"hal yang paling berat menjalani hidup, menurut aku. Ketika aku bertarung dengan hujatan orang dan judgment orang. Tapi aku harus belajar untuk bisa mengerti mereka, itu jauh lebih berat loh dari pada belajar untuk membenci mereka" (Ucapku pada Tasya),
"benerrr sih itu sulit banget" (Ucap Taysa),
"iyaaa, tapi kita harus selalu belajar untuk bisa mengerti orang di sekeliling kita dan kita harus memahami diri kita ini seperti apa" (Ucapku),
"Tapi kenapa ya aku selalu merasakan sakit pada diriku seakan akan diriku yang selalu salah dalam berbicara atau kelakuan aku?" (Ucap Tasya),
"Kalo masih merasakan sakit pada dirimu sendiri itu tandanya engkau masih hidup. Tapi jika engkau merasakan sakit yang dirasakan orang lain, itu tandanya kamu adalah manusia. Tapi inget jangan bersedih karena tuhan mengirimkan harapan disaat saat paling putus asa dan jangan lupa hujan paling lebat keluar dari awan Tergelap (Ucapku),
"Terkadang di saat kita di titik merasa paling rendah, merasa putus asa, dihari itu ada aja keajaiban yang kaga masuk logika" (Ucap Tasya),
"Benerrr bangett kaya aku bertemu kamu hehe" (Ucapku),
"Jadi aku keajaiban bagi kamu" (Ucap Tasya sambil menatapku dengan dalam)
"Iyaa dateng dengan sendirinya dan aku mulai merawat nya..." (Ucapku sambil tersenyum),
"Tapi semalem kamu mau ngerusak aku?" (Ucap Tasya),
"Hmm iyaaa..., maaf luhh kebawa suasana semalem. Lagian keadaan dan cuaca sangat mendukung" (Ucapku pada Tasya sambil tersenyum hangat),
"Hmm dasarrr buaya" (Ucap Tasya),
"Hmm selalu dinilainya seperti itu" (Ucapku),
"Kamu nya begini kesemua perempuan ihhh. Kenapa ya aku merasakan banyak bersedih kemarin kemarin?, padahal kaga ada masalah?" (Ucap Tasya),
"Karena yang kamu fikirkan hanya kesedihan, hidup itu pilihan. sedih atau seneng itu kamu yang memilih sendiri, hidup harus seimbang, jangan berfikir sedih mulu. Tapi jiwa tidak dapat bersinar sih tanpa kesedihan. bukankah bumi dapat berbunga indah saat air hujan menyiram?" (Ucapku)
"Hmm iyaaa ya Ceoo, semoga saja selalu tumbuh hal hal baik untuk kedepannya" (Ucap Tasya sambil tersenyum)
"itu pasti dong " (Ucapku sambil ngelus kepala Tasya)
Seketika kepala Tasya besandar di pundakku dan tangan kanannya mulai mengelus gelus bagian dada kananku sambil berkata dengan lembut.
"Ceooo (Dengan nada yang sangat pelan memanggil nama ku), jangan tinggalin aku ya, aku sayang sama banget sama kamu. Aku ngerasa nyaman banget sama kamu" (Ucap Tasya),
Aku memandang wajahnya dan bola matanya sangat dalam. Aku tersenyum ketika melihat bentuk bibir manisnya Tasya dan menyentuh bibirnya pake jari jempolku dan mengelus bagian bibirnya.
