Juvel yang tangannya sudah dilepas dari borgol sekarang berada di meja makan mansion Keiner, rupanya lelaki itu cukup peduli dengan perut Juvel yang belum terisi makanan.
Atau lebih tepatnya, Keiner hanya peduli dengan bayinya.
"Aku tidak suka makan sayur," tolak Juvel saat pelayan memberinya sayuran.
"Tapi ini perintah dari tuan Keiner, Nona." Pelayan itu tetap memaksa Juvel untuk memakannya.
"Sampai kapan pun aku tidak akan memakannya, aku ingin makan spagheti," ucap Juvel dengan keras kepala.
Keiner memperhatikan Juvel dari lantai atas, dari cara duduk dan cara makan Juvel saja Keiner sudah tidak suka. Apalagi sikap keras kepala Juvel, bisa-bisa bayinya akan menurun sifat itu, Keiner tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Setelah Juvel selesai makan, Keiner meminta waktu untuk bicara berdua. Kini mereka ada di ruang santai dengan duduk berseberangan.
Di meja ada segelas susu hamil, Keiner meminta Juvel untuk meminumnya.
"Rasanya aneh, aku tidak suka!" tolak Juvel yang baru meminum satu tegukan dan merasa rasa susunya sangat amis.
"Itu baik untuk kesehatan bayiku jadi minumlah tanpa protes!" tegas Keiner.
Juvel tidak akan menurut, dia merasa tidak bertanggung jawab pada bayi yang dikandungnya.
"Situasi ini bukan keinginanku! Kau yang mengacaukan semua rencanaku, kalau kau tidak bertukar peran dengan Angel, ini semua tidak akan terjadi!"
"Aku sudah memilih gadis baik-baik untuk mengandung benihku tapi sekarang benihku harus dikandung oleh wanita sepertimu!?"
Perkataan Keiner itu begitu menohok yang membuat Juvel memicingkan matanya.
"Memang aku wanita seperti apa?" tanya Juvel mulai emosi. "Apa karena aku seorang mafia jadi kau berpikiran seperti itu?"
"Anggap saja begitu, aku sudah tahu reputasi Black Mamba yang terkenal di dunia gelap. Kalian bahkan selalu lolos dari kejaran polisi," ungkap Keiner yang membuat Juvel tidak bisa lagi menahan emosinya, Keiner sudah keterlaluan.
Juvel membanting gelas susu di lantai. "Jika sudah cukup, aku mau pergi!"
"Kita bahkan belum memulai permbicaraan, aku ingin menawarkanmu uang tapi aku rasa uangmu sudah banyak. Aku ingin menawarkan anak perusahaanku, kau pasti tidak mau mengelolanya. Jadi, katakan! Apa maumu supaya kau tetap mengandung anakku?" tanya Keiner panjang lebar.
"Seperti yang aku bilang sebelumnya bahwa aku mengira kau adalah pria beristri yang sulit mempunyai keturunan tapi ternyata kau hanya pria single yang terobsesi pada bayi," ungkap Juvel menatap Keiner dengan tatapan mencibir. "Jadi, aku berubah pikiran. Aku akan menggugurkan kandunganku!"
"Kau bisa menanam benihmu lagi dengan wanita pilihanmu, bukan?"
Keiner menghembuskan nafasnya kasar, yang dikatakan Juvel memang benar. Tapi sebejat-bejatnya dirinya, Keiner tidak akan tinggal diam jika darah dagingnya akan dibunuh. Apalagi semua ini terjadi akibat ulah Juvel sendiri.
"Kau yang membuat situasi menjadi rumit, Nona mafia!" Keiner mencoba memberi peringatan jika ini adalah salah Juvel.
Juvel sendiri tentu tahu itu, gadis itu menggigit kuku tangannya untuk berpikir lebih jauh. Sebenarnya situasi ini bisa Juvel manfaatkan.
"Baiklah, aku sudah memutuskan untuk tidak akan menggugurkan bayi ini. Aku akan mengandung dan melahirkannya setelah itu akan aku berikan padamu! Tapi..."
Juvel sudah memikirkan jalan kebebasan untuk dirinya.
"Kita harus menikah!"
Keiner membulatkan matanya mendengar permintaan Juvel.
"Kalau aku menginginkan pernikahan, tidak mungkin aku akan menyewa rahim wanita untuk mengandung bayiku!" tolak Keiner.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
Darsih suranto
nahhh loooo....akankah mereka akan menikah????ayo lanjutkan membacanya🤭🤭
2022-10-26
4
Amel Munthe
juvel juga ga menginginkan keperawanannya hilang babang,,,, aneh deh, pen punya anak tp ga mau nikah, jangan" kau itu gay,,,
2022-09-27
0
Ney Maniez
🙄🙄🙄😒😒
2022-09-16
0