Waku berjalan begitu cepat, tidak lama kemudian hari menjelang sore dan mulai menggelap. Kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang. Setelah sampai di kediamanku. Galang langsung pulang menuju rumahnya.
"Jangan lupa di bukaaa kadonyaaa, lu orang ter the best lah, udah gua anggep kaya kakak gua sendiri, gua sayang sama lu cuuyyy" (Ucap Galang sambil Tersenyum)
"Ihh geliii, hahaha makasih ya" (Ucapku dengan senyuman hangat),
"iyaaa duluannn ya Tasyaaa, jangan kecewain mamas gondrong" (Ucap Galang sambil Tersenyumm),
"Iyaaa kakk hati hati"(Ucap Tasya),
"Kak aku disini dulu kaga apa apa kan, aku balik jam 7an aja nanti, mau pulangnya malesss pasti gabut dirumahh" (Ucap Tasya),
"Hmm tapi nanti kamu kena marah gak sama ibu kamu?" (Ucapku),
"Gak kak, aku udah bilang kesini kok, aku sherlock juga kok pas sampe sini ke ibu" (Ucap Tasya)
"Oyyyaaaaudah kalo gitu mandi gihh. Nanti salin pake baju aku, nanti handuknya aku anterin kalo udah selesai mandi, aku cari dulu di lemari handuknya" (Ucapku),
"hmm iyaaaa kak. Tapi kakak jangan ngintip aku mandi yaaaa" (Ucap Tasya sambil menatap aku),
"hahha iyaaa Tasya, masa iya aku mau ngintip kamu" (Ucapku sambil tersenyum)
"Awas aja sampe ngintip, aku tusuk matanya (Ucap Tasya sambil tersenyum)
"Iyaaaa bawelll dah sono, mandiii..." (Ucapku sambil tersenyum)
Di saat aku sedang mencari handuk dan pakaian untuk Tasya. Entah kenapa, terlintas di benak aku terbayang Tasya sedang mandi. Byurrr byuur (Suaram siraman air), dan nafsu dalam diri mulai tergoda. Beberapa saat kemudian, suara panggilan Tasya terdengar dari kamar mandi.
"Kakkkkk!, handuknya mana?" (Ucap Tasya),
"iyaaaaa ini Tasya" (Ucapku),
(Disaat Tasya membuka pintu kamar mandi untuk ngambil handuk yang aku berikan. Tak sengaja ketika Tasya nongol bagian kepalanya dari pintu, aku melihat pundak Tasya dan dada yang ditutupi pake tangan kiri nya dan tangan kanannya mengambil handuk yang aku berikan sambil berkata padaku),
"makasihhh kakkk, jangan ngeliat aku begitu!" (Ucap Tasya sambil menatapku lalu tersenyum),
"iyaaaa maaf (Ucapku sambil tersenyum malu), baju salinannya di kamar aku tuh" (Ucapku sambil tersenyum),
"iyaaa kak bentar handukan dulu" (Ucap Tasya),
Lalu aku duduk diruang tengah sambil nonton Tv. Ketika Tasya keluar dari kamarrr mandi, aku melihat Tasya hanya memakai handuk jalan ke kamarku, Seketika dibenaku sudah mulai berfikir yang aneh aneh. Sambil berkata dalam hati, sabarrrr Ceooo ini ujiannn.
"Dimana kak kamar nya?, beneran aku gak apa apa pake baju kamu?" (Ucap Tasya),
"itu yang pertama, iya gak ape ape Tasya" (Ucapku sambil tersenyum dengan senyuman nahan nafsu),
Tiba tiba hujan angin begitu deras BYURRR.... BYURRRR.... BYURRRR.... dan suara petir begitu menggelegar. DARRRR! DARRRR!. Suasana semakin dingin dan pikiranku mulai mengacau. Tidak lama kemudian Tasya keluar dari kamar sehabis salin.
