"Kimberly, kau adalah istriku, tentu saja kita akan bertemu untuk setiap saat" ujar Raymond dengan menyentuh wajah istrinya
"Jangan sentuh aku" bentak Kimberly yang menjauh dari Raymond
"Tidak lama lagi keluargaku akan kembali ke kota ini, di saat itu kau harus tinggal bersamaku di rumah keluargaku"
"Ha..? untuk apa aku tinggal bersamamu?"
"Karena kau adalah istriku, aku sudah menikah dan aku ingin memperkenalkan istriku kepada mereka"
"Apa itu perlu?"
"Tentu saja, kita harus berakting jika kita adalah sepasang suami istri yang romantis, bukankah begitu?"
"Aku tidak mau"
"Tidak mau juga harus mau" jawab Raymond dengan senyum
Tidak lama kemudian nada panggilan masuk ke handphone milik Raymond
"Wilson, jelaskan kepada Kimberly apa yang harus dia lakukan di saat keluargaku kembali" perintah Raymond yang berjalan ke arah lain sambil menjawab panggilannya
Wilson menjelaskan semua pesanan atasannya kepada Kimberly
Setelah beberapa menit kemudian
"Apaaa, aku harus tidur sekamar denganyaaa?" teriak Kimberly dengan nada tinggi
"Iya, Nona. karena kalian sudah menikah dan di hadapan keluarga tuan kalian harus akur dan harmonis, tentu harus sekamar" jawab Wilson yang sedang menjaga jarak dengan Kimberly
"Kami menikah dengan secara paksa, aku akan sangat rugi jika tidur bersamanya" ketus kimberly
"Nona, lagi pula kalian sudah menikah jadi tidak bisa di katakan rugi" ucap Wilson
"Apa maksudmu aku tidak rugi? aku dan dia hanya nikah paksa, aku tidak mau tidur bersamanya, ingin aku menjadi pasangan dia di depan keluarga maka dia harus membayarku dengan sejumlah uang" jawab Kimberly
"Sejumlah uang? tapi kalian adalah sepasang suami istri"
"Tidak asli suami istri, kami hanya palsu" jawab Kimberly dengan tegas
"Nona, kalian sudah sah di undang-undang jadi mana mungkin bisa palsu" ujar Wilson
"Sah di undang-undang bukan berarti kami adalah suami istri asli, siapa yang mau menjadi istri si cacing itu" ketus kimberly
"Ca..cacing?"ucap Wilson dengan terbata
"Yang satu cacing yang satu lagi singa betina" gumam Wilson dengan nada kecil
"Apa katamu?" tanya Kimberly dengan nada tinggi
"Ti..tidak maksudku adalah..?" jawab Wilson dengan merasa cemas
"Kau berani mengatakan aku singa betinaaa?" teriak Kimberly yang merasa kesal dan menarik kerah kemeja Wilson hingga robek ke bagian bawah
Sret...
Bunyi Robekan kemeja Wilson yang bagian kiri
"Hah...kemeja ku" teriak Wilson yang kaget melihat kemejanya yang robek karena di tarik oleh Kimberly, sehingga menampakan ****** bagian kirinya
"Jangan mendekaaaat" teriak Wilson yang melarikan diri di atas gedung itu
"Kau mengatakan aku adalah singa betina, aku akan menerkam mu" bentak Kimberly yang mengejar Wilson yang lari sana sini
Kimberly mengejar Wilson dan menarik jas luaran Wilson
Sret ..
Bunyi Robekan jas bagian belakang sehingga terbelah dua
"Hah...jangan menarik jas ku lagi" teriak Wilson yang sedang melarikan diri lagi
"Pakaianmu sangat murahan karena begitu mudah robek" ucap Kimberly yang masih berusaha mengejar langkah Wilson
"Jangan lari" teriak Kimberly yang menarik kemeja putih bagian belakang Wilson
Sret...
Bunyi Robekan kemeja bagian belakang sehingga menampakan punggung Wilson dengan jelas
"Jangan tarik lagiiiiii" teriak Wilson dengan merasa kesal
"Jangan mengira jika kau bisa lari dari terkaman ku" ujar Kimberly yang menarik lengan kanan Wilson sehingga jas luarannya terkoyak lagi
"Aaaaaarrrggghhhh, dasar singa betinaaaa" teriak Wilson yang saling mendorong dengan Kimberly
Kimberly yang tidak mau kalah lagi-lagi menarik lengan kiri dan kemeja bagian depannya
"Jangan mengira kau bisa menginjakku, salah mu karena kau adalah anak buah si cacing itu" bentak Kimberly dengan menarik pakaian Wilson tanpa berhenti
Sret...
Bunyi Robekan Kemeja bagian depan sehingga terlihat pu.ting sebelah kanan Wilson dengan jelas
Sret..
