...Bab 12. Hantu wanita merah bagian Ketiga....
Beberapa saat kemudian, Erick yang tengah merebahkan diri di atas kasur. Dia menyadari adanya hawa keberadaan dan dia pun tersadar serta membuka matanya.
Erick pun sontak terkejut lantaran hantu wanita merah berada diatasnya dengan kedua tangan di dekat sisi kanan dan kiri telinga Erick.
Melihat wajah yang menyeramkan dari hantu merah dengan jarak yang sangat dekat membuat jantung Erick berdetak kencang.
"Apa mau mu?" tanya Erick.
"Tolong!" ucap hantu wanita merah dan sesudah mengatakan itu dia pun melompat kebelakang lalu, merangkak kearah luar unit dengan menghancurkan pintu.
Erick yang mendengar permintaan tolong dari hantu itu, dia pun memberanikan diri untuk mengikuti nya. Saat diluar unit, hantu wanita merah itu juga berhenti di koridor seraya melihat Erick dan saat Erick melangkah, dia pun melanjutkan langkahnya.
Erick terus mengikuti nya sampai ke lantai basemen dengan menggunakan tangga darurat. Kondisi selama perjalanan sangatlah gelap hingga tidak terlihat apapun lantaran Erick belum memperbaiki nya. Maka dari itu, Erick hanya mengandalkan lampu flash dari ponselnya.
Setibanya di basemen, Hantu wanita merah berhenti di dekat sosok gadis yang seusia nya yang tidak sadarkan diri dan terkapar di lantai.
Melihat itu, Erick sontak berlari menghampiri nya.
"Kak, kamu baik-baik saja?!" seru Erick seraya mendorong pelan. Namun, tidak ada respon.
Lalu, Erick memeriksa nadi nya di leher dan tangan. Setelah itu, Erick pun bernafas lega lantaran gadis itu masih bernafas.
"Syukurlah, dia masih hidup," gumam Erick.
"Putriku," ucap hantu wanita merah.
Mendengar itu, Erick pun mengerutkan dahinya dan memahami sesuatu maka dari itu, dia sontak membawa gadis itu ke rumah sakit.
Setelah mengetahui itu, Erick sontak memanggil ambulan dan membawanya ke rumah sakit.
Keesokan harinya, gadis yang dibawa Erick bernama Luna itu pun tersadar dan membuka matanya yang mana dia melihat atap berlampu serta bau obat-obatan. Lalu, dia pun menoleh kesamping dan melihat tangan nya tengah di infus.
"Ini di rumah sakit kah?" gumam Luna.
Setelah itu, Luna mengumpulkan tenaga nya. Dia pun bangun dari rebahan dan melihat sekitar nya yang mana dia sedang berada di ruang rawat dengan kamar VIP. Hal itu membuat dirinya terkejut dan bingung.
"Siapa yang membawaku ke ruang VIP seperti ini? sungguh membuang-buang uang," gumam Luna.
Beberapa saat kemudian, suster pun datang. "Oh, Nona. Anda sudah sadar," sapa suster.
Lalu, Luna melihat suster itu dan memberikan senyuman kepadanya. "Iya, suster."
"Syukurlah. Baiklah, nona. Izinkan saya untuk memeriksa anda!" ucap Suster.
"Iya, silahkan!" jawab Luna.
Seraya Suster memeriksa, Luna pun bertanya kepada suster tersebut.
"Suster, apakah suster tahu? siapa yang membawaku ke rumah sakit?"
"Seorang pria muda seumuran nona," jawab suster dengan senyuman.
"Benarkah? apakah suster tahu namanya atau tinggal dimana?" sambung pertanyaan Luna.
"Maaf, Nona. Saya tidak tahu. Mungkin, Nona bisa bertanya resepsionis administrasi," jawab Suster.
"Baik, Suster. Terimakasih," sambung Luna.
Beberapa saat kemudian, Luna pun pergi ke resepsionis administrasi dan Luna mendapatkan alamat dan nama dari pria yang membantunya.