"Kak hujan nya deres banget ya " (Ucap Tasya),
"iyaaa Tasyaa lama ini pasti hujan nya, pasti kamu pulang maleman. Coba kamu telpon ibu kamu biar gak khawatirr" (Ucapku),
"iyaaa kak bentar ya aku telpon dulu" (Ucap Tasya),
(Tuuuuuut... Tuuuuuut.... TUuuuuuuut SUARA MEMEMANGIL TELEPHONE)
"Halo assalamualikum ma..." (Ucap Tasya)
"iyaaaa walaikumsallam kamu dimana Tasya?, kok belum pulang hujan deresss ini" (Ucap Mama Tasya)
"iyaaaa maaa aku tempat kak rio. Aku sherlock kan ke mama itu lokasinya, yang aku cerita waktu itu kemama orang nya, aku neduh dirumah nya pas mau brangkat kuliah" (Ucap Tasya)
"Oowhhhh iyaaa terussss kenapa belum pulang. Dari siang kamu disana, Baru kenal juga, jangan terlalu deket sama dia kan belum tau dia itu siapa sebenarnya. Mama aja belum liat orang nya, baru dari foto doang yang kamu tunjukin di sosial media?" (Ucap mamanya Tasya)
"iyaaa ma..., tadi aku mau pulang ehhh hujannn deresss, jadi aku pulang kayaknya agak maleman, ga papa kan ma. Dia baikkk kok mah dewasa juga, aku baru kenal aja udah kayak ngerasa kenal lama?" (Ucap Tasya)
"Iyaaaa, tapi kan kamu harus hati hati juga" (Ucap mamanya Tasya)
"Iyaaa, kalo itu pasti maaa" (Ucap Taysa)
"yaudah gih coba kamu kasih handphone nya kek rio itu, mama mau ngomong sama dia" (Ucap mamanya Tasya)
"iyaaa ma" (Ucap Tasya),
"Ceooo mama mau ngomong sama kamu" (Ucqp Tasya),
"Hmmm, iyaaa mana?" (Ucapku ke Tasya),
"Hallo assalamulikum bu" (Ucapku ke mamanya Tasya),
"Walikumsallam, anak saya dirumah kamu yaaaa" (Ucap ibunya),
"Iyaaa bu Tasya lagi disini, tadi mau pulang hujan deresss banget" (Ucapku),
"yaudah..., tapi tolong jangan aneh aneh sama anak saya ya. Kalo ada apa apa sama anak saya, kamu yang harus tanggung jawab!" (Ucap mamanya Tasya),
"Iyaaaa buuu percaya sama Rio, sebisa mungkin rio jaga Tasya disini, ibu jangan khawatir" (Ucapku),
"Tapi ibu besok mau ketemu kamu yaaa" (Ucap mamanya Tasya),
"iyaaaaudah bu besok rio entah siang atau sore kerumah ibu Sekalian nganter Tasya pulang" (Ucapku),
"yaudah kalo memang hujan nya awett Tasya minep aja disitu, Pulangnya besok aja. Dari pada kemaleman, nanti ada apa apa dijalan" (Ucap ibunya Tasya),
Ketika mendengar ibunya Tasya berkata seperti itu, nafsu semakin menyelimuti diri.
"Iyaudahhh buuu, sebisa mungkin rio jaga Tasya disini" (Ucapku pada ibunya Tasya),
"iyaaa, tapi udah pada makan belum?" (Ucap mamanya Tasya),
"Udah kok bu" (Ucapku),
"yaudah kasih ke Tasya ibu mau ngomong sama Tasya" (Ucap mamanya Tasya),
"iya buuu. Tasya ibu kamu mau ngomong lagi" (Ucapku kemama dan Tasya),
"iyaaaa maa?" (Ucap Tasya),
"Nanti kalo memang hujan nya awettt kamu minep aja. Mama udah ngomong sama rio, kalo kamu di apa apain bilang sama mama iyaaa" (Ucap mamanya Tasya)
"Hahhh! beneran mah minep disini. Nanti papa marah lagi" (Ucap Tasya),
"iniiii papa yang bilang sebenernnya, tapi besok papa sama mama mau ketemu riooo mau ngobrol" (Ucap mamanya Tasya),
"Iyaaaaudah kalo gitu maaa, tapi jangan marah marah sama Rio ya kalo ketemu" (Ucap Tasya)
"iyaaa kalo dia kaga aneh aneh sama kamu, Mama ga bakal marah sama dia, malah mama Trimakasih sama dia, udah nolong kamu. Anak mama" (Ucap mamanya Tasya),
"iyaaaudahhh ma" (Ucap Tasya),
"iyaudahh jaga diri kamu ya, assalmulaikummm.." (Ucap mamanya Tasya),
"iyaaa ma, wa'alikumsallam" (Ucap Tasya),
Ketika selesai menelpon, Tasya dan aku saling melirik dan tersenyum.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments