Episode 3

Pak Kevin dan buk Fitri sudah sampai ke ruangannya,dan melihat Rani duduk disana.Pak Kevin menyuruh buk Fitri kembali ke tempat duduk yang berada di depan ruangan pak Kevin.

"Kamu kembali ke tempat kamu, saya akan mengurus OB baru ini." jelas pak Kevin pada Fitri.

"Baik pak saya akan kembali jika bapak membutuhkan sesuatu langsung hubungi saya saja."ucap Bu Fitri kembali.

Setelah buk Fitri keluar pak Kevin menghampiri Rani yang sedang berdiri di dekat mejanya. Lalu pak Kevin mempersilahkan Rani duduk sembari iya kembali ke bangkunya.

"Bagaimana kalau kamu sekarang berhenti bekerja dari perusahaan ini!" ucap pak Kevin menggertak Rani.

"Apa pak? saya mohon jangan pak, saya masih membutuhkan pekerjaan ini! apa pun saya akan lakukan asalkan bapak jangan pecat saya." ucap Rani memohon sedih.

Sejenak pak Kevin terdiam dan sedang memikirkan sesuatu.

Dan Rani masih memohon agar tidak di pecat. Ruangan jadi sunyi dan sedikit menegang kan bagi Rani.

"Baiklah saya tidak akan memecat kamu!" ucap pak Kevin tegas. "Namun ada satu syarat yang kamu harus laksanakan setiap hari dan selalu ada saat saya panggil." jelas pak Kevin.

Dan selain itu pak Kevin juga menjelaskan apa saja yang akan dia lakukan. Dan sedikit berbicara tentang gajinya.

"Iya pak apa pun saya akan lakukan tetapi jangan pecat saya, lalu apa persyaratan itu pak?" tanya Rani kembali.

"Kamu harus jadi asisten di rumah saya." ucap pak Kevin singkat."

Rani sedikit bingung namun Rani tidak bisa berbuat apa-apa.

"Jika kamu setuju kamu bisa pindah langsung ke rumah saya." ucap pak Kevin. "Dan soal gaji kamu saya akan tambah dua kali lipat. Jelas pak Kevin kembali.

Tampa berpikir panjang Rani langsung menyetujui nya.

Tetapi Rani kebingungan harus bilang apa pada Heni.

"Saya akan suruh sekretaris untuk menjelaskan apa saja yang akan kamu lakukan di rumah saya, sekarang kamu boleh kembali bekerja mulai besok kamu udah harus siap memulai pekerjaan yang baru."ucap pak Kevin menjelaskan.

"Baik pak saya bersedia saya akan melakukan nya dengan hati hati, saya tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Ucap Rani dan pergi keluar.

"Oh iya tolong buatkan saya kopi lagi karena kopi yang tadi belum jadi saya minum." Ucap pak Kevin jengkel.

"Baik pak saya akan buatkan." ucap Rani.

Setelah beberapa saat kemudian Rani datang membawakan secangkir kopi.Dengan aroma yang sangat menggoda hidung hingga tidak sabar ingin menyantap nya.

"Ini pak kopinya." ucap Rani meletakkan kopi di meja.

"Terimakasih."ucap pak Kevin.

Kemudian Rani kembali bekerja.

"Kopi ini sedikit berbeda dengan yang di buat oleh OB yang lain, kenapa ini rasanya sangat enak!" guman pak Kevin.

Kemudian pak Kevin memanggil buk Fitri dan memintanya untuk menjelaskan apa saja yang akan Rani lakukan dan kerjakan di rumah nya.

Kemudian buk Fitri masuk dan bertanya.

"Iya pak, ada yang bisa saya bantu." ucap Buk Fitri.

"Tolong jelaskan kepada Rani soal rumah dan kegiatan yang apa saja yang akan iya lakukan di-rumah." ucap pak Kevin.

"Apakah bapak mempekerjakan Rani sebagai asisten di rumah bapak?" tanya buk Fitri heran.

" Yahh,itu sebagai hukuman baginya dia tidak ingin di pecat jadi saya memberinya pekerjaan rumit,kamu cukup menjelaskan apa saja yang akan dia lakukan." ucap pak Kevin tersenyum jahat.

"Baiklah pak saya akan melakukan nya." ucap Buk Fitri nunduk dan pergi keluar." oh iya, satu lagi kamu jangan lupa kasih tau dimna kamarnya." pak Kevin.

Kemudian buk Fitri keluar dan pergi menemui Rani di ruang istirahat. Sesampainya di sana buk Fitri langsung membuat janji dengan Rani.

