...Bab 03. Fitur penyimpanan dan Perbaikan awal...
Erick Santoso merupakan putra dari keluarga orang yang biasa dan sederhana. Kedua orang tua nya bukanlah orang yang spesial dan hebat. Ibunya Erick hanya seorang pedagang di pasar sedangkan, sang ayah hanya seorang nelayan.
Meski begitu, Erick diberkati dengan mata batin yang mana dia bisa melihat hantu dan makhluk lainnya. Ini diketahui saat Erick berumur tiga tahun yang mana dia memiliki teman hantu bernama Bob.
Saat orang tuanya merasa khawatir, dia pun membawa Erick ke orang pintar. Namun, orang pintar mengatakan bahwa Erick seorang Indigo atau seorang anak yang memiliki kemampuan supranatural.
Karena itu lah Erick sangat terbiasa dengan keberadaan hantu.
Namun, saat Erick berumur 10 tahun. Kedua orangtuanya tertimpa bencana Tsunami hingga membuat Erick kehilangan kedua orangtuanya.
Sebelum, kedua orangtuanya pergi ke Nirwana. Mereka mengunjungi Erick dan berpamitan serta memberikan pesan untuk menjadi pria yang hebat dan mandiri.
Mendengar pesan itu, Erick pun berusaha dengan keras untuk tamat sekolah dan lulus kuliah meski hanya kuliah satu tahun.
Lalu, Erick yang sudah berumur 22 tahun. Kemampuan Indigo nya sangat dibutuhkan di Millenium Tower dan saat ini, dia harus berpisah kembali dengan sosok orang tua yang dihormati nya, Nenek Wu.
Sesaat Nenek Wu dibawa oleh malaikat maut, ruang kamar Nenek Wu berubah menjadi sebuah ruangan apartemen yang terbengkalai.
Lalu, Erick yang mengambil ponselnya. Dia didapati beberapa pesan yang masuk dari sistem.
Disaat melihat pemberitahuan jumlah poin didapatkan oleh Erick, dia pun mempertanyakan nya.
"Apa yang dimaksud dengan poin? lalu, kegunaan nya apa?"
Layar yang awal menu beranda berubah menjadi sebuah tulisan yang diawali dengan suara.
Kling!
[Sistem Poin adalah nilai tukar yang anda gunakan untuk membeli alat, memperbaiki dan beberapa hal lainnya.]
"Oh, begitu aku mengerti."
Kling!
[Apakah Anda ingin mengosongkan ruangan?]
"Tunggu, apakah jika aku mengosongkan maka semua barang disini akan hilang."
Kling!
[Benar, Tuan.]
Disaat Erick mengetahui resiko pengosongan, dia pun memutuskan untuk menundanya. "Jika memang begitu, tunggu sebentar! ada beberapa barang yang harus ku ambil."
Kling!
[Dimengerti!]
Setelah perbincangan itu, Erick pun memutuskan untuk mencari brangkas yang pernah diucapkan oleh Nenek Wu sebelumnya yang mana tempat berangkas itu berada dibalik lukisan besar yang ada di ruangan itu.
Lalu, Erick pun menurunkan lukisan dan terlihatlah disana ada brangkas besi yang berukuran seperti sebuah laci. Brangkas itu juga ditutup rapat dengan teknologi digital yang cukup asing bagi Erick.
"Aku baru melihat pengaman seperti ini," gumam Erick.
Sesaat kemudian, Erick pun teringat yang ucapan nenek Wu yang mana dia mengatakan bahwa kunci brangkas ada di fitur penyimpanan.
Erick yang kurang begitu paham, dia pun mempertanyakan nya kepada Sistem.
"Sistem?!"
Dan, layar pun berubah.
Kling!
[Ada yang bisa saya bantu, Tuan?]
"Sistem, bagaimana cara mengunakan fitur Penyimpanan?"
Kling!
[Saat ini anda belum mendapatkan fitur penyimpanan. Apakah anda ingin mengunduhnya? Jika anda ingin mengunduhnya maka biaya yang harus dikeluarkan sebesar 100 Poin.]
"Tidak masalah, unduh fitur nya."
Kling!
[Dimengerti!]
Sesaat kemudian, aplikasi dengan icon kotak muncul dan pemberitahuan.
Poin terpakai 100 dan sisa 1900 poin.
Kling!
[Tuan, anda mendapatkan back up data penyimpanan dari pemilik sebelumnya. Apakah anda ingin memulihkannya? Jika iya, maka anda dikenakan biaya 50 poin.]
"Tidak masalah. Pulihkan!"
Sesaat kemudian muncul beberapa pemberitahuan salah satu nya sisa poin sebesar.
1.850 poin.
Setelah semua itu, Erick membuka icon kotak yang mana muncul sebuah layar udara dari ponsel seperti layaknya sebuah proyektor yang menampilkan layar saat bersentuhan dengan layar putih.
Lalu, terlihat beberapa barang didalam kotak kecil diantara beberapa dokumen, kartu ATM, kunci dan terlihat beberapa emas logam.
Erick yang belum tahu cara penggunaan nya. Dia pun mempertanyakan nya kepada Sistem dan Sistem memberikan penjelasan nya lalu, Erick pun mengikuti arahan nya.
Setelah itu, Erick menekan kotak yang bergambar kartu ATM yang mana tidak lama kemudian muncul cahaya biru dan menjatuhkan kartu yang Erick tekan. Sebelum mencapai lantai, Erick sontak menangkap nya.
Setelah berhasil mengeluarkan nya, Erick menempelkan kembali kartu kedalam
"Jadi, begitu cara mengunakan nya. Aku mengerti."
Setelah itu, Erick pun melihat sekitar nya yang sangat kumuh dan kotor. Lalu, dia pun memberikan perintah nya.
"Sistem, mulai proses pengosongan nya!"
Kling!
[Proses pengosongan membutuhkan biaya 30 poin. Apakah Tuan masih ingin melanjutkan?]
"Lanjutkan!"
Kling!
[Dimengerti!]
Sesaat kemudian, ruangan pun berubah menjadi kosong dengan lantai dan dinding yang masih dalam bentuk semen. Lalu, Erick melihat perubahan itu berasal dari beberapa kerumunan drone kecil yang cukup banyak.
Setelah proses selesai, ruangan yang sebelumnya gelap menjadi terang dan Erick disuguhi oleh dinding dan lantai abu-abu. Melihat itu, Erick pun tersenyum dan dengan ini poin Erick tersisa 1.820.
"Dengan ini, aku rasa cukup untuk menenangkan Nenek Wu disana," gumam Erick.
Setelah itu, Erick pun keluar dari ruangan yang mana lagi-lagi Erick harus berhadapan dengan lorong yang mencekam dan Erick pun terpikir sesuatu.
"Sistem, apakah kamu bisa memperbaiki koridor ini?"
Kling!
[Tuan, anda bisa memperbaiki nya! Dan, itu membutuhkan biaya sesuai tema yang anda pilih!]
"Untuk sementara, buatlah koridor yang paling sederhana!"
Kling!
[Koridor yang paling sederhana memiliki biaya 50 Poin. Apakah anda ingin melanjutkan nya?]
"Iya," jawab Erick.
Setelah itu, koridor pun berubah dalam sekejap menjadi koridornya sebuah wisma berbintang tiga.
Tidak hanya lantai 30, Erick merubah koridor dilantai 29 dan lantai 28 dengan ini sisa poin System sebesar 1.670 poin.
Namun, sesaat memperbaiki lantai 28. Erick dikejutkan dengan suara anak kecil laki-laki.
"Paman, anda penghuni baru disini?"
Saat mendengar itu, Erick sontak melihat kearah sumber suara namun, dia terkejut saat melihat anak kecil itu tidak memiliki bola mata dan mulut yang hitam.
"Iya, kamu jangan nakal ya! bermainlah!" jawab Erick.
Lalu, hantu anak kecil itu pun membalikkan badannya setelah itu, dia merangkak dan berjalan dengan tangan dan kaki nya.
Erick yang melihat itu, dia pun merasa deg-degan. Namun, Erick sudah sering melihat yang lebih menyeramkan lagi.
Setelah itu, Erick melanjutkan perjalanan masuk kedalam lift dan Erick merasakan lambatnya lift dan gemuruh.
Lalu, Erick pun terpikir sesuatu.
"Sistem, apakah kamu memperbaiki lift?"
Kling!
[Anda bisa memperbaiki nya dengan biaya 100 poin.]
"Baiklah, lakukan lah!"
Sesaat kemudian, keadaan dalam lift berubah yang mana kaca yang sudah terpecah pulih kembali serta gerakan lift lebih cepat dengan suara gemuruh yang menghilangkan karena perbaikan itu sisa poin tersisa 1570 poin.
Dan, tibalah Erick dilantai dasar. Setelah itu, Erick pun keluar untuk menemui petugas keamanan yang sebelumnya ditemui nya sedang memangkas rumput.
Lalu, Erick pun tiba di pos keamanan yang mana petugas keamanan sedang bersantai dan menonton televisi.
"Pak, apakah anda sibuk?" sapa Erick.
Petugas keamanan yang tengah bersantai itu sontak berdiri dan menghampiri Erick. "Iya, dek. Ada apa?"
"Perkenalkan pak, Aku General Manager yang baru disini, Erick Santoso dan aku ingin mendengar pengalaman bapak disini dan tentang apartemen Millenium Tower ini."
Mendengar itu, petugas keamanan sontak terkejut. "Apa General Manager? itu jabatan yang sudah sangat lama saya tidak mendengar nya sejak Nenek Wu meninggal dunia dan saya dengan senang hati berbagi cerita dengan anda. Saya Yadi, petugas keamanan merangkap tukang serba bisa," jawab Yadi yang memberikan tangan nya.
Lalu, Erick menerima tangan itu dan mereka pun saling bertukar senyum.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Giat kasep
hotel de luna
2022-07-31
3
John Singgih
mungkin pak Yadi bisa kehilangan pekerjaannya gara-gara sistem
2022-07-13
0
Priadiputra
Tumben gk galak biasanya masa sih lu jadi GM biasanya ada kalimat gitu sih sebelum MC kasih bukti
2022-05-09
1