Chapter 8

"Iya, Tuan!" Jack sudah berdiri di samping Tuannya.

"Bawa gadis sialan ini ke ruangan ku! jangan biarkan dia mengganggu urusan ku!" titah Michael sembari menarik tangannya dari dinding.

"Baik, Tuan!" jawab Jack. "Silahkan ikuti saya, Nona!" ucap Jack pada Chania.

Chania mengangguk sedikit dan langsung berjalan di samping Jack. Sedangkan Michael menatap kesal pada punggung Chania yang mengikuti langkah Jack.

Kemudian kembali menghampiri James, bersiap melampiaskan amarahnya pada makhluk - makhluk yang tertimpa kesialan siang itu. Ia langsung mendaratkan kaki berlapis sepatu besi ke arah wajah James.

"Aaakh!" teriak James tak berdaya.

Chania kembali di buat kaget. Apalagi saat mendengar suara Michael yang terengah sambil memukul kembali lawannya. Ia hanya bisa mendengar, tanpa tau apa yang sedang di lakukan Michael pada musuhnya di belakang. Sampai akhirnya telinga Chania kembali panas, saat mendengar suara Michael menggelegar.

"Bakar dia!" teriak Michael pada anak buahnya yang berada di sekitar ya.

"Jack!" panggil Chania kemah sembari menghentikan langkahnya.

"Ya, Nona!" Jack ikut berhenti dan berbalik menghadap sekretaris bosnya.

"Kaki ku terasa lemas, Jack!" keluh Chania.

"Saya bantu, Nona" ucap Jack memapah Chania. Ingin rasanya Jack mengangkat tubuh lemas akibat melihat sesuatu yang tak seharusnya di lihat oleh orang awam seperti Chania. Tapi apa daya, dia bisa terkena amukan iblis jika berani menyentuh sekretaris bosnya melampaui batas.

Sampai tibalah Chania di ruangan Michael. Ruangan yang tak terlalu besar dari ruang CEO. Namun nuansa di dalam sana bukan lagi menyeramkan. Melainkan nuansa gold mengisi ruangan berukuran 5 x 6 meter itu.

Terlihat benda - benda yang tak biasa di lihat Chania. patung kepala naga, juga beberapa benda lainnya. Namun yang mengherankan lagi ada almari pakaian. Untuk apa?

Dan matanya menatap takjub pada sebuah lukisan kepala naga yang di ukir indah di atap ruangan itu.

Jack melepaskan tangannya dari lengan Chania setelah mendudukkan Chania di sofa. Jack pindah berdiri di dekat pintu.

"Tuan Michael sangat menyukai naga!" ucap Michael tiba - tiba, karena Chania tak kunjung mengalihkan pandangan matanya dari ukiran naga di atap.

"Benarkah?"

"Ya, Nona! Tuan besar Frederick sejak kecil selalu memanggil Tuan muda dengan sebutan Naga hitam! penerus Black Hold!"

"Tuan Frederick?" Chania memicingkan matanya tidak mengenal nama itu.

"Tuan besar Bastian!" Jack menjelaskan.

"Oh! Papanya Michael?"

"Ya, Nona!"

"Jack, boleh aku bertanya?" tanya Chania setelah melihat Jack ternyata bukan orang yang sedingin dan sekaku Tuannya.

"Silahkan, Nona! saya akan menjawab jika itu masih di batas wajar dan tidak ada hubungannya dengan urusan pribadi Tuan muda maupun Tuan besar!"

"Ehm!" Chania tampak kecewa, namun tak semudah itu dia menyerah. "Apa kalian itu Mafia?"

Jack mengangkat kedua sudut bibirnya. Merasa lucu dengan pertanyaan Chania.

"Jika berdasarkan kesimpulan Nona sampai sekarang, apakah Tuan Michael seorang Mafia?"

"Iya!" jawab Chania singkat.

"Nona benar!" jawab Jack santai. "Tuan Michael atau di luaran sana di kenal sebagai Tuan Xavier, adalah pemimpin Klan Black Hold. Yang menguasai wilayah Italia. Sedangkan Tuan besar Frederick menguasai Klan Black Hold di Amerika Serikat."

"Apa Tuan Michael setiap hari membunuh musuh seperti itu?" tanya Chania.

"Hanya jika ada musuh yang tertangkap saja, Nona! atau juga jika ada pengkhianat di dalam Klan."