"Rani, habis makan siang kamu ikut saya ya." ucap Buk Fitri tegas." Baik Buk. Jawab Rani Tampa basa basi.

Setelah waktu nya makan siang Rani sudah di kantin lalu Heni menyusulnya. Heni lalu bertanya banyak soal kejadian yang tadi pagi.

Heni kepikiran terus sama kejadian nya hingga iya takut Rani akan di pecat.

"Ran, bagaimana kejadian tadi pagi pasti kamu kena masalah besar ya." ucap Heni panik.

"Enggak ko kamu ngak usah panik kayak gitu." ucap Rani sambil pegang tangan Heni.

"Masalah nya udah selesai tapi aku harus tebus kesalahan ku dengan bekerja di rumah pak Kevin." jelas Rani.

"Lah kok bisa." tanya Heni kaget.

"Maaf Hen aku harus melakukan nya kali tidak aku akan di pecat." ucap Rani sedih. "Jadi aku akan tinggal di rumah pak Kevin ngak papa kan?" tanya Rani.

"Maaf ya Ran aku ngak biasa lakuin apa apa buat kamu." ucap Heni." Kok kamu yang minta maaf harus nya aku yang minta maaf, aku salut buat kamu kawatir." ucap Rani.

"Tapi kali ini aku ngak bakalan bikin kamu kawatir lagi ko janji." ucap Rani sambil tersenyum merayu Heni.

"Sebaiknya kita sekarang makan biar nanti kerjanya semangat." ucap Rani lagi.

Heni senang kalau Rani juga senang.

"Baiklah kalau kamu mau nya gitu, itu sudah keputusan mu aku hanya bisa mendukung." ucap Heni tersenyum."

"Asal kamu bahagia aku juga ikut bahagia kalau kamu butuh bantuan kamu jangan sungkan ya." kata Heni lagi.

"Baiklah kamu memang sahabat aku yang baik banget." ucap Rani memeluk Heni dengan erat penuh kasih sayang.

"Yaudh sekarang kita makan ya biar semangat kaya kata kamu tu." ucap Heni tertawa lucu.

Lalu tidak lama mereka sudah memesan makan seperti biasa.

Dan mereka pun mulai menyantap nya.

Setelah beberapa waktu kemudian mereka sudah keluar dari kantin. Dan ingin melanjutkan pekerjaannya. Namun sebelum mereka melanjutkan nya Heni bertanya soal Rani yang akan tinggal di rumah pak Kevin.

"Oh iya Ran, apa kamu sudah yakin dengan keputusan kamu mau tinggal di rumah itu." tanya Heni meyakinkan nya.

"Aku sudah yakin ko, kamu kan tau kalau keluarga aku tu keadaan nya gimana, ngak mungkin lagi aku menyusahkan orang tua ku. " jelas Rani.

"Ohh baiklah, aku hanya bisa mendukung kamu dan mendoakan agar kamu cepat sukses." ucap Heni menepuk pundak Rani.

"Oh iya makasih ya udah banyak bantu aku." ucap Rani.

"Ah kamu mah selalu begitu, aku kan sahabat kamu ya pasti dong aku harus bantu kamu, lagian juga kamu banyak bantu aku kan." ucap Heni lagi

"hehe iya tapi aku hanya ingin berterima kasih ma kamu." ucap Rani." Yaudah iya sama sama sahabat ku yang cantik.ucap Heni.

Setelah percakapan itu mereka melanjutkan pekerjaannya masing masing. Rani pergi menemui buk Fitri dan Heni melanjutkan kerja nya.

Ini karya pertama tolong di bantu like, komen dan vote yah teman-teman, kalau cerita ini bagus jangan lupa rate nya yah. Terimakasih 🙏

Terpopuler

Comments

Manggu Manggu

Manggu Manggu

👏🏾💪👍

2022-10-25

0

Queen Rizky

Queen Rizky

wah , kevin mangil kesempatan dalam kesempitan . bakalan di tindas nih si rani

2022-06-24

2

yutantia 10

yutantia 10

semangat

2022-05-31

3

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 79
81 Episode 79
82 Episode 80
83 Episode 81
84 Episode 82
85 Episode 83
86 Episode 84
87 Episode 85
88 Episode 86
89 Episode 87
90 Episode 88
91 Episode 89
92 Episode 90
93 Episode 91
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 79
81
Episode 79
82
Episode 80
83
Episode 81
84
Episode 82
85
Episode 83
86
Episode 84
87
Episode 85
88
Episode 86
89
Episode 87
90
Episode 88
91
Episode 89
92
Episode 90
93
Episode 91

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!