"Kita harus saling memahami karakter kita masing masing. Dan setiap ada permasalahan kedepannya kita omongin baik baik, bukan dengan keegoisan atau dengan nada kasar iyaa Tasya " (Ucapku sambil mencium jidat Tasya),
"Menurut kamu kesalahan terbesar seorang laki laki itu apa sih? (Ucapku),
"Menurut aku..., lelaki itu selalu berpikir bahwa dirinya harus tetap bertahan dan menerima bagaiamana pun kondisi hubunganya. Dia tau dia lelah, tapi di paksa buat terus berjuang. Dia tau, dia sudah ingin berhenti, tapi di paksa untuk tetap bertahan. Dia tau mungkin akhirnya akan seperti apa, tapi dia tetap egois, tetap berusaha kuat, tersenyum dan berdiri tanpa melihat rapuh, agar apa?, agar orang yang bersamanya bisa berpikir, bisa mengerti, dan bisa berhenti membuat kesalahan. Terkadang begitu pemikiran laki laki. Dia akan menjadi sangat lemah dan kuat hanya untuk bertahan bersama orang tercintanya. Meskipun dia tau, tidak ada gunanya bertahan" (Ucap Tasya),
"Itulah bentuk rasa sayang laki laki pada perempuan, jadi kamu jangan menyepelehkan" (Ucapku),
"yang menyepelahkan itu kamu, bukan aku Ceo" (Ucap Tasya sambil tersenyum ngejek),
"Andalan" (Ucapku),
"Lah benerrrr, kamu memberi harapan palsu terus ke perempuan perempuan yang sedang rapuh" (Ucapku),
Mendengar ucapan Tasya. Aku mulau sedikit mengerti bahwa perempuan mempunyai perasaan yang sangat dalam. Seperti ranting pohon yang tipis salah megang bisa patah.
"Tapi aku ga ada niatan untuk menyakitinya" (Ucapku),
"iyaaa..., tapi kan tanpa disadari hati mereka sakit semua, termasuk aku kalo kamu seperti itu. Aku udah sayang sama kamu, tapi kalo kamu nganggep aku kaya yang lain, sama aja kamu nyakitin aku" (ucap Tasya),
"iya intinya gini, suatu hubungan itu akan langgeng jika saling memahami, saling percaya. Cemburu boleh, takut kehilangan pun boleh, manusiawi. Tapiii semua itu jangan berlebihan, aku seperti itu hanya sekedar memberi tindakan kasih sayang, kamu tau aku orang nya tidak bisa dengan ucapan saja" (Ucapku),
"ihhhh iyaaa ya luh Ceo, tapi kan bisa menyakiti hati orang banyak.." (Ucap Tasya),
"iya dehhh, yaudehhhh" (Ucapku sambil tersenyum),
"Ceoo bener ga sih apa yang di katakan orang itu bicarakan. Katanya sebaik apapun orang baru, orang lama tetap pemenangnya? (Ucap Tasya),
"Orang lama akan tetap kalah ketika orang baru jauh lebih baik dari sebelumnya?, coba kamu pikir, apa mungkin orang lama akan tetap menang, kalau semasa kamu bersama dia, yang kamu dapet cuma sakit dan kecewa?, Lalu aku menoleh dan menatap matanya Tasya dengan sangat dalam sambil berkata. Cinta sama orang boleh, tapi jangan sampai kehilangan akal sehat. Dunia itu luas, jangan stuck sama satu orang yang sesuka hati nyakitin kamu. (Ucapku),
"Tapi gimana ya kak, rasanya sakit bangett" (Ucap Tasya),
"Itulah, jika kita masih belum menemukan orang yang tepat. pasti yang akan di rasakan seperti itu, tapi kita hidup jangan pernah mencari kebahagian, lebih baik kita mencari kepuasan hidup sama seperti aku saat ini" (Ucapku),
"maksudnya kepuasan hidup itu seperti apa?" (Ucap Tasya),
"Iyaaa puasin aja dengan perasaan yang sedang kamu alami. Di saat kamu lagi sedih, jangan mikir kapan aku bisa hilangin rasa sedih ini?, ketika kamu lagi kecewa, kamu jangan mikir kenapa semua ini terjadi sama aku dan kenapa aku kecewa, ketika kamu lagi seneng, kamu ga perlu mikir, kok blakangan ini aku seneng mulu ia. jangan jangan besok mau sedih ?, kenapa kita ga coba puasin aja dengan perasaan itu?, toh kita ga mungkin selamanya sedih, kita ga mungkin kecewa selamanya dan kita juga tidak akan pernah merasakan kesenangan selamanya. Intinya kita harus tau ketika sedang menikmati perasaan tersebut, kita harus tau untuk titik bangkitnya dan jangan lupa untuk selalu apresiasi diri, apresiasi diri itu sangat penting dalam menjalani hidup. (ucapku),
"Caranya apresiasi diri itu seperti apa?" (Ucap Tasya),
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments