TANPA KESADARAN PIKIRAN

Ketika sampai ditempat, ada sebuah bangku panjang dibawah pohon yang rimbun, di tempat itu kami duduk saling bersebelahan. Tasya dikananku dan Galang di kiriku dan aku di tengah tengah mereka. Galang mulai bercerita sedikit tentang dirinya yang sedang di alami.

"Kenapa ya, Gua kaya ga berguna banget untuk keluarga, ga ada yang patut dibanggakan dari gua, hanya bisa membuat menjadi keadaan terpuruk aja, dengan adanya gua di keluarga" (Ucap Galang),

"hufttt Siallan, jika lu berfikir seperti itu yang ada hanya membuat lu terpuruk dengan keadaan. Kalo lu terjebak di gulungan ombak, lu hanya perlu tenang, karena melawanya hanya membuat lu tenggelam dan kehabisan tenaga. Jadi mau bagaiamanapun lu haru bisa mempunyai kendali atas pikiran lu sendiri, ketenangan itu hadir, saat lu belajar mengontrol diri dan membiarkan semuanya berlalu (Ucapku pada galang)

"Tapi kenapa ya?, kek nya(Ucap Galang berhenti Sebentar berbicara dan melanjutkan lagi) enak banget ngeliat orang lain yang memiliki orang tua, yang mendukung mimpi anaknya dan Kemauan jalan hidup anaknya" (Ucap Galang dengan mata berkaca kaca)

"Langg, tidak semua anak bisa beruntung memiliki orang tua yang mendukung mimpi anaknya. Ada anak yang harus rela harapanya dipatahkan oleh keluaraga sendiri. Dan untuk lu yang harus berjuang sendiri, di buat patah berkali kali oleh keluarga sendiri, terimakasih. Sudah mencoba kuat, lu hebat. (Ucapku pada Galang)

"Iyaaaa jadi untuk kak Galang semangat yaaa, kak Galang hebat bisa di titik ini dan selalu mau berusaha. Ga boleh sedih lagi, kita gak bisa merubah satu dunia menjadi apa yang kita mau dan kurangin pikiran yang bikin kak Galang menjadi resah menjalani hidup" (Ucap Tasya pada Galang)

"Galang inget pesan gua ini, hidup itu indah. Tapi lu harus bisa menerima suka dan dukanya agar hidup menjadi lebih indah. Lu ga bisa menerima hanya kesenangnya saja, tapi ketika kehilangan seseoorang dan kemauan lu tidak di dukung oleh keluarga, lu langsung anggap hidup ini kacau. Hidup itu indah, karena dalam hidup ini kita diberi kesempatan untuk sekedar mengenal mereka dalam hidup. Kita bertemu dengan mereka, kita mencintai mereka, mereka juga peduli dengan kita. Itulah tujuan dari kehidupan. Syukuri apa yang kita punya perjalanan kita dalam hidup ini. Karena terkadang kita tidak memahami, mengapa hidupku begini?, apa yang kucari dalam hidup?, mengapa aku disini?, mengapa aku harus melalui penderitaan ini?, mengapa aku harus merasakan ketakutan ini sepanjang waktu?, tidak bisa kah aku merasakan kedamaian saja sepanjang waktu?, maka itu, bukan lagi kehidupan. Jalani kehidupan sebagaimana ketentuanya, bukan semau kita. Gua sangat senang mempunyai sahabat seperti lu, lu memiliki kebranian. (Ucapku sambil merangkulnya),

"Menurut kak Galang sendiri penyesalan kak Galang apa?" (Ucap Tasya),

"penyesalan ku adalah ketika waku kecil aku berfikir bahwa tumbuh dewasa sesuatu yang menyenangkan. Ternyata tidak."(Ucap Galang),

"Sabar ya nanti lu pastikan merasakan nikmatnya menjadi dewasa" (Ucapku),

"Terimakasih banyak untuk kalian atas masukannya dan semoga gua bisa memperbaiki pikiran yang bikin gua menjadi resah menjalani hidup dan belajar mengiyakan semuanya yang terjadi. (Ucap Galang dengan mata berkaca kaca, sambil menatap pepohonan),

"Indah banget ya pepohonan ini. Tapi kita sebagai manusia hanya bisa merusak nya saja, padahal udara juga sejuk di hirupnya" (Ucapku),

"Jika bumi adalah ibu, kita sebagai manusia hanya memperkosanya saja, Setiap hari, Setiap jam, Setiap menit, Setiap detik. Begitu pun dengan laut. Ada tak ada manusia, mestinya pepohonan tetap tumbuh, ada tak ada manusia, terumbu karang itu tetap utuh. (Ucap Galang)

"Kita mungkin sebagai manusia janji air pada tanah, mungkin pula janji angin pada api. Cinta yang baik itu menumbuhkan pepohonan, menyembuhkan banyak luka, merawat tanah, air, udara, menjaga kita indah sebagai manusia, merawat damai menjaga hidup kita indah. Cinta yang baik juga menghadapi kemenangan dan kekalahan, dalam segala suka dan duka, merengkuh beragam perasaan yang berada diluar cinta dan bergelimang rasa syukur, sederhana, dan sabar, meraih dukungan banyak pihak karena harum cinta itu menyebar. (Ucap Tasya sambil meliriku),

"Tatapan kamu penuh makna Tasya" (Ucapku dengan senyum hangat),

Tasya tersenyum hangat padaku dan mengungkapkan isi hatinya.