"Jadi, namanya Erick dan tinggal di apartemen berhantu?! dia manusia atau bukan?" batin Luna setelah mendengar informasi.
Didekat nya, Hantu wanita merah menatap nya namun, tidak lama. Setelah itu, dia menghilang.
Ditempat yang berbeda, Erick sedang mengunjungi Miranda yang sedang berada di firma. Setibanya disana, perlakuan resepsionis berbeda dari sebelumnya yang mana dahulu resepsionis mempertanyakan janji namun, kali ini resepsionis dengan mudah memberikan name tag tamu dan mengizinkan untuk masuk firma.
Setibanya disana, Doni sontak menghampiri Erick lalu, dia membisikkan sesuatu. "Apakah benar, kamu mendapatkan bukti dari pejabat korup?"
"Aku tidak bisa menjawab nya dan akan kuberikan langsung kepada Bu Miranda," jawab Erick.
Tidak selang lama, Bu Miranda keluar dari ruangan dan memanggil Erick.
"Erick! Doni! Ke ruangan saya, Sekarang!"
Doni yang mendengar itu, dia sontak menghadap Bu Miranda. "Baik, Bu."
"Iya," jawab Erick.
Setelah itu, Erick dan Doni masuk ke ruangan Bu Miranda. Setibanya didalam, Erick, Doni dan Miranda membahas tentang data yang ada di Flashdisk yang mana data itu sangat lengkap dan detail.
"Ini sungguh data yang mengerikan, Jika ini terungkap maka politik New Indonesia akan terguncang," ucap Bu Miranda.
"Jadi, apa saran anda?" tanya Erick.
"Sebelum itu, aku ingin bertanya. Siapa pemilik dari flashdisk ini?" tanya Miranda.
Sesaat kemudian, Erick merasakan hawa keberadaan dan saat melihat belakang Miranda ada hantu wanita merah.
Didalam analisa Erick, jika dirinya atau Bu Miranda salah mengunakan flashdisk itu maka hantu wanita merah tidak segan-segan untuk membunuh Miranda dan lainnya tidak terkecuali dirinya.
"Dia adalah mantan kekasih pejabat korupsi yang telah meninggal dunia bernama Julia.
"Lalu, apakah dia memiliki anak?" sambung tanya Bu Miranda.
"Dia memiliki satu putri bernama Luna."
Setelah pembahasan itu, Bu Miranda pun belum berani melangkah dan meminta konsultasi orang hukum yang lain. Lalu, flashdisk itu masih tersimpan oleh Erick dan dia pun kembali ke apartemen Millenium Tower.
Setibanya disana, Erick melihat Luna yang sedang mondar-mandir di depan pintu apartemen. Melihat itu, Erick pun menghampiri dan menyapa nya.
"Hei, kenapa kamu sudah keluar dari rumah sakit?"
Luna yang mendengar itu, dia sontak menghentikan langkahnya dan melihat kearah Erick.
"Hei, apakah anda yang membawa ku ke rumah sakit?" tanya Luna.
Erick menganggukkan kepalanya, "Iya. Aku menemukan mu pingsan di lantai basemen apartemen ini. Jadi, aku membawamu ke rumah sakit."
"Oh, begitu ya. Terimakasih, oiya. Aku belum memperkenalkan diri. Nama ku Luna Putria," ucap Luna seraya memberikan tangan nya.
Erick pun tersenyum dan menerima tangan Luna. "Iya, salam kenal juga! Aku Erick Santoso."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
John Singgih
kayaknya bakal jadi soulmate nih
2022-07-13
2
Kaylha✌️✌️
mantap thor....
lanjutkan....
cerita hantu tpi ngk menakutkan malah menyenangkan.....
hehehehehe...
keren thor....
mantap....
lanjutkan
2022-04-20
1
Ra dhiraemon
Next Kk Ditunggu Kelanjutannya
2022-04-20
1