🍁🍁🍁
Cinta itu seperti air.. dibutuhkan semua orang,tapi terkadang banyak yang tidak menghargai.🍁🍁🍁
.
.
Braaakkk!
Langit membuka pintu dengan kencang sehingga membuat pusat perhatian seisi kelas menoleh ke arahnya. Termasuk Biru gadis cantik nan lembut dan kini sedang memegang dadanya dan mencoba menenangkan jantung nya. Padahal pelajaran sudah di mulai sejak tiga puluh menit yang lalu, namun anak itu baru tiba di sekolah dan dengan santai nya ia langsung masuk tanpa rasa bersalah sedikit pun.
Brug.
"Kenapa lo?” tanya Langit saat melemparkan Tas nya ke meja, hingga membuat Biru kembali terkejut dan sempat menatap Langit sekilas. Biru tidak menjawab dia hanya menggelengkan kepalanya dan masih mencoba mengatur nafasnya.
'Ayahh, bundaa, kenapa Biru bisa punya teman seperti ini.’ gumam Biru dalam hatinya.
"Hemm, baiklah anak anak kita lanjutkan ya!” ucap bu Yasmin kembali menerangkan pelajarannya. Setelah selesai, bu Yasmin memanggil beberapa nama agar maju ke depan dan mengerjakan soal yang ia berikan.
"Biru coba kamu jawab soal nomor tujuh, dan tulis di papan tulis," ucap Bu Yasmin menunjuk Biru untuk maju ke depan.
Biru menarik nafasnya panjang karena masih kaget karena Langit tadi. "Permisi." ucap Biru lirih kepada Langit .
"Ck. ngerepotin lo!” cetus Langit berdecak, mamun dia tetap memberikan jalan pula kepada Biru.
Biru maju dan menjawab soal yang di tujukan kepadanya dengan benar dan rapi. Membuat teman teman nya semakin merasa kagum kepada sosok Biru.Selain cantik, lembut namun juga sangat pandai.
"Bagus Biru, kamu boleh duduk lagi,” kata bu Yasmin terlihat begitu puas dengan hasil kerja Biru.
"Terimakasih bu." ucap Biru sopan dan pelajaran di lanjutkan dengan tenang, entah mengapa sejak kedatangan Biru di kelas itu Sosok Langit mulai tak banyak tingkah dan berisik. yah meskipun dia tetap tak mengikuti pelajaran dengan benar namun, dia diam tak berisik itu sudah lebih dari cukup.
Jam istirahat tiba, Langit langsung beranjak pergi meninggalkan kelas dengan gaya cool nya. (Maxim dan gerry tidak sekelas dengannya).
Tak berapa lama Sasa dan Rina datang untuk mengajak Biru ke kantin, "Kantin yuk!”
"Baiklah ayo," kata Biru menganggukkan kepala nya, lalu mereka bertiga berjalan ke kantin dengan sesekali bercerita dan tertawa. Setelah sampai di kantin, ketiga nya tidak langsung duduk, namun lebih memilih untuk memesan makanan terlebih dulu.
“Kamu mau apa Ru?” tanya Rina saat sudah berdiri di salah satu stand makanan di kantin.
“Hemm, apa yah? Aku gak tau mau pesan apa, aku sedikit takut,” jawab Biru jujur dan sedikit berbisik.
“Hah, takut kenapa?” tanya Sasa mengerutkan dahinya.
“Eh, enggak, bukan gitu maksud ku. Gimana ya? Aku jarang makan di luar bukan jarang lagi mungkin udah hampir gak pernah sejak beberapa tahun ini, a—aku gak bisa makan sembarangan,” cicit Biru begitu lirih.
“Hem, ya sudah kalau begitu kamu gak usah pesen, biar aku sama Sasa yang pesen. Kamu beli minuman aja, jus misal nya. Nanti kamu bisa cobain makanan kita, kalau sekiranya cocok kamu baru pesen, gimana?” usul Rina yang langsung di setujui oleh Sasa.
Biru sempat berfikir sebentar, namun kemudian ia menganggukkan kepala. Setelah memesan, Biru lekas membayar pesanan mereka, sontak hal itu membuat kedua teman nya melarang karena tidak enak, namun Biru tetap memaksa dia yang akan membayar makanan mereka. Sasa dan Rina akhirnya hanya mengangguk setuju dan mengatakan bahwa mereka juga akan men-traktir di lain waktu.
Biru dan teman teman nya segera mencari tempat duduk sambil menunggu pesanan mereka selesai. Namun, Biru sudah mendapatkan minuman nya,yakni jus mangga. Saat matanya sibuk mencari tempat duduk kosong, namun baru beberapa langkah dirinya berjalan tiba tiba seorang cowok yang selalu membuat keributan menabrak nya hingga membuat keduanya terhuyung dan hampir terjatuh.
Bruugg!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments
Ita rahmawati
si langit ngapa sih gitu bgt klo suka tuh bilang 😏😏
2023-02-06
2
Indonesian ❤️😁
pasti ditabrak si langit n the genk ya.
2023-01-22
0
Ririe Handay
langit lagi
2023-01-08
0