TRAGEDI

Ketika selesai menikmati masakan Bella. Tasya bertanya sama Bella, apa saja rempah rempah yang di butuhkan untuk membuat masakan seenak ini dan Bella memberitahunya. Tasya mengajak Bella untuk kepasar membeli rempah rempah yang di perlukan untuk membuat Gurame asap. Tasya dan Bella berangkat kepasar menggunakan motor yang ku punya. Ketika Tasya dan Bella sedang asikkk membawa motor menuju kepasar, tanpa disadari ada sebuah mobil yang melaju sangat cepat dan akhirnya menabrak Tasya dan Bella dari blakang. Mereka berdua terpental dari motor. Kondisi Tasya meninggal di tempat karena luka di kepalanya menghantam trotoar yang rusak, merobek bagian kepala Tasya sebelah kanan dekat kuping. Aku mendapatkan kabar dari Bella yang begitu histeris menelponku. "Tuuuutttt...Tuuuut....Tuuuuut" (Suara telphone dari bella). Ketika aku mengangkat telephone.

(Suara tangisannn yang terdengar pertama kali).

"Hallooo Iyaaa Bella, kenapa nangis?" (Ucapku)

"Ceooo (Sambil menangis berbicara) Aku kecelakaan sama Tasya" (Ucap Tasya sambil menangis terseduh seduh),

"Hah! keadaan kalian gimana?" (Ucapku)

"Aku luka luka ringan aja. Tapi Tasyaaa Ceo " (Ucap Bella menangis),

"Tasyaaa kenapa?, ini kalian dimana?, yang jelas Bella ngomongnya!" (Ucapku dengan panik),

"Tasyaaaa Udah ga ada Ceoo (Ucap Bella sambil Menangisss). Aku sama Tasya udah di Rumah Sakit Melati. Tadi di tolongin sama orang orang di situ, untuk di bawa kerumah sakit. Tapi Tasya ga selamat, Tasya meninggal Ceooo (Ucap Bella menangisss sambil terseduh seduh),

"Aku kesana" (Ucapku dengan air mata yang mengalir begitu deras), Mendengar kabar Tasya meninggal. Seketika aku marah kepada Tuhan, kenapa ini semua terjadi arghhhh!!!! (Ucapku sambil melempar gelas kedinding), Kenapa selalu aku merasakan kesedihan dalam hidup ini ya tuhannnn!!!! (Ucapku sambil menangis histeris), Apa salah Sayaaaa ya tuhannnn!!!. Kenapa?, Kenapaa!!!!!. Cabut nyawa saya ya tuhannn, sakit sekali hati ini (Ucapku sambil mememluk diri sendiri). Ketika aku ingin mengabari keluarganya Tasya, aku membuka handphone ku mencari perlahan Nomor keluarga Tasya, tapi aku lupa tidak mempunyai Nomor Handpone nya. Aku membanting Handphoneku menjadi hancur berkeping keping. Aku ingin pergi mengendarai sebuah kendaraan tapi aku tidak bisa membawa sebuah mobil, akhirnya aku berjalan ke arah Rumah Sakit Melati. Diperjalanan menuju rumah sakit air mataku tak berhenti menetesss dan ada seorang lelaki menghampiriku.

"Mau kemana mas?" (Ucap seorang yang menghampiriku dengan membawa motor roda dua),

"Rumah Sakit Melati mas" (Ucapku),

"Ayukkk masss saya hantar" (Ucap seorang tersebut), tidak lama kemudian sampai di Rumah Sakit Melati.

"Terimaaaakasih mass ini buat mamasnya" (Ucapku sambil mengasih uang),

"Tidak Usah masss saya ikhlas nolong mas. Kalo boleh tau ada musibah apa ya mas sampai segini nya mamas jalan menuju ke sini?" (Ucap seorang Tersebut),

"Orang yang saya sayang kecelakaan mas dan meninggal dunia, satunya luka luka" (Ucapku berusaha menahan nangis), Lalu pundak ku di pegang dengannya dan mengelusku.

"Sabarr masss semua yang hidup di dunia ini pasti akan kembali kepada yang maha kuasa. Memang sakit orang yang kita sayangi meninggalkan kita terlebih dahulu. Tapi suatu saat kita pasti akan berkumpul, di tempat, di mana kita di kumpulkan semuanya. Jangan berlarut larut kesedihan yang dirasakan, biar tenang orang yang telah meningglkan kita. Disaat seperti ini, kita hanya bisa mendoakan nya semoga kebaikannya didunia diterima oleh yang maha kuasa, serta dosa nya di ampuni sama yang maha kuasa (Tuhan) dan kita di kumpulkan nya ber sama sama orang yang kita sayangi nanti. Ketika mendengar nasehat dari orang tersebut. Aku tidak bisa berkata apa apa lagi selain mengucapkan Terimakasih dan menangis. Lalu aku menuju kedalam Rumah sakit dan bertanya pada suster, seseorang yang mengalami kecelakaan lalu meninggal dunia. Susternya menghantarku. Ketika sampai diruang tersebut, ternyata di depan pintu Ruangan jenazah sudah ada orang tuanya Tasya, Bella dan kak Gea sambil menangis Ternyata sudah di kabari oleh Bella melalu handpohonenya Tasya. Aku hanya berdiri terpaku melihat mereka menangis. Air mataku terus mengalir tidak bisa berhenti. Tidak lama kemudian dokter keluar dari Ruangan jenazah dan memberi kabar bahwa Tasya Sudah boleh untuk dibawa pulang. Ketika Ayah Tasya melihatku dia menghampiriku langsung memelukku.