"Aku ga bisa memendam rasa ini dengan lama, aku juga ga bisa menahannya untuk sembunyikan rasa suka aku kepada kamu Ceooo. Aku ngerasa nyaman didekat kamu, Aku ga bisa jauh dari kamu" (Ucap Tasya sambil memegang tanganku)

"Hmm, jangan di phpin terus anak orang Ceoo, Tasya seperti itu karna tingkah lakumu, jadi tanggu jawab atas apa yang lu perbuat padanya" (Ucap Galang sambil menepuk pundaku),

"Baiklahhh, untuk saat ini kita jalani dulu. Semoga kedepan nya kita bisa menjalani lebih baik untuk menikahi kamu" (Ucapku dengan Tasya),

Ketika mendengar Ucapanku Tasya langsung memelukku dan mengeluarkan air mata.

"Entah kenapa!, aku merasa takut kehilangan kamu, padahal aku sama kamu baru kenal. Kamu Janji ya untuk tidak mengecewkan aku" (Ucap Tasya)

"Untuk hal itu aku belum bisa janji, tapi aku berusaha untuk tidak mengecewakan kamu" (Ucapku sambil mencium kening Tasya)

Galang merasa kesal sedikit melihatku bermesraan dengan Tasya sambil mengembuskan nafas yang kuat.

"Huuffttt, anggep aja ga ada orang" (Ucap Galang sambil melirikku),

"Hehe sorry breee, kebawa suasana" (Ucapku),

"Iyaa maaf kak Galang" (Ucap Tasya dengan wajah malu)

"Iyaa ga papa udah biasa ngeliat yang begini kalo bareng Ceo" (Ucap Galang)

"Hah! emang banyak yang begini sama Ceo, brapa orang yang begini sama ceo?," (Ucap Tasya)

Galang hanya tersenyum lebar, sambil menggaruk keningnya sendiri dan tidak menjawab nya.

"Mulai..., itu kan kemaren aku Masih main main." (Ucapku dengan Tasya)

"Tapi kenapa ya kak beberapa Orang kaya seenakanya aja gitu dalam mempermainkan seseorang?" (Ucap Tasya padaku),

"Biasanya karna kedudukan sih sama kesenangan. karena kedudukan dan kesenangan Bisa seenaknya saja dalam mempermainkan seseorang, tapi kita jangan seperti itu, jika kita masih punya rasa membutuhkan, berarti kita masih sama. Sama sama manusia. (Ucapku pada Tasya),

"Tapi lu kenapa sih kek nya mudah banget untuk senyum sama orang?, sama yang nyakitin lu, sama orang orang yang nyepelehin lu juga?' (Ucap Galang),

"Senyuman itu penting banget bagi gua breee dalam menjalani hidup. Karna kita hidup bersosialisasi, Bermasyarakat, dari senyuman itu kita bisa di katakan menjadi golongan orang yang ramah, dermawan, rendah diri, sopan dan kita ini manusia. Hidup berkelompok, bermasyarakat, jadi penting senyuman gua untuk Hidup gua. Sekalipun orang yang suka menghina kita, biarkan. Mungkin ada sesuatu yang dia tidak suka dari kita. Jadi biarkan saja, tetap kita sopan santun terhadap sesama. (Ucapku pada galang),

"Ngomomg ngomong menurut lu surga itu ada ga?, dan kenapa coba orang orang mengatakan surga itu indah?, padahal mereka belum merasakan nya?, kenapa mereka bisa mengatakan indah sesuatu yang belum di rasakan?" (Ucap gilang sambil melihat dedaunan yang bergoyang terkena angin)

"Surga itu ada gua yakin banget, tapi kalo masalah surga itu indah, Entahh(Ucapku sambil menggelengkan kepala). Mungkin sudah ada yang pernah dan mereka mendapatkan kisah seseorang tersebut yang masuk surga Entah itu, para nabi, atau wali wali nya Allah. Tapi Entah kenapa(Ucapku sambil menghelas nafas), gua gak terpesona dengan surga, dengan susunya, dengan madunya, minumanya, bidadarinya, kemudaanya, tetap saja bagi gua Kesenangan pengetahuan melebihi semua itu. Gua pun heran kenapa Pengetahuan itu tidak termasuk dikebun surga?, padahal pengetahuan itu nikmat dan Penting. Jalan menuju pengetahuan adalah keraguan. Keraguan itu langkah pertama menuju pengetahuan, bukanya keyakinan. Keyakinan yang diwariskan itu menghapus pemikiran dan menghalangi kebebasan berpikir. Jadi untuk dapat pengetahuan, harus berani bertanya, berani meragukan, dari situ akan lahir pengetahuan. (Ucapku pada galang),

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!