Chania mengangguk, dan kemudian memejamkan matanya saat melihat teriakan seseorang yang seperti tengah di siksa.

"Jika Nona bersama Tuan Michael, maka Nona harus membiasakan diri dengan semua ini." ucap Jack melihat ekspresi Chania. "Tapi Nona perlu tau, baru kali ini Tuan menunjukkan jati dirinya pada sekretaris pribadi seperti Nona." lanjut Jack.

"Hah!" pekik Chania tak mengerti.

"Tuan Michael selalu berganti - ganti sekretaris, setahun bisa 2 sampai 4 kali. Tapi baru Nona yang pernah di bawa beliau kemari, padahal Nona baru kerja dua hari!"

Chania mengulum senyum di hatinya. Merasa ada yang berbeda pada keriuhan hatinya. Mendengar jika dirinya satu - satu nya sekretaris yang di tunjukkan pada dunia hitamnya, bukankah itu artinya dia sepesial?

' Tapi bagaimana jika dia tau aku perawan? '

Batin Chania kembali tidak tenang.

Brakk!

Pintu terbuka dengan kasar. Michael masuk dengan raut wajah yang sulit di artikan. Ada banyak noda darah di baju dan tangannya.

Melihat itu Chania segara berdiri. Mendengar dia sekretaris pertama yang di bawa Michael ke markas, membuat Chania tidak peduli lagi dengan dunia hitam sang bos. Ia yakin suatu hari nanti pasti bisa meluluhkan hati iblis yang bersarang di dalam tubuh Michael.

Merasa Tuannya sudah ada yang akan melayani membereskan sisa - sisa penghakiman, Jack keluar setelah berpamitan pada Tuannya.

Michael melepas kancing kemeja yang tadi di pakai untuk menyiksa musuhnya. Chania sigap membantu Michael melepas kancing kemejanya. Ia tak peduli dengan darah yang menempel di baju, bahkan membentuk titik - titik di wajah Michael.

Michael diam menurut saja saat jari - jari lentik tanpa cat kuku itu bergerak lincah di depan dadanya. Sebenarnya ia sedikit heran, bukankah tadi gadis ini mengacau karena ngilu, tapi kenapa sekarang justru membantunya membuka baju seperti ini. Seolah tak peduli bau darah di baju dan tubuhnya. Sampai akhirnya kemeja itu terlepas dari tubuh kekarnya.

"Ambilkan aku ganti!" titah Michael sambil berjalan ke arah kamar mandi.

"Baik, Tuan!" jawab Chania yabg sepersekian detik kemudian matanya di buat kagum saat melihat tato kepala naga di punggung Tuannya.

Chania mendongak ke atas, desain yang persis. Hanya warna saja yang berbeda.

Chania terpaku menatap tato hitam di padu warna merah di beberapa titik. Menyatu sempurna pada punggung putih dan tegap seorang Michael Xavier Sebastian.

Chania tak berkedip sampai pintu kamar mandi yang tertutup membuat pandangannya terputus.

' Kata sempurna sepertinya masih belum bisa mewakili kesempurnaan Tuan Michael! '

Chania tersenyum simpul.

"Sepertinya aku sudah gila! mengagumi seorang iblis yang tampan!" gumam Chania sambil tersenyum kikuk.

Chania segera melakukan tugasnya. Mengambil baju dari sebuah lemari yang ada di ruangan itu.

"Ternyata ini fungsi almari ini? untuk mengganti bajunya yang bersimbah darah!"

Chania mengambil satu kemeja dan celana kerja berwarna hitam.

20 menit berlalu, Michael belum juga keluar dari kamar mandi. Sedangkan jam dinding sudah menunjukkan pukul dua. Padahal jam tiga adalah waktunya untuk bertemu Tuan besar Bastian.

Chania yang duduk di sofa pun akhirnya berdiri, berjalan mendekati pintu, berinisiatif untuk mengetuk pintu kamar mandi Tuannya.

Tok tok tok!

"Tuan, sudah pukul dua siang! bukankah Tuan Michael ada janji dengan Tuan besar?" ucap Chania.

"Masuklah!" titah Michael tanpa menjawab ucapan Chania.

' Hah? bukankah dia sedang mandi? '

"Masuk!" perintah Michael lagi.

"I...iya, Tuan!"

Clekk!

Pintu di buka Chania dengan perlahan. Matanya berkeliling mencari dimana letak Tuannya. Berendam kah? Guyuran di bawah shower kah? lebih sensitifnya lagi, masih pakai celana atau sudah telanjang bulat?

