Panggilan mama
82
End
83
novel baru
84
"Kisah rumit Tamara sang Wanita malam"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!