"Ini salah Ceoo ayahhhh, kenapa mereka ga sama Ceo saat pergi kepasar!, kenapa Ceo biarkan mereka pergi tanpa Ceo!" (Ucapku sambil menangis histeris)

"Sudah, Sudah (Ucap ayahnya Tasya dengan menahan tangis tapi tidak bisa). Kita bawa pulang Tasya untuk segera di makamkan" (Ucap ayahnya sambil menangis terseduh seduh),

"Maafin Ceoo yah" (Ucapku sambil terseduh seduh),

"Ini bukan salahmu, ini musibah yang diberikan mau tidak mau ayah harus menerima ini" (Ucapnya sambil menangis). Aku menghampiri ibunya Tasya yang menangis Sambil di peluk oleh Kak Gea.

"Buuuuu (Ucapku dengan lembut dan meneteskan air mata), Maafin Ceooo bu gak bisa jagain Tasyaaaa, Ceo Bodoh buuuu" (Ucapku),

"Kenapa ini terjadiii nakkkk?" (Ucap ibunya Tasya sambil menangis terseduh seduh),

"Tasya sama Bella tadi ada di rumah Ceoo, tapi Tasya ngajak Bella pergi ke pasar untuk beli bahan bahan masakan. Tasya mau belajar masak sama Bella bu. Tapi kenapa Ceo izinin mereka pergi tanpa Ceoo. Ceo salah buu, Ceoo minta maaf. (Ucapku sambil menangis dan memeluk ibunya Tasya),

"Tasyaaa, kenapa kamu ninggalin mba duluan" (Ucap Gea sambil menangis dan kedua tanganya menutupi wajahnya), Aku melihat Bella yang beitu shokkk dan luka beberapa di wajah dan tanganya. Aku memeluknya dengan tangisan.

"Kenapa bisaa terjadi ini Bell?" (Ucapku sambil menangis),

"Mobil itu nyalip dari belakang (Ucap bella terbata bata dan menangis), sedangkan belakang kami mobil track. Lalu menghantam kami yang posisinya aku sama Tasya didepan track itu, langsung di Hantam dari belakang sama mobil yang nyalip track itu, kami berdua terpental, Maafin Bella Ceooo" (Ucap Bella sambil menangisss terseduh seduh),

"Kamu ga salahhh, Bellaaaa." (Ucapku dengan berlinang air mata), Ketika dokter ingin beranjak pergi, aku langsung menghampirinya dan memegang tangan dokter.

"Dokkkk saya mohon dokkkkk!!! (ucapku sambil menangis), saya ga mau kehilangan dia dokkk, Tukar jantung saya dokkkk( sambill menunjuk ke jantungku) saya ingin dia Hidup dokkkk biarr kan saya saja yang mati dokkk" (Ucapku sambil menangis histeris)

"Mohonn maaf saya ga bisa ngelakuin seperti itu, kehidupan manusia itu ada ditangan tuhan, bukan disaya. Walaupun ditukar tetap saja tidak akan bisa jika allah sudah berkehendak, jadi untuk ibu, bapak, dan kalian semua bersabar ya, kita semua pasti akan pulang meninggalkan bumi ini, sekali lagi saya minta maaf. (Ucap dokter dengan mata berkaca kaca), Aku masuk keruangan Tasya melihat sosok tubuh yang berbaring di tutupi kalin putih hati semakin hancur dan pikiran ku semakin tidak karuan. Aku berdiri di sampingnya dan memeluk eratt tubuhnya.

"Kenapa (Ucapku sambil menangis memeluknya). Kenapa ini semua terjadi sama kamu!, aku sayang banget sama kamu (ucapku sambil mengelus wajah Tasya). Aku sudah janji sama kamu, untuk menikahi kamu Tasyaaa!. Jangan tinggalin aku (Ucapku dengan terseduh seduh), Orang tuanya Tasya menghampiriku dan memelukku.

"Sudahhh nahh, sudahhh" (Ucap ibunya Tasya sambil menangis),

"Akkuuuuu minta maafff bu, aku ga bisa jagain Tasya. Maafin Ceo, Ceo salah ga bisa ngejagain Tasya dengan baik, seandainya Tasya bersama Ceo ga mungkin terjadi seperti inii, Ceo bodohhhhh, Ceo Tolol" (sambil memukul diri sendiri Ucapku),

"Sudahhhh nakkkk, mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadii!" (Ucap ibunya sambil memeluk ku sangat kencang dan mengelus kepala ku),

"Sudahhh Ceo ini bukan salahmu, ini sudah takdirrr" (Ucap ayahnya sambil memeluk ku), Kak Gea menghampiriku dan memelukku juga.

"Maafin Ceo kak Gea, ayah, ini salah Ceo" (Ucapku)

"Sudahhh, sudahh, bukan waktunya menyalahkan diri sendiri" (Ucap Gea sambil meneteskan air mata dan terseduh seduh),

"Ayukk kita bawa pulang Alm.Tasya untuk di makam kan" (Ucap ayahnya sambil menangis terseduh seduh).

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!