' Aaakkh! '

Teriak Chania dala hati.

Tap! Mata Chania menangkap Michael yang tengah berendam di bathub, dengan busa yang menutupi sebagian tubuhnya. Michael terlihat memejamkan matanya ke arah atap toilet.

' Perfect! '

Seru Chania dalam hati.

"Kemarilah" ucap Michael santai tanpa membuka matanya sedikit pun.

.

.

🪴🪴🪴

Happy Reading 🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Mamah Kekey

Mamah Kekey

chania seperti martabak.. spesial

2024-07-06

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

sepesial = spesial

2024-01-31

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

melihat teriakan = mendengarkan teriakan

2024-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Novel Baru #YouAreAWriterS8
148 Chapter 147
149 Chapter 148
150 Chapter 149
151 Chapter 150
152 Chapter 151
153 Chapter 152
154 Chapter 153
155 Chapter 154
156 Chapter 155
157 Chapter 156
158 Chapter 157
159 Chapter 158
160 Chapter 159
161 Chapter 160
162 Chapter 161
163 Chapter 162
164 Chapter 163
165 Chapter 164
166 Chapter 165
167 Chapter 166
168 Chapter 167
169 Chapter 168
170 Chapter 169
171 Chapter 170
172 Chapter 171
173 Chapter 172
174 Chapter 173
175 Chapter 174
176 Chapter 175
177 Chapter 176
178 Chapter 177
179 Chapter 178
180 Chapter 179
181 Chapter 180
182 Chapter 181
183 Chapter 182
184 Chapter 183
185 Chapter 184
186 Chapter 185
187 Chapter 186
188 Chapter 187
189 Chapter 188
190 Chapter 189
191 Chapter 190
192 Chapter 191
193 Chapter 192
194 Chapter 193
195 Chapter 194
196 Chapter 195
197 Chapter 196
198 Chapter 197
199 Chapter 198
200 Chapter 199
201 Chapter 200
202 Chapter 201
203 Chapter 202
204 Chapter 203
205 Chapter 204
206 Chapter 205
207 Chapter 206
208 Chapter 207
209 Chapter 208
210 Chapter 209
211 Chapter 210
212 Chapter 211
213 Chapter 212
214 Chapter 213
215 Chapter 214
216 Chapter 215
217 Chapter 216
218 Chapter 217
219 Chapter 218
220 Chapter 219
221 Chapter 220
222 Chapter 221
223 Chapter 222
224 Chapter 223
225 Chapter 224
226 Chapter 225
227 Chapter 226
228 Chapter 227
229 Chapter 228
230 Chapter 229
231 Chapter 230
232 Chapter 231
233 Chapter 232
234 Chapter 233
235 Chapter 234
236 Chapter 235
237 Chapter 236
238 Chapter 237
239 Chapter 239
240 Chapter 238
241 Chapter 240
242 Chapter 241
243 Chapter 242
244 Chapter 243
245 Lebaran Online
246 Chapter 244
247 Chapter 245
248 Chapter 246
249 Chapter 247
250 Chapter 248
251 Chapter 249
252 Chapter 250
253 Chapter 251
254 Chapter 252
255 Chapter 253
256 Chapter 254
257 Chapter 255
258 Chapter 256
259 Chapter 257
260 Chapter 258
261 Chapter 259
262 Chapter 260
263 Chapter 261
264 Chapter 262
265 Chapter 263
266 Chapter 264
267 Chapter 265
268 Chapter 266
269 Chapter 267
270 Chapter 268
271 Chapter 269
272 Chapter 270
273 Chapter 271
274 Chapter 272
275 Chapter 273
276 Chapter 274
277 Chapter 275
278 Chapter 276
279 Chapter 277
280 Chapter 278
281 Chapter 279
282 Chapter 280
283 Chapter 281
284 Chapter 282
285 Chapter 283
286 Chapter 284
287 Chapter 285
288 Chapter 286
289 Chapter 287
290 Chapter 288
291 Chapter 289
292 Chapter 290
293 Chapter 292
294 Chapter 293
295 Chapter 294
296 Chapter 295
297 Chapter 296
298 Chapter 297
299 Chapter 298
300 Chapter 299
301 Chapter 300
302 Chapter 301
303 Chapter 302
304 Chapter 303
305 Chapter 304
306 Chapter 305
307 Chapter 306
308 Chapter 307
309 Chapter 308
310 Chapter 309
311 Chapter 310
312 Chapter 311
313 Chapter 312
314 Chapter 313
315 Chapter 314
316 Chapter 315
317 Chapter 316
318 Chapter 317
319 Chapter 318
320 Chapter 319
321 Chapter 320
322 Chapter 321
323 Chapter 322
324 Chapter 323
Episodes