Bunyi robekan lengan kemeja Wilson sehingga menampakan lengannya Wilson
Kimberly yang tanpa dia sadari menarik pakaian Wilson sehingga tidak berbentuk, setiap inci pakaian Wilson bisa begitu mudah robek karena ulahnya, sehingga menampakan punggung, lengan kiri kanan serta tubuh bagian depan dengan jelas
"Dasar cabuuuul" teriak Wilson dengan kesal
"Ini masih belum cukup" teriak Kimberly yang menarik celana bagian pinggang Wilson
"Jangan coba-coba tarik celana kuuuuuuuuu" teriak Wilson yang merasa canggung karena jas dan kemeja nya sudah robek tidak berbentuk
Sret....
Bunyi robekan celana Wilson sehingga menampakan celana pendek bagian dalamnya yang bermotif mickey mouse
"Hahahahahahah, celana pendek mu sangat lucu" ujar Kimberly dengan tertawa
"Tuaaaaaan, toloooong. pencabulaaaaaan" teriak Wilson yang menutupi tubuh bagian bawahnya dengan ke dua tangan
"Kenapa tuan kami bisa memilihmu yang adalah singa betina ini" bentak Wilson dengan kesal
"Kau berani mengatakan aku adalah singa betina lagi" teriak Kimberly yang mengejar Wilson sambil mencakarnya
Aksi kejar-kejaran itu terjadi tanpa sepengetahuan Raymond yang berada di beda tempat dengan mereka
Wilson yang di hajar oleh Kimberly hanya bisa pasrah karena bagaimana pun ia lari tetap tidak bisa terlepas dari wanita itu, pakaian atas dan bawah robek sehingga tidak berbentuk lagi, selain itu bagian lengan dan punggung Wilson juga terdapat bekas cakaran dari Kimberly
Tidak lama kemudian Raymond kembali mencari mereka berdua, di saat itu Raymond merasa kaget dengan penampilan Wilson yang tadinya rapi kini menjadi tidak berbentuk lagi pakaiannya
"Apa kalian sudah puaaas" bentak Raymond dengan menatap mereka berdua yang sedang kejaran
Mendengar teriakan Raymond, Kimberly dan Wilson menghentikan langkah mereka
"Apa yang sudah terjadi?" tanya Raymond yang melihat ke arah Wilson dan Kimberly
"Tuan, dia yang membuatnya" jawab Wilson yang menunjuk ke arah Kimberly
"Jangan menyalahkanku, pakaian mu bahannya tidak bagus, makanya begitu mudah robek" ujar Kimberly dengan tanpa merasa bersalah
"Tuan, itu tidak benar. pakaian ini aku membelinya di busana pria yang termahal, tidak mungkin aku memalukan mu dengan bahan murahan" ucap Wilson dengan menunduk
"Kimberly, apa kau sudah lupa dengan pesanku?" tanya Raymond
"Apa pesanmu?"
"Jangan mendekati pria lain" tegas Raymond
"Dia adalah asisten mu, bukan pria lain"
"Tapi dia adalah pria"
"Dia bukan pria, lihat saja tubuhnya begitu langsing seperti wanita dan celana pendeknya adalah Mickey mouse" jawab Kimberly dengan menahan tawa
"Kimberly, bagaimana caranya kau merobek pakaiannya?" tanya Raymond dengan penasaran
"Aku hanya menarik pelan dan pakaiannya begitu mudah robek, jadi bukan salahku" jawab Kimberly dengan tidak mau mengaku salah
"Tuan, aku membelinya dengan gaji ku dan kini langsung habis di buat nona" tangisan Wilson yang mengeluarkan air mata
"Jangan salahkan aku, katakan saja pada pabriknya untuk memproduksi bahan yang lebih bagus, agar tidak mudah di robek" ujar Kimberly yang tidak mau kalah
"Perkataan seperti apa itu" ketus Wilson
"Dia begitu mudah merobek pakaian yang di kenakan Wilson, kelihatannya mutiara itu sudah mulai beraksi di dalam tubuhnya" batin Raymond
"Hah" keluh Wilson yang menutup tubuhnya dengan ke dua tangan
"Tuan, lengan ku dan punggung ku terluka lagi, aku rasa harus ke rumah sakit lagi" ucap Wilson dengan menunduk
"Mari kita ke sana" ajak Raymond dengan mengandeng tangan Kimberly
"Tapi Tuan..?" ucap Wilson yang terhenti
"Ada apa?" tanya Raymond
"Apa aku bisa ganti pakaian dulu baru ke sana? penampilan seperti ini aku tidak bisa di lihat orang" jawab Wilson
"Kalau begitu kau pakai saja pakaian wanita" ujar Raymond
"Apaaa?" tanya Wilson
"Aku banyak, aku bisa meminjamkan mu" ucap Kimberly dengan seraya bercanda
"Tidak mauuuu" jawab Wilson dengan kesal
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 296 Episodes
Comments
Azzahro shofiya Ramadhani
🤣🤣🤣ksihan Skali asisteny Thor....bkin ngakak saja si othor
2023-01-09
1
Alexandra Juliana
Beraksi ---> bereaksi
2022-12-07
0
Widia Aja
Kim bakalan shock ketika menyadari kekuatannya yg luar biasa...
semoga Kim dapat mengendalikannya dng baik..
2022-11-24
0