Updated 324 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Novel Baru #YouAreAWriterS8
148
Chapter 147
149
Chapter 148
150
Chapter 149
151
Chapter 150
152
Chapter 151
153
Chapter 152
154
Chapter 153
155
Chapter 154
156
Chapter 155
157
Chapter 156
158
Chapter 157
159
Chapter 158
160
Chapter 159
161
Chapter 160
162
Chapter 161
163
Chapter 162
164
Chapter 163
165
Chapter 164
166
Chapter 165
167
Chapter 166
168
Chapter 167
169
Chapter 168
170
Chapter 169
171
Chapter 170
172
Chapter 171
173
Chapter 172
174
Chapter 173
175
Chapter 174
176
Chapter 175
177
Chapter 176
178
Chapter 177
179
Chapter 178
180
Chapter 179
181
Chapter 180
182
Chapter 181
183
Chapter 182
184
Chapter 183
185
Chapter 184
186
Chapter 185
187
Chapter 186
188
Chapter 187
189
Chapter 188
190
Chapter 189
191
Chapter 190
192
Chapter 191
193
Chapter 192
194
Chapter 193
195
Chapter 194
196
Chapter 195
197
Chapter 196
198
Chapter 197
199
Chapter 198
200
Chapter 199
201
Chapter 200
202
Chapter 201
203
Chapter 202
204
Chapter 203
205
Chapter 204
206
Chapter 205
207
Chapter 206
208
Chapter 207
209
Chapter 208
210
Chapter 209
211
Chapter 210
212
Chapter 211
213
Chapter 212
214
Chapter 213
215
Chapter 214
216
Chapter 215
217
Chapter 216
218
Chapter 217
219
Chapter 218
220
Chapter 219
221
Chapter 220
222
Chapter 221
223
Chapter 222
224
Chapter 223
225
Chapter 224
226
Chapter 225
227
Chapter 226
228
Chapter 227
229
Chapter 228
230
Chapter 229
231
Chapter 230
232
Chapter 231
233
Chapter 232
234
Chapter 233
235
Chapter 234
236
Chapter 235
237
Chapter 236
238
Chapter 237
239
Chapter 239
240
Chapter 238
241
Chapter 240
242
Chapter 241
243
Chapter 242
244
Chapter 243
245
Lebaran Online
246
Chapter 244
247
Chapter 245
248
Chapter 246
249
Chapter 247
250
Chapter 248
251
Chapter 249
252
Chapter 250
253
Chapter 251
254
Chapter 252
255
Chapter 253
256
Chapter 254
257
Chapter 255
258
Chapter 256
259
Chapter 257
260
Chapter 258
261
Chapter 259
262
Chapter 260
263
Chapter 261
264
Chapter 262
265
Chapter 263
266
Chapter 264
267
Chapter 265
268
Chapter 266
269
Chapter 267
270
Chapter 268
271
Chapter 269
272
Chapter 270
273
Chapter 271
274
Chapter 272
275
Chapter 273
276
Chapter 274
277
Chapter 275
278
Chapter 276
279
Chapter 277
280
Chapter 278
281
Chapter 279
282
Chapter 280
283
Chapter 281
284
Chapter 282
285
Chapter 283
286
Chapter 284
287
Chapter 285
288
Chapter 286
289
Chapter 287
290
Chapter 288
291
Chapter 289
292
Chapter 290
293
Chapter 292
294
Chapter 293
295
Chapter 294
296
Chapter 295
297
Chapter 296
298
Chapter 297
299
Chapter 298
300
Chapter 299
301
Chapter 300
302
Chapter 301
303
Chapter 302
304
Chapter 303
305
Chapter 304
306
Chapter 305
307
Chapter 306
308
Chapter 307
309
Chapter 308
310
Chapter 309
311
Chapter 310
312
Chapter 311
313
Chapter 312
314
Chapter 313
315
Chapter 314
316
Chapter 315
317
Chapter 316
318
Chapter 317
319
Chapter 318
320
Chapter 319
321
Chapter 320
322
Chapter 321
323
Chapter 322
324
Chapter 323

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!